tol TRAN$ JAVA @jsmR ++ … 2014 (sek1la$ sejarah jsmR)_191115 (trans$umatera$tart$)_120417_10102017

ikon analisis gw
sekedar BENCHMARK dengan sistem TOL MALAYSIA (TIGA BESAR SISTEM JALAN TOL ASIA, di ¬†bawah China n Jepang): taon 1966 dibangun jalan tol pertama, saat itu GDP PER KAPITA @ US$ 344, (setidaknya) pada 2010 maseh dibangun jalan tol baru YANG TELAH MENCAKUP DARI AWAL SEMENANJUNG MALAYSIA ke UJUNGNYA (Johor Bahru-Singapore) dalam RIBUAN KM, sementara per 2011, GDP PER KAPITA @US$9900AN… berarti terjadi KENAEKAN GDP PER KAPITA sekira 27 kali lipat (periode 1966-2011) … nah jika kita MENYELESAIKAN JALAN TOL TRANS SUMATERA-JAVA nante, kira-kira berapa GDP kita ya … well, sekedar ekspektasi CUKUP JIKA 10 KALI LIPAT AZA, maka GDP PER KAPITA @US$ 36K, well, kayaknya kita akan MELAMPAUI GDP PER KAPITA MALAYSIA … semoga ūüôā

Lebaran 2017 di JALAN TOL TRANS SUMATERA

 

 

Jakarta beritasatu – Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon mengatakan, pihaknya mengapresiasi komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Sumareta Utara (Sumut) dengan akan diresmikannya dua ruas tol, Medan-Binjai dan Kualanamu-Tebingtinggi.

“Operasional dua ruas tol ini akan mendorong ekonomi Sumut melaju kencang, kalau dua-tiga tahun ini hanya tumbuh di kisaran 5 persen hingga 6 persen per tahun, saya yakin tahun depan seharusnya bisa tumbuh di atas angka itu,” kata Effendi Simbolon di Jakarta, Senin (9/10).

Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) ini menjelaskan, infrastruktur jalan sangat vital untuk menunjang perekonomian daerah atau suatu negara. “Ada anjuran menyebutkan, jika ingin membangun ekonomi maka bangunlah jalan terlebih dulu,” tambahnya.

Effendi mengemukakan, pengoperasian dua ruas tol baru di Sumut akan membuat panjang jalan tol di daerah ini menjadi 113 kilometer (km). “Selama hampir 30 tahun terakhir Sumut hanya memiliki jalan tol sepanjang 33 km di ruas Belmera atau Belawan-Medan-Tanjungmorawa, tetapi dengan pembangunan dua ruas lagi ada tambahan sepanjang 80 km lagi,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan jalan tol di Sumut untuk mempermudah akses ke Danau Toba guna mengembangkan potensi pariwisata yang sangat besar di daerah ini. “Untuk itu, ruas tol Medan-Tebingtinggi akan diteruskan supaya bisa terhubung ke Pematangsiantar hingga Prapat di tepi Danau Toba,” tuturnya.

Dia menghimbau, masyarakat untuk mendukung program pembangunan infrastruktur tersebut, dengan mempermudah proses pembebasan lahan. Selain kedua ruas tol tersebut, akan dibangun juga jalan tol yang menghubungkan Sumut dengan provinsi tetangga di Riau dan Aceh guna merealisasikan tol Trans Sumatera.

“Mudah-mudahan program infrastruktur baru ini segera terealisasi supaya ekonomi Sumut bisa terpacu kencang, karena sektor perdagangan, perkebunan, perikanan, dan pariwisata yang menjadi andalan bakal terangkat lebih maksimal,” tambahnya.

ets-small

Jakarta detik- Salah satu ruas tol Trans Sumatera, yaitu ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi II hingga seksi VI sepanjang 41 kilometer (km), bisa dilalui saat musim mudik lebaran tahun ini. Jalan tol ini dibuka gratis.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengungkapkan dibebaskannya tarif saat mudik lebaran nanti, karena tol ini dibuka secara fungsional, atau belum selesai 100%.

“Kalau fungsional gratis, karena bisa dipakai. Selama mudik dibuka dari seksi II sampai seksi VI,” jelas Herry, saat dihubungi detikFinance, Jumat (7/4/2017).

Herry menambahkan, saat ini proyek tol Medan-Tebing Tinggi masih terus dalam proses penyelesaian. Progres pengerjaannya pun bervariasi, ada yang sudah dibeton dan ada yang sedang dipadatkan tanahnya.

“Sekarang sedang kerja, bervariasi. Seksi III sudah land concrete sudah maju, kalau yang lain beda-beda,” tutur Herry.

Secara keseluruhan, tol Medan-Tebing Tinggi membentang sepanjang 61,72 km dan terbagi menjadi tujuh seksi. Dari total panjang jalan tersebut, Seksi I sampai Seksi VI sepanjang 52,85 km dari Tanjung Morawa hingga Sei Rampah ditargetkan selesai akhir 2017.

Sementara Seksi VII Sei Rampah – Tebing Tinggi akan selesai April 2018, karena masih terkendala pengadaan lahan yang melewati kawasan permukiman. Secara keseluruhan progres ruas tol ini sudah 75%. (wdl/wdl)

new-chin-year-dragon-02

 

TRIBUNNEWs.COM, JAKARTA – Serupa dengan di Papua, pembangunan infrastruktur di Indonesia bagian barat, khususnya Provinsi Lampung juga semakin dikebut percepatannya.

Bahkan, pembangunan infrastruktur di provinsi ujung selatan Sumatera ini diklaim telah berdampak pada pertumbuhan dan pengurangan kesenjangan.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi di Lampung pada 2016 tercatat sebesar 5,15 persen atau naik tipis dari pertumbuhan yang dicatat pada 2015 sebesar 5,13 persen.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan keterpaduan pembangunan infrastruktur di Lampung melalui Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) Pertumbuhan Terpadu Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api-Api (MBBPT).

Keterpaduan infrastruktur ini diwujudkan melalui pembangunan beberapa ruas tol yang merupakan bagian dari jalan tol Trans-Sumatera seperti Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

“MBBPT ini sebagai backbone pengembangan wilayah yang bertumpu pada koridor jalan tol untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan potensi ekonomi kawasan produktif seperti industri, pariwisata, agrikultur dan kawasan metropolitan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam siaran pers.

Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer merupakan salah Program Strategis Nasional (PSN) yang tengah dikerjakan oleh PT Hutama Karya.

Adapun nilai investasi tol yang pembangunannya dimulai sejak 2015 ini adalah sebesar Rp 16,79 triliun.

Demi mengejar target operasional pada 2018 mendatang, beberapa bagian pada ruas Bakauheni-Terbanggi Besar bisa dirampungkan pada 2017 ini.

Di antaranya adalah ruas Pelabuhan-Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer dan ruas Lematang-Kota Baru dengan panjang 5,64 kilometer yang selesai pada Maret 2017.

“Kemudian ruas Branti-Metro sepanjang 13,5 kilometer dan ruas Gunung Sugih-Terbanggi besar 10 kilometer pada Desember 2017 dan sisanya pada 2018,” tambah Basuki.

Sementara untuk Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 186 kilometer saat ini sudah diselesaikan penetapan lokasinya (penlok) oleh Gubernur Lampung.

Untuk proses pembebasan lahan dan persiapan konstruksinya sendiri pada ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang tercatat sudah sepanjang 12 kilometer.

(Ridwan Aji Pitoko/kompas.com)

doraemon

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur transportasi di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang aman, nyaman dan murah.

Wakil Presiden‚Äé RI Jusuf Kalla (JK) menyatakan, jangan pernah membandingkan proyek pembangunan di Indonesia dengan tetangga, seperti Malaysia. Sebab menurut dia, dari jumlah penduduk Indonesia dan Malaysia sudah jauh berbeda.

“Lebih sulit membangun infrastruktur di sini dibandingkan di Malaysia yang penduduknya cuma 30 juta jiwa. Itu sama dengan penduduk Jawa Barat. Itu lebih mudah diatur. Orang suka membandingkan tapi tidak apple to apple,” ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

JK menyatakan, meski ketersediaan sarana transportasi saat ini sudah lebih baik dibandingkan 20 tahun-30 tahun lalu, tetapi masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan pemerintah seiring dengan pertumbuhan penduduk.

“Walau sudah lebih baik dibanding dulu, tidak ada bus berhenti sembarang tempat, semua di terminal. Tapi ini tidak cukup karena pertambahan penduduk luar biasa menyebabkan kebutuhan angkutan umum massal,” ‚Äékata dia.

Dia mencontohkan, salah satu proyek pembangunan infrastruktur transportasi massal yang tengah dibangun di Jakarta yaitu Mass Rapit Transit (MRT). Menurut JK, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak cukup membangun MRT hanya sepanjang 17 km.

“MRT ini baru awal. Untuk Jakarta harus 100 km, sekarang baru 17 km. Kalau hanya MRT dari utara-selatan, itu bagaimana yang lain. Terpaksa naik mobil dulu lalu naik ojek. Artinya masih banyak PR, baru bisa seperti Singapura, Jepang,” tandas dia. (Dny/Gdn)

bird

JAKARTA bisnis ‚ÄĒ Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas menyatakan bahwa jumlah proyek baru yang akan ditetapkan menjadi proyek strategis nasional kemungkinan bertambah dari yang dipetakan sebelumnya sebanyak 30 proyek potensial.

Direktur Program KPPIP Rainier Haryanto mengatakan, pihaknya memperpanjang waktu pengumpulan dokumen tambahan proyek infrastruktur yang diusulkan menjadi proyek strategis nasional sampai dengan kemarin. Dengan demikian, jumlah proyek baru yang akan ditetapkan sebagai proyek strategis nasional masih dapat bertambah.

‚ÄúOleh para eselon satu masih diberikan kesempatan sampai sore ini untuk melengkapi beberapa dokumen tambahan. Setelah kami terima, kami akan revisi usulan daftar yang ada untuk dibawa ke level menteri untuk diputuskan,‚ÄĚ ujarnya, Rabu (1/2).

Sejak pemerintah membuka wacana mengenai revisi proyek strategis nasional, berbagai kementerian/lembaga berbondong-bondong mengusulkan proyek baru untuk ditetapkan sebagai proyek strategis nasional.

Pasalnya, proyek strategis nasional akan diberikan berbagai kemudahan dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah pemanfaatan dana lahan yang ada di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang dikhususkan untuk proyek strategis nasional.

Saat ini badan layanan umum di bawah Kementerian Keuangan itu mengelola dana pengadaan lahan hingga Rp36 triliun untuk dua tahun anggaran sejak 2016‚ÄĒ2017.

Sementara itu, pengadaan lahan untuk proyek infrastruktur nonproyek strategis nasional masih harus dianggarkan di tiap-tiap kementerian/lembaga. Alokasi anggarannya pun tidak sebanyak anggaran penyediaan tanah yang dikelola untuk proyek strategis nasional.

Adapun, KPPIP melakukan penyeleksian proyek proyek strategis nasional setidaknya berdasarkan dua hal, yaitu kriteria proyek strategis dan kemampuan fiskal LMAN untuk membiayai pengadaan lahan proyek infrastruktur tahun depan. Kriteria proyek strategis nasional dapat dilihat secara dasar, strategis, dan operasional.

Namun, secara umum, dia menyebut bahwa nilai proyek tersebut harus di atas Rp100 miliar serta memiliki nilai strategis ekonomi. Selain itu, juga terdapat kementerian teknis yang bertanggung jawab untuk mendorong proyek tersebut.

Beberapa kementerian yang mengusulkan proyek baru untuk ditetapkan sebagai proyek strategis nasional, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mengusulkan 19 proyek baru di bidang jalan tol, irigasi, dan sistem penyediaan air minum, Kementerian Perhubungan yang mengusulkan Pelabuhan Benoa dan Bandara Syamsyudin Noor Banjarmasin, serta Kementerian Perindustrian yang mengusulkan proyek pengembangan pesawat jarak menengah N245 dan R80 serta pengembangan 6 kawasan industri baru.

Jumlah proyek strategis nasional yang saat ini sebanyak 225 sesuai dengan Perpres Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dipastikan berubah setelah 16 proyek senilai total Rp25,90 triliun dinyatakan telah rampung, dan adanya usulan proyek baru dari berbagai kementerian/lembaga.

Nantinya, KPPIP akan menyerahkan usulan proyek yang akan ditetapkan sebagai proyek strategis nasional kepada Presiden untuk ditetapkan ke dalam revisi Perpres No. 3/2016.

PENUHI SYARAT

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Saleh mengungkapkan sebanyak 19 proyek yang menjadi usulan kementerian itu untuk ditetapkan sebagai proyek strategis nasional dinilai telah memenuhi persyaratan.

Sementara itu, 13 proyek yang terdiri dari 10 ruas jalan tol, 2 jaringan irigasi, dan 1 saluran suplesi dinyatakan belum memenuhi syarat. Endra memerinci ke-10 jalan tol itu adalah Krian‚ÄĒLegundi‚ÄĒManyar, Jakarta‚ÄĒCikampek II sisi Selatan, Jakarta‚ÄĒ Cikampek II Layan, Tebing Tinggi‚ÄĒSibolga, Betung‚ÄĒTempino‚ÄĒJambi, Jambi‚ÄĒRengat, Rengat‚ÄĒPekanbaru, Simpang Indralaya‚ÄĒ Muara Enim, Muara Enim‚ÄĒLahat‚ÄĒLubuk Linggau, Lubuk Linggau‚ÄĒCurup‚ÄĒBengkulu.

Selanjutnya, irigasi Lhok Guci, jaringan irigasi Jambo Aye Kanan, serta saluran suplesi di Umpu System Way Besai. Proyek jalan tol menjadi proyek yang paling banyak diusulkan oleh Kementerian PUPR, yakni sebanyak 26 ruas tol baru sepanjang 2.637 km.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 ruas tol sepanjang 2.118 km baru memasuki tahap persiapan, 2 ruas tol yakni Semarang‚ÄĒDemak dan Probolinggo-Banyuwangi sepanjang total 190 km baru memasuki tahap prakualifi kasi, dan 1 ruas tol Tebingtinggi‚ÄĒParapat menunggu penandatanganan kontrak.

new-chin-year-dragon-02

Jakarta -Tak mau ketinggalan dengan proyek Jalan Tol Trans Sumatera lainnya yang terus menunjukkan perkembangan positif, pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai sepanjang 135 km juga terus dikebut. Dari sisi struktur konstruksi badan jalan, ruas tol terpanjang kedua di proyek Tol Trans Sumatera ini bisa dikatakan perkembangannya belum terlalu signifikan yakni sekitar 0,48%.

Hal ini dikarenakan, saat ini pembangunan masih difokuskan pada percepatan pembebasan lahan.

“Saat ini (pembebasan) lahannya sudah 22,23%,” ujar Ngurah Putra, Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra ditemui detikFinance beberapa waktu lalu.

PT Hutama Karya sendiri bertindak selaku pengelola yang ditunjuk langsung lewat skema penugasan olah Pemerintah.

Dari catatan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kebutuhan dana untuk memuluskan proses pembebasan lahan di Proyek Jalan Tol ini mencapai Rp 974 miliar, sementara biaya konstruksinya diperkirakan mencapai Rp 9,532 triliun. Untuk urusan biaya investasi, diperkirakan kebutuhan totalnya mencapai Rp 17,347 triliun.

Jalan tol yang merupakan 1 dari 3 jalan tol terpanjang di rangkaian Jalan Tol Trans Sumatera ini ditargetkan bisa rampung sepenuhnya pada tahun 2019.

Drone Elang Nusantara

Hari ini, Selasa  (19/4/2016), Drone Elang Barat berangkat dari Kota Padang, Sumatera Barat ke Kota Pekanbaru, Riau. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016.

Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.

Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.

Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.

Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke http://www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.

Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta dan Malang. Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.

Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.

“Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia”

(hns/feb)

dollar small

kontan Jakarta. PT Jasamarga Tbk (JSMR) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan kontruksi proyek tol Semarang-Batang sepanjang 75 kilometer (km) mulai pada awal tahun 2017. Saat ini, keduanya tengah dalam proses pembentukan anak usaha yang akan mengembangkan ruas tol tersebut.

Direktur Utama JSMR, Adityawarman mengatakan pembentukan anak usaha tersebut ditargetkan rampung akhir April ini dan pembebasan lahan dimulai pada awal Mei mendatang. ” Kita targetkan bisa mulai kontruksi awal 2017. Jadi kita akan kejar pembebasan lahan selama delapan bulan,” katanya di Jakarta baru-baru ini.

Untuk membebaskan lahan di proyek tol tersebut, JSMR akan menyiapkan dana sebesar Rp 546 miliar. Saat ini JSMR tengah menjajaki pinjaman bank sebesar Rp 3 triliun untuk menalangi dana pembebasan lahan sembari menunggu pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) yang akan menangani pembebasan lahan di proyek tol.

Adityawarman bilang, jika lahan telah tersedia pembangunan jalan tol tersebut hanya membutuhkan waktu 1,5 tahun agar rampung. Dengan begitu, tol sepanjang 75 km tersebut akan selesai dibangun pada pertengahan tahun 2018. Pembangunan proyek tol tersebut akan diserahkan kepada WSKT sebagai rekanan.

Seperti diketahui, JSMR dan WSKT baru saja memenangkan tender proyek Batang-Semarang. WSKT memegang porsi 40% dan 60% selebihnya milik JSMR. Total investasi untuk proyek ini ditaksir mencapai Rp 7,23 triliun.

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0026

INILAHCOM, Jakarta Bank BRI, Bank Mandiri dan BNI bersama-sama melakukan penandatanganan pembiayaan kredit sindikasi kepada dua perusahaan patungan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road.

Perusahaan patungan dimaksud adalah PT Solo Ngawi Jaya dan PT Ngawi Kertosono Jaya untuk membiayai pembangunan jalan tol Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono.

Tiga bank BUMN ini bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Book Runner (JMLAB) dan Agen dalam penyaluran kredit sindikasi tersebut dengan total nilai sebesar Rp.7,7 Triliun. Kredit sindikasi tersebut disalurkan JMLAB bersama SMI, Indonesia Eximbank, Bank Jatim, Bank Jateng, dan Bank DIY.

“Kami bangga dapat menjadi Joint Mandated Lead Arranger and Book Runner (JMLAB) dan Agen dalam penyaluran kredit sindikasi dalam hal pembiayaan pembangunan Tol Solo-Ngawi-Kertosono. Pembiyaan ini merupakan langkah nyata dunia perbankan untuk terlibat secara aktif dalam pembanguan daerah,” jelas Hari Siaga, Sekretaris Perusahaan Bank BRI di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Pembiayaan sindikasi ini akan dibagi atas dua, yaitu 1) Pembiayaan sindikasi untuk Proyek Tol Solo Mantingan – Ngawi senilai Rp 4,37 triliun dengan PT Solo Ngawi Jaya sebagai pelaksananya. 2) Pembiayaan untuk Tol Ngawi Kertosono senilai Rp 3,37 triliun, dengan PT Ngawi Kertosono Jaya sebagai pelaksananya.

Mandiri, BNI, dan Bank BRI masing-masing memberikan porsi kredit sebesar 24,87%, sehingga maksimal kredit pada Proyek Tol Solo Mantingan Ngawi adalah masing-masing Rp 1,08 triliun. Adapun untuk Proyel Tol Ngawi Kertosono, ketiga bank BUMN tersebut akan menyiapkan porsi kredit maksimal masing-masing sebesar Rp 838 miliar.

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu 15 tahun tersebut dilakukan di Jakarta oleh Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, David Wijayatno, Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya, Iwan Moedyarno, Executive Vice President BUMN 1 Bank BRI I Made Suka dan Executive Vice President Invesment Services Bank BRI Anna Maria Ciadarma, Senior Vice President Corporate Banking II Group Bank Mandiri Dikdik Yustandi dan Vice President Corporate Banking V Group Bank Mandiri Laksmi Wulandari;

Pemimpin Divisi BUMN & Institusi Pemerintah BNI Henry Panjaitan dan Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi & Multinasional 1 BNI Oswald J.M. Tambunan, Direktur SMI Nasrizal Nazir, Pj Kepala Divisi Pembiayaan II Indonesia Eximbank Ridha Farid Lesmana, Direktur Pemasaran Bank Jateng Pujiono, serta Direktur Utama Bank DIY Bambang Setiawan.

Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi sepanjang 90.10 Km dan Ngawi-Kertosono 87.02 Km merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang mempunyai peranan penting dalam memperlancar arus transportasi yang dapat berdampak pada pertumbuhan sektor rill, sekaligus menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.Direncanakan ruas tol tersebut akan rampung dan beroperasi tahun 2018.

“Melalui pembiayaan ini kami berharap, akan semakin meningkatkan pembangunan ekonomi di Jawa Tengah dan sekitarnya” tutur Hari Siaga. [jin]

– See more at: http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2288212/3-bank-bumn-biayai-proyek-tol-solo-ngawi-kertosono#sthash.LP1YyA7p.dpuf

doraemon

Jakarta  detik-Perlahan tapi pasti, Jalan Tol Trans Jawa mulai menunjukkan wujudnya. Di sisi Barat yakni dari Merak hingga Brebes Timur, masyarakat sudah bisa memanfaatkan jalan tol tanpa terputus.

Hal ini dimungkinkan karena ruas Jalan Tol Pemalang-Batang, khususnya seksi pekerjaan dengan rute Pemalang-Brebes Timur sudah hampir rampung bahkan ditargetkan dapat beroperasi sebelum musim mudik Lebaran tahun 2016.

“Brebes Timur itu kita tinggal bangun gardu pembayaran saja. Jadi dari Jakarta, dari Merak lah, sampai Brebes Timur, itu sudah nyambung tol,” ujar Herry kepada detikFinance, Rabu (13/4/2016).

Sekedar catatan saja, beroperasinya ruas Jalan Tol Pejagan-Brebes Timur ini melengkapi rangkaian Jalan Tol Trans Jawa di sisi Barat yang sudah terlebih dahulu beroperasi.

Dari paling barat, terdapat Jalan Tol Tangerang-Merak sepanjang 73 km yang dikelola PT Marga Mandala Sakti, menyambung berikutnya adalah Jalan Tol Jakarta-Tangeran sepanjang 33 km yang dikelola PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Dari Jakarta-Tangerang, jalan tol tersambung Jalan Tol Lingkar Luar Selatan (JORR S) lalu masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek sepanjang 73 km yang dikelola PT Jasa Marga.

Selanjutnya adalah Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 km yang dikelola PT Lintas Marga Sedaya. Di sebelahnya ada Jalan Tol Palimanan-Kanci milik Jasa Marga, berikutnya lagi adalah Jalan Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 km baru terakhir adalah Tol Pejagan-Pemalang yang tersambung dari Pejagan-Brebes Timur sepanjang 21 km.

(dna/ang)

doraemon

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pemerintah melalui Panitia Pelelangan Pengesahan Jalan Tol (PPPJT) resmi menunjuk Konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road serta PT Bangun Tjipta Sarana sebagai pemenang lelang pengusahaan Jalan Tol Batang-Semarang.

Lelang  diikuti lima Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Mereka adalah PT Bangun Tjipta Sarana, PT Pembangunan perumahan (Persero) Tbk, Konsorsium Plus Expressway International Bhd, PT Nusa Raya Cipta Tbk dan PT Saratoga Investama Sedaya, Konsorsium China Harbour Indonesia dan PT Lancar Jaya Mandiri Abadi, serta Konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road.

Proyek Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 75,7 kilometer yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa ini terpaksa dilelang ulang.

Pemilik konsesi sebelumnya, yakni PT Marga Setia Puritama dinilai lalai dalam memberikan jaminan tanda komitmen untuk melanjutkan proyek yang sudah mangkrak bertahun-tahun tersebut.

“Kami mencabut konsesi atau hak pengelolaan atas ruas tol tersebut dan mengadakan tender ulang demi mengejar target Jalan Tol Trans Jawa berfungsi pada 2018,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Kendati telah mendapatkan pemenang lelang, PPPJT mempersilakan peserta lelang untuk mengajukan keberatan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2012.

Mengacu peraturan tersebut, peserta lelang bisa mengajukan sanggahan tertulis kepada Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan selambat-lambatnya dalam waktu lima hari setelah pengumuman atau Selasa 29 Maret 2016 pukul 16.00 WIB.
Penulis
: Ridwan Aji Pitoko

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan

reaction_1

MOJOKERTO, KOMPAS.com –¬†Seluas 13 persen sisa lahan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) dari total 280,26 hektar yang belum dibebaskan, ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Pemerintah akan mengajukan pinjaman kepada PT Jasa Marga Tbk untuk pembebasan lahan.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum danperumahan Rakyat (PUPR) Hediyanto W Husaini mengatakan hal tersebut usai mengikuti peresmian Tol Sumo Seksi IV (Krian-Mojokerto) di Mojokerto, Sabtu (19/3/2016).

‚ÄúTinggal 13 persen, bisa diselesaikan dalam tiga bulan. Kita akan pinjam uang Jasa Marga untuk pembebasan lahannya. Nominalnya sekitar Rp 300 miliar,‚ÄĚ ungkap Hediyanto.

Pembebasan tanah Tol Sumo sepanjang 36,27 kilometer tersebut, memerlukan dana senilai Rp 556 miliar.

Hediyanto menyebutkan, bila aspek pengadaan tanah selesai dalam tiga bulan, maka Tol Sumo akan dapat beroperasi penuh pada tahun depan.

Pembebasan tanah dilakukan di tiga kabupaten yaitu Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto serta satu kota yaitu Surabaya.

Selain seksi IV, ruas Krian-Mojokerto sepanjang 18,47 kilometer yang telah diresmikan dan beroperasi, bagian dari Tol Sumo lainnya yang telah beroperasi adalah seksi IA, Waru-Sepanjang sepanjang 2,3 kilometer sejak Agustus 2011.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga, hingga saat ini Seksi II, WRR-Driyorejo (5,1 kilometer) dan Seksi III, Driyorejo-Krian (6,1 kilometer), progres pembebasan tanahnya masing-masing sudah mencapai 67,75 persen dan 76,72 persen.

Sementara untuk seksi IB, Sepanjang-WRR (4,3 kilometer), menurut Hediyanto progresnya paling maju. Pembebasannya sudah sebesar 94,91 persen dan konstruksi mencapai 62,85 persen.

Pemerintah memberikan konsesi selama 42 tahun kepada PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) selaku Badan Usaha Jalan (BUJT) Jalan Tol Sumo.

 

Penulis : Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander

reaction_1

JAKARTA, KOMPAS.com –¬†PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) bakal mulus kembali dan bebas lubang pada 2019 mendatang.

Vice President Maintenance PT Jasa Marga (Persero) Tbk Reza Febriano memastikan hal tersebut kepada Kompas.com, Senin (21/3/2016).

Menurut Reza, saat ini tengah dikerjakan pemeliharaan rutin dan perbaikan sementara atas jalan tol yang dirancang sepanjang 58,5 kilometer tersebut.

“Secara kontinyu, kami melakukan pemeliharaan dan melakukan rekonstruksi atas lubang-lubang yang pertumbuhannya lebih tinggi ketimbang penanganannya,” ujar Reza.

Dia melanjutkan, Jasa Marga memiliki 6 tim yang menangani pemeliharaan dan perbaikan Jalan Tol Cipularang.

Jumlah 6 tim ini, diakui Reza, kurang memadai dibandingkan dengan pertumbuhan kecepatan lubang yang terjadi mengingat kelebihan kapasitas (overloading), dan curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Jadinya¬†lubang itu tampak tidak ditangani. Padahal, kami melakukan pemeliharaan rutin,” cetus Reza.

Selain melakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan sementara, Jasa Marga juga mengimplementasikan program yang sifatnya lebih permanen yakni rekonstruksi.

Untuk biaya rekonstruksi dan pekerjaan periodik tersebut, Jasa Marga mengaanggarkan dana senilai Rp 80 triliun.

Porsi terbesar dari dana tersebut atau 60 persen dialokasikan untuk Tol Cipularang, sementara 40 persen lainnya untuk Ruas Padalarng-Cileunyi.

“Dua sampai tiga tahun lagi, Tol Cipularang kembali mulus,” pungkas Reza.

Penulis : Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander

long jump iconToll roads sector: The Government has included 47 toll roads in the list of strategic national projects, which will get strong support under the Presidential Instruction no 1 2016. This will enforce government agents to prioritise the development of these toll roads. Included in this list are several toll roads project of JasaMarga (JSMR IJ, Rp , Buy) such as Medan-Kualanamu, Serpong-Kunciran, Kunciran-Cengkareng, Serpong-Cinere, Ngawi-Kertasono, Solo-Ngawi, and others. The Ministry of Public Works mentioned constrains on funding for land acquisition. To overcome this, the Ministry of Public Works requested additional funds of Rp9tn. (Investor Daily)
Sumber : IPS RESEARCH

reaction_1

Jakarta detik -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, sedikitnya bakal ada tambahan 98 kilometer (km) jalan tol yang lahannya telah terbebas, dan siap dikerjakan konstruksinya. Sehingga bisa dimanfaatkan secara fungsional alias darurat pada musim mudik lebaran tahun ini.

Kepala Sub Direktorat Pengadaan Tanah Kementerian PUPR, Herry Marzuki menjelaskan, proses pembebasan lahan terhadap 98 km jalan tol tersebut telah dilakukan di 2015, tinggal menyelesaikan proses pembayaran yang ditargetkan selesai pada Januari 2016 ini.

“Sampai akhir Januari kita ada yang mau dibayar totalnya Rp 700 miliar,” ujar dia ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/1/2016).

Ia menyebut, sekitar Rp 300 miliar akan dibayarkan mulai dua minggu mendatang.‚Äé “Seperti Pejagan-Pemalang, Batang-Semarang‚Äé, Semarang-Salatiga, Salatiga-Boyolali, Solo-Mantingan, Mantingan-Kertosono, Palembang-Indralaya, Pandaan-Malang, pembayarannya dua minggu lagi sekitar Rp 54,8 miliar,” kata dia.

“Tapi nanti setelah itu, sudah antre lagi seperti Bakauheni-Terbanggi Besar, Cinere-Jagorawi, Kunciran-Serpong, sama Manado-Bitung. Sekitar Rp 700 miliar total sampai akhir Januari,” sambung dia.

Keberadaan 98 km lahan jalan tol baru tersebut punya arti penting. Selain dapat segera dimanfaatkan secara darurat pada musim mudik ‚Äélebaran tahun ini, keberadaan 98 km lahan jalan tol baru ini menandakan percepatan pembangunan jalan tol di tahun ini bisa segera dilakukan.

“Karena kalau tanah sudah bebas, berartikan kontraktor bisa langsung kejar konstruksi fisiknya saja,” pungkas Herry.

(dna/dnl)

valentineEVERYsmall

JAKARTA okezoneJalur tol Jakarta, Bogor maupun Tangerang dan sekitarnya sudah tidak imbang lagi. Kendaraan dari arah Cikopo-Palimanan (Cikapali) tidak mampu ditampung wilayah Jabotabek.

Misalnya, kendaraan yang menuju arah Bandung atau Cirebon melewati Tol Jakarta-Cikampek sudah mampet bahkan stuk berjam-jam tak bergerak.

PT Jasa Marga (persero) Tbk selaku pengelola jalan tol di wilayah Jakarta mengakui, lonjakan arus kendaraan yang dimulai sejak 23 dan 24 Desember 2015 di luar prediksi.

“Ini di luar prediksi kami, dan kami akui itu. Sehingga kami mengambil tindakan secepat mungkin dengan koordinasi berbagai pihak, terutama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Tbk, Adityawarman di kantornya, Rabu (30/12/2015).

Dia mengatakan, mengatakan animo masyarakat yang berpergian ke luar kota sejak libur natal dan tahun baru masih beranggapan dibukanya jalur Tol Cikopo-Palimanan bisa lebih efisien menuju ke arah Bandung-Cirebon dan sekitarnya. Namun, faktanya, jalan tol dalam kota maupun luar kota Jakarta sudah tak mampu menampung jumlah kendaraan.

“Saya kira masyarakat beranggapan bahwa sejak Tol Cikopo-Palimanan beroperasi, waktu tempuh ke tempat tujuan terutama yang melintasi Tol Jakarta Cikampek menggunakan kendaraan pribadi bisa lebih efisien. Padahal, sudah tak bisa. Makanya, kami juga tak menyangka bahwa animo masyarakat begitu tinggi menggunakan kendaraan pribadi,” tuturnya.

Jasa Marga selaku pengelola Tol Jakarta-Cikampek bahkan kewalahan mengantisipasi kemacetan pada sejumlah titik. Titik-titik kemacetan terlihat pada tiga jalur tol yang dikelola PT Jasa Marga di antaranya Jalur Tol Jakarta-Cikampek pada titik gerbang tol Cikarang Utama, Jalur Tol Jagorawi di gerbang tol Cimanggis-Utama serta Jalur Tol Jakarta-Tangerang pada gerbang tol Karang Tengah. rata-rata

Peningkatan kendaraan di tiga ruas tol tersebut mencapai presentase 30-35% atau sekitar 600.000 sampai 700.000 kendaraan dari kapasitas normal harian.

Hasilnya, pengendara yang menuju kota-kota seperti Bandung maupun Cirebon yang melintasi jalur tol Jakarta-Cikampek harus tertahan belasan hingga puluhan jam sebelum sampai ke kota tujuan. Langkah taktis dilakukan melalui sistem contra flow atau membuka satu lajur kendaraan dari arah berlawanan, sistem buka tutup dan menahan pengendara supaya tidak menumpuk pada satu titik rest area.

Jalur-jalur tol yang mengalami kemacetan parah ada pada Tol Jakarta-Cikampek serta Tol Jagorawi. Sementara, untuk jalur Tol Jakarta-Tangerang masih terbilang signifikan atau tak terlalu parah dibanding Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jagorawi.

Kerahkan Seluruh Personel

PT Jasa Marga bahkan mengerahkan seluruh personelnya dengan koordinator pihak Korlantas dalam rangka mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik libur tahun baru yang diperkirakan jatuh pada sehari hingga dua hari mendatang (tanggal 2 dan 3 januari 2016). Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas transaksi pada arus balik 2-3 Januari 2016 masih ada pada ruas Tol Jakarta-Cikampek, Jagorawi maupun Jakarta-Tangerang.

Gerbang tol Cikarang Utama pada ruas Jakarta-Cikampek diprediksi meningkat 26,44% dari lalu lintas normal atau sebanyak 186.202 kendaraan. Sementara Gerbang Tol Cimanggis Utama pada ruas Tol Jagorawi diprediksi meningkat 3,11% dari lalu lintas normal atau sebanyak 164.570 kendaraan.

Adapun, penurunan justru terjadi pada ruas tol Jakarta-Tangerang diprediksi normal, bahkan mengalami penurunan dengan presentase -10,88% dari lalu lintas normal atau sebanyak 170.950 kendaraan.

Adityawarman menjelaskan bahwa antisipasi siap dilakukan antara lain dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Di gerbang tol Cikarang Utama misalnya, jika kondisi stuk terjadi, akan dilakukan pengalihan melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat 2 dan putar balik memasuki Gerbang Tol Cikarang Barat 4 dipandu rambu-rambu cevron ke arah GT Cikarang Barat 2 bersama pihak korlantas serta satuan tugas (satgas) Jasa Marga.

(dmd)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menggandeng PT Pembangunan Perumahan (Persero)
dan PT Sarana Multi Infrastruktur dalam satu konsorsium untuk mengikuti lelang
ruas tol Pandaan-Malang sepanjang 37,62 km. Konsorsium ini pun telah dinyatakan
lolos prakualifikasi oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Corporate Secretary Jasa Marga Muhammad Sofyan mengatakan, dalam konsorsium
tersebut, pihaknya bertindak sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan
60%. Sementara itu, PT PP memegang saham 35% dan SMI 5%. (bisnis/uth)

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0032

Jakarta detik -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kembali membuka lelang investasi untuk ruas tol Batang-Semarang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, langkah ini diambil setelah investor yang saat ini memegang hak pembangunan dan pengelolaan jalan tol ini tak menunjukkan itikad baik menyelesaikan pembangunan.

“Dia (investor jalan tol Batang-Semarang) tidak memperpanjang jaminan. Kemudian sudah kita panggil nggak datang juga,” ujar Basuki kepada detikFinance, Sabtu (5/12/2015).

Basuki mengaku berani mengambil langkah tersebut, lantaran telah mendapat opini hukum dari pihak Kejaksaan Agung, “Pak Jaksa Agung mengatakan tidak ada masalah kalau dilakukan tender ulang. Jadi kami melaksanakan lelang tersebut,” kelasnya.

Ada pun proses tender diawali dengan pengumuman pembukaan pendaftaran bagi calon investor untuk mengikuti tahap pra qualifikasi (PQ). Prosesnya tersendiri‚Äé telah dimuali sekitar pertengahan bulan lalu.

Basuki tetap berkomitmen bahwa siapapun bisa mengikuti lelang yang dilakukan oleh kementerian.

“Seperti komitmen awal, kalau bisa swasta maka swasta, kalau swasta tidak berminat baru Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kalau BUMN tidak ada juga pemerintah harus ambil alih karena infrastruktur harus tetap dibangun,” pungkas dia.

Untuk diketahui, pemerintah melakukan langkah tender ulang tol sepanjang 75 kilometer karena PT Marga Setia Puritama, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tersebut melalaikan tugasnya untuk melakukan konstruksi.

(dna/rrd)

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0026

JAKARTA.¬† PT Waskita Toll Road menargetkan penyelesaian ruas tol Pejagan—Pemalang seksi I dan II sepanjang 20,25 km dari Pejagan hingga Brebes Timur dapat beroperasi sejak dua bulan sebelum Lebaran 2016.

Direktur Utama PT Wasktia Toll Road Herwidiakto mengatakan, progres konstruksi ruas tersebut hingga saat ini sudah sekitar 60% berupa konstruksi rigid.

Meski demikian, hingga saat ini sembilan peta bidang di sepanjang ruas tersebut belum juga dibebaskan. Pemilik lahan masih menolak besaran uang ganti rugi yang ditentukan tim appraisal atas lahan mereka.

“Seharusnya memang ini sudah selesai. Tim dari Bina Marga akan ke sana untuk tuntaskan masalah itu. Tapi Insya Allah kira-kira dua bulan sebelum Lebaran sudah selesai konstruksi,” katanya yang dikutip Kamis (19/11/2015).

Ruas tol Pejagan-Pemalang sudah mulai dilewati kendaraan secara darurat saat musim mudik Lebaran yang lalu dengan kondisi kontruksi agregat. Pemerintah pun meminta Waskita untuk mempercepat penyelesaian ruas terebut akan dapat beroperasi secara layak di musim mudik Lebaran berikutnya.

Sementara itu, untuk lahan di seksi 3 dan 4 sepanjang 40 km, menurutnya pemerintah menargetkan pembebasan bisa mencapai 39% di akhir tahun ini. Menurutnya, pembangunan di seksi tersebut baru akan dilakukan secara lebih intensif setelah dua ruas pertama diselesaikan.

Herwi mengatakan, dengan beroperasinya ruas tersebut, pemudik nantinya dapat melintas di jalan tol sejak dari Jakarta hingga Brebes tanpa putus. Titik kemacetan pun akan bergeser ke Brebes. Untuk itu, dirinya menjanjikan akan mengupayan percepatan konstruksi seksi berikutnya agar selurus ruas Pejagan—Pemalang dapat berfungsi optimal.

Tol Pejagan—Pemalang dimiliki bersama antara PT Waskita Toll Road dan PT MNC Infrastruktur melalui perusahaan induk PT Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. Porsi kepemilikan Waskita di perusahaan tersebut mencapai 61,5%.¬† Investasi tol tersebut mencapai Rp5,52 triliun dengan masa konsesi 45 tahun.

 

http://industri.bisnis.com/read/20151119/45/493676/infrastruktur-tol-pejagan-brebes-beroperasi-awal-mei-2016

bird

JAKARTA – PT Hutama Karya (HK) mengakui, proyek tol Trans Sumatera tidak layak secara financial. Akan tetapi, HK tetap membangun tol yang memiliki total panjang sekitar 2.818 kilometer (km) yang terbentang dari Lampung hingga Aceh.

HK menjadi kontraktor tunggal pada mega proyek tol Trans Sumatera atas penunjukan langsung pemerintah (Jokowi) melalui Perpres Nomor 100 2014 tentang percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera.

“Kalau HK tentu tidak mampu kalau tidak ada dukungan, apapun itu adalah menjadi tugas, HK akan berusaha untuk menjalani di sini (Trans Sumatera), karena secara financial ini tidak layak, tapi secara ekonomis masyarakat sangat membutuhkan,” kata Direktur Utama Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Putra menuturkan, pembangunan jalan tol bisa memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap roda perekonomian nasional. Putra mencontohkan, seperti tol yang dibangun oleh Malaysia, yang mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi sebesar 30 persen.

“Kita harapkan tol Trans Sumatera bisa memberikan kontribusi yang lumayan untuk perekonomian, tujuan kami bagaimana proyek ini sukses dan aman,” tukasnya.
http://economy.okezone.com/read/2015/11/12/320/1247934/hk-akui-trans-sumatera-tidak-layak-secara-financial
Sumber : OKEZONE.COM

bird

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (Persero) Tbk menunda pengoperasian ruas jalan tol Gempol-Pasuruan seksi I atau rute Gempol–Rembang. Target operasional semula pada November atau Desember 2015, kini mundur menjadi pertengahan tahun 2016.

Pertimbangan Jasa Marga adalah lalu lintas harian rata-rata (LHR) rute Gempol–Rembang tak sesuai dengan perkiraan. Jika perusahaan ini memaksakan diri mengoperasikan rute jalan tol yang sudah jadi tersebut, mereka justru akan merugi.¬† “Ternyata setelah saya ke Rembang, enggak ada juga trafiknya,” ujar Adityawarman, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Jumat (16/10).

Pengerjaan jalan tol Gempol–Pasuruan Seksi I atau rute Gempol–Rembang, dipercayakan kepada¬† PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Adhi Karya mendapatkan kontrak pekerjaan IA senilai Rp 299 miliar sedangkan Waskita mendapatkan kontrak pengerjaan paket IB senilai Rp 234 miliar.

Pemunduran waktu operasional seksi I pada pertengahan 2016, bukan tanpa pertimbangan. Hingga penjadwalan ulang tersebut, Jasa Marga akan ngebut menyelesaikan pembangunan ruas jalan tol Gempol–Pasuruan seksi II atau rute Rembang–Pasuruan. Dengan tujuan, ruas jalan tol seksi II bisa sekaligus beroperasi bersama dengan seksi I.

Jika jalan tol seksi I dan seksi II beroperasi bersamaan, Jasa Marga bisa mendapatkan LHR lebih dari 10.000 kendaraan per hari. “Karena masuknya memang lebih banyak dari kota Pasuruan,” alasan Adityawarman.

Namun, upaya mempercepat pengerjaan seksi II menuntut konsekuensi tambahan investasi. Hanya, manajemen Jasa Marga tak mau membeberkan dana ekstra yang harus mereka keluarkan. Yang pasti, alokasi investasi semula untuk mengerjakan jalan tol seksi II yakni Rp 547 miliar.

Mengingatkan saja, jalan tol Gempol–Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer (km), mulai dikerjakan awal tahun 2013. Jalan tol ini terbagi dalam tiga seksi pekerjaan, yaitu seksi I Gempol–Rembang sepanjang 13,02 km,¬† seksi II Rembang–Pasuruan sepanjang 7,59 km dan seksi III Pasuruan–Grati sepanjang 11,39 km.

Konsesi jalan tol Gempol–Pasuruan dimiliki oleh Jasa Marga dan pemerintah daerah (pemda) Jawa Timur. Keduanya membikin perusahaan patungan¬† bernama¬† PT Transmarga Jatim Pasuruan. Adapun komposisi saham Transmarga Jatim;¬† 80% Jasa Marga dan 20% pemda Jawa Timur. Perjanjian pengusahaan jalan tol ditandatangani pada tahun 2006 dan diamandemen pada tahun 2011.

Ruas jalan tol Gempol–Pasuruan merupakan satu dari empat ruas jalan tol Jasa Marga yang targetkan beroperasi pada tahun ini. Sebelumnya, ruas jalan tol Kejapanan–Gempol sepanjang 4 km dan jalan¬† tol Gempol–Pandaan sepanjang 12 km, sudah dibuka pada Mei 2015. Lantas, jalan tol Surabaya–Mojokerto sepanjang 13,9 km sudah beroperasi sejak Agustus 2015.

 

http://industri.kontan.co.id/news/jasa-marga-tunda-gempolrembang
Sumber : KONTAN.CO.ID

bird

Liputan6.com, Jakarta РPerkembangan pembangunan tol Trans Jawa terus dikebut. Hingga saat ini, beberapa ruas tol belum tersambung seluruhnya, bahkan ada sejumlah titik yang konstruksinya masih nihil karena pembebasan lahan.

Data yang didapat Liputan6.com dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), per 24 Agustus 2015, dan ditulis pada kamis (24/9/20150), hanya satu ruas yang sudah beroperasi secara keseluruhan yakni Cikopo-Palimanan sepanjang 116 km. Tol yang dioperasikan oleh PT Lintas Marga Sedaya ini beroperasi pada 13 Juni 2015.

Sedangkan yang sama sekali belum ada perkembangan konstruksinya adalah Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km serta Batang-Semarang sepanjang 75 km.

Jika sudah tersambung seluruhnya, maka mulai dari Merak, Jakarta, Semarang hingga Surabaya semuanya akan tersambung dengan jaringan tol.

Berikut data lengkap perkembangan jalan tol Trans-Jawa

1. Cikampek Palimanan (116,7 km) pembebasan tanah 100 persen, konstruksi 100 persen, beroperasi 2015
2. Pejagan-Pemalang (57,5 km) pembebasan tanah 42 persen, konstruksi 9,9 persen, target operasi 2018
3. Pemalang-Batang (39,2 km) pembebasan tanah 1,86 persen, konstruksi nihil, target operasi 2018
4. Batang-Semarang (75 km) pembebasan tanah 20,31 persen, konstruksi nihil, target operasi nihil
5. Semarang-Solo (72,6 km) pembebasan tanah 61 persen, konstruksi 31,4 persen, target operasi 2019
6. Solo-Ngawi (90 km) pembebasan tanah 89,5 persen, konstruksi 15,2 persen, target operasi 2018
7. Ngawi-Kertosono (87 km) pembebasan tanah 66,9 persen, konstruksi nihil, target operasi 2018
8. Mojokerto-Kertosono (40,5 km) pembebasan tanah 90 persen, konstruksi 65,9 persen, target operasi 2017
9. Mojokerto-Surabaya (36,2 km) pembebasan tanah 82,1 persen, konstruksi 34,01 persen, target operasi 2017.

 

(Zul/Gdn)

reaction_1

Jasa Marga (JSMR IJ; Rp5,075; Buy) will participate in bidding three new toll roads in Java, namely, Batang Semarang (75km), Pandaan-Malang (37.6km) and Jakarta-Cikampek 2 (64km). The company has proposed rights issue of Rp1.79tn of which Rp1.25 will be Government participation with the remaining balance public funding. Semarang-Batang toll road is re-auctioned by the Government since the previous concession holder Marga Setia Puritama were not able to deliver. Both Semarang-Batang and Pandaan-Malang will be auction within this year, while Cikampek 2 will wait on the feasibility study of Jasa Marga. (Bisnis)

Comment: Semarang-Batang is another stretch from the Trans Java Toll road to the West of Java. Both Semarang-Batang and Pandaan-Malang will connect with operating toll roads of Jasa Marga. This will make it easier to predict the traffic volume. Challenges for Cikampek 2 will be land availability.

Sumber : IPS RESEARCH

valentineEVERYsmall

Bisnis.com, JAKARTA – Dua BUMN konstruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memenangkan tender konstruksi ruas jalan tol Solo-Ngawi dan tol Ngawi-Kertosono dengan nilai kontrak Rp6,96 triliun.
Ruas itu merupakan investasi yang dimiliki oleh perusahaan pengelola jalan tol milik negara, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui anak perusahaannya, PT Solo Ngawi Jaya untuk ruas Solo-Ngawi dan PT Ngawi Kertosono Jaya untuk ruas Ngawi-Kertosono.
Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Mohammad Sofyan memaparkan jalan tol Solo-Ngawi terdiri dari dua seksi yakni seksi I dengan ruas Solo-Karanganyar sepanjang 20,9 kilometer digarap oleh pemerintah dan seksi II ruas Karanganyar-Ngawi sepanjang 69 kilometer digarap oleh investor.
‚ÄúProses tender konstruksi ruas Karanganyar-Ngawi dibagi menjadi 2 paket,‚ÄĚ katanya melalui pesan singkat, Kamis (8/9/2015).
Di dalam seksi II ruas tersebut terdiri dari paket I dengan ruas Karang Anyar-Kedung Harjo sepanjang 35 kilometer dengan nilai kontrak Rp2,2 triliun dan paket II dengan ruas Kedung Harjo-Ngawi sepanjang 34 kilometer dengan nilai kontrak Rp1,81 triliun.
Pemenang tender dua paket tersebut adalah Waskita Karya.
Sementara itu, Sofyan memaparkan konstruksi jalan tol Ngawi-Kertosono itu juga dibagi menjadi 2 seksi. Seksi I dengan ruas Ngawi-Saradan sepanjang 49 kilometer digarap oleh investor dan seksi II ruas Saradan-Kertosono sepanjang 37,5 kilometer digarap pemerintah.
‚ÄúProses tender konstruksi ruas Ngawi-Saradan dibagi menjadi 3 paket,‚ÄĚ papar Sofyan.
Tender paket I ruas Ngawi-Magetan sepanjang 20 kilometer dengan nilai kontrak Rp1,48 triliun dimenangkan oleh Waskita Karya.
Dua paket lainnya yakni paket II dengan ruas Magetan-Madiun sepanjang 8,4 kilometer dengan nilai kontrak Rp419,32 miliar dan paket III ruas Madiun-Saradan sepanjang 21 kilometer dengan kontrak Rp1,04 triliun dimenangkan oleh Adhi Karya.
‚ÄúKonstruksi kedua ruas tersebut ditargetkan dapat selesai dalam waktu 22 bulan. Dimana progress akuisisi lahan saat ini sudah mencapai 92,26% untuk jalan tol Solo-Ngawi dan 78,11% untuk jalan tol Ngawi-Kertosono,‚ÄĚ katanya.
Sofyan mengatakan nilai investasi jalan tol Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono dengan panjang 177,12 kilometer mencapai Rp8,97 triliun. Dua ruas tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada awal 2018.
Selain ruas tersebut, emiten berkode saham JSMR itu juga melakukan investasi di ruas tol lain di Jawa Tengah yaitu Solo-Semarang. Nilai seluruh investasi di ruas Solo-Semarang, Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono mencapai Rp15,18 triliun.

JAKARTA.  Pemerintah menyatakan akan melelang ulang proyek tol Batang-Semarang setelah badan usaha pemegang hak konsesi awal tidak lagi memperpanjang jaminan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) sebesar 1% dari nilai investasi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan pada prinsipnya pemerintah memilih opsi yang terbaik untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur.

Setelah memutus hak konsesi PT Marga Setia Puritama atas ruas tol Batang-Semarang, pemerintah masih memberi kesempatan kepada investor untuk mencari rekan bisnis guna mendukung pendanaan untuk memperpanjang jaminan PPJT.

Namun demikian, Basoeki mengatakan investor hingga saat ini belum mendatangi pemerintah untuk menyatakan komitmen untuk melanjutkan investasi di ruas tersebut. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk melelang ulang proyek tersebut.

“Penyelesaiannya memang tidak begitu keras, mereka masih boleh mencari mitra strategis lain. Sudah saya kasih kesempatan untuk itu, tetapi karena tidak datang ya sudah, saya mau lelang,” katanya, Senin (24/8/2015).

Basoeki mengatakan pemerintah sebelumnya juga mempertimbangkan opsi penunjukkan langsung kepada badan usaha tertentu. Namun demikian, menurutnya opsi pelelangan ulang masih memungkinkan sebab tol ini cukup layak secara bisnis.

Direktur Pembangunan Jalan, Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Achmad Ghani Ghazali mengatakan saat ini pemerintah tengah meminta BPKP untuk mengaudit dana yang sudah dikeluarkan PT MSP selama ini.

Nantinya, dalam dokumen lelang akan ditambahkan klausul tentang berapa dana yang harus diganti oleh badan usaha jalan tol pemenang kepada investor lama.

“Proses lelang ini kami perkirakan selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan,” katanya.

Gani mengatakan, sambil proses lelang berjalan, pemerintah terus mengupayakan pembebasan lahan. Menurutnya, pemerintah tengah memproses pelepasan aset PTPN IX berupa 95 hektar tanah di sepanjang ruas tersebut. Selain itu, sejumlah bidang tanah masyarakat pun siap dibebaskan dalam waktu dekat.

Gani mengatakan dengan upaya ini pemerintah yakin lahan sudah siap ketika pemenang lelang ditentukan. Untuk itu, pemerintah juga akan menambahkan dalam klausul kontrak ketentuan bahwa badan usaha pemenang harus bersedia dan mampu untuk langsung melakukan konstruksi begitu kontrak diteken.

“Jadi kita sudah bisa langsung groundbreaking begitu ada pemenangnya, sekitar akhir tahun ini,” katanya.

 

http://industri.bisnis.com/read/20150825/45/465450/jalan-tol-pemerintah-lelang-ulang-ruas-batang-semarang
Sumber : BISNIS.COM

 

JAKARTA – Jalan tol Palembang hingga Pasuruan ditargetkan dapat tersambung pada 2018. Pasalnya, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan percepatan-percepatan seperti instruksi percepatan pekerjaan konstruksi.”Kami yakin pada 2018 Merak-Pasuran, bukan hanya merak, tapi Palembang-Pasuruan bisa tersambung jalan tol,” tutur ‎Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

“Kami melakukan percepatan. Baru-baru ini saya sudah mengeluarkan Instruksi Menteri agar kontraktor bekerja tujuh hari dan dua shit. Serta menambah peralatan dan tenaga kerja,” sambung dia.

Dia menambahkan, percepatan yang dilakukan terutama dilakukan pada proyek-proyek prioritas seperti Solo-Ngawi dan Ngawi Kertosono. “Investornya bilang yang Solo-Ngawi bisa beroperasi di Lebaran tahun depan,” tuturnya.

Selain itu, percepatan pembangunan Pemalang-Batang dan Batang-Semarang‎ di mana saat ini Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) alias pengelola jalan tol Pemalang-Batang tengah mencari mitra strategis. Sementara Batang-Semarang sedang diupayakan mencari investor baru melalui penunjukan langsung BUMN. “Arahan Presiden kalau swasta lambat, BUMN harus masuk ke situ,” tambah dia.

Prioritas Jalan Tol yang masuk bagian dari Tol Tran Jawa ini akan dikoneksikan dengan program pembangunan kawasan Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Terbanggi Besar (MBBPT).

“Bagian yang MBBPT sudah 13 km, target 2018 bisa selesai semuanya, empat BUMN di bawah koordinasi Bu Rini (Menteri BUMN) tengah mempercepat pembangunan. Di MBBPT yang 158 km sudah ditetapkan lokasinya tinggal pembayaran untuk pembebasan lahan,” pungkasnya.

http://economy.okezone.com/read/2015/08/06/320/1191423/tol-palembang-pasuruan-ditargetkan-tersambung-2018
Sumber : OKEZONE.COM

 

JAKARTA kontan.  Jasa Marga  mengincar  peluang untuk menjadi pemegang konsesi ruas tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang. Tak tanggung-tanggung, BUMN tersebut bahkan berniat menjadi pemegang saham mayoritas.

Direktur Utama Pt. Jasa Marga Tbk Adityawarman mengemukakan pihaknya tengah menunggu langkah selanjutnya yang akan diambil pemerintah terkait proyek tersebut.

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi memutus izin usaha PT. Marga Setia Puritama selaku pemegang konsesi ruas tol Batang-Semarang, sementara hak konsesi PT. Pemalang Batal Tollroad atas ruas Pemalang-Batang juga terancam dicabut karena terkendala masalah pembiayaan.

“Kita lihat kalau saya tidak dikasih mayoritas (saham), saya mundur dong, saya pemain jalan tol,” ujarnya setelah menghadiri rapat kordinasi di Kementerian BUMN, Rabu (05/08/2015).

Dalam rapat yang turut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya itu, dia mengaku melaporkan perkembangan semua proyek yang tengah ditangani.

Beberapa di antaranya adalah ruas tol Surabaya-Mojokerto, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertasono. Adapun terkait minatnya turut serta dalam proyek tol Trans Jawa ini, dia belum bisa menyatakan berapa total dana investasi yang dia siapkan.

“Menyiapkan berapa kita belum tahu. Ini kan bukan beli, kalau memang mereka default paling kita ganti uang yang pernah dikeluarkan oleh mereka saja, sesuai aturannya lho ya. Kita tunggu beritanya saja,” tambahnya.

http://industri.bisnis.com/read/20150806/45/459834/jasa-marga-incar-proyek-tol-trans-jawa
Sumber : BISNIS.COM

 

Jakarta detik -Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengebut proses pembangunan 9 ruas prioritas jalan Tol Trans Jawa, yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya sepanjang 615 km.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto W Husaini mengatakan, 9 ruas prioritas tersebut ditargetkan bisa rampung di 2018.

“Target kami yang prioritas Trans Jawa (Jakarta-Surabaya) selesai 2018. Target sudah bisa tembus Jakarta-Surabaya via Tol di 2018,” kata Hediyanto kepada detikFinance, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Hediyanto mengaku optimistis target tersebut bisa dicapai mengingat berbagai upaya percepatan terus dilakukan.

“Terutama dukungan dari masyarakat yang semula menolak melepaskan tanahnya untuk jalan tol, sekarang sadar program ini sangat penting akhirnya mereka mendukung. Pemerintah Daerah juga dukungannya sangat baik terutama dalam hal pengadaan lahan,” jelas dia.

Penyelesaian jalan tol Trans Jawa bakal memberi dampak penting bagi pemerataan ekonomi di wilayah Barat dan Timur Pulau Jawa. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar yang dilalui jalan tol juga diharapkan bisa tumbuh pesat.

“Akan muncul pusat-pusat ekonomi baru, yang berarti bisa mendorong pemerataan ekonomi. Taraf hidup masyarakat juga bisa meningkat. Yang terpenting bisa memecah konsentrasi lalu lintas di jalur Pantura (Pantai Utara Pulau Jawa) yang sudah terlalu padat,” pungkas dia.

Sembilan ruas prioritas tol Trans Jawa memiliki panjang 615 kilometer dengan investasi Rp 51,41 triliun. Ruas tol tersebut adalah Cikampek-Palimanan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Mojokerto-Jombang-Kertosono, dan Mojokerto-Surabaya.

(dna/dnl)

 

Kamis 30 April 2015, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bapak Basuki Hadimuljono, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Ibu Rini Soemarmo, melakukan peresmian percepatan pembangunan Jalan Tol Ruas Solo ‚Äď Ngawi dan groundbreaking Jalan Tol Ruas Ngawi ‚Äď Kertosono.

Dalam pidatonya, Bapak Presiden RI menargetkan pembangunan kedua ruas jalan tol tersebut selesai dalam waktu 2,5 tahun. Tantangan tersebut dijawab oleh Direktur Utama PT. Jasa Marga (Persero) Tbk., Bapak Adityawarman, akan selesai dalam waktu 2 tahun pada saat menjelaskan panel yang telah disiapkan. PT. Jasa Marga (persero) Tbk. dan PT. Waskita Toll Road (anak perusahaan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.) merupakan pemegang saham baru di PT. Solo Ngawi Jaya dan PT. Ngawi Kertosono Jaya selaku Badan Usaha Jalan Tol untuk kedua ruas jalan tol tersebut, menggantikan PT. Thiess Contractors Indonesia dan PT. Ferino Putra.

Selain itu, Presiden RI juga menyampaikan bahwa swasta diberikan kesempatan yang sebesar-besarnya dalam pembangunan jalan tol. Apabila swasta tidak dapat membangun, maka pembangunan jalan tol diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dan jika BUMN juga tidak dapat membangun, maka Pemerintah (Kementerian PUPR) akan membangunnya dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

 

DATA TEKNIS
1. Jalan Tol Ruas Solo ‚Äď Ngawi
a Panjang Jalan Tol : 90,10 km
b Lokasi Pekerjaan : Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar; Kabupaten Sragen, Kabupaten Ngawi
c Kecepatan Rencana : 120 km/jam
d Jumlah Lajur :
–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tahap Awal-¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tahap Akhir : 2 x 22 x 2
e Lebar Lajur : 3,6 m
f Lebar Bahu Luar : 3 m
g Lebar Bahu Dalam : 1,5 m
h Lebar Median-        Tahap Awal-        Tahap Akhir : 12,7 m (termasuk bahu dalam)5,5 m (termasuk bahu dalam)
i Jumlah Simpang susun / on-off ramp : 4 buah (Simpang Susun Solo,   Karanganyar,   Sragen, Ngawi)
j Junction : 1 buah
k Jumlah Underpass : 5 buah
l Bridge : 2 buah
m Box Culvert : 9 buah
n Pipe Culvert : 39 buah
o Overpass : 22 buah
p Jembatan Penyebrangan Orang : 3 buah
q Tipe perkerasan jalan-       Lajur Lalu Lintas-       Bahu Dalam-       Bahu Luar : Rigid PavementFlexible PavementFlexible Pavement

 

DATA TEKNIS
2. Jalan Tol Ruas Ngawi ‚Äď Kertosono
a Panjang Jalan Tol : 87,018 km
b Lokasi Pekerjaan : Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur
c Kecepatan Rencana : 120 km/jam
d Jumlah Lajur :
–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tahap Awal-¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tahap Akhir : 2 x 22 x 2
e Lebar Lajur : 3,6 m
f Lebar Bahu Luar : 3 m
g Lebar Bahu Dalam : 1,5 m
h Lebar Median-        Tahap Awal-        Tahap Akhir : 12,7 m (termasuk bahu dalam)5,5 m (termasuk bahu dalam)
i Jumlah Simpang susun / on-off ramp : 3 buah (Simpang Susun Madiun, Caruban,    Nganjuk)
j Junction :
k Jumlah Underpass : 2 buah
l Bridge : 11 buah
m Box Culvert : 14 buah
n Pipe Culvert : 14 buah
o Overpass : 104 buah
p Jembatan Penyebrangan Orang : 3 buah
q Tipe perkerasan jalan-¬†¬†¬†¬†¬†¬† Lajur Lalu Lintas-¬†¬†¬†¬†¬†¬† Bahu Dalam-¬†¬†¬†¬†¬†¬† Bahu Luar : –¬†¬†¬†¬†¬†¬† Rigid Pavement-¬†¬†¬†¬†¬†¬† Flexible Pavement-¬†¬†¬†¬†¬†¬† Flexible Pavement

 

Jokowi: Pembangunan Jalan Tol Tak Perlu Tunggu Pembebasan Lahan

‚ÄéPasuruan – Pembangunan jalan tol diharapkan tidak perlu lagi menunggu pembebasan lahan rampung karena hanya akan menjadi penghambat.

Demikian dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya sebelum meresmikan Jalan Tol Gempol-Pandaan, di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Jumat (12/6).

“Dalam setiap pembangunan tol sebelumnya, kita selalu terhambat karena menunggu proses pembebasan lahan. Pada titik inilah pembangunan jalan tol sangat terganggu,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, pembangunan tol di Tanah Air sangat tertinggal dibandingkan negara-negara lain. “Jangan dibandingkan lagi dengan Tiongkok, ketinggalannya sangat jauh. Jauh sekali. Karena apa? Karena proses pembebasan lahan,” ujarnya.

“Kalau kita tunggu-tunggu pembebasan lahan, sampai kapan pun kita akan seperti ini. Konektivitas antar pulau enggak akan selesai. Percepatan harus kita lakukan,” imbuhnya.

 

Carlos KY Paath/AF

Suara Pembaruan

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan senilai Rp 1,472 triliun.

Pembangunan jalan tol sepanjang 13,61 km yang menghubungkan Gempol dan Pandaan, dilakukan PT Jasa Marga Pandaan Tol, yang kepemilikan sahamnya terdiri atas PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 78,58 persen, PT Jalan Tol Kabupaten Pasuruan sebesar 11,48 persen, dan PT Margabumi Matraraya (9,58 persen).

‚ÄúSaya senang, pembangunan jalan tol Gempol‚ÄďPandaan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan swasta,‚ÄĚ kata Jokowi saat berpidato pada pengoperasian jalan tol Gempol-Pandaan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (12/6).

PT Jasamarga Pandaan Tol berhak atas masa konsesi selama 37 tahun, terhitung sejak diterbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), pada 3 Oktober 2012. Untuk tahap awal, tarif tol ruas Gempol-Pandaan, khususnya untuk golongan I adalah Rp 818 per km.

Jokowi mengatakan, saat ini konektivitas menjadi hal penting untuk melakukan percepatan, khususnya dalam pembangunan jalan tol di Indonesia. Disebutkan, ruas tol Gempol-Pandaan nantinya akan melayani pergerakan manusia dan barang.

‚ÄúSaya berharap, pada 2018 nanti, seluruh tol di Pulau Jawa dapat tersambung. Hal ini akan menumbuhkan produktivitas dan ekonomi rakyat,‚ÄĚ ujarnya.

Investor Daily

Novy Lumanauw/LIS

Investor Daily

 

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah menyatakan penyerapan dana pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah mencapai Rp1 triliun.

 

Direktur Bina Teknik Ditjen Bina Marga Kementerian PU-Pera Subagyo menyatakan dana untuk pembebasan lahan pembangunan proyek jalan tol hingga Juni 2015 sudah mencapai Rp1 triliun atau 13% dari total pagu anggaran 2015 sebesar Rp7,5 triliun.

 

Adapun, total pagu anggaran sebesar Rp7,5 triliun berasal dari APBN Rp3,8 triliun, Rp1 triliun dari Land Capping, dan sisanya dari dana Badan Layanan Umum (BLU).

 

‚ÄúDana yang sudah terserap itu digunakan untuk membayar ganti rugi lahan beberapa ruas tol yang progressnya sudah 75%,‚ÄĚ tuturnya.

 

Sejumlah ruas tol tersebut antara lain adalah Soreang-Pasir Koja, Cikampek-Sumedang-Dawuan, Kayu Agung-Palembang-Betung dan Bogor-Ciawi-Sukabumi, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Bekasi-Cawang-Melayu, dan beberapa ruas tol lainnya.

 

Sementara itu, sebagai upaya mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan sejumlah ruas tol, Menteri Pu-Pera Basuki Hadimuljono menyatakan anggaran yang akan disediakan untuk pembebasan lahan pada tahun depan akan meningkat jika dibandingkan dengan tahun ini.

 

‚ÄúAnggaran lahan tahun ini Rp7,5 triliun, sedangkan untuk tahun 2016 kita rencananya akan alokasikan anggaran sebesar Rp10 triliun,‚ÄĚ kata Basuki.

 

Menurutnya, pemerintah memiliki target untuk bisa menuntaskan seluruh proses pembebasan lahan pembangunan jalan tol pada tahun 2017 mendatang.

 

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencapai target pembangunan jalan tol sepanjang 1.500 km sampai dengan tahun 2019.

 

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒPT Jasa Marga (Persero) Tbk. selaku induk perusahaan operator ruas tol Gempol-Pandaan mengklaim adanya peningkatan biaya investasi sebesar 10% untuk pembangunan ruas tol tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga David Wijayatno mengatakan kenaikan biaya investasi itu, disebakan adanya penambahan lingkup pekerjaan antara lain perubahan desain simpang susun gempol, penataan lokasi bundaran gempol, pembangunan kantor operasional, pekerjaan bored piles, pembuatan jalan akses, dan lainnya.

‚ÄúSehubungan dengan kenaikan biaya investasi tersebut kami mengusulkan perubahan tarif per kilometer dari yang sudah disepakati dalam PPJT,‚ÄĚ kata David, Jumat (22/5/2015).

Berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) awal antara BPJT dan Jasa Marga jumlah biaya investasi untuk pembangunan ruas tersebut tercatat mencapai Rp1,16 triliun.

Untuk mengembalikan biaya investasi yang telah dikeluarkan, pemerintah memberikan masa konsesi selama 35 tahun kepada PT Jasa Marga Pandaan Tol selaku pengelola dengan ketentuan tarif yang berlaku Rp670/km.

Menurutnya, dengan adanya usulan penyesuaian tarif tersebut, maka ruas tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 km baru akan dioperasikan setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan tarif.

“Sebenarnya ruasnya sudah siap dioperasikan, tetapi masih menunggu penetapan tarif dari kementerian PU-Pera dulu sebelum dioperasikan,” ujarnya.

Apabila tidak ada hambatan, Jasa Marga rencananya akan mengoperasikan ruas tersebut pada bulan ini. Ruas tersebut juga dioperasikan untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan selama arus mudik lebaran tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Tol Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) C. Kornel Sihaloho menyatakan ruas tol Gempol-Pandaan dapat segera dioperasikan lantaran telah dinyatakan lulus uji kelayakan.

Dia menyatakan sudah menyampaikan surat layak fungsi dan layak operasi kepada Kepala BPJT. Berikutnya, tinggal menunggu surat keputusan penetapan tarif yang rencananya akan ditandatangani oleh Menteri PU-Pera pada pekan ini.

“Keputusan bahwa ruas tersebut layak fungsi berdasarkan hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh tim BPJT, dan pihak terkait lainnya,” kata Kornel.

Menurutnya, uji kelayakan wajib dilakukan untuk memastikan fasilitas dan pelayanan jalan tol yang akan dioperasikan itu sudah sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Semula, ruas ini ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2014, namun tertunda akibat masalah pembebasan lahan dan perubahan struktur kepemilikan saham BUJT. Pengoperasian ruas ini kembali tertunda pada Maret 2015 akibat perbaikan dinding yang longsor di titik tertentu.

Apabila telah beroperasi, ruas ini rencananya akan terkoneksi dengan ruas tol relokasi Porong-Gempol seksi III (Kejapanan-Gempol, 3.55 km) yang beroperasi efektif mulai pekan lalu.

BISNIS.COM, Jakarta – Pemerintah berupaya memberi dukungan konstruksi guna menarik minat investor untuk percepatan proyek tol Solo-Kertosono sepanjang 177,12 kilometer. Proyek ini ditargetkan selesai pada 2017.

Selain Solo-Kertosono, dua ruas tol lain yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah sedang dalam proses pengerjaan. Kedua tol tersebut, yakni Solo‚ÄĒNgawi yang progres pembangunan fisiknya sudah 80 persen dan Ngawi‚ÄĒKertosono yang baru mencapai 40 persen.

Plt Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Djoko Murjanto menjelaskan tol Solo‚ÄĒNgawi kemungkinan selesai akhir 2015. ‚ÄúKalau Ngawi‚ÄĒKertosono mungkin awal 2017,‚ÄĚ katanya dalam pernyataan yang dilansir Setdaprov Jatim, Selasa, 5 Mei 2015.

Untuk seksi tol Solo‚ÄĒNgawi dan Ngawi‚ÄĒKertosono, pemerintah akan memberi dukungan konstruksi agar menjadi layak secara finansial dan memikat investor. Sebab, kedua ruas tol itu adalah program untuk mencapai target pembangunan tol sepanjang 1.000 kilometer hingga 2019.

Dukungan diwujudkan dalam bentuk pengadaan tanah pada seluruh seksi, serta konstruksi sepanjang 20,9 kilometer untuk ruas Solo‚ÄĒNgawi (seksi Colomadu‚ÄĒKaranganyar) dan sepanjang 37,5 km untuk ruas Ngawi‚ÄĒKertosono (seksi Saradan‚ÄĒKertosono).

Hingga saat ini total pengadaan tanah pada ruas tol Solo‚ÄĒNgawi telah mencapai 91,61 persen dan ditarget selesai tahun ini. Adapun pengadaan tanah untuk ruas tol Ngawi‚ÄĒKertosono baru mencapai 48,48 persen dan ditenggat selesai akhir 2016.

‚ÄúSehingga secara keseluruhan pembangunannya diharapkan selesai pada 2017. Groundbreaking jalan tol ruas Solo‚ÄĒNgawi sendiri telah dilakukan pada 26 September 2013,‚ÄĚ sebut Djoko.

Lebih lanjut, dia menjabarkan pemerintah memiliki program agar seluruh ruas tol prioritas Trans Jawa dapat tersambung sepenuhnya dan beroperasi pada 2018. Panjang total ruas tol prioritas itu mencapai 615 kilometer.

Adapun pengerjaan jalan tol Solo-Kertosono akan menjadi bagian dari proyek Trans Jawa, yang digawangi oleh PT Jasa Marga (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero). Selain itu, pemerintah juga menggunakan pinjaman dari Cina senilai US$ 360 juta.

Total panjang ruas tol Solo‚ÄĒNgawi mencapai 90,10 km dan pengusahaannya diadakan oleh PT Solo Ngawi Jaya dengan masa konsensi 35 tahun sejak penerbitan SPMK. Biaya investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 5,14 triliun.

Biaya tersebut dipenuhi melalui ekuitas dari badan usaha jalan tol dan pinjaman dari perbankan. Sementara itu, lokasi jalan tolnya sendiri berada di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Ngawi.

Di lain pihak, jalan tol ruas Ngawi‚ÄĒKertosono memiliki panjang 87,02 kilometer dan pengusahaannya dilakukan oleh PT Ngawi Kertosono Jaya dengan masa konsensi 35 tahun dan kebutuhan kapital senilai Rp 3,83 triliun.

Lokasi pembangunan tol tersebut membentang sepanjang Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Ngawi yang semuanya berada di wilayah Jatim.

Pada April 2015, PT Jasa Marga dan PT Waskita Karya turut memegang saham proyek Solo‚ÄĒNgawi dan Ngawi‚ÄĒKertosono. ‚ÄúDengan adanya tol ini, waktu tempuh Solo‚ÄĒNgawi‚ÄĒKertosono dapat diringkas hanya dalam 2,5 jam,‚ÄĚ imbuh Djoko.

Dia berpendapat keberadaan tol tersebut akan mendongkrak perekonomian kedua provinsi dan meningkatkan konektivitas dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, serta menambah penyerapan tenaga kerja baik selama konstruksi maupun setelah tol beroperasi.

BISNIS.COM

BANDARLAMPUNG. Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Lampung di Desa Sabahbalau, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi.Presiden tiba di lokasi pencanangan pembangunan jalan tol di Kecamatan Tanjung Bintang itu dengan menggunakan kendaraan RI 1 pada pukul 09.50 WIB didampingi Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan pejabat teras lainnya.Berdasarkan pantauan, masyarakat antusias sejak pagi untuk menyambut kedatangan Presiden dan rombongan.Sejumlah warga di Desa Sabahbalau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, mendukung penuh rencana pembangunan jalan tol Trans-Sumatera di wilayah mereka.Panjang jalan tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni- Terbanggi Lampung sepanjang 140,41 km dengan luas 2.671,62 hektare melintasi tiga kabupaten di Lampung, yakni Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah.Jalan tol itu berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan sepanjang 104,7 km dengan luas 1.867,70 ha, sedangkan di Pesawaran sepanjang 5,60 km dengan luas 135,18 ha, dan Lampung Tengah sepanjang 30,11 km seluas 668,48 ha.http://nasional.kontan.co.id/news/proyek-tol-trans-sumatera-resmi-berjalanSumber : KONTAN.CO.ID
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPU-Pera) Basuki Hadimuljono memastikan dengan terselesaikannya pembangunan ruas tol Cikopo-Palimanan akan memberi solusi masalah kemacetan pada arus mudik Lebaran Juli 2015.”Saya yakin ini akan memecah (kemacetan) arus mudik nanti, apalagi kan setiap tahun itu tambah satu juta kendaraan,” tutur Basuki, dalam diskusi bertajuk Infrastruktur-Membongkar Sumbatan Perekonomian Indonesia, di Solaria, FX Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2015).Menurut dia, pengoperasian ruas jalan sepanjang 116 kilometer (km) yang menjadi bagian dari proyek tol Trans-Jawa ini akan bisa dilakukan sebelum perayaan hari Lebaran. Jalan ini akan bisa memecah kemacetan hingga 50 persen sehingga tidak menumpuk di jalur Pantai Utara (Pantura).”Saya sudah dua kali ke sana (Cipali) mengecaknya. Nanti awal Mei saya ke sana lagi, saya perkirakan akhir Mei atau pertengahan Juni (2015) akan beroperasi,” ujar dia.Lebih lanjut Basoeki mengatakan, setelah tol Cikopo-Palimanan beroperasi, maka nantinya dilanjukan pengoperasian jalan tol berikutnya yaitu Palimanan-Pejagan dan Pejagan-Brebes. “Kita harapkan ini cepat selesai pembangunannya,” pungkasnya.
AHL

 

Toll road sector: A part of the Jakarta Outer Ring Road 2, Cinere-Serpong, is currently owned by Thiess Indonesia of 80% and Waskita Karya 20%. Astratel, subsidiary of Astra International (ASII IJ; Rp7,975; Buy) has interest to acquire this toll road as Thiess failed to develop the toll road. Moreover Jasa Marga (JSMR IJ; Rp6,875; Buy) has also interest to acquire this toll roads after acquiring Solo-Ngawi-Kertasono from Thiess. Astratel and Jasa Marga has joined ownership in Kunciran-Serpong, which will connect with Cinere-Serpong. (Kontan)
Sumber : IPS RESEARCH

SUMBER, (PRLM).-Keberadaan Tol Cikampek Palimanan (Cikapali) diprediksi mengubah jalur mudik Lebaran tahun ini. Tol sepanjang 116 kilometer ini diyakini dapat mengurangi beban jalur Pantai Utara yang menjadi akses prioritas pemudik.

Tol Cikapali ditargetkan selesai sebelum musim mudik dan akhir Maret dapat diujikelaikan.

trans-jawa

Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia, Senin (23/2/2015), meninjau proses pengerjaan tol di section 6B, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon.

Section ini merupakan ujung dari tol yang memiliki nilai investasi mencapai Rp 12,6 triliun ini. Perwakilan Tim Survei Korlantas Polri Mansyur Slamet mengatakan pembangunan tol sudah mencapai 82%.

‚ÄúBerdasarkan hasil pemaparan pengembang, pengerjaannya sudah mencapai 82 persen. Sudah dibeton lalu tinggal pengaspalan. Harapan kami selesai dengan tepat waktu, Karena ini sangat mengurangi beban jalur Pantura,‚ÄĚ katanya.

Menurut Mansyur, selama ini kepadatan arus mudik di jalur utara terdapat di Tol Cikopo Cikampek. Sedikitnya 123.000 kendaraan melintas setiap harinya. Namun dengan keberadaan Tol Cikapali, kepadatan arus mudik terurai ke beberapa titik.

Di antaranya di pintu keluar utama Palimanan. ‚ÄúBisa jadi kepadatannya di Cirebon karena banyak yang keluar dan kembali masuk ke Pantura,‚ÄĚ katanya.

Tol Cikapali memiliki tujuh simpang susun yakni Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya, dan Palimanan. Tol ini berhubungan juga dengan Tol Kanci-Pejagan, Jawa Tengah.

Selain di tujuh pintu itu, kepadatan diprediksi terjadi di Pejagan. Namun begitu, Mansyur belum bisa menghitung berapa volume kendaraan yang terurai dengan keberadaan Tol Cikapali ini.

‚ÄúBelum sampai ke situ karena mesti dilakukan kejian lebih lanjut. Termasuk nanti apakah jalur Pantura hanya digunakan untuk kendaraan roda dua atau seperti apa. Nanti pembicaraannya di pimpinan, bersama sejumlah instansi terkait,‚ÄĚ katanya.

Tol Cikapali dibangun sejak 2011. Dengan tol ini diprediksi waktu tempuh Cikopo-Jawa Tengah hanya 10 jam.(Tommy/A-89)***

[CIREBON] Jalan tol TransJawa yang saat ini sedang dikerjakan akan mulai beroperasi sejak Lebaran tahun 2015.

“Masalahnya saat ini adalah pembebasan lahan. Kalau tidak kendala lahan, sekarang ini bisa mulai beroperasi,” kata Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Djoko Murjanto, kepada wartawan yang setiap hari meliput di Kementerian PU, di Cirebon, Jawa Barat, Senin (19/5).

Murjanto dan para wartawan berangkat ke Cirebon dan akan sampai ke Tegal, Jawa Tengah untuk memantau perkembangan perbaikan Jalan Pantura yang rusak.

Murjanto mengatakan, kalau jalan tol TransJawa mulai beroperasi maka sekitar 65 persen kendaraan yang lewat di Jalan Arteri Pantai Utara Jawa (Pantura) akan beralih ke jalan tol transJawa.

“Kalau ini sudah mulai maka Jalan Pantura tidak akan sering mengalami kerusakan seperti sampai saat ini,” kata dia.

Sebelumnya Menteri PU, Djoko Kirmanto, mengatakan, rencana pembangunan sembilan ruas jalan tol transJawa terhambat pembebasan tanah. Meski begitu, pembangunan masih berjalan sesuai program.

“Dari sembilan (ruas jalan tol) itu tadi sudah kita jelaskan masalahnya cuma masalah tanah,” kata Djoko.

Walaupun begitu, Djoko optimistis jika pembangunan enam ruas jalan tol, yakni Cikampek-Palimanan, Semarang-Solo, Solo-Ngawi,Ngawi-Kertosono, Mojokerto-Surabaya, dapat rampung pada akhir 2014 ini.

Djoko menjelaskan, seluruh pembiayaan jalan tol tersebut seluruhnya berasal dari investor, bukan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). [E-8/L-8]

Sekilas Jasa Marga

Untuk mendukung gerak pertumbuhan ekonomi, Indonesia membutuhkan jaringan jalan yang handal. Melalui Peraturan Pemerintah No. 04 Tahun 1978, pada tanggal 01 Maret 1978 Pemerintah mendirikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tugas utama Jasa Marga adalah merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara jalan tol serta sarana kelengkapannya agar jalan tol dapat berfungsi sebagai jalan bebas hambatan yang memberikan manfaat lebih tinggi daripada jalan umum bukan tol.

Pada awal berdirinya, Perseroan berperan tidak hanya sebagai operator tetapi memikul tanggung jawab sebagai otoritas jalan tol di Indonesia. Hingga tahun 1987 Jasa Marga adalah satu-satunya penyelenggara jalan tol di Indonesia yang pengembangannya dibiayai Pemerintah dengan dana berasal dari pinjaman luar negeri serta penerbitan obligasi Jasa Marga dan sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Perseroan, Jalan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan industri jalan tol di Tanah Air yang mulai dioperasikan sejak tahun 1978.

Pada akhir dasawarsa tahun 80-an Pemerintah Indonesia mulai mengikutsertakan pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan jalan tol melalui mekanisme Build, Operate and Transfer (BOT). Pada dasawarsa tahun 1990-an Perseroan lebih berperan sebagai lembaga otoritas yang memfasilitasi investor-investor swasta yang sebagian besar ternyata gagal mewujudkan proyeknya. Beberapa jalan tol yang diambil alih Perseroan antara lain adalah JORR dan Cipularang.

Dengan terbitnya Undang Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan yang menggantikan Undang Undang No. 13 tahun 1980 serta terbitnya Peraturan Pemerintah No. 15 yang mengatur lebih spesifik tentang jalan tol terjadi perubahan mekanisme bisnis jalan tol diantaranya adalah dibentuknya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai regulator industri jalan tol di Indonesia, serta penetapan tarif tol oleh Menteri Pekerjaan Umum dengan penyesuaian setiap dua tahun. Dengan demikian peran otorisator dikembalikan dari Perseroan kepada Pemerintah. Sebagai konsekuensinya, Perseroan menjalankan fungsi sepenuhnya sebagai sebuah perusahaan pengembang dan operator jalan tol yang akan mendapatkan ijin penyelenggaraan tol dari Pemerintah.

 

Sejarah Perusahaan

 

 

Periode I

1978 -1987

Operator Tunggal Jalan Tol

1978 ‚Äď Jasa Marga didirikan sebagai operator tunggal jalan tol, dengan bidang usaha pengelolaan, pemeliharaan, dan pengadaan jaringan jalan tol

1978 ‚Äď Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) dioperasikan

1979 ‚Äď Jembatan Tol Rajamandala dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah pada tahun 2003

1981 ‚Äď Jembatan Tol Tallo Lama (Ujung Pandang) dioperasikan, dan diserahkan pengelolaanya kepada PT Bosowa Marga Nusantara tahun 1995

1981 ‚Äď Jembatan Tol Wonokromo (Surabaya) dioperasikan, dan dikembalikan ke Pemerintah tahun 1986

1982 ‚Äď Jembatan Tol Kapuas dioperasikan, dan dikembalikan kepada pemerintah tahun 1991

1982 ‚Äď Jembatan Tol Mojokerto dioperasikan, namun dikembalikan kepada pemerintah tahun 2003

1984 ‚Äď Jalan Tol Jakarta-Tangerang dioperasikan

1983 ‚ÄďJalan Tol Semarang Seksi A (Srondol – Jatingaleh) dioperasikan

1985 ‚Äď Jalan tol Prof.Dr. Ir. Sedyatmo (Bandara) dioperasikan

1986 ‚Äď Jalan Tol Belawan Medan Tanjung Morawa dioperasikan

1986 ‚Äď Jalan Tol Surabaya-Gempol-Mojokerto dioperasikan

 

 

 

Periode II

1987 -2004

Operator dan Otorisator Jalan Tol

Pemerintah memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk berpartisipasi dalam mengusahakan jalan tol melalui sistem build, operate dan trnasfer (BOT) dengan Jasa Marga

1987  РJalan Tol dalam kota ruas Cawang-Semanggi dioperasikan

1987 ‚Äď Jalan Tol Semarang Seksi B (Jatingaleh-krapyak) dioperasikan

1988 ‚Äď Jalan Tol Jakarta-Cikampek dioperasikan

1989 ‚Äď Jalan Tol Dalam kota ruas Semanggi-Grogol dioperasikan

1991 ‚Äď Jalan Tol Padalarang-Cileunyi dioperasikan

1995 ‚Äď Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1996 – Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta ruas Pondok Pinang-Lenteng Agung dioperasikan (oleh PT Marga Nurindo Bhakti)

1998 ‚Äď Jalan Tol Palimanan Kanci dioperasikan

1998 ‚Äď Jalan Tol Semarang Seksi C (Jangli-Kaligawe) dioperasikan

1999 ‚Äď Jalan Tol Serpong-Ulujami (Serpong-Bintaro Viaduct) dioperasikan

2003 ‚Äď Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dioperasikan oleh PT Jalantol¬† Lingkarluar Jakarta (anak perusahaan Jasa Marga

2003 ‚Äď Jalan Tol Cipularang Tahap I (Padalarang bypass dan Dawuan-Sadang)dioperasikan


 

 

Periode III

2004 ‚Äď Sekarang

Pengembang dan Operator Jalan Tol

Fungsi  Otorisator dikembalikan kepada Pemerintah  (Departemen PU), Jasa Marga menjadi operator murni

2005 ‚Äď Jalan Tol Cipularang Tahap II¬† (Sadang-Padalarang Utara) dioperasikan, Jakarta-Bandung tersambung melalui tol

2006 ‚Äď Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (seksi Taman Mini-Jati Asih) dioperasikan

2006 ‚Äď Jalan Tol Surabaya-Gempol, Ruas Porong-Gempol ditutup akibat terendam lumpur

2007 ‚Äď Jalan Tol Lingkar luar Jakarta¬† Rorotan-Ulujami sepanjang 45 km dioperasikan

2007 ‚Äď PT Jasa Marga (Persero) Tbk¬† menjadi perusahaan terbuka melalui IPO (initial Public Offering) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia

2008 ‚Äď Jalan Tol Bogor Ring Road dioperasikan oleh PT Marga Sarana Jabar, anak perusahaan¬† Jasa Marga

2009 ‚Äď Jembatan Tol Suramadu dioperasikan oleh Jasa Marga cabang Surabaya-Gempol

2011 ‚Äď Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IA, dioperasikan oleh PT Marga Nujyasumo Agung, anak perusahaan Jasa Marga

2011 ‚Äď Jalan Tol Semarang-Solo Tahap I, Ruas Semarang-Ungaran, dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan Jasa Marga

 

Iklan

trans JAVA (lanjutan) : 07+10=17

1460597016474id772129

new-chin-year-dragon-02

 

JAKARTA, KOMPAS.com –¬†Pemerintah akan meniadakan pembayaran tunai diseluruh gerbang tol pada akhir Oktober 2017. Nantinya transaksi di jalan tol akan diganti dengan mengunakan kartu elektronik.

Kebijakan ini dipastikan akan berdampak kepada para penjaga gardu tol yang biasa melayani transaksi di gerbang tol. Namun PT Jasa Marga, sebagai salah satu operator jalan tol memberikan kepastian.

“Kami tidak melakukan PHK atas pengurangan petugas akibat elektronifikasi ini,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Menurut Desi, keputusan itu diambil Jasa Marga lantaran di saat yang bersamaan jumlah jalan tol yang akan dioperasikan BUMN tol tersebut akan naik dua kali lipat dalam waktu dekat.

Saat ini tutur Desi, panjang jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga mencapai 625 km. Dalam waktu dekat, panjang jalan tol itu akan bertambah hingga mencapai 1.200 km.

Sementara itu jumlah seluruh pegawai Jasa Marga mencapai 9.900 orang. Namun Desi mengaku tak hafal betul berapa banyak pegawai yang bekerja sebagai petugas gardu tol.

Sebagian, para petugas gardu tol tetap akan disiagakan di gerbang tol. Namun sebagian lagi akan dialihtugaskan ke unit tugas Jasa Marga Grup. Salah satunya yaitu di alihkan ke rest area.

“Karena kami mau meningkatkan rest area yang rapih, bersih. Kemudian dipemeliharaan kami mengecek jembatan, rumput dan seterusnya. Jadi banyak sekali yang perlu ditingkatkan pelayanannya,” kata Desi.

doraemon

 

[MOJOKERTO] Dibukanya ruas jalan tol Jombang-Mojokerto sepanjang 40,5 kilometer (km) sebagai bagian dari ruas Jalan Tol Trans Jawa, diharapkan dapat menjadi jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada hari-hari biasa, terlebih lagi akhir pekan dan hari libur nasional. Selama ini di beberapa titik selalu diwarnai kemacetan yang cukup parah, antara lain di jalur by-pass Mojokerto, tepatnya di simpang empat Mertex hingga simpang lima Kenanten serta pertigaan Mengkreng, Kertosono, yang merupakan tempat pertemuan jalur dari tiga wilayah kabupaten, meliputi Nganjuk, Kediri dan Jombang.

Bersamaan dengan beroperasinya secara komersial jalan tol Joker, maka tarif jalan tol Jombang-Mojokerto (Joker) mulai diberlakukan pula, Selasa (26/9) pukul 00.00 WIB, menyusul turunnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 720/KPTS/M/2017 tentang Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol sepanjang 40,5 km tersebut. Besaran tarif tersebut bervariasi, di antaranya ditentukan jenis atau golongan kendaraan, jarak yang ditempuh dengan memperhatikan masuk dan keluarnya kendaraan dari gerbang tol.

‚ÄúSemisal jika masuk dari gerbang Mojokerto Barat menuju Mojokerto, untuk kendaraan golongan I dikenakan tarif Rp 6.000. Sementara salah satu tarif termahal adalah masuk dari gerbang Bandar (Jombang) hingga Mojokerto untuk kendaraan golongan V dikenakan tarif Rp 138.000,‚ÄĚ ujar Dela Rosita, Humas PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) dalam siaran persnya yang diterima SP, Senin (25/9) malam.

Dela Rosita lebih lanjut menjelaskan, dari berbagai rincian tersebut tarif paling murah sebesar Rp 6.000 dan yang termahal Rp138.000 karena faktor golongan kendaraan yang melintas. ‚ÄúSetiap golongan tarifnya berbeda-beda. Bervariasi,‚ÄĚ ujarnya sambil menambahkan, bahwa tol Joker merupakan salah satu proyek strategis nasional dan bagian dari tol Trans Jawa.

Sebelumnya, pengoperasian jalan tol Joker dilakukan secara bertahap. Seksi 1 sepanjang 14,7 km beroperasi pada Oktober 2014, menyusul seksi 3 sepanjang 5 km yang beroperasi pada November 2016. Seksi 2 sepanjang 19,9 km beroperasi pada 26 September 2017, dan seksi 4 sepanjang 0,9 km akan beroperasi bersamaan dengan beroperasinya ruas Ngawi-Kertosono. [ARS]

 

long jump icon

SEMARANG okezone – Presiden Joko Widodo kembali mendatangi jalan tol Bawen-Salatiga yang merupakan Seksi 3 Tol Semarang-Solo. Bukan lagi melihat pembangunan, kali ini ia akan meresmikan pengoperasian tol yang sempat membuat heboh masyarakat.

Gerbang Tol Salatiga mulai diperbincangkan usai foto Keindahan Gerbang Tol Salatiga tersebar di internet. Bahkan Gerbang Tol Salatiga disamakan dengan pintu tol yang berada di pegunungan Swiss.

BERITA REKOMENDASI +
Tarif Tol Bawen-Salatiga Dianggap Mahal, Menteri Basuki: Mahal-Murah Itu Relatif!
Jokowi Tanya Manfaat Tol Bawen-Salatiga, Kades: Dulu Tiap Hari Orang Kantoran Nangis Berangkat Kantor Jam 5 Pagi
Jokowi: Jalan Tol Selesai, Harga Barang Jadi Lebih Murah
Untuk diketahui, jalan tol Semarang-Solo dengan total panjang 72.64 km dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ). Kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) ini mengelola ruas tol yang terdiri dari seksi 1 Semarang-Ungaran (16,3 km), seksi 2 Ungaran-Bawen (11,3 km), seksi 3 Bawen-Salatiga (18,2 km), seksi 4 Salatiga-Boyolali (22,4 km) dan seksi 5 Boyolali- Kartosuro (11,1 km).

Baca Juga: Gerbang Tol Salatiga dengan Keindahan Gunung Merbabu Mengundang Decak Kagum

Dari kelima seksi ruas tol Semarang-Solo tersebut baru seksi 1 dan 2 yang telah beroperasi.

Jalan tol yang menghubungkan kota Semarang dan Solo tersebut memiliki arti penting bagi denyut nadi perekonomian di daerah yang dilintasi seperti Semarang, Salatiga, Boyolali, Sukoharjo dan Solo dalam rangka memperkuat konektivitas mendukung potensi pengembangan wilayah, khususnya untuk peningkatan kelancaran arus barang dan jasa.

Sebenarnya, tol Bawen-Salatiga sudah dilakukan soft opening usai memperoleh sertifikat laik fungsi jalan tol Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.005/U/17/DJPD/2016 tanggal 24 Agustus 2017 dan sertifikat dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol nomor JL.03.04-P/338 tanggal 14 September 2017.

Namun untuk pengoperasian secara keseluruhan masih belum. Pasca soft launching itu pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga sementara hanya untuk kendaraan kecil golongan II, sedangkan kendaraan jenis bus dan truk belum diizinkan melintas di ruas jalan tol tersebut.

Baca Juga: Bahas Penentuan Jalur, Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Dikebut hingga 6 Seksi

Sebelumnya, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Yudhi Krisyunoro menerangkan, pemberlakuan tarif tol Bawen-Salatiga menunggu terbitnya surat dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Keputusan mengenai tarif tol Bawen-Salatiga masih menunggu surat dari Menteri PUPR. Insya Allah bulan ini sudah terbit,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga dalam tahap uji coba, tapi dapat dipastikan standar pelayanan minimum jalan tol sudah terpenuhi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 16/PRT/M/2014 tanggal 17 Oktober 2017.

(kmj)

new-chin-year-dragon-02

Jakarta detik РSepanjang 17,6 km jalan tol Bawen-Salatiga akhirnya dioperasionalkan untuk seluruh golongan kendaraan hari ini. Beroperasinya seksi III melengkapi seksi I dan II ruas sepanjang 22,84 km yang sebelumnya telah dibuka masing-masing pada tahun 2011 dan 2014 lalu.

Tersambungnya Bawen dan Salatiga lewat tol akan memperpendek jarak tempuh Salatiga ke Semarang. Waktu tempuh diperkirakan hanya memerlukan sekitar 30 menit, yang bila dibandingkan melewati jalur lama, paling tidak membutuhkan waktu 1,5 jam karena arus lalu lintas selalu tersendat oleh banyaknya pabrik- pabrik di wilayah kabupaten Semarang.

“Artinya pergerakan barang dan jasa makin lancar. Sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi di daerah makin lancar dan baik juga,” kata Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ), Ali Zainal Abidin saat dihubungi di Jakarta, Senin (25/9/2017).

Jalan Tol Semarang-Solo sendiri memiliki arti strategis bagi pengembangan jaringan jalan khususnya di Jawa Tengah dan juga bagi perkembangan jaringan jalan dalam skala regional.

Jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp 7,3 triliun ini diharapkan mampu memperlancar jalur ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya. Seperti dari Ungaran yang merupakan daerah industri utama di Jawa Tengah.

Saat ini, kendaraan-kendaraan besar dari daerah ini sering terhambat oleh kemacetan karena banyaknya kendaraan yang melintas di jalan provinsi antara Ungaran ke Semarang. Karena banyaknya kendaraan besar yang terhambat, mengakibatkan kemacetan di daerah ini jadi semakin parah.

Saat ini PT Trans Marga Jateng selaku operator jalan tol ini sedang menyelesaikan pembangunan konstruksi pada ruas Salatiga-Kartosuro, sepanjang 32,20 km. Progres pembebasan lahan telah mendekati akhir namun konstruksi masih kecil. Jalan tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 km diharapkan bisa rampung secara penuh pada September tahun depan. (eds/mkj)

ets-small

Mojokerto РPresiden Joko widodo (Jokowi) hari ini meresmikan beroperasinya Seksi 2 Tol Mojokerto-Kertosono. Peresmian ini melengkapi ruas lain Tol Mojokerto-Kertosono yang sudah terlebih dahulu beroperasi. Berapa tarifnya?

Supervisor gerbang tol (GT) PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) Rifan Tsamany mengatakan, masih belum bisa mempublikasikan tarif seksi dua sepanjang 19,9 Km ini. Karena, pihaknya masih menunggu SK tarif dari Kementerian PUPR.

“Harapan kami SK tersebut bisa keluar minggu depan sehingga kita bisa sosialisasi kepada masyarakat,” kata Rifan saat dihubungi¬†detikFinance,¬†Minggu (10/9/2017).

Jika seksi 2 bisa dioperasikan penuh, maka ruas tol Mojokerto-Kertosono sepanjang 40,5 Km akan bisa dilalui penuh. Mulai dari Mojokerto bagian utara hingga Jombang bagian barat.

Selama ini hanya seksi 1 dan 3 yang telah dioperasikan. Seksi 1 sepanjang 14,7 Km dioperasikan sejak Oktober 2014. Bagian ini menghubungkan Bandar Kedungmulyo dengan Tembelang Kabupaten Jombang.

Seksi 3 sepanjang 5 Km antara Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis, dioperasikan Desember 2016. Ruas tol ini terkoneksi dengan seksi 4 tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Sementara seksi 2 dan 4 baru selesai pembangunannya Agustus 2017.

Seksi 2 sepanjang 19,9 Km membentang antara Desa Kedunglosari-Tembelang-Jombang hingga Desa Pageruyung-Gedeg-Kabupaten Mojokerto. Sementara seksi 4 yang menjadi penghubung dengan tol Ngawi-Kertosono, membentang antara Desa Gondangmanis hingga Brodot di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Hanya saja seksi 4 dioperasikan bersamaan dengan selesainya tol Ngawi-Kertosono. (/dna)

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA-Progres pembangunan jaringan jalan tol Trans-Jawa dari Merak-Banyuwangi telah mencapai sekitar 521,22 km atau sekitar 44,37% dari total panjang 1.174,47 km. Jaringan jalan tol yang terdiri atas 19 ruas ini ditargetkan tersambung dari Merak (Banten) hingga Banyuwangi (Jawa Timur) pada 2019.

‚ÄúSesuai rencana kami, tol Merak-Banyuwangi bakal tersambung pada 2019,‚ÄĚ kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (3/5).

Herry mengungkapkan, dari 19 ruas tol Trans-Jawa tersebut, sebanyak delapan ruas tol telah beroperasi penuh, yaitu tol Merak-Tangerang (73 km), tol Tangerang-Jakarta (33 km), tol Jakarta-Cikampek (83 km), tol Cikopo-Palimanan/Cipali (116,75 km), tol Palimanan Kanci/Palikanci (26 km), tol Kanci-Pejagan (35 km), tol Semarang ABC (24,75 km), dan tol Surabaya-Gempol (49 km).

Adapun empat tol lainnya, menurut Herry, baru beroperasi sebagian, yaitu tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II dari Pejagan hingga Brebes Timur (20,20 km), tol Semarang-Solo seksi I dan II dari Semarang hingga Bawen (22,95 km), tol Kertosono-Mejokerto seksi I dan III (19,43 km), serta tol Mojokerto-Surabaya seksi IA dan IV (18,14 km).

Enam tol lain, kata Herry, masih dalam tahap konstruksi, yaitu tol Pemalang-Batang (39,2 km), Batang-Semarang (75 km), Solo-Ngawi (90,10 km), Ngawi-Kertosono (87,02 km), Gempol-Pasuruan (34,15 km), dan tol Pasuruan-Probolinggo (31,3 km). ‚ÄúSelanjutnya tersisa satu ruas yang masih dalam proses tender, yaitu tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 170,36 km,‚ÄĚ tutur dia. ™

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/total-jalan-tol-beroperasi-capai-989-km/159676

new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, SEMARANG‚ÄĒPemprov Jawa Tengah menekankan ruas tol Salatiga-Bawen dapat dilalui secara fungsional dua arah oleh pemudik Lebaran mulai 7 Juni mendatang.

‚ÄúSaya tekankan mulai 7 Juni 2017, Bawen-Salatiga sudah dilalui dua arah. Salatiga-Bawen dan Bawen-Salatiga dan belum bayar. Truk sama bus tidak boleh. Ini hanya untuk kendaraan kecil,‚ÄĚ kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng, Jumat (19/5).

Dia menjelaskan ruas tol Salatiga-Bawen terdiri atas empat lajur, yaitu dua lajur kanan dan dua lajur kiri dan sudah didirikan pembatas. Sri Puryono juga mengklarifikasi, tidak semua ruas tol Trans Jawa sudah bisa fungsional menjelang mudik Lebaran tahun ini. Terdapat sejumlah titik yang harus memperoleh perhatian pemudik.

‚ÄúKemarin pemahaman dari masyarakat itu kan tol bisa difungsionalkan semua dari Jakarta sampai Jatim. Tidak,‚ÄĚ tegasnya.

Pihaknya menjelaskan, pemudik yang berkendara di tol Brebes dapat keluar di Gringsing yang secara normatif beroperasi hingga pukul 17.00 WIB. Usai keluar di Gringsing, pemudik bisa menempuh jalan nasional Pantura. Kemudian masuk Tol Salatiga melalui Mangkang.

Di tol Salatiga, apabila pemudik akan berkendara ke arah Boyolali dapat keluar di Tingkir. Sementara itu, pemudik yang berkendara menuju Jawa Timur dapat keluar di Gemolong, Sragen.

Khusus untuk Tol Batang, Sri Puryono mengimbau pemudik ekstra hati-hati. Sebab, ada sejumlah tikungan dan tanjakan yang belum memenuhi standar jalan tol.

ets-small

Pasuruan detik – Sebagian segmen dari seksi I ruas tol Gempol-Pasuruan siap dioperasikan setidaknya pada akhir Maret ini. Segmen tersebut merupakan segmen Bangil menuju Rembang sepanjang 7,1 kilometer (Km) menyusul rampungnya jalan tol tersebut.

Saat ini, ruas tol yang akan dioperasikan tersebut tengah dilakukan uji kelayakan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang mewakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku stakeholder terkait, termasuk Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Berdasarkan pantauan detikFinance, jalan yang membentang sepanjang 7,1 km dari Bangil sebagai pintu masuk tol hingga menuju gerbang tol Rembang telah rampung konstruksinya 100%. Pada sepanjang badan jalan tol, tak ada lagi pengerjaan konstruksi yang menghambat jalan.

Segmen Bangil-Rembang merupakan satu dari dua segmen pada seksi I ruas tol Gempol-Pasuruan. Saat ini, sisa segmen lainnya, yakni dari Gempol menuju Bangil progres konstruksinya telah mencapai 98%. Namun lantaran masih adanya sebagian kecil lahan yang belum bebas di badan jalan tadi membuat seksi I belum bisa dibuka secara penuh.

“Kemarin kami sudah bicara dengan panitia pelaksana pengadaan tanah, ditargetkan April ini sudah tuntas (lahan yang belum bebas). Sehingga kalau benar April sudah tuntas, kami akan lakukan penyelesaian, menjelang Lebaran itu sudah bisa nyambung,” kata Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, Agus Purnomo saat ditemui di ruas tol Gempol-Pasuruan, Pasuruan, Rabu (15/3/2017).

Dengan dibukanya segmen Bangil-Rembang sepanjang 7,1 km ini diharapkan menjadi awal pengenalan proyek jalan tol ini kepada masyarakat, sambil menunggu seksi I rampung seluruhnya sebelum Lebaran tiba.

“Sebetulnya dengan dibukanya seksi dari Bangil ke Rembang ini, kami ingin mengenalkan ke masyarakat lebih dulu. Meskipun mungkin traffic masih sangat rendah (1000 LHR), tapi paling tidak dengan kita buka ini, ini merupakan sosialisasi ke masyarakat, paling enggak pas nanti sudah nyambung sampai Gempol, mereka sudah tahu,” pungkasnya. (ang/ang)

ets-small

Jakarta detik- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan mudik tahun ini, masyarakat bisa melewati jalan tol yang telah terbangun dari Jakarta hingga Semarang.

Untuk yang telah beroperasi, Basuki memastikan jalan tol hingga Pemalang bisa dilalui.

“Kalau untuk tol, misalnya Trans Jawa, semua 661 km InsyaAllah akan selesai beroperasi 2018. Tapi jangka pendeknya untuk mudik 2017 ini saya targetkan kalau operasi sampai Pemalang. Kemudian juga yang Semarang-Solo. Sampai Salatiga itu operasi sampai dengan mudik ini. Tapi tanah dari Salatiga sampai Solo itu sudah 100%. Sekarang tinggal konstruksinya,” katanya saat ditemui usai Diskusi Media di Cafe Kembang Kencur, Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Setelah dari Pemalang, pemudik juga bisa melanjutkan sampai ke Semarang dengan status fungsional alias gratis. Bahkan pemudik yang menggunakan tol dari Jakarta pada Lebaran tahun ini dijamin tak akan lagi berdesakan di Brebes Timur alias Brexit, namun bisa melanjutkan perjalanan hingga Ngaliyan di Semarang.

“Kalau yang di Kelonengan, Dermoleng, yang ke arah dari Brebes ke Prupuk sekarang juga sedang dibikin 4 lintasan sebidang dengan kereta api. Itu mudah-mudahan dua minggu sebelum mudik selesai. Itu untuk titik kemacetan yang Brebes mau ke Prupuk,” tutur Basuki.

“Itu dua lajur hanya ke Semarang. Dua lajur ke arah Semarang bisa fungsional sampai Ngaliyan di Semarang. Selanjutnya Solo-Sragen-Ngawi-Kertosono 2017 ini juga bisa fungsional. Tapi 2018 operasional,” pungkasnya. (mkj/mkj)

ets-small

Bisnis.com, JAKARTA –¬† Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat optimistis Tol Trans-Jawa sepanjang 661 kilometer dapat tersambung pada 2018 karena pembebasan lahannya secara keseluruhan sudah 91%.

“Karena itu kami yakin Tol Trans-Jawa pada 2018 bisa tersambung seluruhnya,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab pers usai rapat percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil di Jakarta, Kamis.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki yakni Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ.

Menteri Basuki mengungkapkan progres ruas tol Trans Jawa yang belum tersambung saat ini yakni ruas Batang-Brebes-Semarang, sepanjang 152 km dan pembebasan lahannya telah mencapai 91 persen dan tinggal memproses pencairan pembayaran sehingga dua minggu ke depan akan rampung 100%.

“Sementara ruas tol Semarang-Salatiga dan Salatiga-Solo sudah 100% pembebasan lahannya. Ruas tol Solo-Kertosono-Ngawi sepanjang 180 km ditargetkan pembebasan lahannya akan selesai pada Februari ini,” ujar Menteri Basuki.

Sementara untuk pembangunan Tol Trans Sumatera, dikatakan Menteri Basuki progresnya sudah mencapai 62%, sehingga pada 2017 ini sebagian ruas tol sudah dapat dioperasikan.

“Bakauheni-Terbanggi Besar mudah-mudahan sudah dapat dioperasikan 2017 ini. Palembang-Indralaya bisa dioperasikan Juni ini, Medan-Binjai akan dioperasikan juga 2017 ini. Kemudian kita juga sudah mulai kerjakan ruas Pekanbaru-Dumai,” ujar Menteri Basuki.

Secara umum dari hasil rapat tersebut, menurut Menteri Basuki penanganan lahan tidak terdapat masalah sehingga pembangunan dapat dikerjakan sesuai rencana.

Menteri Basuki mengaku sangat terbantu dengan adanya dana talangan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang terserap untuk proyek jalan tol hingga Desember 2016 sebesar Rp15,75 triliun.

“Untuk di 2017 dana talangan LMAN sebesar Rp20 triliun yang dialokasikan untuk tol sebesar Rp13 triliun, sementara sisanya untuk pelabuhan, kereta api dan lainnya,” ungkapnya.

ets-small

JAKARTA okezone ‚Äď Arus lalu lintas mudik Lebaran 2017 dari Jakarta ke daerah-daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur diyakini lebih lancar.

Ini setelah pemerintah memastikan Jakarta- Semarang akan tersambung tol tanpa putus pada pertengahan tahun ini. Tiga ruas tol yang menghubungkan Jakarta-Semarang, yakni Pejagan- Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang, bisa fungsional dilalui pemudik pada musim mudik Lebaran 2017 pada Juni mendatang.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, progres konstruksi pembangunan ruas jalan tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25% dan pembebasan lahannya mencapai 98%. Untuk diketahui, tol Pejagan-Pemalang secara keseluruhan memiliki panjang 57,5 km, terdiri atas empat seksi. Seksi 1 dan 2 hingga keluar di Brebes Timur telah dioperasikan pada Juni 2016 lalu. Adapun ruas tol Pemalang- Batang memiliki panjang 39 km. Saat ini progres konstruksi ruas tol Pemalang-Batang mencapai 6,63% dan pembebasan lahan 80,80%.

Kemudian untuk ruas tol Batang-Semarang yang telah groundbreaking pada April 2016, beberapa lokasi sudah dapat dilalui. Ruas yang memiliki panjang 75 km tersebut terdiri atas 5 seksi. Progres konstruksinya telah mencapai 10,95%, sementara pembebasan lahannya 65,15%.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis kemarin menuturkan, Kementerian PUPR bersamaBadanUsahaJalanTol, yakni Jasa Marga, Waskita, dan Sumber Mitra Jaya, sepakat menjaga ritme pekerjaan dan bisa selesai tepat waktu secara fungsional.

Keberadaan tol Jakarta- Semarang ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan arus mudik Lebaran 2017. ‚ÄúKunjungan kali ini ada dua tujuannya, yaitu memastikan jalan tol trans-Jawa Jakarta- Surabaya sepanjang 650 km ditargetkan selesai 2018. Kedua, untuk meyakinkan mudik 2017 akan bisa tembus tidak hanya sampai ke Pemalang, tapi akan bisa sampai ke Ngaliyan, Semarang. Walaupun fungsional, sudah dilapisi beton,‚ÄĚ tutur Menteri Basuki. Menteri PUPR akhir pekan lalu melakukan kunjungan ke ruas tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Arie Setiadie Moerwanto, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Rahman Arif, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Achmad Herry Marzuki dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja.

Dengan fungsionalnya jalan tol trans-Jawa sampai Semarang, alternatif untuk rekayasa lalu lintas semakin banyak. Arus lalu lintas mudik Lebaran 2017 akan terpecah, tidak lagi terfokus di Brebes Timur seperti tahun lalu. ‚ÄúKalau nanti di Ngaliyan itu berfungsi, arus dapat terpecah di Brebes untuk langsung menuju Purwokerto. Jadi sudah banyak alternatif untuk rekayasa lalu lintas,‚ÄĚ paparnya.

Fly Over di Brebes

Di bagian lain, demi memperlancar arus lalu lintas, Kementerian PUPR juga berencana membangun empat jalan layang (fly over) di wilayah Kabupaten Brebes dan Tegal tahun ini. Di Kabupaten Brebes, fly over akan dibangun di Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan, dan Kretek, Kecamatan Paguyangan. Dua wilayah tersebut selama ini menjadi titik rawan macet di jalur tengah Brebes saat musim arus mudik dan balik Lebaran karena keberadaan perlintasan KA sebidang.

Perlintasan KA Dermoleng harus dilewati pemudik yang hendak menuju ke Bumiayu dan Purwokerto dari arah jalan pantura atau tol Pejagan atau sebaliknya. Selain keberadaan perlintasan KA, kemacetan selalu terjadi di titik tersebut karena kondisi ruas jalan yang hanya dua lajur dan adanya aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar perlintasan. Menurut Lukman, 43, seorang warga yang memiliki warung di Pertigaan Dermoleng, pada hari normal, kemacetan selalu terjadi pada pagi dan sore hari.

‚ÄúHari biasa saja selalu macet apalagi nanti kalau arus mudik. Macetnya pasti tambah parah,‚ÄĚ katanya. Setiap musim mudik Lebaran, jalur tengah Dermoleng difungsikan sebagai salah satu jalur pemecah kendaraan yang keluar dari pintu keluar tol Pejagan. Jika kepadatan kendaraan yang menuju ke jalur pantura melalui Pertigaan Pejagan, Bulakamba, sudah tinggi, kendaraan akan diarahkan menuju ke Dermoleng lalu menggunakan jalur alternatif Ketanggungan-Jatibarang- Slawi-Tegal.

Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di perlintasan KA Kretek yang berada di ruas jalan Bumiayu-Purwokerto. Pemudik mesti menghadapi kemacetan panjang di ruas tersebut setiap kali kereta melintas. Keberadaan truk bermuatan berat yang berjalan lambat dan mogok di tengah jalan juga kerap memperparah kemacetan. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Brebes Satibi mengatakan, pembangunan fly over di Dermoleng dan Kretek dapat mengatasi kemacetan yang sering terjadi saat arus mudik Lebaran.

‚ÄúDari survei yang kami lakukan dengan Satlantas Polres Brebes, memang harus dibangun fly over di dua perlintasan itu agar tidak terjadi kemacetan,‚ÄĚ kata Satibi kemarin. Menurut Satibi, tidak hanya untuk mencegah kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran, keberadaan fly over juga diperlukan karena cukup tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas jalan Dermoleng dan Kretek setiap harinya. ‚ÄúDitambah di situ tidak ada jalur alternatif lain,‚ÄĚ katanya.

Satibi menyebut, selain di Dermoleng dan Kretek, pembangunan fly over juga diperlukan di pertigaan Pejagan, Kecamatan Bulakamba. Sebab di ruas itu juga terdapat perlintasan KA sebidang yang kerap memicu kemacetan saat arus mudik Lebaran, terutama bagi kendaraan pemudik yang keluar dari exit toll Pejagan dan hendak menuju ke jalan pantura. ‚ÄúTapi untuk di Pejagan sejauh ini belum ada rencana dibuat fly over. Selain itu pembangunannya juga pasti membutuhkan biaya besar,‚ÄĚ ucapnya.

Terkait waktu pelaksanaan pembangunan, Satibi mengaku belum mengetahuinya. Dia hanya memastikan sudah siapnya pihak ketiga yang akan melaksanakan pembangunan. ‚ÄúKemungkinan pembebasan lahannya sudah mulai. Yang lebih tahu dari Bina Marga,‚ÄĚ ucapnya. Di Kabupaten Tegal, fly over rencananya dibangun di perlintasan KA Klonengan, Desa Prupuk Utara dan perlintasan KA Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari.

Kedua titik tersebut merupakan titik simpul kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Brebes, Purwokerto, dan Tegal. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Haron Bagas Prakosa mengungkapkan, pembangunan fly over akan dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Satker Bina Marga. ‚ÄúProses lelangnya sudah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Nanti yang melaksanakan Satker Bina Marga sebagai pemenang lelang,‚ÄĚ kata Haron. Haron menyebut total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan dua fly over tersebut mencapai Rp 190 miliar.

Perinciannya Rp 125 miliar untuk pembangunan fly over di Klonengan dan Rp 65 miliar di Prupuk Selatan. Meski demikian, dia belum dapat memastikan kapan pengerjaan pembangunan mulai dilakukan, termasuk desain fly over tersebut. Sebab pembangunan sepenuhnya kewenangan dan dilakukan pemerintah pusat.

‚ÄúKami dari pemkab hanya memberikan rekomendasi atau usulan perlintasan sebidang yang perlu dibangun fly over. Kami usulkan salah satunya di Klonengan karena itu merupakan jalur nasional,‚ÄĚ ujarnya.

(rai)

new-chin-year-dragon-02

Karanganyar detik – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek progres pembangunan tol Trans Jawa di ruas Solo-Kertosono. Menurut Jokowi, di 2019 nanti akan tersambung 1.200 Kilometer tol.

“Kita harapkan sambung dari barat sampai ke timur di Pulau Jawa ini kurang lebih nanti 2019, sambung semuanya. Kurang lebih 1.200 kilometer. Dan juga tentu saja untuk jalan-jalan tol yang ada di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi yang Bitung Manado kita lihat progresnya baik,” ujar Jokowi usai meninjau ruas tol Solo-Kertosono di Waru, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu sore (15/10).¬†¬†Sedangkan dalam kurun waktu 2017 hingga 2018 nanti akan ada 3 ruas tol Trans Jawa yang diselesaikan.

“Alhamdullilah progres di lapangan tidak ada masalah. Saya sudah bertanya pada pelaksananya. Nanti tol Semarang-Solo akan diselesaikan Mei 2018. Solo-Ngawi diselesaikan Oktober 2017. Dan Ngawi-Kertosono pada tahun 2018, ” jelasnya.

Tol Semarang-Solo sepanjang 75,67 km, tol Solo-Ngawi sepanjang 90,10 km dan Ngawi-Kertosono sepanjang 87,02 km merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Jawa yang mempunyai peranan penting dalam memperlancar arus transportasi yang dapat berdampak pada pertumbuhan sektor rill, sekaligus menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. (mbr/hns)

ets-small

Liputan6.com, Jakarta Pemerintahan Presiden Joko Widodo- Wapres Jusuf Kalla terus mendorong pembiayaan investasi di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk suntikan modal pemerintah terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggarap proyek infrastruktur.

Salah satunya akan diwujudkan melalui pembangunan jalan tol Trans Jawa sepanjang 1.000 kilometer (km) yang ditargetkan rampung 2018.

“Kami akan fokus mendorong infrastruktur pembiayaan non APBN, tidak lagi menggunakan belanja Kementerian/Lembaga, tidak lagi pakai Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk proyek tol Trans Jawa,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro di Jakarta, seperti ditulis Minggu (23/10/2016).

Lebih jauh dia mengakui, pemerintah ingin merealisasikan pembangunan proyek jalan tol Trans Jawa di akhir 2018. Utamanya jalan tol rute Jakarta-Surabaya. Proyek ini sudah ditugaskan kepada BUMN, seperti PT Hutama Karya, PT Jasa Marga Tbk, PT Wijaya Karya Tbk.

“Untuk membangunnya, mereka butuh tambahan modal. Pinjaman banyak tersedia di bank, tapi masalahnya mereka kekurangan ekuitas. Karena itu, kami dorong skema ekuitas akan disediakan BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, PT SMI, serta pertama kalinya didorong dana pensiun masuk langsung ke proyek infrastruktur,” jelas Bambang.

Dengan demikian, dia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan, Taspen atau perusahaan dana pensiun tidak lagi hanya mengandalkan imbal hasil dari deposito di perbankan maupun pembelian Surat Utang Negara (SUN) karena mereka masuk ke proyek sektor riil.

“Melalui cara ini diharapkan financial closing proyek tol Trans Jawa selesai November atau Desember ini, sehingga BUMN bisa bangun semua ruas pada 2017 dan merampungkannya di akhir 2018. Di mana Jakarta-Surabaya sudah terhubung jalan tol,” harap Bambang.

Adapun rute jalan tol yang masuk proyek Trans Jawa dengan perkiraan kebutuhan investasi Rp 40,37 triliun, antara lain :

Cinere-Serpong sepanjang 10,1 kilometer (km)
Depok-Antasari 12,1 km
Cimanggis-Cibitung 26,4 km
Bekasi-Cawang-Kampung Melayu 11 km
Ciawi-Sukabumi 54 km
Kanci-Pejagan 35 km
Pejagan-Pemalang 57,5 km
Pemalang-Batang 39,2 km
Batang-Semarang 75 km
Solo-Ngawi 90,1 km
Ngawi-Kertosono 87 km
Pasuruan-Probolinggo 31,3 km. (Fik/Nrm)

doraemon

JAKARTA bisnis.com ‚ÄĒ Badan Pengatur Jalan Tol mengusulkan 25 ruas jalan tol baru baik ruas prakarsa maupun nonprakarsa dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional. Dengan demikian, proyek-proyek itu memperoleh jaminan pembayaran dana talangan lahan dari Lembaga Manajemen Aset Negara.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan ruas jalan tol yang diajukan merupakan proyek yang telah menjadi komitmen dari pemerintah pusat supaya target pembangunan 1.000 kilometer jalan tol baru tercapai pada 2019.

Akan tetapi, proyek-proyek itu belum tercantum dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

‚ÄúMisalnya Pasuruan‚ÄĒProbolinggo dan Probolinggo-Banyuwangi tidak masuk PSN. Padahal Presiden minta selesai 2019. Masak gara-gara bukan PSN tidak dikerjakan. Nanti target tidak tercapai. Makanya kami usulkan karena syaratnya harus PSN,‚ÄĚ ujarnya, Selasa (11/10).

Daftar usulan proyek-proyek jalan tol itu telah disampaikan dalam surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian sejak 27 Juli 2016.

Mengacu pada daftar tersebut, sebagian besar ruas baru yang diusulkan merupakan bagian dari jaringan tol Trans Sumatra seperti ruas Sigli‚ÄĒBanda Aceh sepanjang 75 kilometer dengan investasi Rp12,94 triliun dan Binjai‚ÄĒLangsa sepanjang 110 kilometer dengan investasi Rp18,82 triliun.

Ada juga jaringan Trans Jawa seperti Pasuruan‚ÄĒProbolinggo dan Probolinggo‚ÄĒBanyuwangi serta non Trans Jawa seperti Semarang‚ÄĒDemak dan Sukabumi‚ÄĒCiranjang‚ÄĒPadalarang.

Sementara itu, tiga proyek di antaranya merupakan proyek prakarsa badan usaha yakni Krian‚ÄĒLegundi‚ÄĒBunder‚ÄĒManyar sepanjang 39 km dengan nilai investasi Rp7 triliun yang diusulkan oleh PT Waskita Karya.

Selain itu, ada juga Jakarta‚ÄĒCikampek II Elevated senilai Rp14,13 triliun, serta Jakarta‚ÄĒCikampek II sisi selatan dengan nilai investasi Rp17,77 triliun yang diusulkan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Menanggapi hal tersebut, Komisi Percepatan Penyediaan Infratsruktur Prioritas (KPPIP) menyatakan telah menerima usulan tambahan proyek yang akan dimasukkan dalam revisi Daftar Proyek Strategis Nasional dan tengah melakukan evaluasi terhadapnya.

Direktur Program KPPIP Rainier Haryanto menyatakan sesuai dengan Perpres No.3/2016, maka pelaksanaan evaluasi menjadi tanggung jawab dari KPPIP.

Dia menjelaskan hingga kini evaluasi telah melalui tahap eselon I dan tengah menanti persetujuan dari setidaknya empat kementerian anggota KPPIP untuk melakukan penambahan ataupun pengurangan proyek.

Setelah memperoleh persetujuan dari para kementerian terkait, maka usulan tersebut akan dibawa kepada Presiden untuk ditetapkan kembali melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres).

‚ÄúDaftar PSN ini kan bukan harga mati, semua daftar ini harga hidup. Hanya saja review memang dilakukan secara periodik, tidak serta merta. Sekitar enam bulan sekali perlu direview,‚ÄĚ katanya Selasa (11/10)

Menurutnya terdapat tiga kriteria yang digunakan dalam mempertimbangkan sebuah proyek masuk dalam Proyek Strategis Nasional yakni secara dasar, strategis, dan operasional.

Secara umum, dia menyebut nilai proyek tersebut harus dia atas Rp100 miliar serta memiliki nilai strategis ekonomi. Selain itu katanya juga terdapat kementerian teknis yang bertanggung jawab untuk mendorong proyek tersebut.

Ketua Tim Implementasi KPPIP Wahyu Utomo mengatakan sekitar 50% dari PSN yang berjumlah total 225 proyek, telah memasuki fase konstruksi, sementara itu sisanya masih dalam tahap persiapan dan proses lelang untuk mencari investor.

Pemerintah menargetkan seluruh proyek strategis nasional telah memasuki proses konstruksi selambat-lambatnya pada 2018. Saat ini pihaknya tengah mengevaluasi permasalahan yang menghambat pelaksanaan proyek tersebut, untuk dilaporkan kepada Menteri Koordinator Perekonomian.

‚ÄúDi sektor kelistrikan yang 35 gigawatt itu ada beberapa proyek yang sudah teken tapi belum masuk konstruksi karena masalah lahan.‚ÄĚ

Usulan proyek ‚Äď proyek Jalan Tol untuk dicantumkan dalam Proyek Strategis Nasional sebagaimana telah disampaikan dalam Surat Menteri PUPR Kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

No Nama Proyek Jalan Tol Panjang

(Km)

Biaya Investasi

(Rp. Triliun)

1 Pasuruan ‚Äď Probolinggo

31,30

3,55

2 Probolinggo ‚Äď Banyuwangi

170,36

18,4

3 Krian ‚Äď Legundi ‚Äď Bunder ‚Äď Manyar *)

39

7

4 Jakarta ‚Äď Cikampek II Elevated *)

36,4

14,13

5 Jakarta ‚Äď Cikampek II Sisi Selatan (Jatiasih ‚Äď Cipularang ‚Äď Sadang) *)

64

17,77

6 Jembatan Suramadu

20,9

(pemeliharaan)

7 Yogyakarta ‚Äď Solo

40,49

2,33

8 Semarang ‚Äď Demak

23,99

2,96

9 Sukabumi-Ciranjang-Padalarang

61

5,03

10 Sigli ‚Äď Banda Aceh

75

12,944

11 Binjai ‚Äď Langsa

110

18,823

12 Tebing Tinggi ‚Äď Pematang Siantar ‚Äď Prapat ‚Äď Tarutung ‚Äď Sibolga

200

19,778

13 Bukittinggi ‚Äď Padang Panjang ‚Äď Lubuk Alung ‚Äď Padang

55

7,874

14 Betung (Sp. Sekayu) ‚Äď Tempino ‚Äď Jambi

191

21,318

15 Jambi ‚Äď Rengat

190

25,363

16 Rengat ‚Äď Pekanbaru

175

24,824

17 Dumai ‚Äď Sp. Sigambal ‚Äď Rantau Prapat

175

22,488

18 Rantau Prapat ‚Äď Kisaran

100

17,138

19 Langsa ‚Äď Lhokseumawe

135

21,765

20 Lhokseumawe ‚Äď Sigli

135

21,786

21 Simpang Indralaya ‚Äď Muara Enim

110

10,288

22 Muara Enim ‚Äď Lahat ‚Äď Lubuk Linggau

125

14,587

23 Lubuk Linggau ‚Äď Curup ‚Äď Bengkulu

95

11,301

24 Pekanbaru ‚Äď Bangkinang ‚Äď Payakumbuh ‚Äď Bukit Tinggi

185

28,720

25 Batu Ampar ‚Äď Muka Kuning ‚Äď Bandara Hang Nadim

25

2,100

*) Proyek Prakarsa

Sumber: BPJT,2016

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA bisnis ‚ÄĒ Pada bulan ini, Badan Pengatur Jalan Tol akan mengumumkan perusahaan yang lulus tahap prakuaifikasi untuk menjadi peserta lelang proyek jalan tol Serang‚ÄĒ-Panimbang sepanjang 84 kilometer di Banten.

Kepala Panitia Lelang Pengusahaan Jalan Tol Eka Pria Anas mengatakan setelah batas terakhir pengumpulan dokumen prakualifikasi pada 25 Juli 2016 tercatat ada empat badan usaha yang menyerahkan dokumen prakualifikasi ruas yang menelan investasi mencapai Rp10 triliun itu.

Keempat badan usaha tersebut, yakni PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, PT Waskita Karya Tbk., PT Bangun Cipta Sarana, serta konsorsium PT Wijaya Karya Tbk.‚ÄĒPT Jababeka Tbk.‚ÄĒPT Pembangunan Perumahan Tbk.

‚ÄúAgustus pekan ketiga, kami targetkan sudah ada pengumuman badan usaha yang lulus prakualifikasi,‚ÄĚ katanya, belum lama ini.

Peserta Lelang adalah peminat yang telah dinyatakan lulus prakualifikasi oleh panitia, diundang mengikuti pelelangan jalan tol oleh panitia, mengambil dokumen lelang, serta menyampaikan dokumen penawaran kepada panitia sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengungkapkan penetapan pemenang tender ruas Serang‚ÄĒPanimbang akan diketahui tahun ini. Dia mengatakan telah bersepakat dengan badan usaha yang berminat meng garap ruas tol tersebut untuk mempercepat tahapan pembangunan jalan tol meskipun pembebasan lahan belum di lakukan.

‚ÄúIdealnya proses itu harus bertahap, lahan ada baru kami bawa ke pasar, tapi karena ada target yang harus dicapai, kami modifikasi sedikit. Kabar baiknya badan usaha itu mau dan mendukung,‚ÄĚ ka tanya, Jumat (12/8). Dia menuturkan pihaknya melakukan pelelangan dengan mengandalkan penetapan lokasi dari Gubernur Banten.

Proses pengadaan lahan Serang‚ÄĒ Panimbang akan dilakukan setelah penunjukan badan usaha pemenang tender sehingga dapat berjalan berjalan secara simultan dengan konstruksi.

Menurut Herry, ruas Serang‚ÄĒ Panimbang merupakan satu dari empat paket proyek jalan tol yang masuk ke dalam 30 proyek prioritas yang akan dibangun hingga 2019. Paket lainnya, yakni jalan tol Manado‚ÄĒ Bitung sepanjang 39 km, Balikpapan‚ÄĒ Samarinda 99 km, dan paket delapan ruas prioritas Trans-Sumatra.

Herry melanjutkan ruas tol lainnya yakni Balikpapan‚ÄĒSamarinda dengan nilai investasi Rp9,97 triliun juga dalam tahap persiapan konstruksi mengingat lahan yang terbebaskan sudah cukup signifikan.

Adapun, delapan ruas prioritas Trans-Sumatra ditargetkan tahun ini bisa dilakukan penandatanganan kontrak ruas Tebing Tinggi‚ÄĒKisaran sepanjang 60 km. ()

doraemon

JAKARTA kontan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menargetkan hingga akhir Desember 2016  pembebasan tanah untuk lahan tol trans Jawa dapat terselesaikan sampai Semarang. Dengan demikian, pada akhir tahun 2017 mendatang jalur tol tersebut sudah dapat dioperasikan.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PU-Pera, Endra S. Atmawidjaja mengatakan, ruas jalan tol yang dikebut pengerjaanya tersebut ialah Seksi III (Brebes Timur-Tegal Timur) dan IV (Tegal Timur-Pemalang) ruas jalan Tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang.

Endra menambahkan,

  • pengadaan lahan untuk ruas tol Brebes Timur-Pemalang sepanjang 38,6 kilometer (km) pada September 2016 sudah selesai.
  • Kemudian Pemalang-Batang sepanjang 39 km dapat terselesaikan pembebasan tanahnya pada bulan Oktober dan
  • ruas Batang-Semarang sepanjang 75 km pembebasan tanahnya ditargetkan selesai pada Desember 2016.

‚ÄúJadi kami harapkan secara agregat untuk ruas yang tersisa sampai Semarang pada Desember sudah selesai semua,‚ÄĚ kata Endra, akhir pekan lalu. Dengan terselesaikan persoalan pembebasan tanah tersebut maka pengerjaan fisik jalan tol juga dapat dilakukan secara paralel tanpa harus menunggu terbebaskan seluruhnya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, panjang ruas tol yang harus segera di selesaikan mulai dari Brebes Timur hingga Semarang panjangnya mencapai 150 km. Pada musim mudik tahun depan, jalur tersebut diharapkan sudah dapat difungsikan.

Untuk mencapai target percepatan proses pengadaan lahan di ruas-ruas jalan tol menggunakan skema dana talangan tanah dari badan usaha. Pemerintah nantinya akan mengganti dana talangan tersebut melalui dana Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang dibentuk Kementerian Keuangan (Kemkeu).

Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan, pembangunan tol Trans Jawa dapat terselesaikan seluruhnya dalam dua tahun. Agar proyek tersebut bisa berjalan sesuai harapan, dia memerintahkan jajarannya untuk kerja keras. Berkaitan dengan pembebasan lahan dia menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengkomunikasikannya dengan baik ke masyarakat

doraemon

Bisnis.com, JAKARTA– Pemerintah memprioritaskan ruas Probolinggo–Banyuwangi sepanjang kurang lebih 171 km untuk dilelang bulan depan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono menyatakan hal itu dilakukan secepatnya untuk mengejar target ruas itu terselesaikan pada 2019

” Mulai prakualifikasinya harus bisa pertengahan bulan depan. Pasti kami siapkan, sudah perintah,” katanya Kamis(14/7) usai rapat di kementerian BUMN.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan percepatan dan penambahan ruas ini merupakan komitmen yang telah disepakati oleh Presiden dan pihaknya.

“Ini dulu yang pasti dilelang, yang ruas lain bisa menyusul ,” tegasnya

Lewat penambahan ruas ini maka tol trans Jawa dari Merak hingga Banyuwangi akan memiliki panjang total sekitar 1.351 km. Selain itu dia menargetkan dengan lelang yang dipercepat, maka konstruksi dapat dilakukan akhir tahun ini.

Herry memperkirakan nilai investasi untuk ruas ini akan mencapai sekitar Rp20 triliun.Namun ujarnya mengingat keterbatasan anggaran,pemerintah belum berencana untuk memberikan dukungan pendanaan

“Sementara kami rencanakan lepas full untuk swasta. Kalau nantinya memang butuh dukungan akan seperti Serang– Panimbang dalam bentuk service payment,”imbuhnya

Sebelumnya tol Serang–Panimbang yang tengah dalam tahap lelang mendapatkan dukungan pemerintah melalui mekanisme hibrid akibat pemerintah tak mampu mengalokasikan pendanaan untuk konstruksi awal.

reaction_1

Bisnis.com, JAKARTA– Tiga Badan Usaha Jalan Tol melakukan amendemen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol untuk menambah dana talangan di Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan. Lewat komitmen penambahan ini maka dana talangan lahan yang terkumpul mencapai Rp20,6 triliun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menjelaskan tiga badan usaha yang melakukan amendemen PPJT pada hari ini Kamis (14/7) yakni PT Jasamarga Semarang Batang, PT Pemalang Batang Tollroad dan PT Marga Kunciran Cengkareng

Dia memerinci besaran dana talangan yang disediakan masing-masing badan usaha yakni Batang Semarang Rp548 miliar menjadi Rp4,7 triliun, Pemalang‚ÄĒBatang Rp100 miliar menjadi Rp1,3 triliun, dan Cengkareng‚ÄĒBatu Ceper ‚ÄďKunciran dari Rp500 miliar menjadi Rp1,8 triliun.

Dia mengatakan penambahan dana talangan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan lahan, guna mengejar target operasional tol Trans Jawa pada 2018, dan seluruh ruas tol lainnya pada 2019.

‚ÄúPengadaan lahan Trans Jawa harus selesai Desember 2016 jadi tidak bisa pilah-pilah, ada tanah bayar sesuai tagihan di lapangan, kan sudah banyak. Ini akan dikawal tiap dua minggu oleh Pak Menteri,‚ÄĚ ujarnya, Kamis (14/06).

Sebagai informasi hingga Juli ini total dana talangan yang terhimpun dari 35 badan usaha mencapai Rp20,6 triliun dari yang semula tercatat sebanyak Rp14 triliun. Jumlah tersebut termasuk dengan kontribusi tiga ruas baru yang diteken beberapa waktu lalu, yaitu Pandaan‚ÄĒMalang Rp1,3 triliun, Manado‚ÄĒBitung Rp816 miliar, dan Balikpapan‚ÄĒSamarinda Rp1,9 triliun.

Direktur Keuangan JSMR Anggiasari Hindratmo mengatakan bertambahnya dana talangan yang dilakukan JSMR itu sebagai dampak permintaan Badan Pertanahan Negara yang ingin menuntaskan pembebasan lahan 100%.

Dia menyatakan manajemen tak berkeberatan menambah dana talangan untuk bisa mempercepat konstruksi

“Awalnya kami hanya mau bebaskan semampu kami, tapi dari BPN minta dibebaskan 100%, jadi nggak papa,” ujarnya

ezgif.com-resize

JAKARTA okezone- Pembangunan jalan tol Trans Jawa yang panjangnya 661 kilometer (km) mulai dari Merak hingga Surabaya ditargetkan akan selesai pada 2018. Untuk persiapan mudik Lebaran 2016, Basuki mengatakan ruas tol yang belum selesai dapat digunakan secara fungsional.

“Dari Bawen-Salatiga fungsional untuk digunakan, jalan tol ruas tersebut belum selesai karena masih ada pekerjaan pembangunan Jembatan Tuntang,” ujar Basuki seperti dilansir situs Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Menurutnya, pembangunan tol di Indonesia lambat sedangkan jumlah kendaraan semakin meningkat sehingga pembangunan tol terus dikejar. Ia memperkirakan ruas-ruas tol baru, termasuk tol yang fungsional bisa mengurangi kepadatan lalu lintas hingga 40 persen.

‚ÄúJalan Tol Trans Jawa sekarang sudah sekitar 30-40 persen yang beroperasi, sisanya sudah under construction,‚ÄĚ ucapnya.

(Baca Juga: Jokowi Minta Tol Trans Jawa Dipercepat)

Basuki menyampaikan bahwa dalam pembangunan jalan tol pembebasan lahan masih sulit, terutama di Ruas Ngawi-Kertosono karena ada lahan Perhutani. ‚ÄúDengan keterbatasan dana APBN, pembangunan jalan tol pun menggunakan dana talangan dari BUJT (Badan Usaha Jalan Tol),‚ÄĚ ujarnya.

Untuk pembangunan jalan tol Trans Jawa sudah terbayar Rp450 miliar untuk pembebaskan lahan yang nanti akan diganti setelah APBN-P keluar plus bunga (BI rate). Sementara untuk di Lampung sudah Rp380 miliar dari dana talangan.

“Kami juga tengah mengerjakan jalur selatan, jika tidak, seberapa lama jalur utara (pantura) bertahan. Jalur selatan yang sedang dikerjakan antara lain ruas Cileunyi-Tasikmalaya-Yogyakarta,‚ÄĚ katanya.

Terkait dengan mudik Lebaran 2016, Basuki menyebutkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah sarana transportasi yaitu jalan. Kedua adalah manajemen yaitu pengaturan jalan oleh Kementerian Perhubungan serta Polri dan ketiga adalah perilaku pengendara.

Selain membuka jalan tol secara fungsional, hal lain yang dilakukan pemerintah untuk kelancaran arus mudik adalah integrasi sistem pembayaran jalan tol. Saat ini yang akan dilakukan adalah penutupan pintu tol di Palimanan. Jika pintu tol tersebut dibuka, dikhawatirkan penumpukan terjadi di pintu tol Brebes Timur.

“Untuk mempercepat transaksi, sebentar lagi penguna tol diharuskan memiliki e-toll card. Dua tahun ke depan direncanakan tidak ada lagi transaksi di pintu tol karena pembayaran tol akan langsung dipotong dengan sensor e-toll,‚ÄĚ ucap Menteri Basuki.

(dni)

doraemon

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan suntikan modal untuk fungsi pengadaan lahan oleh Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset negara (LMAN) senilai Rp 16 triliun.

Dana tersebut dialirkan untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek jalan tol, antara lain jalan Tol Trans Jawa, Trans Sumatera, Non-Trans Jawa, dan Tol Jabodetabek.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, pemerintah mendukung fungsi pengadaan lahan yang selama ini menjadi kendala utama realisasi pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol. Pemerintah mendirikan BLU LMAN menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Peubahan (APBN-P) 2015.

“BLU LMAN tahun ini mempunyai mandatori mempercepat pengadaan tanah proyek infrastruktur khususnya jalan. Dianggarkan suntikan modal ke BLU LMAN Rp 16 triliun, supaya belanja pengadaan lahan lebih fleksibilitas,” kata dia dalam rapat kerja di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Bambang merincikan dana sebesar Rp 16 triliun yang dialokasikan dalam RAPBN-P 2016, untuk membiayai pengadaan lahan jalan tol, antara lain:

1. Suntikan modal Rp 2 triliun untuk pembangunan proyek Trans Sumatera dan lainnya. Kebutuhan pendanaan lahan senilai Rp 4,16 triliun.
2. Trans Jawa kebutuhan pendanaan Rp 6,47 triliun, sementara alokasi modal Rp 5,36 triliun
3. Jalan tol Non Trans Jawa dengan besaran investasi lahan Rp 8,38 triliun, sedangkan suntikan modalnya sebesar Rp 3,02 triliun.
4. Tol Jabodetabek, kebutuhan mencapai Rp 25,68 triliun, dan rencana alokasi suntikan modal Rp 5,62 triliun.

“Jadi total kebutuhan pendanaan ruas tol tersebut mencapai Rp 44,69 triliun. Dan rencana alokasi modal di RAPBN-P 2016 sebesar Rp 16 triliun,” kata Bambang.

Bambang menuturkan, pembangunan tol Trans Jawa sangat penting bagi Indonesia karena proyek ini sudah mangkrak sejak zaman Orde Baru. Penyebab utamanya karena masalah pembebasan lahan.

“Konsesi Trans Jawa sudah dilelang sejak akhir Orde Baru untuk seluruh seksi ruas tol. Tapi setelah krisis finansial, tidak ada kemajuan sekali dalam pembangunannya. Naik tol saja baru sampai Brebes Timur, tol Semarang dan Pekalongan belum. Itu karena pemegang konsesi yang mangkrak atau pembebasan lahan yang sulit,” ujar Bambang.

Oleh sebab itu, kata dia, BLU LMAN dapat mengambilalih konsesi yang mangkrak ini. Sebab membangun jalan tol strategis Bambang mengakui, memberikan multiplier effectsejak proyek memulai konstruksi, seperti penyerapan tenaga kerja.

Berikut kebutuhan pendanaan 8 ruas tol Trans Jawa senilai Rp 5,36 triliun :

1. Pejagan-Pemalang Rp 607 miliar
2. Pemalang-Batang Rp 1,3 triliun
3. Batang-Semarang Rp 2,53 triliun
4. Semarang-Boyolali Rp 460 miliar
5. Solo-Mantingan Rp 49 miliar
6. Mantingan-Kertosono Rp 100 miliar
7. Kertosono-Mojokerto Rp 62 miliar
8. Mojokerto-Surabaya Rp 253 miliar

(Fik/Ahm)

doraemon

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedikit bernapas lega, lantaran pembangunan jalan tol ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sudah mulai dikerjakan, dan akan rampung pada 2017 untuk seksi I.

“Tol Bocimi ini sudah pernah di-groundbreaking empat kali, ini sudah mulai 1997,” kata Jokowi saat meninjau proyek Tol Bocimi, Selasa (21/6/2016).

Jalan tol ruas Bocimi dikerjakan dengan pembagian hingga empat seksi. Di mana, seksi I yang sepanjang 15,35 km ini dijadwalkan rampung pada 2017. Tidak hanya itu, pada seksi pertama juga pengerjaannya di bagi menjadi tiga paket, paket pertama progresnya telah mencapai 18,7 persen, paket kedua telah mencapai 12 persen dan paket ketiga baru mencapai enam persen.

Jokowi menyebutkan, selama ini yang menjadi hambatan tidak segera selesainya pembangunan Tol Bocimi adalah lebih dikarenakan pihak swasta yang menggarap proyek tol tersebut tidak secara cepat merampungkannya.

(Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Tol Bocimi Rampung di 2018)

Jokowi melanjutkan, jalan tol yang memiliki total panjang 54 km dengan investasi sebesar Rp7,7 triliun ini sempat jatuh ke tangah swasta, namun telah diambil kembali oleh pemerintah.

“Sudah pindah swasta sudah berkali-kali, seperti yang sudah dilihat sama seperti Ngawi-Solo, kita berikan swasta iya, tapi kalau lambat kita ambil lagi, ini macet-macet,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Wali Kota Solo ini juga telah menginstruksikan kepada seluruh pejabat daerah, seperti Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, dan Wali Kota Bogor untuk memudahkan proses pembebasan lahan.

“Di lapangan tidak akan ada hambatan apa-apa,” tukasnya.

(dni)

Emoticons0051

WE Online, Solo

Pengoperasian jalan tol Solo-Kertosono untuk ruas Solo-Sragen sepanjang 25 kilometer sebagai jalur alternatif mudik Lebaran perlu dipercepat atau dimajukan dari rencana semula, kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Pemerintah Kota Surakarta Yosca Herman Soedrajad.

Kepala Dishubkominfo Pemkot Surakarta Yosca Herman Soedrajad di Solo, Senin (20/6/2016), mengatakan percepatan itu guna memaksimalkan jalan bebas hambatan tersebut, sebagai jalur alternatif mudik di Solo dan sekitarnya.

“Ya dengan mempertimbangkan puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung pada 2-3 Juli, kami menyarankan agar tol dibuka lebih awal. Bukan H-7 Lebaran seperti rencana semula, melainkan H-10 atau paling lambat H-12,” katanya.

Ia mengatakan dengan dibukanya jalan tol untuk ruas Klodran-Pungkruk/Kemiri tersebut lebih cepat, bisa memaksimalkan sosialisasi kepada para calon pemudik. Menurut dia, sosialisasi operasional jalan tol tersebut harus diperhatikan lantaran calon pemudik tidak hanya berasal dari Solo dan sekitarnya.

“Ya jalan tol itu akan digunakan oleh pemudik dari berbagai daerah di Indonesia, terutama Jabar dan Jakarta menuju Jatim. Kalau dibuka mulai H-7 kami khawatir persiapannya akan tergesa-gesa, sehingga operasional tol baru optimal mulai H-4 Lebaran,” katanya.

Percepatan operasional jalan tol Solo-Kertosono ruas Klodran-Pungkruk/Kemiri tersebut, juga dinilai sejalan dengan instruksi pemerintah pusat. Herman menjelaskan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memerintahkan persiapan penyelenggaraan arus mudik sejak H-12.

“Sosialisasi juga harus dilakukan pemerintah pusat hingga ke daerah lain. Terutama Jabar dan Jakarta, yang menjadi daerah asal pemudik,” katanya.

Jalan Tol Solo-Kertonsono bakal dioperasikan sebagian mulai 29 Juni (H-7 Lebaran) hingga 13 Juli (H+7 Lebaran). Operasional terbatas itu untuk menyediakan jalur alternatif mudik dan balik Lebaran. Saat arus mudik, arus kendaraan di jalan bebas hambatan tersebut akan bermula di Klodran (Karanganyar) serta berakhir Pungkruk, Sidoharjo (Sragen) dan Kemiri (Karanganyar). (Ant)

Penulis: ***

Editor: Cahyo Prayogo

doraemon

BREBES, KOMPAS.com – Kehadiran Presiden Joko Widodo di Pintu Gerbang Tol Brebes Timur, Kamis (16/6/2016), disambut meriah oleh warga setempat.

Jokowi hendak meresmikan pengoperasian tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II (Pejagan-Brebes Timur) serta integrasi ruas Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padaleunyi dan Cipali.

Pantauan Kompas.com, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana sampai di lokasi peresmian sekitar pukul 15.30 WIB.

Masyarakat setempat langsung menyambutnya. Panitia menempatkan masyarakat di dalam tenda bersama-sama dengan tamu yang lain.

Warga berebut bersalaman. Ada yang sambil mencium tangan Jokowi. Ada pula yang disertai jeritan histeris.

Saking riuhnya sambutan warga, Jokowi dan rombongan membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari depan tenda sampai ke tempat duduknya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko dalam sambutannya menggambarkan betapa bahagianya masyarakat setempat bertemu dengan Presiden.

“Tadi saya dengar warga yang di belakang itu bisik-bisik pakai bahasa asli. Artinya kurang lebih begini, ini betul-betul Presiden kita, sampai-sampai mau salaman sama warga,” ujar Heru.

Panitia memang sengaja menempatkan warga setempat di dalam tenda sebagai rasa hormat dan penghargaan. Kebanyakan, warga yang ada berasal dari Desa Kaligangsa Kulon, Brebes.

Saking banyaknya warga yang dimasukkan ke dalam tenda acara, banyak petinggi BUMD dan BUMN tak kebagian tempat duduk.

Gerbang tol Brebes Timur, tempat peresmian, telah dinyatakan laik operasi pada Mei 2016 lalu dan kini siap untuk dioperasikan. Terutama untuk menyambut musim mudik atau libur Lebaran 2016.

Emoticons0051

ID: PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyimpan potensi pertumbuhan berkelanjutan, seiring agresifnya penyelesaian ruas tol dalam dua tahun ke depan. Target pemerintah untuk mempercepat proyek pembangunan infrastruktur menjadi satu alasan agresifnya perseroan dalam menyelesaikan pengembangan ruas tol.

CIMB Securities menyebutkan perseroan berpotensi merealisasikan komisioning ruas tol sepanjang 313 kilometer (km) hingga 2017. Perseroan juga telah memasukkan empat pengembangan ruas tol baru sepanjang 250 km dalam pipeline yang diharapkan mulai konstruksi paling lambat tahun depan.

Analis CIMB Securities Laura Taslim dan Erindra Krisnawan mengungkapkan, Jasa Marga menyimpan potensi pertumbuhan kinerja keuangan lebih pesat dalam jangka panjang. Hal ini tidak lepas dari agresifnya penyelesaian ruas tol dengan total penyelesaian sepanjang 394 km untuk periode 2016-2019. Komisioning ruas tol sepanjang 72 km diharapkan terealisasi tahun ini dan sepanjang 313 km ditargetkan komisioning tahun 2017, dan sepanjang 10 km komisioning pada 2018.

‚ÄúPesatnya pengembangan ruas tol membuat anggaran belanja modal perseroan bakal melonjak dengan target hingga Rp 13 triliun tahun ini atau terbesar sepanjang perseroan mencatatkan sahamnya di bursa efek,‚ÄĚ tulis Laura dan Erindra dalam risetnya, baru-baru ini.

Beberapa proyek tol yang sedang digarap perseroan adalah, Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, Gempol-Pasuruan, Surabaya-Mojokerto, Semarang-Solo, Cengkareng- Kunciran, Kunciran-Serpong, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan beberapa proyek tol lainnya. Perseroan juga baru saja memasukkan empat proyek tol baru dalam prioritas pipeline, yaitu Semarang- Batang, Pandaan-Malang, Manado- Bitung, dan Balikpapan-Samarinda

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak dihttp://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php

doraemon

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono mengklaim persiapan jalur tol untuk arus mudik Juli mendatang sudah hampir siap. Ia mengatakan saat arus mudik nanti, akan dibuka tiga pintu tol utama yakni Cikarang, Palimanan, dan Brebes Timur.

Kementeriannya, kata Basuki, akan mengintegrasikan tiga pintu tol itu. ‚ÄúNanti hanya akan ada Pintu Tol Cikarang, Palimanan, dan Brebes Timur. Di pintu tol Palimanan, akan ditambah dari 11 pintu menjadi 23 pintu,” kata Basuki saat ditemui di Hotel Amabhara, Jakarta Selatan, Senin, 30 Mei 2016.

Beberapa perbaikan juga telah dilakukan, termasuk pelebaran jalan untuk mengurangi kemacetan. Salah satunya adalah di Lingkar Sumpiuh yang menghubungkan Sumpiuh dengan Tambak Kabupaten Banyumas.

Sedangkan untuk perbaikan, Basuki mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mulai dari perbaikan Jembatan Bawen di Salatiga dan juga longsor di tol Cipali beberapa waktu lalu. Khusus untuk perbaikan longsor tol Cipali, Basuki mengatakan perbaikan akan selesai dalam waktu 20 hari setelah longsor terjadi.

Sejumlah pembukaan jalur juga akan dilakukan sebelum jalur mudik. Yang paling dekat, adalah jalur Tol Pejagan –¬† Brebes Timur. “Akan segera kami buka, saya masih tunggu jadwal Presiden Jokowi (untuk membuka),” tutur Basuki.

Selain Pejagan-Brebes Timur, Basuki juga mengatakan akan membuka jalur Tol Solo – Ngawi sesegera mungkin. “Jadi mobil tak perlu lewat Salatiga, sehingga kemacetan bisa dikurangi. Tidak lewat kota Solo, karena bisa lewat tol,” kata dia.

Basuki menargetkan pengoperasian tol tersebut bisa dilaksanakan paling lama pada H-7 lebaran. Ia berhatap beberapa pembukaan jalur tol baru ini akan mampu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi saat musim mudik.

EGI ADYATAMA

doraemon

JAKARTA ‚Äď Kalangan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini lebih ekspansif dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure) lebih besar dibanding tahun lalu. Dengan langkah tersebut, kinerja keuangan emiten diyakini bakal membaik tahun ini.

Optimisme tersebut ditopang oleh fundamental perekonomian nasional yang lebih solid, akselerasi pembangunan infrastruktur yang cukup masif, reformasi ekonomi yang secara konsisten terus digulirkan pemerintah, serta pencairan belanja pemerintah yang lebih cepat.

Demikian rangkuman wawancara Investor Daily dengan Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Choliq, Wakil Direktur Utama PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Adam Gifari, Wakil Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex/SRIL) Iwan Kurniawan Lukminto, Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk Agung Wiharto, Direktur Bahana TCW Investment Budi Hikmat, Profesor International Business School (IPMI) Roy Sembel, dan pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lily Widjaja.

Mereka ditemui di Berita Satu Plaza, Jakarta, Selasa (26/4), di sela penjurian ‚ÄúEmiten Terbaik‚ÄĚ MajalahInvestor.

Dirut Waskita Karya Muhammad Choliq mengatakan, perseroan yakin target pendapatan dan laba bersih tahun ini bakal terlampaui, mengingat kinerja kuartal I-2016 perseroan telah melebihi target. Berdasarkan laporan unaudited, selama kuartal I-2016, laba bersih perseroan mencapai Rp 125 miliar. Dibanding periode sama tahun lalu Rp 11,96 miliar, laba bersih tersebut naik fantastis, sekitar 945%.

Sementara pendapatan perseroan mencapai Rp 3,5 triliun, naik 150% dibanding kuartal I-2015 Rp 1,4 triliun.

‚ÄúProyek-proyek konstruksi baru sudah ada yang kami dapatkan di awal tahun. Selain itu, kami juga berusaha ikut proyek konstruksi milik swasta. Jadi tidak hanya mengandalkan proyek negara saja,‚ÄĚ kata dia.

Salah satu proyek yang akan digarap tahun ini adalah proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) Palembang yang mempunyai nilai investasi sekitar Rp 7 triliun. Sedangkan di sektor jalan tol, perseroan pun kini telah memiliki sebanyak 13 proyek ruas jalan tol.

‚ÄúTol-tol yang kami ambil alih ini, dulunya merupakan proyek yang mangkrak. Misalnya Tol Bekasi- Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),‚ÄĚ tutur Choliq.

Belum lama ini, perseroan pun melalui anak usaha PT Waskita Toll Road membentuk anak usaha baru dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk menggarap jalan tol Semarang- Batang yang memiliki panjang 75 kilometer.

Perseroan menargetkan dapat membukukan penjualan senilai Rp 27 triliun pada 2016 atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2015 sebesar Rp 14 triliun.

Selain itu, perusahaan menargetkan perolehan laba bersih senilai Rp 2 triliun pada 2016 atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan Rp 1 triliun pada 2015. Tahun ini, kata Choliq, perseroan menargetkan total kontrak yang ditangani mencapai Rp 100 triliun. Kontrak tersebut terdiri atas kontrak baru sebesar Rp 63 triliun dan carry overdari tahun lalu senilai Rp 37 triliun.

Perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 5 triliun tahun ini. Di sisi lain, jika memasukkan porsi pinjaman perbankan, maka total anggaran ekspansi 2016 bisa mencapai Rp 10 triliun. (ac/hg/gor)

Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/home/sarana-menara-nusantara-lanjutkan-ekspansi-pembangunan-tower/143504

doraemon

Merdeka.com – Pemerintah resmi menyerahkan pengerjaan tol Trans Jawa ruas Batang-Semarang ke perusahaan anyar yakni PT Jasamarga Semarang Batang, konsorsium antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya Toll Road (Persero). Proyek ini merupakan salah satu Proyek Infrastruktur Strategis Nasional yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 Tahun 2016.

“Proyek jalan tol ini merupakan salah satu ruas yang potensial dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas di Pulau Jawa serta mendorong penyebaran pembangunan sehingga memunculkan alternatif wilayah lain sebagai pusat pembangunan permukiman dan kawasan industri,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu (27/4).

Menteri Basuki menjelaskan bahwa penandatanganan proyek jalan tol ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan jalan bagi masyarakat sehingga jalan tol Trans Jawa dapat segera terwujud.

“Penandatanganan ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjalin kerjasama dengan badan usaha (investor) melalui lelang terbuka dan transparan.”

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyatakan penandatanganan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur antara lain melalui kepastian pengembalian dana talangan untuk pembebasan lahan. Tujuannya pihak swasta merasa nyaman untuk berinvestasi di proyek tol.

“Penjaminan pemerintah yang diberikan melalui PT PII selaku single window policy penyedia penjaminan pemerintah diharapkan proyek lebih bankable,” ungkap Menteri Bambang.

Direktur Utama PT PII, Sinthya Roesly, menjelaskan bahwa berdasarkan Perpres No 38 Tahun 2015, terdapat 19 sektor infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial yang dapat dikerjasamakan dan dapat diberikan penjaminan, salah satunya adalah sektor jalan.

PT PII sebagai satu-satunya Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI), di bawah pembinaan Kementerian Keuangan, telah memberikan penjaminan atas proyek Tol Batang-Semarang. “Dengan penjaminan PT PII dapat meningkatkan kenyamanan swasta untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Sinthya.

Sebegai informasi, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) diwakili oleh BPJT, pada hari ini menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol untuk Proyek Tol Batang – Semarang dengan PT Jasamarga Semarang Batang.

Pada saat yang bersamaan, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara Badan Usaha dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII serta Perjanjian Regres antara PT PII dengan Menteri PUPR sebagai PJPK. Seluruh rangkaian acara Penandatanganan disaksikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu).

Proyek tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp 11 triliun merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Ditambahkan, Proyek Tol Batang-Semarang adalah proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan merupakan proyek tol pertama yang diberikan penjaminan oleh Menteri Keuangan melaui PT PII.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melelang ulang ruas tol ini disebabkan perusahaan penanggungjawab terdahulu yakni PT Marga Setiapuritama tidak melakukan kewajiban membayar jaminan pelaksanaan pada 2015. PT Marga Setiapuritama telah mengantongi konsesi ruas tersebut sejak 1997.

reaction_1

Jakarta detik -Proyek pengembangan jalan tol Semarang-Batang hari ini resmi diserahkan untuk dikerjakan ke PT Jasa Marga Semarang Batang. PT Jasa Marga Semarang Batang ini merupakan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Jasa Marga Tbk dan PT Waskita Karya Toll Road.

Penyerahan pengembangan ini ditandai dengan menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) di Gedung Radius Prawiro, Kemenkeu.

Menteri PUPR, selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) diwakili oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), menandatangani PPJT untuk proyek tol Batang-Semarang dengan Badan Usaha pemenang lelang yaitu PT Jasa Marga Semarang Batang.

Pada saat yang bersamaan, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara Badan Usaha dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PII) serta Perjanjian Regres antara PT PII dengan Menteri PUPR sebagai PJPK. Seluruh rangkaian acara penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.

“Baru saja kita saksikan penandatanganan kerja sama penjaminan untuk proyek pembangunan jalan tol Batang yang sudah lama ada konsesinya dan sedang dikerjakan. Beberapa tahun yang lalu putus, kemudian kita tenderkan jadi sekarang sudah ada owner yang baru. Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi ke depan,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Kemenkeu, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Proyek tol Batang-Semarang sepanjang 75 km dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp 11 triliun merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Ditambahkan lagi, proyek Tol Batang-Semarang adalah proyek dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Swasta. Tol Semarang-Batang ini merupakan proyek tol pertama yang diberikan penjaminan oleh Menkeu melalui PT PII.

(feb/hns)

doraemon

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒBadan Pengatur Jalan Tol tengah akan menawarkan peluang investasi di tiga ruas tol baru di Jawa Barat, yaitu ¬†Sukabumi‚ÄĒCiranjang, Ciranjang‚ÄĒPadalarang dan Cileunyi‚ÄĒBanjar dengan nilai total investasi mencapai Rp20,26 trilun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna menyatakan ruas tol Sukabumi‚ÄĒCiranjang dan Ciranjang‚ÄĒPadalarang belum termasuk ke dalam 47 ruas tol yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Meski demikian, ruas tol tersebut telah ditetapkan ke dalam jaringan jalan tol nasional.

‚ÄúKita sedang me-review¬†ulang dokumen studi kelayakannya, dokumen tanahnya, baru bisa kita lelang. Kalau studinya bisa disetuju tahun ini atau tahun depan baik sekali, tetapi untuk dilelang tahun ini belum,‚ÄĚ ujarnya kepada¬†Bisnis,¬†Senin (18/04)

Ditanya mengenai tingkat kelayakannya, Herry menjelaskan  selama ini masyarakat

yang menuju Bandung biasa menggunakan tiga koridor jalan, melalui daerah Puncak, Sukabumi, ,maupun Cikampek. Dengan demikiran rencana pembangunan  jalan tol itu akan terkoneksi dengan jalur yang ada sebelumnya.

Menurut data BPJT, ruas tol Sukabumi‚ÄĒCiranjang sepanjang 28 kilometer akan menelan biaya investasi senilai Rp1,46 triliun, biaya tanah Rp129 miliar dan biaya konstruksi 82 miliar. Sementara itu, tol Ciranjang‚ÄĒPadalarang rencananya membentang sepanjang 33 kilometer dan membutuhkan biaya investasi¬† senilai Rp3,57 triliun.

Dari sisi kesiapan lahan, Herry menyatakan belum ada tanah yang dibebaskan untuk  ruas tol tersebut. Hal ini karena pemerintah tengah fokus mengejar target penyelesaian konstruksi 47 ruas proyek tol prioritas untuk memenuhi target 1.000 kilometer jalan tol pada 2019 mendatang yang dinilai lebih mendesak.

‚ÄúJadi memang sesuai kapasitasnya , karena memang tanah belum . Ini bisa menjadi PR ¬†kita setelah 1.000 kilometer cukup, mungkin bisa untuk 5 tahun kemudian, atau kalau memang diputuskan lain bisa saja kita percepat,‚ÄĚ ujarnya.

Dia juga menyatakan kebutuhan anggaran lahan untuk ketiga ruas ini belum termasuk ke dalam kebutuhan anggaran lahan tol senilai total Rp16 triliun yang diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada tahun ini. Dana Rp16 triliun itu, ujarnya, akan fokus digelontorkan untuk proyek tol lain yang lebih mendesak.

Adapun ruas tol Cileunyi‚ÄĒBanjar sepanjang 107 kilometer diperlukan untuk menambah kapasitas jalan dan mengurai kemacetan menuju Garut dan Tasikmalaya yang selama ini terjadi saat arus mudik di kawasan Nagreg. Ruas tol yang diusulkan pembangunannya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diperkirakan membutuhkan investasi hingga Rp15,23 triliun.

‚ÄúKami melihatnya sisi selatan ini seperti Pantura, tapi ada di sisi selatan. Jalurnya memang belum masuk di rencana umum, sedang di-work out,‚Ä̬†ujarnya.

Lebih lanjut Herry memaparkan pihaknya kini juga mulai memikirkan kebutuhan  anggaran untuk pengadaan lahan proyek-proyek tol yang tidak termasuk 47 ruas tol prioritas. Perencanaan dari jauh hari diperlukan untuk memastikan proyek-proyek tol itu terbangun tepat pada waktunya.

doraemon

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒKepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menyatakan pihaknya akan dibantu oleh Kementerian Keuangan untuk menyiapkan pembangunan 47 proyek tol yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional.

Penetapan 47 proyek tol itu berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

‚ÄúKebetulan hasil rapat kemarin dengan Kemenkeu untuk proyek prioritas, ada peluang penyiapannya Project Development Facility disiapkan oleh Kemenkeu. Kita review bersama,‚ÄĚ ujarnya, Senin (18/04)

Untuk pengadaan lahan proyek tol strategis tersebut, Herry mengaku pihaknya telah mengajukan dana senilai Rp16 triliun kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada tahun ini.

Sementara pada tahun depan, jumlah kebutuhan anggaran lahan tol yang diajukan meningkat menjadi Rp28 triliun.

Seperti diketahui, pada tahun ini pemerintah tengah mencanangkan terbentuknya LMAN oleh Kementerian Keuangan.

Lembaga ini nantinya akan menangani pembiayaan lahan untuk seluruh proyek infrastruktur sejak tahun ini.

Dengan demikian, nantinya tidak akan ada lagi pos anggaran pengadaan lahan di masing-masing kementerian/lembaga yang membangun infrastruktur.

valentineEVERYsmall

wika REALTY (GEDUNG) riil … 250312_031115_061017

Bisnis.com, JAKARTA РGrup Wijaya Karya (WIKA) memperoleh kontrak senilai Rp3 triliun atas kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pembangunan hunian dan kawasan komersial dengan konsep transit oriented development (TOD).

TOD tersebut terintegrasi dengan stasiun kereta api yang dikerjakan oleh WIKA Group, antara lain: TOD Kawasan Laswi, Bandung dan TOD Stasiun Senen yang keduanya dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Direktur Wijaya Karya Antonius N.S. Kosasih mengungkapkan, di kawasan seluas 200.000 meter persegi di Laswi, Bandung, WIKA Group bersama KAI telah menandatangani kontrak kerjasama Bangun Guna Serah (BGS)  atau Build Operate Transfer (BOT) dalam jangka waktu 30 plus 20 tahun dengan peruntukan hotel, convention center, apartemen kelas menengah dan atas, retail, sport center dan gedung parkir.

“Adapun porsi entitas anak Wijaya Karya, WIKA Gedung pada pekerjaan ini adalah sebesar 80% dan sisanya akan diarahkan untuk partisipasi pihak swasta,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Sementara itu, pada Proyek TOD Stasiun Senen, WIKA bersama KAI kedepan, akan membangun sebuah kerjasama usaha  pengembangan kawasan terintegrasi bangunan hunian vertikal (rusun, apartemen dan kawasan komersial) dengan terminal dan stasiun yang sudah ada sebelumnya. Porsi pekerjaan WIKA Goup pada TOD di salah satu pusat kawasan bisnis tersibuk di Jakarta itu adalah 75% dan sisanya akan dialokasikan kepada pihak swasta.

Pada Jumat (6/10/2017), WIKA, Wika Gedung dan Wika Realty telah mengantongi kontrak pembangunan properti dari WIKA Group senilai lebih dari Rp20 triliun. Lebih dalam, dari Rp20 triliun terdapat Rp17,3 triliun yang diperoleh dari kontrak konstruksi proyek-proyek pembangunan properti antara Wika Gedung dan Wika Realty.

ets-small

JAKARTA okezone РRencana anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) bidang properti, PT Wika Realty, untuk masuk ke pasar modal belum bisa terealisasikan. Rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) Wika Realty pun ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Prabowo mengatakan, pihaknya menunda rencana tersebut lantaran perseroan lebih mementingkan proses right issue alias menjual saham baru melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

“Kita lihat dulu sebab kita serius menjalani proses rigth issue melalui PMHMETD,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Karena mendahulukan right issue, Bambang mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan rencana IPO Wika Realty dengan melihat efektivitas dari waktu saat melakukan IPO. “Sekarang kita siapkan dulu,lahannya akan kita tambah dengan menambahkan modal,” imbuhnya.

Sementara sebagian dana hasil right issue akan dialokasikan untuk menambah modal anak usahanya tersebut. Diharapkan dana yang bisa diraup dari hasil right issue sebesar Rp6,15 triliun.

(mrt)

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA – BUMN properti kian agresif menggarap bisnis properti komersial mulai dari apartemen, ritel, hingga perkantoran. Saat ini, setidaknya ada sembilan perusahaan pelat merah yang menggarap proyek dengan nilai sedikitnya Rp 73 triliun.

 

Di tengah perlambatan ekonomi dan properti nasional pada 2015, BUMN properti terus mengepakkan sayap, meski di sejumlah proyek terjadi peninjauan ulang dan penundaan. Lewat sinergi lintas BUMN, pengembang pelat merah mengaku mampu bertahan dan terus berkembang.

 

Demikian rangkuman pendapat Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto, Direktur Operasional PT PP Properti Tbk Galih Saksono, Direktur Properti PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) Nur Al Fata, dan pengamat properti Ali Tranghanda. Mereka dihubungi Investor Daily di Jakarta dan Semarang, Senin (2/11) dan baru-baru ini.

 

“Kami terus menggulirkan sejumlah proyek pada 2015 maupun 2016. Prospek properti di Indonesia masih cukup bagus,” ujar Nur Al Fata.

 

Proyek yang digarap Wika Gedung tersebut mencakup Tamansari Tera (Rp 250 miliar), Tamansari Mahogany (Rp 650 miliar), Tamansari Prospera (Rp 600 miliar), Tamansari Urbano (Rp 720 miliar), Hotel Sarinah (Rp 70 miliar), dan Belitung Rp 4 triliun.

 

Keenam proyek tersebut mencakup hunian vertikal, hotel, dan properti pariwisata. Sedangkan sejumlah proyek yang sedang disiapkan selain tiga jenis tadi adalah proyek properti terpadu (mixed use) seperti ruang komersial dan perkantoran. “Kami juga sedang mempersiapkan sejumlah proyek pengembangan kawasan,” kata dia. (bersambung)

 

 

http://id.beritasatu.com/property/bumn-properti-garap-proyek-rp-73-triliun/131368
Sumber : INVESTOR DAILY

Bisnis.com, PONTIANAK– Pelemahan rupiah, mau tak mau membuat pengembang memainkan aksi jitu. Aksi tersebut diklaim mampu mengerek pendapatan pada tahun ini.

Direktur Utama PT Wika Realty Budi Saddewa Soediro mengatakan pihaknya harus jeli menangkap peluang di tengah pelemahan rupiah.

Baginya, bisnis properti harus tetap jalan dan tidak bisa mendek begitu saja.

‚ÄúKami menangkap dan melihat sektor mana yang masih ada ceruk pasarnya,‚ÄĚ katanya kepada Bisnis, Selasa (24/3/2015).

Perusahaan menggenjot pendapatan melalui bidang perkantoran hak milik. Meskipun bidang tersebut diprediksi akan menemui titik jenuh dan kelebihan pasokan pada tahun ini, Wika Realty melihat peluang dengan mencari lokasi baru.

‚ÄúYang over suplai kan di pusat bisnis distrik. Kami membangun perkantoran di luar kawasan itu seperti di TB Simatupang, Jakarta Selatan dan Cawang, Jakarta Timur,‚ÄĚ tuturnya.

Dengan begitu, perusahaan optimis mampu meraih pasar yang bagus dari segmen perkantoran di tengah perlemahan rupiah. Menurutnya, di saat pengembang lain sedang menunggu meluncurkan proyek karena takut tidak  terserap pasar, perusahaan mengklaim lebih banyak belanja modal tahun ini.

Ditemui di kesempatan terpisah, PT AKR Land Development juga mencari peluang agar penjualan tidak tersendat dengan pelemahan rupiah. CEO AKR Land Development Widijanto mengatakan pihaknya akan terkonsetrasi dengan proyek-proyek dengan harga di bawah Rp2 miliar. Menurutnya, segmen tersebut dinilai lebih aman dan tidak dikenai pajak barang sangat mewah.

‚ÄúRumah dengan harga tersebut yang dibutuhkan kelas menengah. Dan Indonesia sedang mengalami pelonjakan jumlah masyarakat pada kelas tersebut,‚ÄĚ ujarnya.

Oleh karena itu, penjualan perusahaan akan tetap terkerek meskipun dengan banyaknya isu yang menghantam dunia properti.

JAKARTA – PT Wijaya Karya, melalui anak usaha Wika Realty, membangun proyek apartemen bertajuk The Hive Tamansari di Cawang, Jakarta Timur. Proyek ini diperkirakan akan rampung pada 2013 mendatang.

Direktur Operasional PT Wika Realty, Widyo Praseno, mengatakan pembangunan proyek tersebut merupakan realisasi dari amanat Menteri BUMN agar memanfaatkan lahan-lahan perusahaan negara yang telantar.

“Kami, perusahaan BUMN, ingin mengembangkan daerah Cawang menjadi central business district di wilayah Jakarta Timur,” kata Widyo di Jakarta, pekan lalu. Menurut dia, The Hive bakal jadi lokasi melting point karena merupakan apartemen dan kondotel bertaraf bintang empat plus hingga lima yang pertama kali hadir di daerah Cawang.

“Ada permintaan yang cukup besar di daerah ini. Kawasan Cawang masih sangat potensial untuk dikembangkan sebagai wilayah bisnis di Jakarta Timur,” tambah Widyo. Proyek The Hive Tamansari, kata dia, berdiri di atas lahan seluas 6.070 meter persegi dengan ketinggian 19 lantai.

Hunian vertikal tersebut terdiri atas 421 unit apartemen yang terbagi menjadi tiga tipe, yakni studio, satu hingga dua tempat tidur. Harga yang ditawarkan untuk apartemen 300 juta rupiah hingga 650 juta rupiah, sedangkan kondotel dihargai 600 juta rupiah sampai dengan 900 juta rupiah per unit, atau sekitar 14 juta rupiah per meter persegi.

Selain The Hive, kata dia, Wika Realty juga mengembangkan proyek The Heritage Tamansari. Apartemen tersebut memiliki enam lantai dengan unit apartemen sebanyak 334 unit. had/E-6

http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/86062
Sebagai Investasi, Inilah Kelebihan Apartemen….
Natalia Ririh | Latief | Jumat, 16 Maret 2012 | 10:41 WIB

KOMPAS.com – Hunian vertikal yang disewakan untuk tinggal seperti apartemen memiliki banyak kelebihan dibandingkan investasi properti lainnya. Setidaknya ada empat kelebihan utama dimiliki oleh apartemen.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya “Rahasia Menjadi Miliarder Properti” mengatakan, kelebihan pertama investasi apartemen adalah tingginya tingkat permintaan. Apalagi, bila lokasinya berada di area central business district (CBD), kawasan permukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus.

Lingkungan CBD di Jakarta saat ini memiliki tiga jalan utama, yakni Jalan Sudirman – Thamrin, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan HR Rasuna Said. Sementara kawasan ekspatriat seperti Kemang, Jakarta Selatan, dan untuk kawasan dengan banyak kampus seperti di Jalan S. Parman, Jakarta Barat.

Kelebihan berinvestasi apartemen lainnya adalah jangka waktu sewanya menengah atau sekitar 2 – 3 tahun. Biasanya, apartemen untuk sewa dipilih yang memiliki lokasi kegiatan dekat dengan lokasi kerja. Dengan demikian, jangka waktu sewanya sekitar dua sampai tiga tahun.

Selain itu, risiko kekosongan apartemen terbilang rendah. Apalagi, jika hal itu didukung lokasinya yang nyaman sebagai tempat tinggal. Hal ini tentu membuat penyewa betah dan terus menempati apartemen tersebut. Di sisi lain, karena pergeseran kebutuhan, banyak orang mencari unit apartemen kosong untuk disewakan.

Kelebihan terakhir, apartemen memiliki capital rate tinggi sekitar 7% – 10%. Dengan risiko kekosongan unit rendah, maka pendapatan yang datang dari biaya sewa jadi lancar. Ini membuat capital rate-nya tinggi dibandingkan investasi properti seperti rumah sewa, ruko atau rukan.

Sumber : KORAN-JAKARTA.COM

wika pemicu pengembangan infrastruktur LAH … 271211_021017

 

JELANG 3800 @HARGA saham WIKA neh

Penjajahan atas PERTUMBUHAN EKONOMI kita lewat KEBIJAKAN BI RATE TINGGI

dollar small

Jakarta berita1¬†‚Äď Subsektor konstruksi berpotensi meraih kebangkitan harga saham pada sekitar kuartal IV-2017. Pasalnya, pasar masih menunggu perkembangan kebijakan anggaran pemerintah, maupun pencapaian kontrak baru oleh para emiten subsektor konstruksi.

Berdasarkan penggolongan sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI), subsektor konstruksi masuk ke dalam bagian kategori industri properti, real estate, dan konstruksi. Sampai akhir perdagangan pekan lalu, industri property, real estate, and construction masih membukukan penurunan hingga 3,41 persen secara year to date (YtD). Adapun, terdapat 15 emiten yang tergolong ke dalam subsektor konstruksi.

Kendati, mayoritas saham yang ada di subsektor tersebut menunjukkan tren penurunan. Bahkan, ada yang terus menurun sejak Januari 2017. Contohnya itu, saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT PP Tbk (PTPP), dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON), yang masuk ke dalam lima emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di subsektor konstruksi.

Analis PT NH Korindo Sekuritas Raphon Prima menyatakan, sejauh ini subsektor konstruksi masih menunggu perkembangan terkait kebijakan anggaran pemerintah untuk pembangunan. ‚ÄúSerta, di sisi lain, investor juga akan memperhatikan realisasi kontrak baru emiten konstruksi yang bisanya naik pada kuartal IV-2017,‚ÄĚ ujar dia kepada¬†Investor Daily¬†di Jakarta, akhir pekan lalu.

Selanjutnya, dihubungi terpisah, Direktur PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee menuturkan, seharusnya subsektor konstruksi harusnya menguat di tengah harga saham emitennya yang terbilang rendah. Kendati, berbicara mengenai perkembangan subsektor tersebut memang sulit terlepas dari realisasi belanja pemerintah. Sehingga, hingga kini saham subsektor kontruksi masih agak berat jika ditinjau dari sisi pergerakan.

‚ÄúKami harapkan, akhir tahun ini subsektor konstruksi akan ada perbaikan. Namun untuk lebih jelasnya, ke depan kita mungkin dapat melihat realisasi¬†government spending¬†dan pembayaran proyek infrastruktur. yang pemerintah bayarkan kepada emiten konstruksi,‚ÄĚ ungkap dia.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi pun, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani telah merevisi dan mematok persentase menjadi 5,1 persen. Sementara, World Bank meyakini, Indonesia masih akan dapat meraih kenaikan ekonomi hingga 5,2 persen. Adapun, guna membantu pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (Bps) hingga menjadi 4,25 persen.

Penurunan BI-7 days (reverse) repo rate tersebut dapat terjadi dengan posisi inflasi yang masih rendah dan stabil. Serta, di sisi lain, karena mungkin BI merespon pernyataan Federal Reserves (The Fed) yang memutuskan baru akan menaikkan suku bunga acuannya pada Desember 2017.

Pasalnya, tutur Hans, dengan keputusan kenaikan Fed Funds Rate (FFR) yang ditunda membuat BI masih memiliki peluang untuk menurunkan suku bunga acuannya. Walau usai kenaikan pada September lalu, ia menilai bank sentral kita berpotensi cenderung menahan suku bunga acuan hingga beberapa waktu ke depan.

Namun, seiring dengan penurunan BI-7 days (reverse) repo rate (BI-7 RR), tidak hanya suku bunga deposito perbankan yang akan menurun. Sejalan, transamisi dari sisi suku bunga kredit juga diharapkan dapat terjadi lebih dalam.

Adapun, berdasarkan data uang beredar (M2) yang yang BI publikasi, menunjukkan bahwa total kredit perbankan telah mencapai Rp 4.514,5 triliun atau secara year on year (YoY) meningkat 8,4 persen sampai Agustus lalu. Jika ditinjau secara MtM, persentae kenaikan penyaluran kredit yang perbankan capai tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi persentase pada Juli lalu, yakni 7,9 persen (YoY).

Meski persentase kenaikan total kredit perbankan lebih tinggi secara YoY, tapi sejauh ini pertumbuhannya itu, belum menjangkau kisaran double digit. Hans menuturkan, kondisi yang terjadi bukan karena bank enggan menyalurkan kredit. Sebaliknya, karena beberapa perusahaan besar justru memilih untuk tidak menarik plafon pinjaman kreditnya sebagai dampak dari melihat kondisi daya beli masyarakat yang belum kuat.

‚ÄúSedangkan, di sisi lain permintaan kredit mungkin lebih banyak berasal dari perusahaan yang lebih kecil atau yang berada di sektor yang masih diwaspadai perbankan. Sehingga, itulah yang membuat perbankan terlihat belum terlalu ekspansif untuk penyaluran kreditnya,‚ÄĚ papar dia.

Sementara itu, jika berbicara mengenai kondisi daya beli, menurut Hans, terdapat tiga level masyarakat yang perlu dicermati. Kenaikan tarif daya listrik (TDL) dan sejumlah barang, membuat masyarakat level atau segmen menengah ke bawah mengurangi tingkat konsumsi. Kemudian, masyarakat dari segmen menengah ke atas pun sedang mengurangi tingkat konsumsinya untuk rumah kedua ataupun kendaraan kedua.

Hal tersebut, tidak terlepas dari kenaikan pajak yang berlaku untuk kedua aspek itu. ‚ÄúSedangkan, kalau kita meninjau keadaan masyarakat level ekonomi ke atas ya tingkat konsumsinya masih bagus. Cuma secara keseluruhan gaya hidup masyarakat kita juga telah berubah, karena belakangan ini mulai banyak yang suka belanja via¬†online¬†dibanding langsung ke toko‚ÄĚ ungkap Hans.

Ia menjelaskan, beberapa kondisi yang terjadi di tiga level masyarakat, serta perubahan gaya hidup itulah yang membuat daya beli beli masyarakat jadi terlihat melemah. Adapun, kondisi inflasi yang masih stabil dalam level rendah, karena pemerintah berhasil untuk menghapus beberapa subsidi.

Lalu, di sisi lain menurut Hans, sejauh ini pemerintah kita juga sedang cukup sukses menjaga volatilitas dari harga bawang ataupun cabai. Kendati, di tengah kondisi inflasi yang tidak tinggi, biasanya kenaikan gaji juga tidak terlalu tinggi.

Penerimaan Negara

Adapun, sebelumnya Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI Robert Pakpahan mengungkapkan, sampai Agustus 2017 total penerimaan negara telah mencapai Rp 972,9 triliun. Pencapaian tersebut setara dengan 56,1 persen dari target pemerintah di dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) perubahan 2017, yang menyentuh Rp 1,7361 triliun.

Menanggapi data yang ada, Hans menilai, penerimaan negara cenderung berada dalam kondisi yang agak rendah. Padahal, harapannya pada Agustus lalu pencapaian penerimaan pendapatan kita dapat berkisar persentase ideal, yakni 75 persen terhadap APBN perubahan 2017. Sebab, penerimaan dana yang lebih masif berpeluang mendukung tingkat belanja pemerintah yang lebih kencang pada kuartal IV-2017.

Kendati di tengah kondisi penerimaan negara yang baru mencapai 56,1 persen itu, ia menilai bahwa pemerintah Indonesia perlu menarik pinjaman sehingga dana untuk kebutuhan belanja dapat terpenuhi. Adapun, pinjaman tersebut dapat pemerintah RI raih dari dalam ataupun luar negeri.

Harapannya, dengan pendanaan yang memadai, tingkat government spending kita dapat lebih baik ke depan. “Selanjutnya, hal tersebut juga memastikan bahwa perusahaan konstruksi akan mendapat pembayaran yang tepat waktu dari pemerintah atas pengerjaan proyek infrastruktur,” tutur Hans.

Sumber: Investor Daily

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA ID РPT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berhasil membukukan kontrak sebesar Rp 94,07 triliun hingga awal September 2017, atau setara 91,1% dari target tahun ini Rp 103,25 trilliun. Pencapaian ini didukung oleh kemampuan perseroan untuk memenangkan berbagai kontrak baru yang melonjak 31,1% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar pencapaian kontrak baru secara berturut-turut datang dari sektor infrastruktur, gedung dan properti dengan pencapaian kontrak sebesar Rp 20,66 triliun disusul sektor energi dan pabrik industrial sebesar Rp 6,45 triliun. Sementara itu, pencapaian kontrak dari sektor industri menyumbang Rp 3,65 triliun.

Direktur Utama Wika Bintang Perbowo menjelaskan, kontrak baru yang didapat oleh perseroan di antaranya Revitalisasi Pabrik Gula Rendeng PTPN IX, Pembangunan Pengendali Banjir di Batang, penahan dinding Bendungan Jatigede dan Pembangunan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Lebih lanjut, Wika pada semester-II 2017 juga berencana untuk menerbitkan obligasi dengan target dana yang diperoleh sebesar Rp 6 triliun, yang terdiri atas obligasi dalam bentuk rupiah sebesar Rp 3 triliun dan obligasi global dalam denominasi rupiah sebesar Rp 3 triliun.

“Dana tersebut diproyeksikan untuk membiayai proyek-proyek pembangunan jangka panjang.

Selain itu, salah satu keunggulan WikaA adalah kemampuan perseroan untuk mendapatkan bisnis di luar negeri,‚ÄĚ ungkap Bintang dalam publikasinya kepada¬†Investor Daily¬†di Jakarta, belum lama ini.

Baru-baru ini, Wika memperoleh penghargaan Indonesia Champion for ASEAN untuk kategori konstruksi di ASEAN Marketing Summit 2017 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Pemilihan WIKA sebagai pemenang didasarkan pada keberhasilan dan implementasi strategi Perseroan masuk ke pasar konstruksi internasional.

Bintang menuturkan, dalam mengembangkan pasar luar negeri, Wik menerapkan pola selective market, antara lain memasuki pasar strategis di negara-negara tertentu yang memberikan comparative advantagedibandingkan negara lainnya.

Selain itu, WIKA juga memfokuskan diri pada pasar yang telah telah diketahui dengan mempertimbangkan secara cermat faktor-faktor seperti risiko usaha, budaya, sistem perpajakan dan kepabeanan.

‚ÄúWika dalam beberapa tahun terakhir sudah mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan proyek di Dubai, Malaysia, Filipina dan beberapa negara besar lainnya. Saat ini perseroan sedang mengerjakan proyek di Timor Leste dan Dubai,‚ÄĚ ujar dia

Bintang menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kinerja dan daya saing Wika baik secara domestik maupun Internasional. ‚ÄúIni untuk dapat memberikan kontribusi lebih baik lagi di dunia Konstruksi dan EPCC,” tandas dia.¬†(ely)

new-chin-year-dragon-02

KONTAN.CO.ID –¬†PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp 30,76 triliun hingga akhir Agustus 2017. Perusahaan pelat merah ini telah mencapai 71,12% dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp 43,25 triliun.

“Kontrak baru sampai dengan Agustus 2017 terdiri dari segmen industri Rp 3,65 tiliun, segmen infrastruktur, gedung dan properti sebesar Rp 20,66 triliun,” kata Puspita Anggraeni, Sekretaris Perusahaan WIKA saat dihubungi KONTAN, Kamis (14/9). Segmen energi dan industrial plant berkontribusi Rp 6,45 triliun pada kontrak baru WIKA.

Capaian total kontrak WIKA hingga akhir Agustus mencapai 94,07 trilliun atau sebesar 91,72% dari target kontrak dihadapi 2017 sebesar Rp 103,25 trilliun.

bird

JAKARTA kontan. Emiten konstruksi plat merah memperlihatkan kinerja yang baik di semester I 2017. Salah satu pemicunya, lantaran proyek pembangunan infrastruktur banyak dialirkan ke perusahaan konstruksi milik pemerintah.

Meski tak mencolok, pertumbuhan laba masih terlihat di data pertumbuhan kinerja emiten konstruksi semester I 2017. MIsalnya Waskita Karya Tbk. (WSKT ) yang mendulang pertumbuhan laba bersih sebsar 118,70%, Adhi Karya Tbk. (ADHI) dengan pertumbuhan laba bersih 136,40%, dan Jasa Marga Tbk (JSMR) 9,80%.

Menurut pengamat pasar modal Teguh Hidayat, dalam periode tersebut perusahaan besar di bursa mencatat kinerja yang cukup baik tanpa mengenal perusahaan¬†BUMN¬†maupun swasta. ‚ÄúCuma memang kalau dilihat lagi, konstruksi swasta tidak begitu terlihat karena mereka tidak kebagian proyek yang sifatnya pekerjaan umum,‚ÄĚ jelas Teguh.

Dia melanjutkan, perusahaan konstruksi plat merah cenderung dipilih untuk meminimalisir resiko. Selain itu juga mudah diawasi karena direksi dipilih pemerintah dan bisa menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee turut mencermati kucuran proyek yang mengalir kepada perusahaan konstruksi BUMN. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh modal dan strategi konsorsium. “Proyek diberikan kepada perusahaan yang punya modal besar dan itu dimiliki¬†BUMN¬†dan ini membuat¬†BUMN¬†sulit terkejar swasta,” timpalnya.

ets-small

 

TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pembangunan jalan simpang susun Semanggi merupakan jatah ‚Äúpreman‚ÄĚ. “Pemerintah itu preman resmi,” ucap Ahok saat proyek itu dimulai pada April tahun lalu.

Ahok menjelaskan, proyek Simpang Susun Semanggi adalah salah satu wujud “pungutan” atas kompensasi pelampauan koefisien lantai bangunan (KLB) yang diterapkan pemerintah Jakarta saat ini.

Dana kompensasi itu berasal dari pengembang PT Mitra Panca Persada sebesar Rp 369 miliar. Perusahaan ini ingin membangun gedung baru. “Sebagai gantinya, kami minta dibuatkan jalan layang ini,” ujar Ahok kala itu.

Baca: Sebelum Dipakai, Simpang Susun Semanggi Akan Dinilai Kelayakannya

Pada Selasa, 25 April 2017, jalan Simpang Susun Semanggi akhirnya terhubung. Gelagar atau box girder terakhir yang menyempurnakan bentuk simpang susun itu terpasang dengan disaksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Keduanya dibuat kagum oleh proses pemasangan bentang jalan yang tanpa kolom sepanjang 80 meter itu. Ini adalah metode pembangunan jembatan pertama di Indonesia yang disebut prestige erection segment box girder, terlebih dengan bentang yang melengkung.

“Cara membuatnya sama sekali tidak mengganggu (berdampak kemacetan) dan merusak kawasan Semanggi, tapi justru menambah keindahan Jakarta,” ucap Budi. Pengerjaan yang mulus, bahkan lebih cepat dari target, juga membuat Basuki tak sungkan memuji kontraktor proyek itu, yakni PT Wijaya Karya (Wika). “Dia membuktikan kerja lebih cepat dengan kualitas lebih baik,” tuturnya.

 

Wika mengerjakan proyek jalan layang yang memiliki misi memecah kepadatan kendaraan hingga 30 persen di kawasan Semanggi itu sejak April 2016. Target pengoperasian dimajukan dari rencana awal Oktober menjadi 17 Agustus 2017, bertepatan dengan hari jadi Republik Indonesia. “Saat ini, Komite Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan tengah menilai segala sisi jembatan, dari kualitas beton, konstruksi, penerangan, hingga pernak-pernik lain,” kata Basuki.

AVIT HIDAYAT | JULI

ets-small

detik:Jakarta – Jalan layang busway Ciledug-Blok M-Tendean sudah rampung. Direncanakan, tiga bulan lagi, masyarakat sudah bisa menikmati busway TransJakarta Layang (elevated) Ciledug-Blok M-Tendean.

Penasaran, detikFinance pun menjajal sendiri jalur melayang yang pengerjaannya telah sepenuhnya rampung dikerjakan.

 

Berapa ruas yang dijajal di antaranya, dari mulai sekitar Halte Tirtayasa, yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hingga ke titik pemberhentian terakhir, yakni di Halte TransTv.

Di sepanjang jalur tersebut, kondisi jalan telah diaspal dengan rapi dan rata. Dengan lintasan jalur seperti itu, bus Trans Jakarta nantinya bisa melaju kencang dengan nyaman membawa penumpang hingga sampai ke tujuan.
Jalur layang itu sendiri bakal melalui jalan yang berkelok hingga naik-turun. Saat melintasi jalur melayang itu, penumpang TransJakarta bakal disuguhi pemandangan dari gedung-gedung bertingkat yang ada di Jakarta.

Jika perhatikan, jalur tersebut cukup mirip dengan lintasan balap dengan tersedianya fasilitas penghalang angin di beberapa lokasi dan titik tertentu.

 

Dengan diberikannya sentuhan warna hijau berpadu kuning di sepanjang pembatas jalannya, membuat suasana jalan tidak monoton. Begitu pun dengan halte-halte yang ada di jalan layang tersebut.

Seluruh halte yang ada diberi warna atau motif yang cerah dan memanjakan mata, dengan begitu, kesan modern tampak hadir pada seluruh jalur melayang tersebut.
Seperti diketahui, Secara total, pembangunan Jalan Layang sepanjang 9,3 km tersebut menghabiskan Rp 2,3 triliun. Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh 8 kontraktor berbeda di 8 titik berbeda, proyek ini diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Adapun delapan paket tersebut adalah paket Tendean (1.000 meter) dikerjakan PT Adhi Karya Tbk, paket Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, paket Trunojoyo (1.375 meter) dikerjakan PT Jaya Kontruksi, paket Taman Puring (1.200 meter) dikerjakan PT Hutama Karya, paket Kemayoran Lama (1.300 meter) dikerjakan PT Pembangunan Perumahan Tbk, Paket Kostrad (1.400 meter) dikerjakan PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Paket Ciledug (1.500 meter) dikerjakan PT Waskita Karya Tbk, dan Paket Seskoal (1.400 meter) dikerjakan PT Wijaya Karya Tbk. (dna/mkj)

ets-small

DETIK Mempawah – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Tanah Air. Terkini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (18/3/2017), meresmikan 8 Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) dengan total kapasitas 500 Mega Watt (MW) di seluruh Indonesia.
Adapun delapan paket tersebut adalah paket Tendean (1.000 meter) dikerjakan PT Adhi Karya Tbk, paket Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, paket Trunojoyo (1.375 meter) dikerjakan PT Jaya Kontruksi, paket Taman Puring (1.200 meter) dikerjakan PT Hutama Karya, paket Kemayoran Lama (1.300 meter) dikerjakan PT Pembangunan Perumahan Tbk, Paket Kostrad (1.400 meter) dikerjakan PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Paket Ciledug (1.500 meter) dikerjakan PT Waskita Karya Tbk, dan Paket Seskoal (1.400 meter) dikerjakan PT Wijaya Karya Tbk. (dna/mkj)

Peresmian 8 PLTG MPP dengan total kapasitas 500 MW dan sembilan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Barat tersebut dipusatkan di PLTG MPP Parit Baru (Pontianak) yang berlokasi di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

“Hari ini sudah diresmikan di delapan lokasi pembangkit listrik tenaga gas yang totalnya 500 Mega Watt,” ujar Presiden Jokowi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/3/2017).

Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrikPresiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrik Foto: Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tambahan daya listrik tersebut diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 100 ribu rumah tangga. Mengingat saat ini pasokan listrik juga sangat dibutuhkan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Bumi Khatulistiwa.

“Ini memang yang sangat-sangat dikeluhkan masyarakat karena masalah kebutuhan industri, kebutuhan untuk pabrik, kebutuhan untuk hotel, pariwisata dan juga rumah tangga yang antre ingin mendapatkan listrik,” ungkapnya.

Oleh sebab itu dipilih mobile power plant karena proses pembangunannya yang cepat hanya memakan waktu 6 bulan.

“Kalau kita pakai yang batu bara bisa 4 tahun sampai 5 tahun (membangunnya) tapi ini bisa dikerjakan cepat,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrikPresiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrik Foto: Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bukan hanya Kalimantan Barat, sejumlah provinsi di Indonesia juga dapat merasakan manfaat dari pembangunan PLTG tersebut. Selain menggunakan gas sebagai bahan baku yang murah dan tidak merusak lingkungan, PLTG MPP tersebut bisa berpindah tempat sesuai dengan kebutuhan.

“Perlu saya ingatkan bahwa ini adalah MPP, Mobile Power Plant, yang bisa dipindah-pindah ke tempat lain kalau memang tempat itu sangat membutuhkan,” ucap Kepala Negara.

Presiden juga memuji pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang mencapai 5,22 persen dan berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,02 persen.

“Kalau listriknya tidak disiapkan bagaimana investor mau membangun hotel, industri dan pabrik,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrikPresiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrik Foto: Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Padahal, kata Presiden, dengan masuknya investor akan membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru bagi penduduk di kota, kabupaten dan provinsi sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tersebut akan ikut meningkat.

Adapun PLTG MPP 500 MW yang telah diresmikan, tersebar pada 8 lokasi, yaitu:
1. MPP Jeranjang‚ÄďLombok dengan daya 2×25 MW, yang telah beroperasi sejak 27 Juli 2016;
2. MPP Air Anyir‚ÄďBangka dengan daya 2×25 MW, mulai beroperasi 13 September 2016;
3. MPP Tarahan‚ÄďLampung dengan daya 4×25 MW, mulai beroperasi 29 September 2016;
4. MPP Nias dengan daya 1×25 MW, mulai beroperasi 31 Oktober 2016;
5. MPP Parit Baru (Pontianak) dengan daya 4×25 MW, mulai beroperasi 8 November 2016;
6. MPP Balai Pungut‚ÄďRiau dengan daya 3×25 MW, mulai beroperasi 13 November 2016;
7. MPP Suge‚ÄďBelitung dengan daya 1×25 MW (Roll Suge), mulai beroperasi 22 November 2016;
8. MPP Paya Pasir-Medan dengan daya 3√ó25 MW (Roll Paya Pasir), mulai beroperasi 9 Desember 2016.

Sedangkan sembilan infrastruktur kelistrikan yang berhasil diselesaikan PLN di Kalimantan Barat yakni:
1. PLTU Ketapang dengan daya 2×10 MW
2. SUTT 150 kV Parit Baru‚ÄďKota Baru sepanjang 44 kms
3. SUTET 275 kV Bengkayang-Jagoibabang sepanjang 162 kms
4. SUTT 150 kV Singkawang-Bengkayang sepanjang 140 kms
5. SUTT 150 kV Singkawang- Sambas sepanjang 118 kms
6. GI 150 kV Kota Baru dengan daya 30 MVA
7. GI 150 kV Sambas dengan daya 30 MVA
8. GITET 275 kV Bengkayang dengan daya 2×250 MVA
9. GI 150 kV Bengkayang sebesar 30 MVA

2 Syarat Pengerjaan Proyek Mangkrak

Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa saat ini terdapat 34 pembangkit listrik yang mangkrak. Salah satunya adalah pembangkit listrik yang lokasinya bersebelahan dengan PLTG MPP Parit Baru.

Presiden berpesan agar berhati-hati apabila akan meneruskan pembangunan pembangkit listrik yang mangkrak. Selain itu, ada dua syarat yang harus dipenuhi, yaitu masalah hukumnya sudah beres dan pembangkit listrik tersebut harus dibangun sesuai dengan kualitas yang diinginkan.

“Saya tidak mau nanti kapasitasnya hanya 30 persen atau 40 persen, untuk apa? Saya bisa ngecek itu. Jadi jangan main-main dengan hal teknis detil, pasti saya akan lihat karena menyangkut uang yang triliun,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrikPresiden Jokowi resmikan 8 pembangkit listrik Foto: Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Usai meresmikan delapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) dengan total kapasitas 500 Mega Watt (MW), Presiden Joko Widodo menyempatkan diri meninjau ke lokasi proyek pembangunan pembangkit listrik yang sudah mangkrak selama beberapa tahun itu.

Didampingi Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PLN Sofyan Basir, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Kepala Negara berjalan menyusuri bangunan proyek pembangkit listrik tersebut.

Baca juga: Pembangkit Listrik Mangkrak Dilanjutkan, Jokowi: Kalau Main-main, Awas!

Presiden menyatakan telah memerintahkan kepada jajarannya untuk menyelesaikan sejumlah proyek yang terbengkalai.

“Ya ada 34 kan, sudah sering saya sampaikan kalau bisa diselesaikan ya diselesaikan, tidak apa-apa,” tutur Jokowi.

Namun, Kepala Negara berharap agar penyelesaian proyek mangkrak tersebut dikerjakan secara profesional dan transparan.

“Sehingga listrik keluaran betul-betul bisa dipakai masyarakat, untuk pabrik, untuk industri, untuk pariwisata,” pungkas Jokowi.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam peresmian PLTG tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PLN Sofyan Basir, serta Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. (mkj/hns)

ets-small

Jakarta ‚Äď PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mendapat pinjaman sindikasi dari delapan institusi sebesar Rp 5 triliun, dengan tenor tiga tahun dan bunga sekitar 7,8%. Dana tersebut akan digunakan perusahaan untuk modal kerja pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda maupun pembangunan jalan tol Soreang-Pasir Koja.

Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo mengatakan, penandatanganan kredit sindikasi antara perseroan dengan delapan institusi keuangan yang baru dilakukan merupakan wujud komitmen untuk merealisasikan program nawacita. Khususnya, melalui pembangunan infrastruktur yang dapat menggerakan roda ekonomi nasional.

Satu dari dua proyek Wijaya Karya yang mengunakan dana pinjaman tersebut merupakan jalan tol yang akan menghubungkan daerah industri dan pertambangan antara Balikpapan dan Samarinda.

‚ÄúDengan pembangunan jalan tol itu, kami berharap dapat menekan biaya dan mempercepat proses maupun lalu lintas logistik,‚ÄĚ ujar Bintang di Jakarta, Rabu (15/3).

Dari total pinjaman sindikasi kepada Wijaya Karya yang sebesar Rp 5 triliun, pihak yang bertindak sebagai mandated lead arranger adalah Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (BTMU) Indonesia dengan nilai partisipasi sebesar Rp 1 triliun. Kemudian, Bank of China Indonesia, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang berperan sebagai lead arranger, masing-masing berkomitmen memberikan pinjaman sebesar Rp 900 miliar.

Senada, PT Bank BNP Paribas Indonesia juga menjadi lead arranger atas pinjaman sindikasi kepada Wijaya Karya, tapi kredit yang bank swasta nasional ini siapkan sebesar Rp 300 miliar. Sementara itu, dari sisi PT Bank Mizuho Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia, keduanya menyiapkan kredit sebesar Rp 375 miliar. Lalu, PT Bank CTBC Indonesia menyiapkan plafon kredit sebesar Rp 250 miliar kepada Wijaya Karya.

Mengenai pinjaman dari tujuh bank asing, satu perusahaan pelat merah, Direktur Keuangan Wijaya Karya Antonius NS Kosasih mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan kredit modal kerja yang perseroan terima tidak akan menggunakan aset sebagai agunan. Sebaliknya, ke-8 institusi keuangan yang memberikan pinjaman justru menggunakan dasar tagihan Wijaya Karya kepada pihak badan usaha jalan tol (BUJT) Balikpapan-Samarinda dan Soreang-Pasir Koja sebagai jaminan.

‚ÄúAdapun, pinjaman sindikasi yang kami terima juga memilili tingkat bunga yang rendah, karena terdiri dari Jibor (Jakarta Interbank Offered Rate) ditambah margin 2%. Dari sisi Jibor kan sebesar 5,8%, sehingga kami hanya mendapat bunga 7,8%,‚ÄĚ papar dia.

Seiring dengan hal tersebut, ia mencontohkan, andaikan sebelum tiga tahun pihaknya sudah melunasi jumlah pokok sekitar Rp 1-2 triliun, mereka dapat kembali menarik pinjam dengan nilai yang setara dari pelunasan pokok yang sebelumnya.

‚ÄúDengan kondisi ini, jelas bagus untuk cash flow perseroan,‚ÄĚ jelas dia.

Perihal identitas kreditor perseroan yang mayoritas bank asing, Antonius menilai hal tersebut menunjukkan kalau dunia internasional memiliki tingkat kepercayaan yang baik kepada Wijaya Karya.

‚ÄúNamun, selain bank-bank itu, masih ada SMI yang merupakan perusahan pelat merah. Intinya, kami sangat senang mendapat pinjaman yang murah dan tenor pembiayaan yang sama dengan waktu proyek perseroan,‚ÄĚ ujar dia.

Pada kesempatan sama Deputy General Manager and EVP Head of Global Corporate Banking and Financial Institution BTMU Indonesia Pancaran Affendi menyatakan, pihaknya mendanai Wijaya Karya karena menilai proyek yang digarap perusahaan tersebut cukup potensial.

Dari sisi emiten, Wika merupakan salah satu perusahaan konstruksi yang memiliki kinerja yang bagus, dan kondisi keuangan yang sehat, ujarnya.

‚ÄúProyek jalan tol yang Wijaya Karya kerjakan itu, mendapat jaminan dari pemerintah, sehingga kami siap mendukung melalui pemberian kredit. Adapun, sejalan dengan kredit sindikasi ini, untuk pertama kali BTMU berpartisipasi untuk mendanai konstruksi di Indonesia,‚ÄĚ ungkap dia.

 

 

Devie Kania/HA

Investor Daily

ets-small

Jakarta detik- Para supir truk pengiriman barang kini memiliki pilihan lain untuk menyeberang ke Pelabuhan Panjang, Lampung, sejak di bukanya jalur penyeberangan kapal Ro-Ro di Dermaga Ex Presiden, Tanjung Priok. Jalur ini dibuka sejak bulan puasa tahun lalu.

Kini para supir truk mulai berpindah hati menggunakan jalur baru ini. Ada banyak alasan mengapa jalur baru ini dipilih, salah satunya karena bebas dari pungutan liar (pungli).

“Kalau lewat Merak itu banyak banget pungutan. Sekali kena bisa Rp 20 ribu, sehari bisa kena 4-5 kali pungli. Kalau di sini aman,” kata salah satu supir truk Suryasan di Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (26/2/2017).

Hal tersebut bahkan disampaikan langsung saat bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat datang dermaga Ex Presiden, Tanjung Priok.

Tak hanya itu, menurutnya dengan jalur tersebut dia bisa menghemat bahan bakar hingga 120 liter. Meskipun tarif penyebrangan dari dermaga ini lebih mahal.

“Kalau di Merak tarifnya Rp 1,315 juta, kalau di sini Rp 1,72 juta, selisinya Rp 400 ribu. Tapi di sini hemat solar, enggak ada pungutan, bisa istirahat. Di Merak juga biasanya ngantri, jadi lebih enak disini. Banyak juga teman-teman yang ke sini, di Merak jadi berkurang,” tuturnya.

Suryasan sendiri mengaku sudah berkali-kali menggunakan jalur tersebut. Dia pun berharap agar rute tersebut semakin di maksimalkan dengan menambah lebih banyak kapal.(mkj/mkj)

Sydney detik- Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyebut terlambatnya pembangunan infrastruktur terjadi karena lambannya pengambilan keputusan di tingkat birokrasi. Seperti yang terjadi pada pembangunan transportasi massal di Jakarta, Mass Rapid Transit (MRT).


“Masalah infrastruktur yang berkaitan dengan transportasi massal, waktu saya jadi Gubernur DKI, ada yang namanya MRT. Planning-nya sudah 26 tahun, tapi belum diputus-putus, ya yang namanya pemimpin yah harus putuskan dengan segala risiko yang ada,” ucap Jokowi di depan ribuan WNI yang memenuhi International Convention Center (ICC) Sydney, Australia, Minggu (26/2/2017).

Keterlambatan ibu kota negara membangun transportasi massal, kata dia, berimplikasi semakin mahalnya ongkos yang dikeluarkan untuk membangun infrastrukturnya.

“Begitu sudah putuskan breg, nyatanya yah jalan, dan terus berjalan. Tapi kalau tidak kita putuskan ya semakin hari semakin mahal, infrastruktur semakin mundur semakin mahal, coba kalau diputuskan 26 tahun lalu, harga tanahnya masih Rp 2-3 juta, ini waktu saya putuskan itu harga tanahnya Rp 128 juta per meter, betapa mahalnya karena ga putuskan dulu,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman itu, pemerintah bertekad tancap gas membangun transportasi umum sebelum semakin terlambat dengan risiko biaya yang semakin tinggi. Di sisi lain, masyarakat juga harus menanggung kerugian dari kemacetan yang semakin akut.

“Ini putuskan selalu terlambat, LRT sama, tahun lalu sudah dimulai, barangnya kelihatan semua, di Palembang maupun Jabodetabek, 2019 awal selesai semua. LRT dan MRT itu harus diputuskan,” ungkap Jokowi.

Menurut dia, putusan pembangunan yang beberapa kali ditunda pada rezim sebelumnya terjadi karena pembangunan transportasi massal masih saja memperhitungkan untung rugi.

“Kalau dihitung masalah dari tiket penumpang, tapi dihitung macetnya, dari sekarang tidak disiapkan transportasi massal kaya MRT kayak busway, LRT, itu kerugian kita per tahun Rp 28 triliun, bangun LRT dan MRT sekarang yang pertama Rp 15 triliun, kerugian itu setiap tahun akan datang karena macet, pembuangan bahan bakar. Ini yang tidak kita sadari,” papar Jokowi. (idr/mkj)

ets-small

Liputan6.com, Manado – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara untuk sejumlah proyek infrastruktur dan properti.

Kerja sama itu ditandatangani dalam nota kesepahamanan yang ditandatangani pada Jumat (3/2/2017). Selain kerja sama, Wika juga dapat berinvestasi di berbagai daerah di Sulawesi Utara.

“Kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi untuk membangun ekonomi di Sulawesi Utara dengan cepat dan terpadu,” ujar Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.

Ia menuturkan, salah satu kerja sama yang dapat segera terealisasi yaitu pembangunan PLTG di Bitung dan Likupang, Sulawesi Utara. “Kami berharap Wika dapat bekerja sama dengan PLN dan BUMD Sulut untuk bersama-sama investasi membangun PLTG di Bitung dan Likupang yang output listriknya sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sulawesi Utara,” ujar dia.

Ada pun nota kesepahaman yang ditandatangai menjelang akhir pekan ini antara lain pekerjaan pembangunan, pengembangan dan ivnestasi pada pelabuhan Bitung, pelabuhan-pelabuhan lainnya di Sulawesi utara, pantai, dan kawasan komersial di Manado, Bitung dan Likupang. Termasuk investasi dan pembangunan PLTG 2X100 MW di Bitung dan 2×200 MW di Likupang.

Direktur Utama Wika, Bintang Perbowo menuturkan, pihaknya siap mendukung seluruh program yang dicanangkan oleh pemerintah Sulawesi Utara.

“Kami siap investasi untuk pembangunan PLTG di Bitung dan Likupang. Kami siap kerja sama dengan PLN dan BUMD Sulut. Kami sudah sangat berpengalaman membangun PLTG dan yakin dapat selesaikan PLTG itu kurang dari satu tahun setelah kontrak beres,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga siap untuk membangun kawasan khusus ekonomi termasuk industri dan logistik di Bitung serta kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata di Likupang. Perseroan juga siap untuk investasi jalan tol Manado-Bitung. Selain itu juga pembangunan bendungan Kuwil.

Perseroan juga memiliki kesiapan keuangan untuk mewujudkan berbagai kerja sama itu. “Kami baru saja selesai melakukan rights issue dan peroleh suntikan modal Rp 6,15 triliun. Dari hasil rights issue yang sebagian besar merupakan penyertaan modal negara Rp 4 triliun, serta dari leverage atas dana itu, kami diharapkan memprioritaskan pembangunan mau pun investasi di sektor infrastruktur terutama program prioritas pemerintah,” jelas Direktur Keuangan Wika Steve Kosasih.

Hingga Januari 2017, perseroan telah meraih kontrak baru Rp 5,09 triliun. Pencapaian kontrak baru itu 12 persen dari total target kontrak baru sekitar Rp 102,93 triliun pada 2017.

“Kenaikan terbesar disumbang oleh raihan proyek pembangunan jalan tol Serang-Panimbang dengan nilai kontrak Rp 3,56 triliun,” kata dia.

Selain itu, pembangunan jalan dan jembatan Natar Boa di Timor Leste Rp 171 miliar, pembangunan PLTU Sulsel Baru 1×100 MW Rp253,3 miliar, dan pembangunan jalan dan penataan pantai Kuta Lombok senilai Rp 125,6 miliar.

Pada 2017, PT Wijaya Karya Tbk memproyeksikan target penjualan sebesar Rp 25,75 triliun atau naik 32,81 persen dari target tahun 2016 sebesar Rp 17,29 triliun.

Sementara laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas Induk pada 2017 diproyeksikan sebesar Rp 1,2 triliun atau naik 20 persen dari prognosa tahun 2016 yang diperkirakan
menembus rekor pencapaian elama ini.

“Dari target awal Rp 750 miliar, WIKA membukukan pencapaian laba tahun 2016 minimal 25 persen di atas target atau sekurang-kurangnya Rp 940 miliar,” ujar Steve.

doraemon

Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bintang Perbowo mengatakan, mengawali 2017 WIKA telah memenangkan tender penataan jalan Pantai Kuta, Mandalika, Lombok senilai Rp 138 miliar. Bintang menuturkan, pengumuman tender itu berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development. Keputusan WIKA sebagai pemenang tercantum dalam Surat Keputusan bernomor 01/Peng/Dir/ITDC/2017.

Dengan demikian, total kontrak tahun ini terdiri atas target kontrak baru 2017 sebesar Rp 43,24 triliun dan carry over 2016 sebesar Rp 59,69 triliun. (nlt)

gifi

JAKARTA kontan. Komitmen pemerintah membangun berbagai proyek infrastruktur bukan sekadar isapan jempol belaka. Meski belum seluruh proyek yang direncanakan bisa terealisasi, namun sebagian proyek infrastruktur nyatanya sudah jalan.

Dari catatan KONTAN, pemerintah berhasil menyelesaikan beberapa proyek infrastruktur. Antara lain: proyek jalan tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II yakni Pejagan-Brebes Timur).

Presiden Joko Widodo meresmikan proyek ini pada Juni 2016. Selain jalan tol, proyek pembangunan pelabuhan Kalibaru tahap I, Bendungan Jatigede, proyek pengembangan Bandara Soekarno Hatta, pembangunan pos lintas batas negara (PBLN) serta sarana penunjang Mota’ain, Balu dan Bandara Sentani, Jayapura juga bisa jadi bukti.

Selain itu, pada tahun yang sama, pemerintah juga mempercepat pelaksanaan beberapa proyek strategis nasional seperti proyek light rail transit (LRT) yang kini masuk tahap konstruksi, proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU Batang) yang kini financial closing, proyek jaringan palapa ring yang sudah diteken kontrak kerjasama pelaksanaan proyek antara pemerintah dan konsorsium kontraktor.

Adapun, tiga proyek jalan tol yakni ruas Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung dan Pandaan-Malang, statusnya telah teken kontrak kerjasama. B

Bagaimana dengan tahun 2017 yang tinggal dalam hitungan hari? Lagi, pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai proyek infrastruktur. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 387,3 triliun.

Meski begitu, dalam rencana investasi infrastruktur yang disusun pemerintah untuk 2017, total rencana pembiayaan konstruksi tahun depan sekitar Rp 500 triliun. Perinciannya: Rp 227 triliun untuk proyek strategis nasional dan Rp 271 triliun untuk proyek non strategis.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo menjelaskan, dana investasi ini rencananya akan bersumber dari beberapa pos. Yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 124 triliun, APBD Rp 134 triliun, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rp 85 triliun, BUMD Rp 2,4 triliun dan swasta Rp 154 triliun.

Beberapa proyek yang akan dilaksanakan pada 2017 antara lain membangun 341 kilometer (km) jalan tol. Diantaranya ruas tol Medan-Kualanamu, jalan tol akses Tanjung Priok, ruas Solo-Kertosono, Balikpapan-Samarinda dan Manado-Bitung.

Pemerintah juga akan membangun 828 km jalan baru dan 807 km peningkatan jalan. Pemerintah juga akan membangun bandara baru, jalur kereta api sepanjang 1.687 km, membangun 39 bendungan dan membangun serta merehabilitasi 13 pelabuhan.

“Selain yang akan dibangun, tahun 2017 kami juga akan menyelesaikan beberapa proyek,” kata Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Menurutnya, beberapa proyek yang akan rampung tahun depan antara lain Bendungan Raknamo, jalan tol Palembang Indralaya, Bakauheni- Terbanggi Besar, Medan- Binjai, Solo- Ngawi-Kertosono dan Bawen-Salatiga.

Andalkan duit pensiun

Harus diakui, masalah ketersediaan lahan dan anggaran masih menjadi kendala dalam pembangunan proyek infrastruktur. Makanya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bilang selain sumber pembiayaan yang kini sudah ada, pemerintah juga akan mencari skema pembiayaan baru sebagai alternatif sumber dana infrastruktur.

Terbaru, pemerintah tengah mewacanakan pemanfaatan dana kelolaan jangka panjang seperti dana pensiun untuk membiayai infrastruktur. Menurut Bambang, dalam waktu dekat setidaknya ada sekitar Rp 15 triliun dana pensiun yang akan dimanfaatkan untuk menutupi kekurangan modal PT Waskita Karya dalam membangun 14 ruas jalan tol, diantaranya Kanci- Pejagan, Pejagan- Pemalang, Pemalang- Batang dan Medan – Kualanamu- Tebing Tinggi.

Pemerintah juga akan mengandalkan utang luar negeri untuk membiayai proyek infrastruktur. Dalam revisi Daftar Rencana pinjaman luar negeri Jangka Menengah (blue book) 2015-2019 pemerintah menambah utang pembiayaan proyek dari semula US$ 39,8 miliar menjadi US$ 42,27 miliar.

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya bilang, meski belum seluruhnya rampung namun dampak pembangunan proyek infrastruktur yang digeber pemerintah sudah mulai terasa.

Menurutnya, salah satu indikator yang bisa dilihat adalah adanya penurunan angka kemiskinan dalam beberapa waktu terakhir turun meski ekonomi melambat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2016 angka kemiskinan tercatat 10,34%, turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar 10,65%. Sedangkan angka kemiskinan pada September 2015 sebesar 10,62%.

“Artinya, ada tendensi pembangunan infrastruktur mulai berdampak ke ekonomi,” jelas Berly.

Membaiknya infrastruktur akan berdampak besar pada penurunan ongkos logistik dan peningkatan daya saing (competitiveness) Indonesia. Nah pada tahun ketiga nanti yaitu tahun 2017, kata Berly merupakan tahun pembuktian bagi pemerintah.

Artinya pemerintah harus konsisten dalam membangun berbagai proyek infrastruktur. Terutama dalam mengatasi berbagai masalah di bidang infrastruktur. Selama ini, masalah utama dalam proyek infrastruktur adalah soal pembebasan lahan, pendanaan dan perizinan.

Ke depan, kata Berly beberapa masalah pengganjal implementasi proyek infrastruktur nasional harus segera diatasi. Pemerintah juga harus mulai melebarkan sayap ke sektor-sektor lain.

Artinya, selain proyek infrastruktur sektor perhubungan pemerintah juga harus menggenjot proyek infrastruktur listrik. “Karena itu hal dasar yang dibutuhkan investor,” jelasnya.

ets-small

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒRancangan Undang-Undang (RUU) Jasa Konstruksi akhirnya disahkan menjadi UU. Gabungan Pelaksana Kontsruksi Indonesia (Gapensi) menyambut baik pengesahan itu. Gapensi berharap, tak ada lagi aksi kriminalisasi terhadap pelaksana konstruksi di Tanah Air.

‚ÄúKami sambut baik, semoga tidak ada lagi aksi sepihak berupa kriminalisasi kepada pelaksana konstruksi,‚ÄĚ ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gapensi H.Andi Karumpa, Minggu (18/12).

Andi mengatakan, pihaknya telah mengawal dan memberikan masukan atas RUU ini sejak dua tahun lalu dan kemudian disahkan menjadi UU.UU ini terdiri dari 14 Bab dan 106 pasal dan telah melalui harmonisasi dengan peraturan sektor lain, seperti UU Nomor 11/2014 tentang Keinsinyuran, UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU Nomor 23/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan aturan terkait lainnya.

Dia mengatakan, terdapat delapan poin penting dalam UU ini. Namun pihaknya, menekankan pentingnya adanya perlindungan hukum kepada pelaksana konstruksi.

‚ÄúJadi, dalam UU ini tidak boleh ada lagi pihak-pihak yang berupaya menghambat penyelenggaraan jasa konstruksi lalu mengganggu proses pembangunan. Di sini ada perlindungan bagi pengguna dan penyedia jasa dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi,‚ÄĚ pungkas Andi.

Menurutnya, penegak hukum harus memahami bahwa pada UU ini tidak terdapat klausul kegagalan pekerjaan konstruksi, hanya ada klasul kegagalan bangunan. Poin penting lainnya yang digarisbawahi Gapensi adalah pengaturan rantai pasok sebagai pendukung jasa konstruksi dan usaha penyediaan bangunan.‚ÄĚKetersediaan bahan baku, material konstruksi perlu dirancang ketersediaanya, sebab ini menyangkut daya saing pelaksana konstruksi, utamanya yang usaha kecil dan menengah,‚ÄĚ ujar dia.

‚ÄúHal ini sebagai perlindungan antara pengguna dan penyedia jasa saat melaksanakan pekerjaan konstruksi, sehingga tidak bisa lagi ada pihak-pihak yang sengaja mencari-cari kesalahan pelaksana konstruksi,‚ÄĚ papar Andi.

Memasuki pasar bebas Asean, UU ini juga mengatur badan usaha asing yang beroperasi di Indonesia. Hal ini diarahkan agar pelaksana konstruksi lokal dapat menjadi menjadi pelaku di daerahnya sendiri.

‚ÄúKita tidak ingin jadi penonton di kampung kita sendiri, sementara asingnya leluasa membawa modal dan kekuatannya sendiri,‚ÄĚ ucap Andi.

Sebab itu, menurut Andi sosialisasi atas UU ini hingga ke daerah-daerah penting diperkuat. Andi menambahkan, revisi UU ini akan terus berjalan, mengingat perkembangan jasa konstruksi di Tanah Air akan berlangsung dinamis ke depan. Misalnya bagaimana menghadapi berbagai perubahan rantai pasok, system delivery dalam sistem pengadaan barang dan jasa serta mutu konstruksi yang terus berkembang.

‚ÄúTinggal sosialisasi ke penegak hukum, pengusaha, pemerintah daerah, dan stake holders sampai ke daerah ini penting, agar pengusaha tidak ragu lagi dalam menjalankan tugasnya mengerjakan pengerjaan konstruksi,‚ÄĚ tandas Andi.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan kontrak jasa pemborongan (desain dan bangun)
pekerjaan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda seksi 2,3 dan 4 senilai Rp6,58 triliun.
Perseroan ditetapkan sebagai pemenang berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga,
kualifikasi dan verifikasi yang dilakukan oleh Jasa Marga Tbk (JSMR) Balikpapan, Samarinda.
Rencananya proyek ini berlangsung selama 26 bulan kalender kerja. Pencapaian kontrak baru
Wijaya Karya sampai pekan I Oktober 2016, termasuk penawaran terendah, sebesar
Rp40,13 triliun atau 76% dari target kontrak baru sepanjang tahun sebesar Rp52,8 triliun.(ay)

 

ets-small

JAKARTA. Pemerintah mematok anggaran infrastruktur dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun depan sebesar Rp 387,3 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding anggaran infrastruktur dalam APBN Perubahan tahun ini yang sebesar Rp 317,1 triliun.

Anggaran infrastruktur tersebut, terdiri dari anggaran infrastruktur ekonomi sebesar Rp 377,8 triliun, infrastruktur sosial Rp 5,5 triliun, dan dukungan infrastruktur sebesar Rp 4,1 triliun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kemkeu Askolani menyebutkan, anggaran infrastruktur tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek prioritas. Yaitu, pembangunan jalan 815 kilometer (km), jembatan 9,4 km, jalur kereta api 550 kilometer spoors, pelabuhan laut di 55 lokasi, dan membangun 13 bandara.

“PMN Rp 7,2 triliun juga akan menambah output yang akan digunakan BUMN untuk belanja modalnya dan sangat efektif untuk meningkatkan pembangunan jalan tol,” kata Askolani, Kamis (27/10).

http://nasional.kontan.co.id/news/ini-proyek-infrastruktur-prioritas-tahun-2017
Sumber : KONTAN.CO.ID

ets-small

Jakarta kontan. Pembangunan infrastruktur, khususnya yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sampai dengan tahun kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih dihadapkan pada banyak masalah klasik, yakni anggaran.

Berdasarkan perhitungan Kementerian PUPR tahun 2016 misalnya, total anggaran untuk pembangunan infrastruktur sektor pekerjaan umum dan perumahan yang ideal mencapai Rp 178 triliun. Tapi, pada tahun anggaran ini, kementerian tersebut hanya mendapatkan alokasi anggaran Rp 104 triliun.

Anggaran itu pun, kemudian masih dipangkas Rp 8,4 triliun dan Rp 6,9 triliun karena penerimaan pajak 2016 diperkirakan akan meleset Rp 219 triliun. Permasalahan anggaran itu, harus membuat Kementerian PUPR memutar otak.

Agar pelaksanaan proyek infrastruktur di sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat jalan, mereka menggeser atau mengalihkan pembayaran infrastruktur ke tahun anggaran 2017. Arie Setiadi Moerwanto, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR mengatakan, pembayaran proyek yang perlu penundaan sampai dengan APBN 2017 nanti mencapai sekitar Rp 4 triliun.

Pembayaran proyek jalan yang ditunda tersebut salah satunya untuk Tol Solo- Kertosono. “Karena anggaran untuk mereka belum siap diserap sekarang,” katanya pekan lalu.

Selain anggaran, masalah klasik yang masih menghantui pembangunan infrastruktur adalah lahan. Masalah ini, salah satunya terjadi pada pembangunan sarana irigasi baru. Kementerian PUPR memiliki program pembangunan sarana irigasi baru sebanyak satu juta hektare selama lima tahun pemerintahan Presiden Jokowi. Tapi, pembangunan tersebut terganjal lahan.

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR mengatakan, kementeriannya kesulitan mendapatkan hamparan lahan seluas lebih dari 3.000 hektare untuk membangun sarana irigasi baru. Luasan hamparan yang ada hanya kecil- kecil.

Sementara itu, masalah klasik ketiga, berkaitan dengan birokrasi. Imam Santosa, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR mengatakan, masalah birokrasi ini terjadi pada rencana pengembangan pembangkit listrik di 18 waduk, antara lain; Batutegi di Lampung, Jatibarang di Jawa Tengah dan Karangkates di Jawa Timur di Jawa Timur.

Walaupun pengembangan PLTA sudah direncanakan sejak awal pemerintahanPresiden Jokowi, sampai saat ini proyek tersebut belum bisa dilaksanakan. Proyek tersebut sampai saat ini masih terkendala oleh ijin pemanfaatan waduk sebagai barang milik negara (BMN) dari Kementerian Keuangan.

Meski masih mendapatkan hambatan klasik, Kementerian PUPR menilai, itu bukan masalah. Permasalahan tersebut tidak menimbulkan sandungan berarti bagi Kementerian PUPR untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur.

Bahkan, menurut mereka, pembangunan infrastruktur yang ditangani Kementerian PUPR saat ini bisa dikatakan melaju cepat. Untuk pembangunan jalan tol misalnya, selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi, PUPR bersama dengan swasta telah berhasil menuntaskan pembangunan beberapa ruas tol.

Pertama, Tol Cikopo- Palimanan sepanjang 116, 7 kilometer. Kedua, Tol Pejagan- Pemalang Seksi I dan II sepanjang 20 kilometer yang pembangunannya sempat mangkrak sejak 1996.

Kementerian PUPR juga telah berhasil memulai pembangunan beberapa ruas tol yang sebelumnya sempat mangkrak selama bertahun- tahun. Tol tersebut antara lain; Tol Ruas Pemalang- Batang, dan Batang Semarang, Balikpapan- Samarinda.

Kementerian PUPR juga berhasil memulai pembangunan beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera. Basuki optimis, dengan percepatan pembangunan tersebut, dalam waktu lima tahun, panjang jalan tol bisa bertambah 1.060 kilometer.

Selain tol, untuk menunjang keterhubungan antar wilayah di daerah pinggiran dan perbatasan, Kementerian PUPR pada dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi juga telah melaksanakan pembangunan jalan Trans Papua. Berdasarkan data kementerian tersebut, sampai dengan tahun anggaran 2016 ini akan ada pembangunan jalan Trans Papua baru sepanjang 135, 8 kilometer.

Jalan tersebut merupakan bagian jalan Trans Papua sepanjang 3.031,4 kilometer yang saat ini sudah tersambung penuh sepanjang 2.624 kilometer. Di sektor ketahanan pangan dan air, pada sepanjang dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi, Kementerian PUPR juga telah berhasil memulai dan menyelesaikan pembangunan infrastruktur pangan dan ketahanan air.

Untuk waduk, sampai dengan 2016 ini, Kementerian PUPR sudah menyelesaikan tujuh buah waduk peninggalan pemerintahan Presiden SBY, salah satunya Waduk Jatigede yang sekarang sudah mulai diairi.

Selain itu, mereka juga sudah memulai dan memulai pembangunan 30 waduk baru, atau 57% dari 65 total pembangunan waduk yang ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2014-2019).

Di sektor air minum, Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, pemerintah juga akhirnya berhasil memulai pelaksanaan skema pembangunan kerjasama pemerintah badan usaha dalam Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (Umbulan). Keberhasilan tersebut merupakan prestasi besar, mengingat proyek tersebut sudah digagas sejak 1970 lalu.

“Dengan ini, skema kerjasama pemerintah dan swasta dalam pembangunan infrastruktur, tidak lagi hanya wacana diatas kertas,” katanya.

Adanya percepatan itu pun diakui oleh Ketua Apindo, Hariyadi B Sukamdani. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang ditangani Kementerian PUPR merupakan salah satu yang menonjol di bawah Pemerintahan Presiden Jokowi.

“Kinerja PUPR di bawah Pak Basuki menurut saya yang paling baik,” katanya usai pertemuan dunia usaha dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

ets-small

Jakarta : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menyatakan bertanggungjawab atas munculnya genangan air di sejumlah titik di area kedatangan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta yang terjadi Minggu, 14 Agustus 2016, pukul 16.00 WIB.

Melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (15/8), WIKA merupakan pimpinan konsorsium kerjasama operasi (KSO) Kawahapejaya Indonesia dalam Pembangunan Terminal 3 Ultimate (T3) Bandara Soekarno Hatta.

Berikut pernyataannya:

1. Tim KSO sudah dapat mengatasi genangan air akibat meluapnya buangan air di bak kontrol yang terbuka yang berada di bawah lantai plaza akibat curah hujan yang tinggi pada Minggu (14/8).

2. KSO telah menyiapkan tim kerja yang terdiri dari manajemen teknisi dan pekerja selama 24 jam yang dibagi dalam dua shift untuk siaga mengatasi masalah-masalah yang kemungkinan akan timbul di terminal baru.

3. Tim KSO akan mengajukan usulan membuat sodetan dari bak kontrol untuk dibuang ke sungai terdekat dari masing-masing bak kontrol. Pekerjaan tersebut akan dikerjakan mulai besok malam (dengan persiapan terlebih dahulu) pukul 23.00 WIB-05.00 WIB pagi dan setiap pekerjaan akan dirapikan kembali.

4. Tim KSO akan membuat by pass talang dari atap untuk langsung dibuang ke saluran drainase terbuka di luar, sehingga mengurangi aliran yang masuk ke drainase di bawah lantai.

5. Ditargetkan pekerjaan sodetan dan talang tambahan selesai dalam waktu satu minggu.

“Demikian penjelasan ini dibuat sebagai informasi up to date untuk menghindari kemungkinan kesalahpahaman pemberitaan di kemudian hari,” kata Sekretaris Perusahaan Suradi Wongso melalui keterangan resminya.

http://www.imq21.com/news/read/382794/20160815/080732/WIKA-Buat-Sodetan-dan-Talang-Tambahan-di-Terminal-3.html
Sumber : IMQ21.COM

ezgif.com-resize

 

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasutionmengatakan, kemacetan yang terjadi pada arus mudik lalu khususnya di Brebes Timur menunjukkan infrastruktur jalan Indonesia masih harus digenjot pembangunannya.

Darmin menyatakan, kemacetan ini membuktikan daya tampung jalan di Indonesia belum mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah pemudik setiap tahunnya. Oleh sebab itu, infrastruktur jalan menjadi fokus pembangunan pemerintah.

“Ini belum memenuhi, supaya arus orang itu pada mudik dan balik lagi itu tidak macet. Belum menjawab itu,” ujar dia di Jakarta, (7/7/2016).

Dia juga mengungkapkan, kemacetan tersebut bukan masalah baru. Ini merupakan warisan yang harus dibenahi oleh pemerintahan saat ini dan ke depannya.

“Ini warisan lama, yang dibagi-bagi sejak zaman orde baru. Dibagi-bagikan konsesinya. Artinya belum bisa, belum sanggup (mengatasi kemacetan),” kata dia.

Namun, lanjut Darmin, masalah kemacetan ini bukan tidak mungkin bisa teratasi.‎ Seperti Jawa, pembangunan tol trans Jawa yang menyambung dari ujung barat ke ujung timur perlu didorong pembangunannya.

“Tapi bukan tidak bisa, karena semua sudah dimulai dibangun beberapa ruas hanya saja belum nyambung. Kalau orang yang optimis akan bilang ini akan selesai. Lebih baik jadi orang optimis, dari pada pesimis,” ujar dia. (Dny/Ahm)

new-chin-year-dragon-02

Jakarta detik -Pemerintah berencana merenovasi jalur kereta ganda lintas utara Jawa agar dapat dilintasi kereta berkecepatan sedang (medium speed) dengan rute Jakarta-Surabaya. Renovasi dilakukan untuk meningkatkan kecepatan laju kereta api menjadi 150 km/jam.

Dengan kecepatan itu, perjalanan Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dengan waktu 5 jam saja. “Kami sudah usulkan kalau menggunakan kereta medium ini maka Jakarta-Surabaya yang jaraknya cuma 720 km itu kira-kira hanya 5-5,5 jam,” kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro di sela buka puasa bersama awak media di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Perhitungan itu, kata Edi, didasarkan atas kajian yang dilakukan timnya di PT KAI atas permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hasil kajian itu sendiri telah disampaikan kembali kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai dasar perencanaan pembangunan kereta kencang tersebut.

Adapun kajian yang dimaksud sengaja dibuat untuk menjawab pertanyaan, apakah kereta yang ada sekarang bisa dipercepat lajunya sehingga waktu tempuh antar lokasi menjadi lebih singkat.

“Saat itu rapat terbatas Bapak Wapres (Wapres JK) menanyakan kenapa kecepatan kereta api di Jawa tidak bisa di-speed up, atau ditingkatkan? Saya jawab bisa sebenarnya dengan trek yang ada. Trek yang ada sekarang ini kan lebar spoor 1067 mm. Itu bisa dipakai untuk kecepatan sampai 160 km/jam,” jelas dia.

Hanya saja, ada sejumlah kendala yang menyebabkan kereta yang ada saat ini belum bisa melaju secepat itu. “Paling tidak ada 3 hal penting, pertama treknya harus diperbaiki untuk kecepatam medium. Kemudian kedua, saranya juga harus diperbaiki. Nah yang ketiga, itu adalah pembenahan prasarananya,” sambung dia.

Pembenahan prasarana yang dimaksud, lanjut dia, menyangkut masalah perlintasan sebidang yaitu berupa lintasan pertemuan yang saling silang antara rel atau lintasan kereta dengan jalan.

“Perlintasan dari Jakarta sampai Surabaya itu kurang lebihnya ada 1000. Nah yang liar atau tidak resmi ada 500-an. Nah ini harus semua dihilangkan kalau mau keretanya melaju 150-160 km/jam. Kalau ada, nanti ada orang naik sepeda motor dari Cipinang sampe ke Surabaya (karena tertabrak kereta),” kata dia.

Dari kajian itu lah terlahir rencana renovasi jalur kereta lintas utara Pulau Jawa. Renovasi yang akan dilakukan bakal menitikberatkan pada penghapusan lintasan sebidang baik dengan cara membuat lintasan melayang atau pun lintasan underpass pada titik-titik perlintasan sebidang.

Untuk menjalankan program tersebut, Pemerintah telah memberikan penawaran kepada pihak Jepang untuk menggarap proyek tersebut.

(dna/ang)

new-chin-year-dragon-02

 

Bisnis.com, JAKARTA – Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., kembali bersiap melakukan penerbitan saham baru (right issue) setelah perusahaan kembali diusulkan mendapatkan Penyertaan Modal Negara senilai Rp4 triliun.

Usulan PMN untuk BUMN itu diajukan pemerintah dalam Rancangan APBN Perubahan 2016, setelah usulan dalam Rancangan APBN 2016 ditolak oleh Badan Anggaran DPR.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Suradi memaparkan apabila perusahaan mendapatkan PMN maka perseroan akan melakukan right issue dengan target dana hingga Rp6,1 triliun.

Dengan bertambahnya modal dari kegiatan right issue itu, perusahaan dapat menarik pinjaman dalam berbagai bentuk senilai Rp18 triliun. ‚ÄúNilai proyek yang bisa digarap bisa sampai Rp24 triliun,‚ÄĚ katanya ketika dihubungi, Senin (6/6/2016).

Apabila mendapatkan PMN, emiten bersandi WIKA itu berencana menggunakan sekitar Rp850 miliar untuk menggarap proyek jalan tol Soreang-Pasir Koja, Manado-Bitung dan Samarinda-Balikpapan.

Di samping itu, perusahaan juga berencana menggunakan dana Rp2 triliun dari PMN itu untuk keperluan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Karangkates, PLTA di Lahat, PLT Gas di Jakarta dan PLT Uap di Banten.

Suradi mengatakan tambahan modal tersebut dibutuhkan oleh perseroan untuk mendukung rencana pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pemberian PMN itu dapat menimbulkan efek berganda.

Salah satu efeknya adalah terbukanya lapangan kerja di proyek yang digarap oleh perseroan. ‚ÄúDan kita juga akan mengembalikan kepada pemerintah dalam bentuk dividen dan pajak,‚ÄĚ kata Suradi.

bisnis.com: Proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 35.000 megawatt (MW) mendapatkan sorotan beberapa pekan terakhir.

Sikap tegas dan konsisten dari  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebagai badan usaha pelaksana proyek menjadi faktor penentu tercapainya megaproyek tersebut.

Jangan sampai muncul suara di luar, soal adanya peran si A atau si B yang katanya mampu mengendalikan atau mempengaruhi proses tender pembangkit. Bahkan, ada kabar misalnya si A sudah mengeluarkan dana besar untuk memenangkan tender, sehingga ketika PLN menetapkan perusahaan lain sebagai pemenang, si A langsung melobi ke berbagai pihak.

Sorotan terhadap PLN mulai muncul ketika perseroan itu menghentikan proses tender Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 5. Lelang pembangkit yang berlokasi di Banten dengan kapasitas 2×1.000 MW itu tinggal menyisakan dua peserta yaitu konsorsium China Oceanwide, Shanghai Electric, dan PT Pembangkitan Jawa Bali serta konsorsium PT Sumber Segara Prima Daya (SSPD), CNEC, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

PLN beralasan ada kejanggalan dalam lelang tersebut.

Persoalan kembali muncul dalam lelang pembangkit jumbo lainnya yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa I di Bekasi. Para calon peserta lelang pembangkit berkapasitas 2×800 MW itu merupakan perusahaan kakap.

Pada awalnya, PLN menyatakan tender tersebut terintegrasi antara pembangkit dan bahan bakarnya (gas). Namun, di tengah jalan, PLN mengubah skema lelang, yaitu memisahkan pembangkit dan pasokan gas. Perubahan sikap PLN ini tentu menimbulkan ketidakpastian bagi investor.

Proyek jumbo lainnya adalah PLTU Jawa 7 di Serang, Banten dengan kapasitas 2×1.000 MW. PLN sudah mengumumkan pemenang lelang tersebut yaitu PT China Shenhua dan PT Pembangkitan Jawa Bali. Namun, hingga saat ini konstruksi proyek tersebut belum juga dimulai. Terhambatnya proyek disebabkan adanya rencana reklamasi di sekitar lokasi pembangkit.

Terlepas dari ada rencana reklamasi, perlu diselidiki soal kesiapan dana atau penuntasan dana (financial close) dari pemenang proyek PLTU Jawa 7.

Berbagai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan agar target proyek 35.000 MW dapat tercapai pada 2019. Apalagi, progres pembangunan pembangkit hingga saat ini relatif rendah.

Hingga saat ini, pembangkit yang sudah beroperasi secara komersial baru 0,3% atau sekitar 397 MW. Proyek masuk tahap konstruksi sekitar 10,9% atau 3.862 MW, tahap penandatanganan jual beli listrik dan penuntasan pembayaran 10.941 MW (30%).

Sementara itu, proyek yang baru masuk tahap perencanaan masih signifikan 12.226 MW (34,4%), sedangkan tahap pengadaan atau lelang 8.338 (23,6%).

Padahal, untuk mencapai target tersebut, seluruh tender proyek pembangkit 35.000 MW harus selesai tahun ini.

PLN bisa berkaca pada proyek fast track program (FTP) tahap I dan II yang kurang berjalan mulus.

Berdasarkan data PLN, terdapat 34 proyek pembangkit yan mangkrak bertahun-tahun dengan berbagai penyebab seperti sulitnya pembebasan lahan.

Dari seluruh pembangkit yang mangkrak itu merupakan proyek milik PLN, bukan pengembang listrik swasta. Mangkraknya proyek pembangkit tersebut otomatis menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah.

Dirut PLN Sofyan Basir, yang sempat santer diisukan akan diganti, pun berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangkit yang mangkrak tersebut dengan dana dari internal perseroan melalui skema cost benefit. Padahal, proyek-proyek mangkrak tersebut terjadi saat PLN di bawah komando pendaulunya.

Bahkan, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam program FTP I & II persoalan pembebasan lahan menjadi faktor penghambat terbesar. Selain itu, persoalan kualitas pembangkit juga cukup mendominasi dalam proyek tersebut.

Ke depan, PLN diharapkan bisa menghindari kejadian seperti pada lelang PLTU Jawa 5. Sikap tegas dan konsisten PLN akan berpengaruh terhadap kepastian bagi para investor.

Apalagi, proyek dengan total dana Rp1.127 triliun itu membutuhkan peran serta investor hingga Rp615 triliun.

Selain itu, PLN harus memastikan pembangunan transmisi yang akan melalui lokasi pembangkit sehingga tidak terulang kejadian proyek mangkrak. Persoalan lahan seharusnya tidak lagi terjadi karena pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 4/2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Selain independen, PLN perlu memperketat calon peserta lelang, terutama dari sisi finansial atau kesiapan dana, sehingga ketika diputuskan jadi pemenang, perusahaan bisa lansung menerjakan proyek.

Tender proyek yang menawarkan profit menggiurkan, tentu berbagai cara ditempuh para peserta lelang untuk menjadi pemenang.

Perseroan perlu menyeleksi secara ketat untuk memastikan perusahaan yang menjalankan proyek ketenagalistrikan benar-benar kompeten.

PLN sebaiknya jangan hanya melihat dari sisi harga termurah, tetapi juga kualitas secara teknis.

reaction_1

ikon analisis gw

Per tgl 25 Mei 2016, ekspektasi tren harga saham WIKA mulai rebound dari 2200 k 2400an … selanjutnya resistensi 2477 menanti guna masuk gerbang area BULLISH jangka pendek lage:

wika BEARISH menuju REBOUND 250516

Per April 2016, tren harga saham WIKA mase tenggelam dalam kondisi BEARISH aka TURUN

tren wika dekat bullish jangka panjang lage 010416_2962_2655

… tren SMA 200D n 50D TURUN terus, mendekati TREN HARGA SAHAM wika @ 2600-an … 2655 akan menjadi UJI PERTAMA tembus bullish JANGKA MENENGAH @ harga saham WIKA … well, slanjutnya 2743 makin dekat seh menuju bullish jangka panjang … liat aza ūüôā

dollar small

INILAHCOM, Jakarta – Saat baru dilantik, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan tekad untuk membangun infrastruktur di tanah air. Ini bukan perkara proyeknya, namun dananya dari mana?

Untuk merealisasikan cita-cita mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI di bidang infrastruktur, perlu dana jumbo. Lantaran, Jokowi menggagas sejumlah pembangunan jalan tol, pelabuhan, kereta api dalam lima tahun yang nilainya Rp 5.500 triliun.

Misalnya, Jokowi menggagas Tol Trans Jawa yang terdiri dari 9 ruas yakni Cikampek-Palimanan (Cipali) yang sudah beroperasi. Dilanjutkan dengan Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Jombang-Mojokerto dan Mojokerto-Surabaya.

Proyek tol yang tak kalah hebring-nya (baca hebat) adalah Tol Nontrans Jawa, terdiri dari delapan ruas yakni Ciawi-Sukabumi, Gempol-Pandaan, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Waru-Wonokromo-Tanjung Perak, Bali Mandara (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa), Cileunyi-Sumedang-Dawuan, serta Serang-Panimbang.

Adapula Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Bakauheni sampai Aceh. Panjangnya tak kurang dari 2.000 kilometer. Ditambah lagi sejumlah proyek tol di Kalimantan dan Sulawesi Utara.

Daerah perbatasan juga tak luput dari perhatian Presiden Jokowi. Proyek pembangunan jalan trans di perbatasan Kalimantan-Malaysia sepanjang 771 kilometer, perbatasan NTT-Timor Leste sepanjang 171,56 kilometer, Trans Papua sepanjang 4.325 kilometer.

Untuk transportasi laut, Presiden Jokowi membangun lima pelabuhan berkonsep deep sea port di Kuala Tanjung (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Makassar, dan Sorong.

Khusus transportasi wong cilik yakni kereta api, Jokowi cukup agresif. Dirinya menggagas proyek pembangunan rel kereta di empat provinsi di luar Pulau Jawa, sepanjang lebih dari 3 ribu kilometer. Dengan anggaran Rp 234 triliun.

Untuk Pulau Jawa, Presiden Jokowi menetapkan pembangunan rel dua jalur alias double track. Melintasi sebelah barat hingga timur Pulau Jawa.

Tentu saja, itu baru sebagian dari mega proyek infrastruktur yang diimpikan Jokowi. Gagasan ini diyakini Jokowi bisa menarik investor untuk nyemplung ke Indonesia. Selain itu, kualitas infrastruktur di tanah air, memang layak dibenahi.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution saja mengakui bahwa infrastruktur di Indonesia, tertinggal. Boleh dibilang, sejak 1998, pembangunan infrastruktur sudah mandek.

“Kita mencatat pemerintah betul-betul berusaha mengundang investor, pertama-tama di bidang infrastruktur. Kenapa infrastruktur? Banyak alasannya. Di area ini, kita memang sangat tertinggal setelah krisis besar tahun 1998,” ungkap Darmin di Jakarta, Rabu (25/05/2016).

Darmin menyebut, kebijakan pembangunan infrastruktur di tanah air, harus dilakukan dengan jangka panjang dan jangan dilihat jangka pendek, dengan mengundang investor sebagai partner pemerintah.

“Infrastruktur karena keputusan melakukan investasi di bidang infrastruktur, tidak didasarkan kepada keputusan jangak pendek, sehingga kita masih lebih terbuka mengundang investasi di bidang infrastruktur,” papar Darmin.

“Selama punya prospek, baik jangka menengah maupun panjang, dan upayanya berjalan walaupun hasilnya belum semua. Kita melihat, investasi di bidang pelabuhan, jalan tol, dan sebagainya, mulai berjalan dengan baik,” lanjut mantan Gubernur BI ini.

Yang ingin dikatakan Menko Darmin, posisi pemerintahan Jokowi-JK sudah benar. Bahwa, pembangunan infrastruktur berdampak bagi peningkatan kapasitas ekonomi secara menyeluruh.

Ya, Darmin benar. Realisasi proyek infrastruktur yang sebagian besar berlangsung di daerah, pastilah membawa berkah bagi masyarakat di sana. Minimal bisa menyerap tenaga kerja, serta menumbuhkan daya beli. Alhasil, roda perekonomian bisa bergulir cepat.

Sumber Dana Infrastruktur
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sempat menawarkan gagasan tentang sumber pendanaan mega proyek infrastruktur. Caranya, terbitkan obligasi khusus infrastruktur setelah seluruh BUMN direvaluasi asetnya.

Sayangnya, tak semua tim ekonomi di Kabinet Kerja sepemahaman dengan Menko RR, sapaan anyar Rizal Ramli. Hal ini tergambar karena tak seluruh BUMN yang diperintahkan melakukan revaluasi aset.

“Hanya beberapa BUMN menangkap ide ini melakukan revaluasi aset. Asetnya naik Rp 800 triliun. Tapi kalau seluruh BUMN melakukan ini, asetnya akan naik Rp 2.500 triliun. Sehingga kita menerbitkan financing 100 miliar dolar AS mempercepat pertumbuhan ekonomi,” kata Rizal.

Rizal bilang, apabila gagasan ini dijalankan maka akan membangkitkan kepercayaan investor. Sehingga mereka akan merebut memborong obligasi tersebut. Selanjutnya, dana masuk itu bisa dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur di seluruh Indonesia, sisanya untuk mendorong berkembangnya sektor riil.

Mega proyek infrastruktur Jokowi yang digarap selama lima tahun, dan memerlukan dana Rp 5.500 triliun itu, masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Diperkirakan, kebutuhan dana untuk proyek infrastruktur sebesar Rp 5.500 triliun, berasal dari APBN sebesar Rp 2.215,6 triliun (40,14%), APBD Rp 545,3 triliun (9,88%), BUMN Rp 1.066,2 triliun (19,32%), dan swasta senilai Rp 1.692,3 triliun (30,66%).

Hanya saja, pelaksanaan proyek infrastruktur Jokowi yang berbiaya mahal sedikit tercoreng dengan adanya kasus suap yang menyeret mantan kader PDIP, Damayanti Wisnu Putranti. Bahkan, tersiar kabar adanya aliran dana haram yang masuk ke kocek petinggi Fraksi PDIP dan Komisi X DPR. [ipe]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2298125/jokowi-bangunkan-tidurnya-infrastruktur-sejak-1998#sthash.4tabQVKL.dpuf

new-chin-year-dragon-02

Jakarta beritasatu- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji peranan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) serta Kementerian Perhubungan (Kemhub) yang telah berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2016 yang tercatat 4,92 persen.

Pujian itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin rapat paripurna Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/5). Rapat yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla secara khusus membahas penetapan besaran angka asumsi dasar ekonomi makro dan arah kebijakan makro, dan fiskal dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF), serta pertumbuhan ekonomi kuartal I Tahun 2016 dan Strategi Industri Indonesia.

‚ÄúDi proyek-proyek infrastruktur, baik di Kempupera sejak 1 Januari langsung bergerak pelelangannya. Kemudian, ada di Kementerian Perhubungan, dan kementerian-kementerian yang di bulan Januari sudah memulai,‚ÄĚ kata Kepala Negara.

Dia menyebutkan, pada kuartal I-2016 pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 4,9 persen dimana kontribusi Kempupera dan Kemhub pada pertumbuhan itu sebesar 7,9 persen. ‚ÄúKita tahu semuanya bahwa growth (pertumbuhan) ekonomi di kuartal I mencapai 4,92 persen. Seperti yang sudah saya ingatkan pada bulan Desember, awal Januari agar yang namanya belanja, pembelanjaan itu ditarik ke awal-awal tahun, di Januari dan Februari, terutama yang berkaitan dengan belanja modal, belanja barang, tetapi prioritas di belanja modal,‚ÄĚ jelas dia.

Di sisi lain, dia menyesalkan adanya sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang masih terperangkap dalam rutinitas sehingga mengesampingkan aktivitas yang berkaitan dengan belanja modal. “Ini sudah saya ulang-ulang terus, tetapi kelihatannya pada awal-awal tahun lalu, yang bergerak itu hanya satu-dua-tiga kementerian, yang lainnya saya tidak tahu. Apakah lupa atau memang terjebak pada rutinitas yang ada. Sekali lagi, kalau kita masih terjebak pada rutinitas yang mau tidak mau tiap hari kita jalani karena persoalannya banyak ya, kejadiannya kan begini terus,‚ÄĚ kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan, aktivitas belanja modal wajib dilakukan pada setiap awal tahun agar dapat men-trigger pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

 

Novy Lumanauw/WBP

Investor Daily

doraemon

JAKARTA kontan. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tetap berencana rights issue lantaran penyertaan modal negara (PMN) dibatalkan. Emiten konstruksi pelat merah tersebut akan mengusulkan kepada Kementerian BUMN untuk melakukan rights issue dengan target perolehan dana sekitar Rp 2 triliun.

Bintang Perbowo, Direktur Utama WIKA, mengatakan, penguatan modal ini perlu untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pemerintah. “Pekan depan kami akan meminta izin kepada pemegang saham mayoritas terkait rencana rights issue sekitar 9%-10% dilusi jika PMN tidak jadi,” kata Bintang, Kamis (28/4).

Dengan penambahan ekuitas Rp 2 triliun, WIKA akan memiliki ruang mencari tambahan pendanaan eksternal sebesar Rp 6 triliun tahun ini. Artinya, perseroan bisa mengantongi dana sekitar Rp 8 triliun untuk membidik proyek kelistrikan, jalan tol dan lain-lain. Rasio utang terhadap ekuitas WIKA akhir 2015 mencapai 2,5 kali.

WIKA telah mengajukan PMN sebesar Rp 4 triliun pada tahun ini. Tapi, pembahasan pemberian PMN ini masih tertunda dan akan dibahas kembali dalam APBNP 2016. Pemerintah memiliki 65,05% saham WIKA dan publik 34,95%.

Jika rencana rights issue mendapat lampu hijau, maka porsi kepemilikan pemerintah turun menjadi sekitar 55%. Tahun ini, WIKA menyiapkan belanja modal sebesar Rp 6,98 triliun. Ini turun dari rencana semula yakni Rp 10,6 triliun karena ketidakpastian PMN.

Sekitar Rp 1 triliun belanja modal akan dianggarkan dari kas internal dan Rp 5 triliun berasal dari pinjaman bank. Tahun ini, WIKA masih membidik proyek jalan tol, yakni ruas Manado-Bitung dan Balikpapan-Samarinda.

WIKA juga membidik proyek -proyek kelistrikan, baik sebagai kontraktor maupun investor. WIKA tengah mengerjakan proyek engineering, procurement and construction (EPC) dengan Mitsubishi Coporation dengan total nilai kontrak Rp 2,4 triliun.

Hingga pertengahan pekan terakhir April, WIKA mengantongi kontrak baru Rp 8,76 triliun atau sekitar 16,7% dari target tahun ini, yakni Rp 52,2 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut di luar beberapa kontrak baru yang akan diperoleh pekan ini. “Ada beberapa yang tinggal penandatangan SPK,” ujar Bintang.

Dia bilang, pada Mei WIKA akan memperoleh kontrak baru dari pengerjaan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung Rp 17 triliun. Sehingga WIKA akan mengantongi kontrak baru Rp 25 triliun pada semester pertama.

Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri, mengatakan, WIKA membutuhkan penambahan ekuitas untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur. Jika tidak ada penambahan ekuitas, ruang pinjaman perbankan akan semakin tipis.

Menurut Hans, jika usulan PMN maupun rights issue dengan dilusi pemerintah tetap ditolak, WIKA tidak bisa leluasa ekspansi, meski peluang cukup besar.

doraemon

Jakarta detik -PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dinobatkan sebagai pemenang design and build pekerjaan pengembangan Simpang Susun Semanggi atau New Semanggi di Jakarta dengan total nilai Rp 345,067 miliar pada 7 Maret 2016 sesuai dengan surat penunjukan pemenang Nomor: 038/MPP/III/2016.

Pengumuman pemenang tender tersebut berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi.

Pasca pengumuman itu, hari ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini mulai melaksanakan proses dimulainya pembangunan atau groundbreaking.

Dalam groundbreaking proyek pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jumat (8/4/2016), turut hadir Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Moechgiyarto, Pangdam V Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Kepala Dinas di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta, dan Direksi WIKA.

“Proyek ini rencananya berlangsung selama 540 hari kalender kerja yang terdiri dari 90 hari perencanaan dan 450 hari waktu pelaksanaan. Lingkup pekerjaan perseroan dalam proyek ini meliputi: Detail Engineering Design (DED), persiapan, pergeseran loop, dan Pelaksanaan Konstruksi (Design-Build) pada struktur atas dan bawah, serta pekerjaan lain (drainase, marka, mechanical electrical/ME, pengembalian kondisi),” tulis WIKA dalam keterangan persnya, Jumat (8/4/2016).

Ada pun urutan pekerjaan dari pekerjaan pengembangan Simpang Susun Semanggi ini dimulai dari pekerjaan persiapan dan penanganan utilitas (survey dan stacking out, penyelidikan tanah, test pit penanganan utilitas), traffic management (pengalihan lalu-lintas, pembuatan jalan kerja), pergeseran loop (box traffic, perkerasan jalan, retaining wall), struktur bawah (bore pile, pile cap, kolom pier), struktur atas (box girder, parapet) yang di-supply oleh WIKA Beton, perkerasan tanah (aspal, marka), dan ME, perlengkapan jalan lalu lintas serta pengembalian kondisi (rambu-rambu, lampu, landscape, dan taman).

(feb/ewi)

dollar smallTEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengatakan akan segera melakukan ground breaking jalan layang Semanggi pada April mendatang. “Tanggal 8 April, Jumat groundbreaking, langsung jadi, swasta yang bangun,” kata Ahok di kantor Gubernur, Jakarta, Kamis, 31 Maret 2016.

Proyek ini merupakan salah satu proyek ambisius pemerintah provinsi DKI Jakarta. Menurut Ahok, jalan layang ini merupakan sejarah pertama teknik sipil di Indonesia dengan panjang 80 meter. “Sejarah sipil pertama indonesia yang memasang bridgecase membentang sepanjang 80 meter panjangnya di atas Semanggi,” ujar Ahok.

Menurut Ahok, jalan layang ini akan mengurangi kemacetan di Jakarta. Ahok juga memamerkan video simulasi setelah jalan layang ini berfungsi. Proyek ini akan dikerjakan oleh Wijaya Karya.

Berbeda dengan estimasi biaya sebelumnya. Pemerintah provinsi awalnya memperkirakan anggaran sekitar Rp 540 Miliar. Namun, saat lelang ternyata biayanya hanya Rp 300 Miliar. “Lebih 200 miliar itu kita mau bikin ducting di Sudirman Thamrin,” ujar Ahok.

Jalan ini akan dibangun dari arah Grogol, Jakarta Barat, menuju Blok-M di Jakarta Selatan dan dari arah Cawang, Jakarta Timur, menuju Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Sementara itu, kendaraan menuju Blok M dari arah Cawang juga bisa melintas di jalan layang itu. Termasuk bagi kendaraan dari arah Grogol menuju Jakarta Pusat.

Pembangunan jalan layang ini merupakan kompensasi tambahan koefisien lantai bangunan dari PT Mitra Panca Persada. Koefisien lantai bangunan adalah presentase perbandingan luas seluruh lantai bangunan gedung dengan luas lahan perencanaan tata ruang wilayah. Dengan adanya jalan layang ini diharapkan dapat mengurai kemacetan.

MAWARDAH NUR HANIFIYANI

bird

Bisnis.com, JAKARTA- Pertumbuhan laba bersih empat emiten BUMN sektor konstruksi sepanjang tahun lalu mencapai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Prospek sektor konstruksi bakal berlanjut tahun ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah.

Laba bersih empat emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi seperti PT Adhi Karya Tbk., PT Waskita Karya Tbk., PT Wijaya Karya Tbk., dan PT Pembangunan Perumahan sepanjang 2015 mencapai Rp2,88 triliun atau naik 45,21% dibandingkan dengan kinerja 2014 senilai Rp1,98 triliun.

Waskita Karya mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 104,68% menjadi Rp1,04 triliun pada 2015 atau satu-satunya BUMN konstruksi yang mampu membukukan laba bersih di atas Rp1 triliun dalam kurun waktu 2011-2015.

Kendati demikian, kontribusi laba bersih BUMN konstruksi itu masih relatif kecil. Dari 20 emiten BUMN yang telah menyampaikan laporan keuangan 2015,
total laba bersih BUMN konstruksi hanya 3,19% dari seluruh laba yang mencapai Rp90,34 triliun.

BUMN sektor perbankan masih menjadi penopang utama. Empat bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk., PT Bank Mandiri Tbk., PT Bank Negara Indonesia Tbk., dan PT Bank Tabungan Negara Tbk. mengumpulkan laba sebesar Rp56,65 triliun atau lebih dari 60% laba yang dihimpun.

Laba bersih emiten perbankan itu tumbuh tipis dibandingkan dengan pencapaian pada 2014 yang tercatat Rp56,01 triliun. Dari sisi kinerja secara keseluruhan, BRI masih menjadi pendulang laba tertinggi dengan menghimpun Rp25,39 triliun diikuti Bank Mandiri dengan nilai Rp20,33 triliun, dan PT Telekomunikasi Indonesia sebesar Rp15,49 triliun.

Selain kinerja yang moncer, ada sejumlah emiten BUMN yang merugi seperti PT Krakatau Steel Tbk. dan PT Aneka Tambang Tbk. Krakatau Steel merugi hingga Rp4,41 triliun, sedangkan Aneka Tambang mencatat kerugian sebesar Rp1,44 triliun.

Sementara itu, PT Garuda Indonesia Tbk. yang pada 2014 mengalami kerugian, mampu memperbaiki kinerja hingga berhasil membukukan laba bersih US$76,48 juta pada 2015.

Analis PT Ciptadana Securities Zabrina Raissa mengatakan kinerja BUMN sektor konstruksi dan perbankan cukup menarik perhatian dari investor karena tetap mampu membukukan pertumbuhan kinerja di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Melihat kinerja sepanjang tahun lalu, setiap kuartal emiten-emiten itu mampu membukukan kinerja meyakinkan. Menurutnya, kinerja positif BUMN konstruksi bakal berlanjut mengingat pemerintah tengah menggenjot pembangunan infrastruktur pada 2016. Proyek-proyek infrastruktur yang disiapkan pemerintah bakal berdampak terhadap kinerja emiten konstruksi.

‚ÄúUntuk¬†saham, top pick kami adalah Waskita Karya dan BRI,‚ÄĚ katanya ketika dihubungi,¬†Senin (28/3/2016).

Kinerja BRI, menurut Zabrina, bakal kembali ditopang oleh pembiayaan mikro pada 2016. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) juga bakal berdampak positif terhadap kinerja perseroan.

Dihubungi terpisah, Kiswoyo Adi Joe, Analis PT Investa Saran Mandiri, juga memiliki keyakinan serupa terhadap kinerja BUMN sektor konstruksi. Salah satu BUMN yang dianggap memiliki kinerja menarik adalah Wijaya Karya.

Menurutnya, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan dapat mendongkrak kinerja perseroan karena kebutuhan beton bakal menyerap beton yang diproduksi oleh anak usaha Wijaya Karya yaitu PT Wijaya Karya Beton Tbk.

Salah satu perkembangan yang ditunggu oleh investor terkait Wijaya Karya, katanya, adalah rencana rights issue atau penerbitan saham baru. Kepastian dari rencana tersebut dianggap dapat berpengaruh terhadap kinerja saham WIKA. Selain itu, Kiswoyo juga mencatat sektor semen sebagai sektor kuda hitam di tengah pembangunan infrastruktur.

‚ÄúKalau infrastruktur berjalan terus,¬†kebutuhan semen akan meningkat, kinerja¬†semen akan naik. Saham emiten semen¬†juga akan naik,‚ÄĚ katanya.

SESUAI PROYEKSI

Melihat kinerja secara keseluruhan, pertumbuhan laba bersih tertinggi dibukukan oleh perusahaan farmasi PT Indofarma (Persero) Tbk. sebesar 465% menjadi Rp6,56 miliar pada 2015 dibandingkan dengan Rp1,16 miliar pada 2014. Sebelumnya, emiten berkode saham INAF ini mengalami kerugian pada 2013.

Sebelumnya, Kementerian BUMN memperkirakan seluruh BUMN membukukan laba bersih sebesar Rp150 triliun pada 2015 atau mengalami penurunan 5% diban
dingkan dengan Rp159 triliun pada 2014.

Dari jumlah tersebut, 18 emiten BUMN membukukan laba bersih senilai Rp90,33 triliun pada 2015 atau turun dibandingkan dengan Rp91,59 triliun pada 2014 atau
sejalan dengan prediksi dari pemerintah.

Pada 2016, kuasa perwakilan pemegang saham memperkirakan laba bersih seluruh BUMN mencapai Rp172 triliun atau meningkat 14,6% dibandingkan dengan realisasi pada 2015.

BUMN dengan laba besar lainnya belum menjadi perusahaan terbuka seperti PT Pertamina (Persero) atau PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Dua BUMN itu selama ini juga mencatat laba bersih yang besar.

bird

Jakarta -Jembatan Kapuas Tayan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, telah selesai dibangun. Uji coba jembatan untuk dilewati kendaraan sudah berlangsung sejak 19 Februari 2016.

“Jembatan Tayan sudah selesai, malah sudah uji coba traffic sekarang. Sudah dari tanggal 19 (Februari) kita buka untuk kendaraan lewat,” ujar Kepala Pelaksana Satuan Kerja Jembatan Kapuas Tayan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Yudha Hadita kepada detikFinance, Selasa lalu.

Total panjang jembatan ditambah jalan akses mencapai 5,3 kilometer (km). Sedangkan panjang jembatan mencapai 1,42 km dan terdiri dari 2 bagian jembatan.

Bagian pertama sepanjang 280 meter dengan lebar 11,5 meter, dan bagian kedua sepanjang 1,14 km dengan lebar 11,5 meter. Jembatan ini menjadi yang terpanjang di Kalimantan.

“Dibilang terpanjang iya dari segi bangunannya. Artinya, bagian jembatan yang melayang memang yang terpanjang,” kata Yudha.

Jembatan Kapuas Tayang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah melalui Desa Tayan dan Desa Piasak, di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Selain itu, jembatan ini sangat penting karena menghubungkan jalan trans selatan Kalimantan yang belum tersambung.

Jembatan ini digarap oleh 2 kontraktor yaitu China Road and Bridge Corporation dengan PT Wijaya Karya Tbk. Proses pembangunan berjalan sejak September 2012 dengan total biaya mencapai Rp 1,023 triliun.

Yudha menambahkan, konstruksi Jembatan Kapuas Tayan selalu dievaluasi setiap 2 minggu. Rencananya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan beroperasinya jembatan ini.

(hns/wdl)

reaction_1

PT Wika Realty, anak usaha Wijaya Karya Tbk (WIKA), menargetkan Nilai
marketing sales tahun 2016 mencapai Rp 2,4 triliun. Untuk mencapai target
tersebut, Wika Realty mempersiapkan berbagai strategi, antara lain melakukan
kerjasama operasi (KSO) dengan pemilik lahan, investor, dan asing.
PT Wika Realty melakukan KSO untuk lahan di Antapani Bandung, melakukan
pembentukan anak perusahaan melalui akuisisi dan pembentukan JV yaitu PT
Wika Realty Minor Development untuk proyek di Ubud Bali.(britama/ay)read more…

reaction_1

JAKARTA detik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk sejumlah menteri dan pejabat negara untuk menggotong rame-rame proyek pemerintah. Titah Presiden Jokowi itu tertuang dalam instruksi presiden (inpres) dan peraturan presiden (perpres) tentang percepatan pelaksanaan proyek yang baru saja dirilis.

Dua aturan tersebut berupa Inpres No 1/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Presiden juga merilis Peraturan Presiden (Perpres) No 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Tujuan dua aturan itu jelas, proyek infrastruktur yang strategis harus jalan dan tak boleh terhambat masalah administrasi dan birokrasi. Beleid yang diteken Presiden Jokowi bulan ini menyebutkan sepuluh instruksi bagi para penyelenggara negara untuk mempercepat pelaksanaan pelaksanaan proyek strategis nasional.

Instruksi ini berlaku kepada para menteri, kepala lembaga, jaksa, kepolisian, hingga gubernur dan bupati/walikota. Poin utama inpres itu adalah para penyelenggara negara diminta menyelesaikan masalah dan hambatan proyek strategis nasional.

Beleid ini juga memberi peluang para penyelenggara negara mengambil diskresi untuk mempercepat pelaksanaan proyek strategis (lihat infografik). Bahkan di urusan penegak hukum, sebagai contoh, Jaksa Agung boleh “mengabaikan” dulu penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi pelaksana proyek.

Jaksa tak boleh langsung menangani setiap laporan masyarakat tentang penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Laporan tersebut dilimpahkan lebih dulu kepada pengawas internal pemerintah.

Jika ditemukan tindak pidana, jaksa dapat memproses penyimpangan itu secara terbatas, berdasarkan Standar Operasional dan Prosedur (SOP). Mengacu Inpres No 1/2016, Presiden Jokowi menugaskan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan sebagai koordinator penyusunan SOP.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil menuturkan, beleid ini diterbitkan untuk mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur prioritas.

Sebab, selama ini pelaksanaan proyek infrastruktur kerap terganjal hal-hal yang bersifat administratif termasuk perizinan, terutama di daerah. Dalam percepatan proyek ini, pemerintah pusat melibatkan kepala daerah.

Para gubernur dan bupati/walikota dititahkan untuk mendukung percepatan proyek strategis di wilayahnya, dan mengevaluasi serta merevisi peraturan daerah yang menghambat pelaksanaan proyek nasional.

“Kalau bupati tak memberi izin, pemerintah yang lebih tinggi akan memberi izin, biar cepat,” kata Sofyan Senin (25/1). Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy menyambut baik aturan ini.

“Bila ada percepatan proyek, pertumbuhan ekonomi juga terdorong,” ujarnya. Ketua Asosiasi Jalan Tol Indonesia Fatchur Rochman menilai, aturan percepatan pelaksanaan proyek strategis ini menjadi payung hukum dalam pelaksanaan proyek, termasuk dalam penegakan hukum.

“Penegak hukum diikutsertakan dalam pengadaan lahan,” katanya.

 

reaction_1

JAKARTA.√ā¬†PT Wika Realty, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. optimistis bisa meraih target lebih baik dari target tahun sebelumnya. Pengembang pelat merah tersebut akan terus menggenjot pembangunan dan penjualan proyek yang sedang berjalan dan tetap ekspansif membangun dan mempersiapkan beberapa proyek baru tahun ini.√ā

Direktur Utama PT Wika Realty Imam Sudiyono menyampaikan hal itu pada ulang tahun ke-16 Wika Realty di Jakarta, Rabu (20/1/2016) lalu. Tahun lalu, Wika telah menyelesaikan beberapa proyek apartemen dan sudah diserahterimakan kepada konsumen, antara lain apartemen Tamansari Papilio, Surabaya, sejak Maret 2015 dan Tamansari La Grande, Bandung, sejak Juni 2015.

Untuk produk kondotel, pada Agustus tahun lalu di Tamansari Papilio juga telah dilakukan Grand Opening Best Western Papilio Hotel, Surabaya, dan Grand Opening Best Western Premier La Grande Hotel, Bandung, pada November 2015.√ā

“Secara keseluruhan marketing sales kami tahun lalu mencapai Rp 1,4 triliun,” ujar Imam.

Adapun proyek-proyek yang berkontribusi besar pada penjualan 2015 itu antara lain Tamansari Parama senilai Rp 184 miliar, Tamansari Jivva sebesar Rp 150 miliar, serta Tamansari Hive Office senilai Rp 172 miliar.
√ā
Imam mengakui, 2015 merupakan titik terendah siklus bisnis properti. Namun, pihaknya optimistis tahun ini bisnis properti akan kembali tumbuh walau tantangannya masih cukup tinggi.√ā

“Kami membutuhkan dukungan pemerintah, khususnya yang berhubungan dengan kebijakan-kebijakan yang dapat menstimulasi sektor properti sehingga dapat kembali menumbuhkan daya beli masyarakat,” kata Imam.

Tahun ini Imam mengaku yakin Wika dapat menargetkan marketing sales sebesar Rp 2,4 triliun. Angka itu naik 71 persen dibandingkan pencapaian perusahaan pada 2015 lalu.

Untuk mencapai target itu, Imam memaparkan beberapa strategi telah dipersiapkan, antara lain kerjasama operasi dengan pemilik lahan, investor, dan asing. Hal terbaru adalah KSO untuk lahan di Antapani, Bandung dan pembentukan anak perusahaan melalui akuisisi dan pembentukan JVCo.√ā

“Kami telah membentuk anak perusahaan baru, yakni PT Wika Realty Minor Development untuk proyek di Ubud Bali. Kami juga sedang mempersiapkan akuisisi untuk proyek di Jakarta,” jelas Imam.

Strategi lainnya, Wika akan membidik penguasaan produk komersial untuk meningkatkan porsi reccuring income. Sementara untuk perkuatan likuiditas, perusahaan BUMN tersebut akan melakukan pendanaan berbasis proyek (Bank Loan per Project) dan pelaksanaan IPO.

Adapun pada 2016 ini Wika Realty akan mengembangkan 7 proyek baru yang meliputi rumah tapak, hunian vertikal (apartemen), serta hotel dan vila. Investasi proyek rumah tapak Tamansari Sepinggan, Balikpapan, misalnya, Wika menyiapkan investasi senilai Rp 460 miliar. Sementara untuk proyek hunian vertikal Tamansari Cendekia, Semarang, perusahaan telah menyiapkan investasi Rp 647 miliar.√ā

Wika Realty menyiapkan belanja modal (capex) di tahun 2016 sebesar Rp 1,5 triliun yang akan dipergunakan antara lain untuk melanjutkan pembangunan beberapa proyek yang sedang dikembangkan di tahun sebelumnya dan √ā¬†membangun beberapa proyek baru yang akan diluncurkan di tahun 2016.

“Untuk meningkatkan recurring income, kami perbanyak properti investasi. Persentase recurring income-nya saat ini adalah 10 persen berbanding dari total penjualan,” kata Imam.

Saat ini Wika memiliki cadangan tanah (land bank) yang sedang dikembangkan seluas 39 hektar dan land bank belum dikembangkan seluas 215 hektar.

http://industri.kontan.co.id/news/tahun-ini-wika-siapkan-7-proyek-baru
Sumber : KONTAN.CO.ID

reaction_1

Merdeka.com – Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meninjau pengerjaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kabupaten Majalengka. Bandara ini ditargetkan selesai pada tahun 2017.

“Bandara Internasional Jawa Barat yang ada di Kecamatan Kertajati Majalengka, ini sudah 6 tahun pembebasan tanah dimulai, dan dimulai konstruksi runway tahun kemarin, sudah menghabiskan uang APBN Rp 375 miliar,” kata Jokowi di lokasi, Kamis (14/1).

Tahun ini, lanjut Presiden, APBD Jawa Barat menganggarkan Rp 500 miliar untuk pembangunan bandara ini dari total anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 2,5 triliun. “Sehingga ada sisa Rp 2 Triliun,” ucap Presiden.

Semula kekurangan anggaran ini ditawarkan ke PT Angkasa Pura, tapi pemerintah memutuskan akan diambil alih oleh Kementerian Perhubungan dengan menggunakan APBN.

“Karena saya berikan target tahun depan sudah harus selesai, sudah 6 tahun. Tambah 2 tahun jadi 8 tahun, jangan lama-lama,” jelas Jokowi.

Untuk pembangunan runway, saat ini panjangnya adalah 2.500 meter dan lebarnya 60 meter. Rencananya runway sepanjang 3.000 meter dan dua runway.

Jokowi menjelaskan, mengenai pembebasan lahan untuk tahap pertama telah dibebaskan seluas 1.000 hektar dari 1.800 hektar yang akan dibebaskan. Sisa 800 hektar akan menjadi dibebaskan kemudian oleh Pemprov Jawa Barat.

Presiden menggarisbawahi bahwa pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Baik itu masyarakat umum Jawa Barat ataupun masyarakat sekitar.

Tampak hadir mendampingi Presiden, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Jawa Barat.

BIJB dibangun dengan didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 34 Tahun 2005 tentang Penetapan Lokasi Bandara di Jawa Barat (diubah menjadi KP 457 tahun 2012 tentang Penetapan Lokasi Bandara Baru di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat Sebagai Pengganti KM 34 tahun 2005 tentang Penetapan Lokasi Bandara di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat), serta Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 5 Tahun 2007 tentang Rencana Induk Bandar Udara di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

 

Mentawai beritasatu- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Mentawai Elfi mengatakan, percepatan proyek pembangunan jalan raya Trans Mentawai membutuhkan anggaran lebih kurang Rp3 triliun.

“Itu baru sebatas pembangunan jalan yang panjangnya kebih kurang 600 kilometer, terbagi di tiga pulau besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, namun belum termasuk pembuatan jembatan dan pengembangan Bandara Rokot,” kata Elfi di Tuapejat, Kabupaten Mentawai, Selasa.

Ia menjelaskan, sejauh ini pembangunan jalan Trans Mentawai berjalan cukup baik, meskipun ada beberapa kendala terutama pasokan material akibat cuaca yang tidak menentu, namun hal itu masih dapat diatasi.

Seperti dikutip dari Antara, Elfi menyebutkan, pada 2015 lalu, pembangunan jalan Trans Mentawai di Pulau Sipora, yang menghubungkan Tuapejat dengan Bandara Rokot sepanjang 2,5 kilometer sudah bisa dinikmati masyarakat di pulau tersebut.

“Dengan bertambahnya penyelesaian proyek di ruas jalan Tuapejat-Rokot sepanjang 2,5 kilometer, tinggal menyisakan tiga kilometer lagi untuk bisa menuntaskan jalan menuju Bandara Rokot, progresnya sudah bisa dikatakan 90 persen,” katanya.

Pada 2016 ini, Elfi menyebutkan, pembangunan jalan Trans Mentawai dengan anggaran dari APBN dengan panjang lebih kurang 10 kilometer akan segera dilakukan, dan sejauh ini proses lelang terhadap proyek tersebut sudah dilaksanakan.

“Proyek jalan 10 kilometer tersebut terbagi di tiga titik, yakni Sipora Utara, Sipora Selatan, dan Pulau Siberut,” katanya.

Ia menambahkan, untuk Trans Mentawai di Pulau Siberut sejauh ini progresnya pembangunannya masih sekitar delapan persen dari total panjang sejauh 23 kilometer. Tahun ini dari APBN, panjang jalan yang dikerjakan hanya sejauh 1,8 kilometer yang terletak di titik tujuh kilometer Kecamatan Siberut Tengah.

Percepatan pembangunan Trans Mentawai, katanya, selain mempermudah akses masyarakat juga berdampak pada peningkatan perekonomian serta mendukung promosi dan pertumbuhan objek wisata Mentawai.

“Tentunya ada sisi lain dari dampak pembangunan Trans Mentawai termasuk bagi masyarakat pedalaman yang saat ini terkesan belum bisa menikmati pembangunan di daerah itu,” katanya.

Kepala Bidang Bina Marga PU Mentawai Asmen Simanjurang menyebutkan, pembangunan Trans Mentawai terbagi di empat pulau besar yakni Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan.

Untuk Pulau Siberut total panjang Trans Mentawai yang akan dibangun sejauh 170 kilometer, Pulau Sipora dengan panjang 105 kilometer, Pagai Utara 110 kilometer dan Pagai Selatan 85 kilometer.

Ia mengharapkan dengan adanya dukungan pemerintah melalui APBN dan APBD, percepatan pembangunan Trans Mentawai dapat berjalan lancar.

 

Herry Barus/HRB

Investor Daily

reaction_1

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒPemerintah menargetkan ¬†Jembatan Meran Putih di Ambon senilai Rp772,9 miliar ¬†dapat beroperasi pada Februari tahun ini, mundur dari target semula yang ditetapkan pada Desember 2015.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono mengungkapkan tertundanya operasi jembatan tersebut disebabkan oleh gempa berkekuatan 5,3 SR yang mengguncang  Kota Ambon pada  Rabu (29/12/2015). Gempa tersebut menyebabkan terjadinya pergeseran terhadap deck jembatan pada bentang tengah sepanjang 9 cm.

Sejalan hal itu, pihaknya meminta kepada PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan selaku  kontraktor agar tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menangani proyek ini. Menurutnya, seperti halnya pada bendungan, kemungkinan terjadinya gempa sudah harus diperhitungkan saat menggarap jembatan.

‚ÄúKami lebih memilih safety ketimbang harus dipaksakan cepat selesai namun berisiko tinggi,‚ÄĚ ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (03/01/2015).

Menteri Basoeki menegaskan pergeseran tersebut tidak akan berpengaruh pada pendanaan, tetapi hanya berdampak pada mundurnya target operasi. Dia menargetkan jembatan yang dibangun sejak 2011 ini dapat rampung pada Januari 2016 dan mulai beroperasi pada pertengahan Februari.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan keberadaan jembatan sangat berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian di Maluku. Jembatan ini dapat menunjang pengembangan fungsi kawasan di Teluk Ambon sesuai dengan Tata Ruang Kota Ambon, di mana Poka-Rumah Tiga sebagai kawasan pendidikan dan Durian Patah-Telaga Kodok sebagai kawasan Permukiman.

‚ÄúJembatan Merah Putih diharapkan dapat mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari kota Ambon menuju Bandara Pattimura yang berkisar 35 Km dan sebaliknya, sehingga biaya operasi kendaraan dapat berkurang,‚ÄĚ ujarnya,

Menurutnya, selama ini perjalanan tersebut  harus ditempuh selama 60 menit dengan memutari Teluk Ambon. Alternatif lain adalah dengan menggunakan kapal penyeberangan (ferry) antara Poka dan Galala dengan waktu tempuh sekitar 20 menit, ditambah waktu antri.

Jembatan sepanjang 1.140 meter ini  membentang di Teluk Dalam Pulau Ambon, menghubungkan Desa Rumah Tiga/Poka, Kecamatan Sirimau pada sisi utara dan Desa Hative Kecil/Galala, Kecamatan Teluk Ambon pada sisi selatan. Jembatan ini nantinya akan menjadi ikon Kota Ambon dan merupakan bangunan kebanggaan Masyarakat Maluku.

Secara teknis, panjang Jembatan Merah Putih terbagi  ke dalam tiga bagian yaitu: Jembatan Pendekat di sisi Desa Poka sepanjang 520 m, Jembatan Pendekat di sisi Desa Galala sepanjang 320 m, dan jembatan utama sepanjang 300 m yang merupakan tipe jembatan khusus. Jembatan khusus ini memiliki  sistem beruji kabel atau cable stayed, dengan jarak antar pilon sepanjang 150 m.

JAKARTA ID-Emiten konstruksi milik BUMN, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memenangkan proyek pembangunan Jembatan Pulau G. Pluit City di Jakarta Utara dengan nilai kontrak mencapai Rp300 miliar milik PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

Corporate Secretary WIKA, Suradi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/12) mengatakan proyek tersebut rencananya dibangun selama 22 bulan kalender kerja (2015-2017), dimana perseroan ditunjuk sebagai kontraktor utama.

“WIKA nantinya akan mengerjakan pekerjaan bore pile, pile cap, pier, pier head, box G girder cast in situ, I Girder, oprit dengan masa pemeliharaan 12 bulan,” katanya.

Dijelaskan, jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Baywalk Pluit ke Pulau G yang saat ini masih dalam tahap reklamasi.

Pulau G merupakan pulau buatan seluas 161 hektar, dimana pada salah satu wilayahnya akan diberi nama Pulau Golf yang merupakan bagian dari Pluit City.

Adapun Pluit City akan menjadi kota mandiri baru yang menawarkan properti komersial apartemen, vila tepi laut dan lain-lain.

“Khusus dalam pembangunan jembatan, WIKA telah banyak berkontribusi dalam pembangunan berbagai jembatan berskala besar dan berteknologi tinggi di tanah air maupun luar negeri,” terangnya.

Beberapa proyek jembatan yang telah dibangun perseroan antara lain Jembatan Layang Sudirman dan KS Tubun dengan menggunakan teknologi Incremental Launching Method (ILM), serta Jembatan Suramadu yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia.

“Proyek jembatan lainnya yang akan rampung dalam waktu dekat ini adalah Jembatan Merah Putih Ambon yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia Timur dan Jembatan Tayan yang menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” ujar Suradi.(imq/hrb)

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil terpilih sebagai pemimpin konsorsium dalam
pembangunan terminal penumpang Bandara Internasional Jawa barat.

Wika akan memimpin Paket Konstruksi Sisi Darat Tahap 1A Bandara Internasional
Jawa Barat, Kertajati, Majalengka, paket II atau bangunan utama penumpang
senilai Rp 1.395 triliun.

Kepastian ini didapat setelah penetapan pemenang tender pada proyek tersebut
berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang telah
dilakukan oleh PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB).(kontan/az)read more…

Jakarta detik-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memakai Rp 105 triliun atau 87,3% dari total alokasi anggaran dalam APBN Perubahan 2015 sebesar Rp 118 triliun. Anggaran sebesar antara lain telah dipakai untuk program pembangunan fisik yang mencapai 91%.

Lalu, program pembangunan apa saja yang dijalankan Kementerian PUPR dengan dana sebesar itu?

Pembangunan pertama adalah sektor sumberdaya air. Setidaknya, ada 5 bendungan yang mulai beroperasi tahun ini.

“Pertama Jatigede di Jawa Barat, Nipah dan Bajulmati di Jawa Timur, Rajui di Aceh dan Titab di Bali yang kemarin baru diresmikan penggenangannya,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengawali paparannya dalam paparan hasik kerja 1 Tahun Kementerian PUPR di Kantornya, Selasa (22/12/2015).

Kelimanya adalah bendungan-bendungan yang sudah lama terbengkalai pembangunannya dan diselesaikan tahun ini sehingga baru bisa dioperasikan. Selain 5 bendungan yang beroperasi, di 2015 ini Kementerian PUPR juga telah berhasil membangun 13 bendungan atau waduk baru.

Bukan hanya itu, Basuki dan Kementerian PUPR pun telah berhasil membangun irigasi baru untuk mengairi sekitar 186.430 ha areal persawahan. Ia pun telah membangun sekitar 67,02 km pengaman pantai, 304,71 km pengendali banjir dan 52 buah pengendali sedimen atau lahar sepanjang tahun 2015.

Di sektor jalan dan jembetan, di 2015 ini Kementerian PUPR lewat Direktorat Jenderal Binamarga telah membangun sedikitnya 497 km jalan baru dan 705 km jalan di perbatasan.

Dibangun juga jembatan baru sepanjang 7.653 meter, penggantian jembatan sepanjang 6.616 meter hingga pembuatan Fly Over, Underpass dan perlintasan tak sebidang Kereta Api sepanjang 2.544 meter.

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Cipta Karya membangun sanitasi di sedikitnya 686 kawasan, pembangunan tempat pembuangan sampah akhir (TPA) regional di 4 kabupaten dan kota‚Äé dan pembuatan drainase di 61 kabupaten Kota.

Bukan hanya itu, masih oleh Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR telah melakukan penanganan terhadap 560 kawasan kumuh. Selain itu ada penataan terhadap 1.307 hektar kawasan pemukiman dan perkotaan.

“Tantangan penanganan kawasan kumuh itu bukan semata-mata mengurangi kawasan kumuhnya saja. Tapi juga mempertahankan kawasan yang sudah diperbaiki agar tidak kembali kumuh. Ini butuh penanganan total,” tegas Direktur Jenderal Cipta Karya Andreas Suhono.

Di sektor perumahan, sedikitnya 667.668 rumah telah terbangun dari target pemerintah sebanyak 1 juta rumah terbangun setiap tahunnya.

“Tahun ini memang tantangan yang berat sekali bagi sektor perumahan. Namun kami optimistis hasil yang lebih baik bisa dicapai tahun depan. Berbagai terobosan terutama terkait regulasi akan‚Äé kami perbaikan sehingga penyediaan rumah murah tahun depan bisa lebih optimal,” pungkas Direktur Jenderal Penyediaan Rumah Syarif Burhanudin.

(dna/hns)

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒLembaga riset PT BCI Asia Indonesia memperkirakan realisasi pasar konstruksi nasional hingga Oktober 2015 mencapai Rp393,77 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari  sektor gedung dan bangunan senilai Rp 192, 73 triliun dan sektor sipil senilai Rp201,04 triliun.

Country Manager PT BCI Asia Agus Dinar mengatakan, realisasi pasar konstruksi tersebut masih minus 2,03% dibandingkan realisasi pada  tahun lalu yang  mencapai Rp401,93 triliun.

Namun, dia meyakinkan nilai tersebut belum final, mengingat masih ada beberapa proyek konstruksi yang baru akan diteken kontraknya pada akhir tahun ini.

‚ÄúMinus tersebut muncul karena terpukul sektor commercial building yang minus 14,8% dibandingkan tahun lalu, sedangkan civil itu meningkat 14%. Terpukulnya commercial building ini karena properti menggunakan produk impor sedangkan dolar sempat naik, sehingga terjadi penundaan dan rekalkulasi,‚ÄĚ ujarnya

Dia menambahkan pada tahun lalu, sektor gedung dan bangunan berkontribusi 56% terhadap total realisasi pasar konstruksi, atau senilai Rp226,31 triliun, sedangkan sektor sipil menyumbang 44% atau senilai Rp175,62 triliun.

Namun, kondisi itu berbalik pada tahun ini di mana sektor konstruksi menyumbang lebih besar yakni sebesar  51%.

Menurutnya, hal ini merupakan imbas dari pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan pemerintah.

Meski demikian, pihaknya masih akan terus memperbarui data tersebut hingga akhir tahun guna mengetahui dampak deregulasi dan paket kebijakan ekonomi yang terhadap pasar konstruksi.

‚ÄúTergantung kepastian bagaimana dolar bisa ditekan di bawah dan deregulasi pemerintah kan banyak. Itu semua kalau dilakukan memang bisa berdampak pada naiknya pasar konstruksi nasional 2016, bisa tembus Rp400 triliun,‚ÄĚ ujarnya.

Di sisi lain, dalam sektor konstruksi sipil, realisasi proyek infrastruktur yang tercatat hingga Oktober ini mencapai Rp95,51 triliun, masih minus 6% dibanding realisasi total pada 2015 yang mencapai Rp101,92 triliun.

Di sisi lain, dalam sektor utilities tercatat capaian  proyek pembangkit listrik melonjak 43,18% menjadi Rp105,52 triliun dari tahun lalu senilai Rp73,7 triliun.

Dari sisi demografis, laporan tersebut mencantumkan  proyek konstruksi nasional  terbanyak berada  di Sumatra sebesar 32%, disusul Jakarta 28%, Kalimantan 19%, Jawa Barat 17%, Bali-Nusa Tenggara 11%, Jawa Tengah dan Yogyakarta 10%, Jawa Timur 3% dan Sulawesi-Maluku-Papua 3%.

Construction sector: President Joko Widodo has instructed several ministries including Public Works and Housing, Transportation, Energy and Mineral Resources and Agriculture, to accelerate 2016 the tender for projects before end of this year. The Minister of Public Works and Housing, Basuki Hadimuljono, stated that its ministry has started the tender for projects since September 2015. Basuki stated that around 90% of its 2016 allocated budget of Rp97tn would have been tendering before end of this year. The Minister of Agriculture will accelerate its 2016 budget spending amounting of Rp31tn. (Kontan)

Comment: The acceleration of project tender would benefit SOE construction within our coverage, providing better new contracts secured in early 2016.

JAKARTA— Rencana penawaran saham baru (right issue) 4 BUMN dengan target dana sekitar Rp13 triliun pada tahun depan dipastikan tersendat karena DPR dan pemerintah memutuskan untuk menunda pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN.

Seperti diketahui, DPR dan pemerintah sepakat untuk menunda pemberian PMN kepada 23 BUMN senilai Rp34,32 triliun dalam APBN 2016. Pemberian tambahan modal kepada BUMN diusulkan ditunda hingga pembahasan Rancangan APBN Perubahan 2016.

Dari 23 BUMN tersebut, 4 BUMN di antaranya merupakan perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Empat BUMN itu diusulkan memperoleh PMN senilai Rp9,03 triliun dimana Wijaya Karya diusulkan memperoleh tambahan modal Rp4 triliun, Pembangunan Perumahan Rp2,25 triliun, Jasa Marga Rp1,25 triliun dan Krakatau Steel Rp1,5 triliun.

Penambahan modal dari negara kepada BUMN biasanya disertai proses right issue agar saham pemerintah tidak terdilusi. Dengan ditundanya pemberian PMN maka proses right issue dipastikan bakal tidak sesuai rencana semula.

Sekretaris Perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Iip Budiman mengatakan pihaknya akan mengikuti proses yang telah ditetapkan oleh DPR dan pemerintah yaitu pembahasan kembali dengan komisi terkait di DPR.

Dengan demikian, menurut Iip, pihaknya akan mengikuti kembali pembahasan PMN dalam APBN Perubahan 2016. Selain itu, Iip mengatakan sejauh ini belum terdapat pembahasan perubahan RKAP di Krakatau Steel.

“Untuk rencana investasi yang terkait dengan PMN, sedang kami lihat kembali prosesnya. Namun untuk investasi yang berkaitan dengan lender yang sudah siap tentu akan tetap dipertimbangkan,” katanya, Senin (2/11).

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Mohammad Sofyan mengatakan pihaknya masih menanti arahan dari kuasa pemegang saham terkait penundaan pemberian PMN tersebut. “Kami menunggu arahakan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN.

Emiten berkode saham JSMR itu kini tengah menggarap 13 ruas jalan tol baru dengan nilai investasi sekitar Rp40 triliun dengan panjang 460 km. Sekitar 60 km telah beroperasi dan sisanya sekitar 400 km sedang dalam tahap pembangunan hingga 2019.

Terkait 13 ruas yang sebagian besar berada di pulau Jawa tersebut, Sofyan mengatakan pembangunan itu untuk mendukung program pemerintah terkait percepatan pembangunan jalan tol. “Untuk ruas-ruas itu telah ada pendanaannya,” kata Sofyan.

http://finansial.bisnis.com/read/20151102/309/488136/pmn-2016-ditunda-right-issue-4-bumn-terhambat
Sumber : BISNIS.COM

JAKARTA – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepertinya butuh kejelasan mengenai proyek kereta cepat yang akan dilakukan oleh BUMN dan investor China (Tiongkok). Pasalnya, hal ini menimbulkan banyak pertanyaan khususnya mengenai anggaran proyek tersebut.

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, untuk proyek kereta cepat, pihaknya memastikan tidak ada anggaran dari Pemerintah maupun jaminan untuk pembangunan kereta tersebut. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Perlu dijelaskan mengenai kereta cepat memang bapak Presiden menekankan tidak adanya anggaran dari Pemerintah maupun jaminan untuk pembangunan kereta cepat. Jadi kami menekankan memang sama sekali tidak ada menggunakan dana pemerintah termasuk PMN,” jelas Rini di Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (5/10/2015).

Rini menambahkan, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) selaku BUMN yang akan mengerjakan proyek tersebut memang mengusulkan untuk peningkatan modal. Akan tetapi, dana itu bukan digunakan untuk kereta cepat.

“Itu akan terlihat gamblang dari persentasenya berikut laporannya. Karena WIKA ini juga Tbk, maka penggunaan dananya akan terlihat jelas. Penyertaan modal oleh WIKA ini sama sekali tidak akan dimanfaatkan untuk kereta cepat,” tambah Rini.

Nantinya, proyek kereta cepat itu, lanjut dia, memang diserahkan kepada WIKA dan BUMN lainnya serta perusahaan China. Kemudian, untuk konsorsium akan lebih didominasi oleh BUMN sebesar 60 persen.

“Memang dari BUMN lebih besar, 60 persen konsorsium kita dari Tiongkok 40 persen. Ini masih finalisasi,” kata dia.

http://economy.okezone.com/read/2015/10/05/320/1226308/wika-cs-bakal-kuasai-60-saham-kereta-cepat

Sumber : OKEZONE.COM

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan konstruksi milik negara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menambah proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ke dalam daftar proyek yang bakal didanai dari hasil penawaran saham baru (right issue) pada tahun depan.
 
Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Suradi memaparkan PLTU yang bakal digarap oleh Wijaya karya antara lain PLTU Jawa V dan PLTU Jawa VII. ‚ÄúYang merupakan bagian dari Mega Proyek 35.000 MW,‚ÄĚ katanya dalam keterangan tertulis, Senin (7/9).
 
Sebelumnya, proyek PLTU tersebut tidak masuk ke dalam daftar proyek yang bakal didanai dari hasil right issue pada tahun depan, seperti yang pernah dipresentasikan manajemen perusahaan kepada Komisi VI DPR.
 
Seperti diketahui, emiten berkode saham WIKA itu berencana melakukan right issue pada tahun depan dengan target pengumpulan dana Rp4,7 triliun yang berasal dari investor publik dan tambahan modal negara.
 
Right issue itu bakal dilakukan apabila Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diusulkan oleh pemerintah dalam Rancangan APBN 2016 disetujui oleh DPR. Dalam paparan di Komisi VI DPR, manajemen Wijaya Karya telah mengusulkan sejumlah proyek yang bakal memperoleh manfaat dari right issue tersebut.
 
Proyek tersebut antara lain pembangunan Kawasan Industri Kuala Tanjung, pembangunan jalan tol Soreang-Pasir Koja, jalan tol Manado-Bitung, jalan tol Samarinda Balikpapan, sistem penyediaan air minum (SPAM) Jatiluhur 5.000 liter per detik dan kereta cepat.
 
Namun, beberapa hari setelah pemaparan manajemen Wijaya Karya kepada anggota Komisi VI DPR tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno selaku kuasa pemegang saham perusahaan menyatakan bahwa Wijaya Karya tidak akan menggunakan PMN untuk keperluan kereta cepat.
 
Keputusan itu dibuat setelah pemerintah menyatakan proyek kereta cepat tidak akan didanai oleh APBN dan tidak akan dijamin oleh pemerintah. Proyek kereta cepat akan digarap oleh konsorsium BUMN dimana Wijaya Karya menjadi pemimpinnya bersama sejumlah perusahaan milik negara lainnya.
 
Suradi mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur yang sedang digenjot pemerintah, diharapkan akan berdampak  positif terhadap kinerja perseroan.

Jakarta¬†—¬† PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menyatakan, minat membangun pelabuhan Sorong, Papua Barat.

“Kami ingin ikut menggarap pelabuhan Sorong,” kata Direktur Keuangan Adji Firmantoro ditemui di kantor Kementerian BUMN kemarin.

Menurut dia, ketertarikan pada proyek pelabuhan tersebut sebab perseroan telah memulainya di terminal peti kemas Belawan, Sumatera Utara. Hingga akhir tahun ini, proyek yang diperoleh dari pemerintah dan BUMN dapat mencapai 50%.

Menyoal nilai investasi rencana pembangunan Pelabuhan Sorong, ia menegaskan belum mengetahuinya.

“Tergantung konsorsium sama siapa. Proyek ini bukan tender, jadi kita ikut investasi. Berapa porsinya belum,” ujarnya.

Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, diakuinya, perseroan telah mengantongi proyek baru sekitar Rp14 triliun. Jumlah tersebut telah mencapai 44,25% dari kontrak baru WIKA 2015 sebesar Rp31,64 triliun.

Pada tahun ini, WIKA akan memperoleh total kontrak dihadapi sebesar Rp54,39 triliun, yang terdiri dari target kontrak baru 2015 sebesar Rp31,64 triliun dan carry over 2014 sebesar Rp22,75 triliun. Adapun komposisi perolehan kontrak baru ditargetkan berasal dari pemerintah sebesar 52,02%, BUMN 22,17% dan swasta 25,21%.

Menyoal pendanaan untuk investasi pada tahun ini, ia membeberkan perseroan masih memiliki dana hasil penerbitan surat utang jangka menengah (MTN) sebesar Rp1 triliun. Rencananya, perseroan akan melakukan penyelesaian MTN dengan penerbitan obligasi di atas Rp1 triliun.

http://www.imq21.com/news/read/316261/20150814/110724/WIKA-Incar-Proyek-Pelabuhan-Sorong.html
Sumber : IMQ21.COM

Jumat, 07/08/2015 NERACA

Jakarta- Guna mensukseskan pembangunan proyek pembangunan kereta api cepat meniru negara-negara maju yang sudah ada, kedepan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai kontraktor pembangunan infrastruktur proyek tersebut bakal membikin usaha patungan bersama PT KAI (Persero) untuk mengoperasikan pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Mariani Soemarno mengatakan, WIKA bersama PT KAI akan bikin perusahaan patungan (joint venture) untuk mengoperasikan rencana pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung,”Pastinya KAI akan dilibatkan dan mungkin mereka bisa membuat anak usaha sebagai operatornya,”ujarnya di Jakarta, Kamis (6/8).

 

http://www.neraca.co.id/article/57235/wika-rambah-bisnis-kereta-api-gandeng-pt-kai
Sumber : NERACA.CO.ID

JAKARTA – Kinerja PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mulai terkerek oleh program pemerintah mempercepat pembangun infrastruktur pemerintah. Oleh karena itu, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA+ untuk perusahaan WTON.Analis Pefindo, Martin Pandiangan, mengatakan outlook stabil untuk Wika Beton ini berlaku untuk periode 3 Juli 2015 sampai 1 Juli 2016.

“Akan diuntungkan oleh program percepatan program infrastruktur, walaupun realisasi anggaran infrastruktur masih sedikit,” ucapnya, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Lebih lanjut dia mengatakan, struktur permodalan serta proteksi arus kas yang kuat membuat kinerja perusahaan menjadi positif. Sementara itu, dia mengingatkan, peringkat bisa saja turun jika perseroan gagal mencapai target order book dan pendapatan secara signifikan.

“Jika kinerja dari ekspansi usaha tidak memberikan kontribusi signifikan sebagaimana yang diharapkan atau jika tambahan nilai utang lebih tinggi dari pada diproyeksikan akan memperburuk profil keuangan perusahaan,” ucapnya.

http://economy.okezone.com/read/2015/07/29/278/1187297/banyak-dapat-proyek-pemerintah-wton-naik-kelas
Sumber : OKEZONE.COM

JAKARTA kontan. Konsorsium PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) bersama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) dan PT Jasa Sarana memperoleh tender investasi pembangunan jalan tol ruas Soreang-Pasir Koja (Soroja).

Konsorsium tersebut akan membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk menjadi pemegang konsesi ruas tol Soroja selama 45 tahun. “Porsi kepemilikan sahan WIKA 25% dan selebihnya dimiliki anggota konsorsium lainnya,” ujar Gandiri Gutawa, Direktur Operasi I PT Wijaya Karya Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6).

Menurutnya proyek senilai Rp 1,5 triliun ini akan dimulai pengerjaan fisiknya pada akhir tahun 2015. Konsorsium menargetkan ruas tol Soroja ini bisa selesai sebelum perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Hal ini dilakukan karena sejumlah venues PON berada di wilayah Soreang, Bandung.

Tol Soroja memiliki panjang 8,15 kilometer yang menghubungkan ruas tol Padalarang-Cileunyi. Ruas ini memiliki 3 pintu keluar jalan tol antara lain yaitu di Marga Asih, depan Stadion Jalak Harupat, dan Kantor Pemkab Bandung.

Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA ‚Äď PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), mengincar kontrak pengadaan beton pracetak (precast) untuk proyek Jalan Tol Lintas Sumatera. Potensi nilai kontrak mencapai Rp 30 triliun.

Sekretaris Perusahaan Wika Beton Puji Haryadi mengatakan, total nilai proyek jalan tol sepanjang 2.700 kilometer (km) yang membentang dari Aceh ke Lampung tersebut mencapai Rp 360 triliun.

“Untuk proyek jalan tol ini komposisi beton precast-nya mencapai sekitar 30%. Namun, karena biasanya digarap konsorsium BUMN, artinya precaster-nya tidak hanya Wika Beton. Kami berharap paling tidak mendapat porsi 30% dari semua precaster atau sekitar Rp 30 triliun,‚ÄĚ kata Puji di Jakarta, Rabu (20/5).

Namun, menurut dia, pengerjaan proyek tol tersebut memakan waktu sekitar 5-10 tahun. Selain proyek jalan tol, perseroan juga mengincar proyek-proyek infrastruktur pemerintah lainnya, seperti jalan non-tol dan pelabuhan.

Kemungkinan besar dana infrastruktur dari pemerintah cair Juni, sehingga pada semester II tahun ini ekspansi bisnis perseroan akan mulai melaju.

Saat ini, Wika Beton sudah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 1 triliun atau 25% dari target kontrak baru tahun ini senilai Rp 4 triliun. Sepanjang kuartal I-2015, perseroan membukukan kontrak Rp 550 miliar.

Menurut Puji, proyek-proyek yang baru didapat perseroan di antaranya pembangunan tiang pancang pabrik kimia di Riau senilai Rp 51 miliar dan proyek jembatan Ciledug-Blok M senilai Rp 42 miliar. Perseroan juga menyediakan precast untuk proyek jalur kereta api di Kalimantan dan Sulawesi.

“Untuk proyek kereta api di Sulawesi saat ini kami sudah dapatkan untuk jalur Makassar-Pare Pare sepanjang 20 km senilai 80 miliar. Rencananya akan dikembangkan sampai Manado,” ujar dia.

Sementara itu, proyek kereta api di Kalimantan masih dalam tahap perizinan dan pembebasan lahan, sehingga dia belum bisa menjelaskan potensi nilai kontrak.

Selain itu, Wika Beton tengah menggarap proyek pembangunan sodetan kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Jakarta. Proyek dengan total lahan seluas 5.000 meter persegi (m2) itu diperkirakan menghabiskan dana Rp 492 miliar. Pengerjaan proyek ini sudah dimulai Januari 2015 dan ditargetkan selesai dalam 14 bulan.

“Progres pengerjaan sudah sekitar 30%. Saat ini kami masih terkendala pembebasan lahan,” jelas Ismu Sutopo, manajer proyek sodetan Kali Ciliwung.

Tahun ini, Wika Beton menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 550 miliar. Sumber dana berasal dari sisa dana penawaran umum perdana (IPO) saham yang sekitar Rp 600 miliar.

Direktur Keuangan Wika Beton Entus Asnawi menjelaskan, capex tersebut akan digunakan untuk penyelesaian pabrik di Lampung. Pabrik itu berkapasitas 250 ribu ton per tahun. Produksi massal dari pabrik tersebut ditargetkan pada Juni 2015.

Selain itu, capex juga akan digunakan untuk maintenance dan pengembangan pabrik yang sudah ada. Saat ini, Wika Beton memiliki 10 pabrik di Indonesia dengan kapasitas produksi 2,2 juta ton per tahun.

Dengan selesainya pabrik di Lampung, perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 2,3 juta ton per tahun pada 2015. ‚ÄúPada 2018, kami targetkan kapasitas produksi mencapai 3,3 juta ton per tahun,‚ÄĚ ujar Entus.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, saham WTON ditutup menguat 3,14% pada harga Rp 1.150. Harga tersebut mencerminkan price to earning ratio (PER) 28,61 kali. Adapun return on assets (ROA) sebesar 0,45%, return on equity (ROE) sebesar 0,76%, dan debt to equity ratio (DER) 0,7 kali. (ID)

 

TEMPO.CO, Jakarta -PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tahun 2015 melebarkan sayap ke luar negeri dengan masuk ke Arab Saudi. WIKA membuka kantor cabang di Arab Saudi untuk mengerjakan proyek pembangunan hotel di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, dengan nilai kontrak sekitar US$ 40 juta.

“Tahun ini WIKA sudah mulai mendapatkan kontrak proyek di Arab Saudi. Sebelumnya kami sudah masuk di empat negara yaitu Aljazair, Myanmar, Malaysia dan Timor Leste,” kata Direktur Operasi WIKA Destiawan Soemardjono, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan WIKA, di Jakarta, Rabu 22 April 2015.

Menurut Destiawan, pembukaan cabang WIKA di Arab Saudi sejalan dengan banyaknya permintaan dari negara tersebut untuk pembangunan properti maupun infrastruktur jalan. “Mulai akhir tahun 2015, WIKA akan membangun beberapa menara hotel, dengan masa pengerjaan sekitar 2 tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain itu WIKA juga mendapat tawaran di Arab Saudi membangun “mass rapid transportation” (MRT) di sana. Perseroan sudah mempersiapkan pendaftaran pembuatan perusahaan atas izin badan penanaman modal Arab Saudi. WIKA juga sudah menjajaki pembangunan pabrik beton pracetak (precast) banyak pendapatkan tawaran proyek di negeri tersebut.

Hal yang sama juga sedang dilakukan WIKA di Myanmar untuk membangun menara dengan nilai proyek investasi sekitar US$ 120 juta. Di Timor Leste juga merupakan negara yang sudah dimasuki WIKA dengan menyasar pembangunan bandara, pembangunan empat jembatan dengan nilai proyek berkisar US$ 30-40 juta. Adapun di Malaysia, sudah dalam tahap negosiasi ulang proses tender pembangunan 9 menara apartemen.

“Saya rasa ekspansi WIKA di enam negara untuk sementara sudah cukup. Peluang sangat besar tapi WIKA memilih menjalankan sikap kehati-hatian, jangan sampai proyek tersebut justru membuat rugi perusahaan,” kata Destiawan.

Proyek lainnya yang sedang digarap, yaitu pembangunan tiga menara rumah susun di Aljazair dengan nilai investasi sekitar Rp 1 triliun.

Ia menjelaskan, kontribusi WIKA cabang luar negeri selama ini masih relatif kecil atau berkisar 5 persen terhadap pendapatan perusahaan pada tahun 2014. “Tahun ini (2015) target kontribusinya tetap 5 persen, namun kapasitas bisnisnya yang diperbesar,” ujarnya.

Pada tahun 2015 WIKA menargetkan total kontrak yang dihadapi sebesar Rp 54,9 triliun, terdiri atas target kontrak baru Rp 31,64 triliun, dan carry over proyek dari 2014 sebesar Rp 22,75 triliun. Komposisi perolehan kontrak baru WIKA 2015 tersebut berasal dari proyek pemerintah sebesar 52,02 persen, BUMN 22,17 persen dan swasta 25,21 persen.

Sementara hingga pekan III April 2015, pencapaian kontrak baru WIKA mencapai Rp 4,43 triliun atau 13,99 persen dari target kontrak baru 2015 sebesar Rp 31,64 triliun.

AGUSSUP | ANTARA

PT Wijaya Karya (WIKA) menyatakan kesiapannya dalam menggarap proyek pembangunan infrastruktur rel kereta api di luar Jawa seiring dengan pemerintah yang berencana melakukan percepatan pembangunan infrastruktur moda transportasi masal berbasis rel diluar pulau Jawa.
Sumber : IPS RESEARCH

JAKARTA kontan. Sampai bulan Februari 2015, realisasi kontrak baru untuk emiten-emiten konstruksi masih minim. Padahal sektor kontruksi diperkirakan akan tumbuh gemilang tahun ini mengingat pemerintah gencar mendorong pembangunan infrastruktur.

Lihat saja emiten kontruksi pelat merah, rata-rata baru bisa merealisasikan target kontrak anyar di bawah 15% dalam dua bulan 2015. Pencapaian yang paling bagus diraih PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang mengantongi kontrak baru Rp 3,44 triliun. Artinya, WIKA telah merealisasikan 10,87% dari target Rp 31,64 triliun.

Sementara PT Waskita Karya Tbk (WSKT) baru meraih kontrak baru Rp 691 miliar atau 3,3% dari target  Rp 20,8 triliun, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) merealisaikan 8,5% atau Rp 1,3 triliun dari target Rp 15,2 triliun, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mengantongi Rp 1,13 triliun atau 4,1% dari target.

Adapun PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), emiten  konstruksi swasta telah mengantongi Rp 700 miliar kontrak anyar dari target yang dipasang hingga akhir tahun Rp 4,1 triliun. Sementara PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) hingga saat ini belum berhasil mendapatkan kontrak baru, padahal perseroan memasang target Rp 3 triliun.

Kontrak baru yang diperoleh WIKA bersumber dari proyek  luar negeri negeri yakni  pembangunan bandara Oe-cusse airport Timor Leste senilai US$ 92 juta. Sementara dalam negeri antara lain proyek bendungan Keureto Aceh, Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tahap I, proyek jalan layang non tol (JLNT) Ciledung, proyek Funtasy Island di Pulau Manis Batam dan proyek pembangunan Bandara Samarinda Baru.

Kontrak baru WSKT didapat dari pekerjaan penambahan akses Jalan Kali Baru, penambahan Fly Over Pegangsaan, penambahan jembatan Tulur Aji Jelangkat Kalimantan Timur, pembangunan gedung RS Stella Maris Makassar, proyek jalan di Makassar, jalan tol Kanci Pejanggan lanjutan, serta menggarap proyek joint operation lansekap dan akses ducting utilitas Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara realisasi kontrak baru ADHI didominasi oleh proyek swasta yakni sebesar 64%, BUMN sebesar 18% dan pemerintah tercatat sebesar 18%. Realisasi kotrak baru PTPP mayoritas disumbang oleh proyek swasta yakni sebesar 90% dan sisanya dari proyek pemerintah dan BUMN. Padahal, PTPP berharap raihan proyek pemerintahnya bisa berkontribusi 65% terhadap total kontrak baru.

Analis First Asia Capital David Nathanael Sutyanto¬†memandang saham-saham kontruksi saat ini sudah terlalu tinggi karena dibangun di atas ekspektasi bukan karena didasarkan kinerja yang bagus. ‚ÄúHarganya terlalu mahal karena estimasi pasar yang terlalu tinggi,‚ÄĚ kata David pada KONTAN, Rabu (11/3).

Menurut David, ekpektasi pasar yang besar terhadap pembangunan infrastruktur di era pemerintahan Jokowi  membuat harga saham kontruksi melambung. Pasalnya, laporan keuangan emiten-emiten ini tahun 2014 di bawah ekspektasi analis sehingga masih dalam tren bearish sampai laporan kinerja kuartal pertama tahun ini keluar.

Jika laporan keuangan kuartal pertama tercatat positif, maka kata David, saham-saham kontruksi akan bergerak ke tren bullish. Tapi jika sebaliknya, akan kembali melanjutkan tren bearish sampai pembangunan infrastruktur pemerintah terelisasi.

David masih merekomedasikan hold terhadap saham kontruksi sepanjang kuartal I sampai ada dukungan dari kinerja yang positif. Sebab menurutnya, saham konstruksi memiliki resiko yang besar karena sebagian besar modal emiten kontruksi bersumber dari utang bukan equity.

Namun sampai akhir tahun, David percaya prospek saham kontruksi masih cukup bagus. ‚ÄúMasih bergerak naik sampai akhir tahun apalgi jika proyek pemerintah sudha mulai terealisasi,‚ÄĚ ujar David.

Direktur Investa Saran Madiri Hans Kwee juga¬†menilai harga saham kontruksi sudah terlampau tinggi, Dia bilang, sejak awal tahun harganya kenaikannya terlalu besar karena terdorong ekspektasi ¬†yang sangat tinggi terhadap pembangunan infrastruktur. ‚ÄúNamun kinerja tahun lalu tidak memuaskan lantaran tekanan tahun politik dan pelemahan rupiah,‚ÄĚ kata Hans.

Hans memperkirakan, saham konstruksi akan cenderung turun sepanjang semester satu. Meskipun Presiden Jokowi memajukan pelaksanan pembangunan infrastruktur mulai April namun realisasinya baru akan optimal setelah memasuki semester II.  Itu sebabnya, Hans memadang wajar jika realisasi kontrak baru emiten kontruksi dua bulan pertama ini masih minim.

Selain itu, lanjut Hans, pasar modal domestik juga akan tertekan karena ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Dia memperkirakan kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga antara bulan Juni ‚ÄďJuli sehingga menjelang kebijakan tersebut akan terjadi outflow yang besar. ‚ÄúTekanan terhadap kontruksi ditambah lagi dari pelemahan rupiah karena banyak kompenen infrastruktur berbasis impor,‚ÄĚterang Hans.

Namun, Hans melihat prospek saham kontruksi akan mulai cerah di semester II karena realisasi pembangunan infrastruktur akan optimal dan dana asing akan kembli masuk ke pasar saham. Dia memprekirakan saham kontruksi masih akan tumbuh 15% hingga akhir tahun.

 

Editor: Uji Agung Santosa

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melelang sejumlah pekerjaan infrastruktur senilai Rp 40,23 triliun dari pekerjaan kontraktual sebesar Rp 94,57 triliun. Sedangkan proyek yang belum dilelang sebesar Rp 45,26 triliun dan yang sudah siap tanda tangan kontrak sekitar Rp 7 triliun.

“Nah, kami tinggal tunggu pengesahan DIPA 13 Maret nanti. Begitu DIPA disahkan oleh Kemenkeu, kontrak yang ditandatangani sudah Rp 7,1 triliun ditambah kontrak multiyears Rp 9,1 triliun,” kata Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui keterangan pers, Sabtu, 7 Maret 2015.

Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp 118,5 triliun ini terdiri atas kontraktual Rp 94,5 triliun, yang terbagi atas pekerjaan tahun jamak sebesar Rp 9,1 triliun dan pekerjaan kontrak tahun 2015 Rp 85,47 triliun. Sisa dari anggaran tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan swakelola, seperti rehabilitasi dan perbaikan jalan sebesar Rp 12,8 triliun dengan rincian tanah Rp 3,4 triliun serta administrasi umum 4,3 triliun.

Kementerian Pekerjaan Umum telah memulai pelaksanaan lelang sejak Oktober tahun lalu. Kementerian saat ini sedang mengevaluasi agar percepatan tender dapat dilakukan, mengingat lonjakan anggaran yang besar berpengaruh terhadap persiapan dokumen maupun lahannya.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Hasanuddin mengakui pengelolaan anggaran tahun ini sebesar Rp 118,5 triliun sebagai tantangan besar. Setiap direktur jenderal diharapkan mempersiapkan percepatan proyek di masing-masing direktorat.

ALI HIDAYAT

 

TEMPO.CO, Jakarta– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan proses tender terhadap tiga pembangunan jalan tol senilai Rp 19,38 triliun untuk tahun ini. Ketiga ruas tersebut adalah tol Soreang-Pasir Koja, tol Balikpapan – Samarinda dan tol Malang – Pandaan.

“Ruas tol Soroja (Soreang-Pasir Koja) di Bandung saat ini tengah dalam tahap pra-kualifikasi. Selain tol Soroja, kami juga akan melakukan tender bagi pembangunan dua proyek tol lainnya,” kata Achmad Ghani Ghazaly, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui siaran press pada akhir pekan ini.

Tercatat tiga investor yang lolos dalam pra kualifikasi pembangunan tol Soreang – Pasir Koja. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Bangun Tjipta Sarana, konsorsium PT Citra Marga Nusaphala Persada, PT Wijaya Karya dan PT Jasa Sarana, serta konsorsium PT Jasa Marga, PT Waskita Karya, dan PT PP.

Nilai investasi ruas tol Soreang-Pasir Koja sepanjang 10,57 kilometer ini sebesar Rp 1,9 triliun. Sedangkan untuk investasi tol Balikpapan – Samarinda dengan panjang 99 kilometer sebesar Rp 14,5 triliun dan proyek tol Malang – Pandaan dengan panjang 37,62 kilometer sebesar Rp 2,98 triliun.

Untuk ruas Balikpapan-Samarinda, pembebasan lahannya sudah mencapai 80 persen dengan bantuan dukungan dari pemerintah daerah untuk pembebasan tanahnya. Sedangkan ruas Pandaan-Malang pembebasan lahannya sendiri baru sebesar 25 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimujono mengaku akan tetap memantau proyek-proyek tol yang masih mangkrak. Bahkan, jika pembangunan-pembangunan tersebut tak segera dijalankan setelah lahannya dibebaskan, maka pemerintah tak akan segan memutus kontrak dengan pemenang tender.

Basuki berharap proyek tol yang termasuk di dalam proyek tol Trans Jawa sepanjang 1.088 km ini akan selesai dalam waktu yang lebih cepat dari yang dijadwalkan, yakni tiga tahun mendatang. Di sepanjang proyek tol Trans Jawa, Basuki mengaku ada permasalahan pembebasan lahan Pemalang-Batang dan Batang-Semarang. Dia membenarkan saat ini progres pembebasan lahan baru mencapai 3 persen.

“Kalau pembebasan lahan selesai dan tidak segera direalisasikan pembangunannya, mending kita lepas saja dan kita cari partner yang lain. Jika pembebasan lahan ini selesai, semoga proyek tol Trans Jawa segera selesai dalam waktu dua atau tiga tahun saja,” katanya.

ALI HIDAYAT

TEMPO.CO, Jakarta– Deputi Fiskal dan Moneter Kementerian Koordinator Perekonomian Bobby Hamzah Rufinus mengatakan impor tahun ini berpotensi meningkat karena adanya pembangunan infrastruktur dalam skala besar. Tahun ini, pemerintah menganggarkan Rp 290,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Jumlah ini setara 20 persen dari anggaran belanja negara yang mencapai Rp 1.984,1 triliun. Untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dan neraca pembayaran tetap berada di kisaran yang aman, maka ekspor harus ditingkatkan.

Ia mengatakan ekspor berpotensi ditingkatkan dengan membaiknya ekonomi Amerika Serikat dan Asia. ‚ÄúYang perlu dilakukan adalah mendorong diversifikasi komoditi ekspor sesuai permintaan pasar,‚ÄĚ kata Bobby saat dihubungi, Sabtu, 28 Februari 2015. Selain itu, capital inflow juga perlu dijaga dengan menarik foreign direct investment, portofolio, dan pinjaman luar negeri. Hal ini diupayakan dengan memberi fasilitas insentif pajak tax holiday dan tax allowance untuk penanaman modal langsung dengan persyaratan tertentu.

Ekonom The Development Bank of Singapore Gundy Cahyadi mengatakan pembangunan infrastruktur yang ingin digenjot oleh pemerintag Joko Widodo harus mewaspadai pelemahan rupiah yang masih terus terjadi. Ia mengatakan pelemahan rupiah tak bisa dihindari karena penguatan dollar kepada seluruh mata uang. Beberapa negara bahkan sengaja melemahkan mata uang untuk memperkuat ekspornya. ‚ÄúTapi jangan sampai pelemahan rupiah ini jadi boomerang untuk pertumbuhan ekonomi kita,‚ÄĚ kata Gundy.

Pekan lalu, kurs rupiah merosot tajam 101 poin (0,79 persen) ke level 12.932 per dolar AS. Rupiah bergerak liar sejak awal perdagangan dan sempat menembus level terendah di angka 12.960 per dolar AS. Bank Indonesia bahkan mengimbau Indonesia harus siap dengan depresiasi rupiah. Sebab, nilai tukar dolar Amerika Serikat masih terus menguat dan ekonomi negara itu benar-benar tengah membaik dibanding negara lain.

Menurut Gundy, pelemahan rupiah akan membengkakkan pembayaran impor. Apalagi tahun ini belanja infrastruktur tengah dikebut oleh pemerintah Jokowi. Bank Indonesia, kata dia, bahkan mengoreksi defisit transaksi berjalan dari 2,5 ke 3-3,1 persen karena melihat banyaknya infrastruktur yang akan dibangun pada tahun ini. Meski begitu, ia melihat impor kali ini akan lebih berkualitas karena mendatangkan barang-barang modal yang akan menghasilkan produk.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia Solikin M. Juhro mengatakan peningkatan impor dapat dipahami selama itu untuk keperluan produktif. ‚ÄúDampaknya ke defisit transaksi berjalan bisa dipahami selama itu untuk infrastruktur dan membangun fundamental,‚ÄĚ kata dia.

Ekonom dari Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono membenarkan pelemahan rupiah akan menambahbeban impor. Namun hal ini akan bersifat sementara. Sehingga, pemerintah tak perlu mengerem pembangunan infrastrukturnya. ‚ÄúToh belum tentu terserap juga, anggarannya sangat besar lho,‚ÄĚ kata dia.

Tony memprediksi pelemahan rupiah tak akan menembus level 13.000 dan akan kembali ke level normal 12.700. Ia mengatakan Amerika Serikat tak akan membiarkan dollarnya terus menguat karena menurunkan daya saing produk-produk negara tersebut. ‚ÄúThe Fed juga masih menunda untuk menaikkan suku bunga,‚ÄĚ kata dia.

Melihat kondisi ini, ia mengatakan Bank Indonesia belum perlu mengubah BI rate. ‚ÄúToh percuma, penguatan dollar disebabkan sentimen global yang tak bisa dicegah,‚ÄĚ kata dia. Tony mengatakan, dana juga masih terus masuk ke Indonesia tercermin dari IHSG yang menguat ke 5.450.

Ia mengimbau Bank Indonesia dan pemerintah untuk tenang dan menjelaskan kondisi global kepada masyarakat. Ia optimistis pertumbuhan ekonomi akan tercapai setidaknya 5,5 persen. Defisit transaksi berjalan juga akan membaik dengan turunnya impor dan peningkatan ekspor. ‚ÄúImpor infrastruktur memang kana naik, tapi impor miyak turun drastis karena harga anjlok,‚ÄĚ kata dia.

TRI ARTINING PUTRI

JAKARTA kontan. Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengumbar dana untuk pembangunan infrastruktur di daerah. Hasil pembahasan anggaran menyepakati nilai Dana Alokasi Khusus (DAK) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2015 menjadi Rp 58,82 triliun, bertambah Rp 23 triliun dari APBN 2015 warisan era Susilo Bambang Yudhoyono Rp 35,82 triliun.

Sebenarnya, di RAPBNP pemerintah hanya mengusulkan DAK Rp 55,82 triliun. Namun hasil rapat Panitia Kerja (Panja) Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati penambahan lagi sebesar Rp 3 triliun. Tambahan dana ini berasal dari bujet tambahan belanja yang Rp 20,9 triliun.

Dirjen Perimbangan Keuangan Teguh Boediarso menjelaskan, dari total kenaikan dana DAK yang mencapai Rp 23 triliun itu, sebagian besar dialokasikan untuk Program Pendukung Prioritas Kabinet Kerja (P3K2) dengan anggaran Rp 20 triliun.

Dana P3K2 tersebut, pertama,  untuk infrastruktur irigasi sebesar Rp 9,3 triliun. Untuk menjadi penerima DAK infrastruktur irigasi, syaratnya ialah menjadi daerah sentra produksi padi dengan jaringan irigasi mengalami rusak sedang dan berat.

Kedua, dana ke sektor pertanian Rp 4 triliun. Daerah kabupaten/kota yang mendapatkan dana ini adalah daerah yang memiliki luas sawah irigasi minimal 700 hektar berdasarkan data luas sawah Badan Pusat Statistik (BPS).

Ketiga, untuk pembangunan jalan sebesar Rp 4,9 triliun, terutama bagi daerah tertinggal. Keempat, sarana perdagangan Rp 256 miliar, yakni  membangun pasar rakyat. Kelima, program kesehatan rujukan untuk Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS). Bujet ini untuk membangun sarana kesehatan sebesar Rp 1,45 triliun.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati berpendapat, peningkatan DAK sudah cukup bagus. Kini, pemerintah pusat perlu mengawasi lebih ketat agar penggunaan dana itu tepat sasaran. Bila perlu, pemerintah membuat aturan penyaluran DAK bersamaan dengan target yang diinginkan.

 

Editor: Barratut Taqiyyah

 

wika bullish 4yr 070115 FLDTNwika k 3800 160115 5yr tek

Jakarta detik -Rapat tertutup soal Penyertaan Modal Negara (PMN) ke BUMN, antara Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Komisi VI DPR-RI berlangsung lebih dari 5 jam. Rapat yang dimulai pukul 20.40 WIB (Selasa) berakhir pukul 02.00 WIB dini hari (Rabu) menghasilkan beberapa keputusan strategis.

Wakil Ketua Komisi VI DPR  Azam Azman Natawijaya membacakan keputusan rapat yang dihadiri juga oleh para deputi BUMN dan direksi BUMN calon penerima usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan para anggota Komisi VI di ruang Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta.

Komisi VI hanya setuju suntikan modal ke BUMN sebesar Rp 37,276 triliun, dari usulan yang diajukan oleh 35 BUMN sebesar Rp 48 triliun. Hal ini karena beberapa BUMN seperti PT RNI, Bank Mandiri, dan PT Djakarta Lloyd tak disetujui dapat PMN. Selain itu, ada BUMN yang usulannya tak dipenuhi seluruhnya.

Berikut keputusan rapat pagi ini:

1. Komisi VI DPR dapat menyetujui Anggaran Kementerian BUMN RI Tahun 2015 yang belum termasuk Anggaran Tunjangan Kinerja Tahun 2016 sebesar Rp 133.809.782.000 sebagaimana telah ditetapkan dalan UU Nomor 27 Tahun 2014 tentang APBN Tahun 2015.

2. Komisi VI DPR dapat menyetujui sebagian usulan PMN dalam RAPBNP Tahun Anggaran 2015 dengan catatan:

A. Merekomendasikan tindak lanjut dan penyelesaian temuan BPK RI untuk 14 BUMN.
B. Merekomendasikan Kementerian BUMN untuk meningkatkan fungsi pembinaan kepada BUMN penerima PMN untuk memenuhi pengaturan dan tata kelola keuangan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
C. PMN tidak digunakan untuk membayar utang perusahaan penerima PMN.
D. Pelaksanaan right issue tidak mengurangi kepemilikan saham pemerintah saat ini pada BUMN terkait.
E. Penggunaan PMN dilakukan dan dicatat dalam rekening terpisah.
F. BUMN penerima PMN harus menerapkan GCG.
G. Perlu Pengawasan secara ketat atas pengunaan PMN agar sesuai dengan rencana bisnis yang diajukan
H. Komisi VI DPR RI akan melakukan pengawasan penggunaan PMN BUMN.
I. Dalam hal pengadaan barang dan jasa, dalam menggunakan dana PMN meminta kepada Kementerian BUMN untuk mengutamakan produk dalam negeri dan sinergi BUMN.
J. Dalam melaksanakan PMN Kementerian BUMN sebagai pembina BUMN memperhatikan catatan-catatan yang telah disampaikan dalam Raker Komisi VI membahas persetujuan PMN sebagaimana terlampir

3. Komisi VI menyetujui besaran PMN pada BUMN dalam RAPBNP TA 2015 untuk disampaikan ke Badan Anggaran sesuai peraturan perundang-undangan:

  1. PT Angkasa Pura II Rp 2 triliun
  2. PT ASDP Rp 1 triliun
  3. PT Pelni Rp 500 miliar
  4. PT Djakarta Lloyd tidak disetujui (usulan Rp 350 miliar)
  5. PT Hutama Karya Rp 3,6 triliun
  6. Perum Perumnas Rp 2 triliun
  7. PT Waskita Karya Rp 3,5 triliun
  8. PT Adhi Karya Rp 1,4 triliun
  9. PT Perkebunan Nusantara III: Rp 3,5 triliun.
  10. PTPN VII 0
  11. PTPN IX 0
  12. PTPN X 0
  13. PTPN XI 0
  14. PTPN XII 0
  15. PT Permodalan Nasional Madani Rp 1 triliun
  16. PT Garam Rp 300 miliar
  17. PT Rajawali Nusantara Indonesia tidak disetujui (usulan Rp 280 miliar)
  18. Perum Bulog Rp 3 triliun
  19. PT Pertani Rp 470 miliar
  20. PT Sang Hyang Seri Rp 400 miliar
  21. PT Perikanan Nusantara Rp 200 miliar
  22. Perum Perikanan Nusantara Rp 300 miliar
  23. PT Dirgantara Indonesia Rp 400 miliar
  24. PT Dok Perkapalan Surabaya Rp 200 miliar
  25. PT Dok Kodja Bahari Rp 900 miliar
  26. PT Industri Kapal Indonesia Rp 200 miliar
  27. PT Aneka Tambang Rp 3,5 triliun
  28. PT Pindad Rp 700 miliar
  29. PT KAI Rp 2,750 triliun
  30. PT Perusahaan Pengelola Aset Rp 2 triliun
  31. PT Pengembangan Pariwisata Rp 250 miliar
  32. PT Bank Mandiri tidak disetujui (usulan Rp 5,6 triliun)
  33. PT Pelindo IV Rp 2 triliun
  34. PT Krakatau Steel Rp 956 miliar
  35. PT BPUI Rp 250 miliar

Total PMN disetujui Rp 37,276 triliun

*Catatan:
Pada PMN PTPN III digunakan untuk:
1. PTPN VII Rp 175 miliar
2. PTPN IX Rp 1 triliun
3. PTPN X Rp 975 miliar
4. PTPN XI Rp 650 miliar
5. PTPN XII Rp 700 miliar

“Terima kasih atas rapat kerja ini, selesainya rapat kerja permohonan PMN. Kami sudah katakan kepada bapak pimpinan jumlah yang disetujui dan diusulkan masih ada ruang. Kami sudah kirim surat ke kementerian keuangan untuk dibahas kembali jika diperbolehkan. Terima Kasih selamat pagi,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno menjelang rapat berakhir, Rabu dini hari (11/2/2015)

 

JAKARTA–Rencana penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)., yakni PT Wika Realty akan dilakukan pada September tahun ini.

Adji Firmantoro, Direktur Keuangan Wijaya Karya, mengatakan perseroan merencanakan Wika Realty akan melantai di pasar modal sesuai target pada tahun ini.

“Kami masih mempersiapkan segala sesuatu karena kami harus memperkuat permodalan Wika Realty untuk menambah landbank,” ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2015).

Dia menyebutkan emiten berkode saham WIKA itu telah menyuntik modal wika Realty pada akhir 2014 sebesar Rp150 miliar. Ditargetkan pada semester I/2015, WIKA akan kembali menyuntik modal Rp150 miliar untuk Wika Realty.

WIKA sebagai induk usaha, sambungnya, telah menunjuk penasehat keuangan untuk gelaran IPO Wika Realty. Selanjutnya, WIKA akan menunjuk penjamin pelaksana emisi atau underwriter dalam waktu dekat untuk proses go public Wika Realty.

Ditargetkan, saham Wika Realty akan dilepas kepada publik maksimum 40% dari total saham. Saat ini, WIKA memiliki saham 85% dan karyawan Wika Realty menggenggam 14% saham. Target dana yang diincar dalam IPO mencapai Rp1 triliun.

http://market.bisnis.com/read/20150129/192/396501/ipo-wika-realty-ditargetkan-september-2015
Sumber : BISNIS.COM

 

JAKARTA – Rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan di Sorong, Jayapura, sepertinya harus memperhatikan pola yang berbeda dari pelabuhan sebelumnya. Pasalnya, membangun pelabuan di daerah timur tersebut sedikit berbeda dari daerah lainnya.

“Di Sorong, mereka harus mencari pola lain. Karena Sorong, kalau kita bikin pelabuhan di sana, bisa-bisa kapalnya ke Sorong mau pulang lagi kosong, kan rugi,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo saat ditemui di Hotel JW Marriott Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Indroyono mengatakan, Sorong disepakati menjadi kawasan industri. Hal ini sesuai rencana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahwasanya Sorong dijadikan kawasan industri.

“Digabungkan di sana, kawasan industri dengan pembangunan pelabuhan, pembangunan pembangkit listrik, dengan pembangunan galangan kapal,” kata dia.

Selain itu, Indroyono menambahkan di sana ada daerah wisata raja ampat, industri perikanan, termasuk politeknik ada di sana. Dengan penetapan Sorong sebagai kawasan industri maka harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

“Ibaratnya kalau tol laut yang akan ada di Sorong nanti, kalau kapal ke sana mengangkut semen, pulangnya harus ada isinya. Kalau enggak kan sayang ya,” tutup dia.

http://economy.okezone.com/read/2015/01/21/20/1095083/sorong-jadi-kawasan-industri-akan-dibangun-pelabuhan
Sumber : OKEZONE.COM

 

JAKARTA, KOMPAS.com ‚Äď Pemerintah mengkaji ulang 20 proyek infrastruktur. Tiga di antaranya berpeluang dibatalkan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Andrinof Chaniago membenarkan hal ini. Ketika dikonfirmasi, ia mengatakan, salah satu yang dibatalkan adalah proyek kereta super cepat Jakarta-Surabaya.

‚ÄúIya batal, karena belum layak. Itu sudah dikeluarkan dari daftar,‚ÄĚ sebut Andrinof ditemui usai rapat Badan Anggaran DPR-RI, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Salah satu pertimbangan ‚Äėlayak‚Äô adalah pendapatan perkapita pengguna kereta super cepat, yang berkisar 10.000 dollar AS. Saat ini, pendapatan perkapita masyarakat Indonesia baru 4.700 dollar AS. Kendati dikeluarkan dari proyek prioritas pemerintah, Andrinof menambahkan kereta super cepat Jakarta-Surabaya masih berpeluang diteruskan, jika ada swasta yang berminat. Syaratnya, pihak swasta itu memiliki kecukupan finansial dan tidak menggangu lahan publik.

‚ÄúNamanya membangun infrastruktur pasti ada pembebasan lahan, dan pasti (sebagian besar) dari lahan publik,‚ÄĚ imbuh Andrinof.

Lebih lanjut dia bilang, jika berminat, pemerintah bisa mempermudah soal perizinan dan AMDAL. Hanya saja, dia berpesan agar swasta yang berminat betul-betul memperhitungkan untung-ruginya.

‚ÄúModal kembali bisa 30 sampai 40 tahun (lagi),‚ÄĚ kata dia.

Sebelumnya diberitakan, meski menggeber pembangunan infrastruktur, tapi pemerintah tak mau asal-asalan dalam merealisasikan investasi yang masuk ke dalam negeri. Buktinya, kini pemerintah telah mengkaji sekitar 20 proyek yang dikerjakan oleh investor Jepang.

Dari jumlah itu, pemerintah berencana untuk membatalkan tiga proyek. Menteri PPN Andrinof mengatakan, pemerintah masih mengkaji kelanjutan tiga proyek yang dikerjakan bersama Jepang.

‚ÄúMenurut kami ada yang tidak lanjut dari rencana. Salah satu proyeknya adalah proyek kereta api super cepat, lainnya nanti,‚ÄĚ katanya, Rabu (14/1/2015).


Penulis : Estu Suryowati
Editor : Hindra Liauw

JAKARTA investor daily ‚Äď PT Wijaya Karya Tbk (Wika) berencana masuk ke proyek pembangkit listrik berkapasitas 2×600 megawatt (MW) yang ditaksir bernilai US$ 1,4 miliar-1,8 miliar di Palembang, Sumatera Selatan, tahun ini. Perusahaan asal Jepang, Mitsubishi Corporation diperkirakan turut masuk ke dalam konsorsium proyek tersebut.

Sekretaris Perusahaan Wika Suradi mengungkapkan, emiten bersandi saham WIKA itu mengincar kepemilikan 5-10% pada pembangkit listrik tersebut. Perseroan memperkirakan investasi untuk 1 MW berkisar US$ 1,2 juta-1,5 juta. Selain Mitsubishi, ada perusahaan lain yang akan masuk ke proyek tersebut.

‚ÄúSedikitnya dua sampai tiga perusahaan dalam negeri dan negara lain di Asia yang tertarik bergabung ke proyek pembangkit listrik ini,‚ÄĚ kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (15/1).

Suradi menjelaskan, perusahaaan-perusahaan tersebut bakal menjadi vendor strategis, penyedia teknologi, dan penyedia jasa pemeliharaan pembangkit listrik. Perseroan menargetkan kesepakatan tersebut terealisasi pada 2015. Proses konstruksi akan memakan waktu hingga tiga tahun.

Dia menambahkan, Wika optimistis mampu bergabung bersama konsorsium proyek besar tersebut.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


PT Wijaya Karya Tbk (Wika) berencana masuk ke proyek pembangkit listrik berkapasitas
2×600 megawatt (MW) yang ditaksir bernilai US$ 1,4 miliar-1,8 miliar di Palembang, Sumatera
Selatan, tahun ini. Perusahaan asal Jepang, Mitsubishi Corporation diperkirakan turut masuk ke
dalam konsorsium proyek tersebut.
Sekretaris Perusahaan Wika Suradi mengungkapkan, emiten bersandi saham WIKA itu mengincar
kepemilikan 5-10% pada pembangkit listrik tersebut. Perseroan memperkirakan investasi untuk
1 MW berkisar US$ 1,2 juta-1,5 juta. Selain Mitsubishi, ada perusahaan lain yang akan masuk ke
proyek tersebut.(investor/hla)
read more…

ÔŅĹÔŅĹÔŅĹÔŅĹ

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒPemerintah mulai menacapkan tiang perdana (groundbreaking) dua bendungan baru akan dimulai Januari ini. Kedua bendungan tersebut adalah Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri dan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan rencana tanggal kontrak dan groundbreaking 13 bendungan yang akan dibangun tahun ini. Rencananya, Juli tahun ini kontrak 13 bendungan sudah ditandatangani semua, sedangkan groundbreaking ditargetkan selesai semua pada Agustus 2015.

Di antara 13 bendungan tersebut, hingga Desember 2014 pemerintah baru menandatangani tiga kontrak, yakni Bendungan Raknamo di Kupang, NTT dan Pidekso serta Logung. Sementara itu, baru Bendungan Raknamo yang memasuki tahap groundbreaking.

‚ÄúYang sudah dikontrak ini ya harus segera groundbreaking,‚ÄĚ katanya Jumat (9/1).

Bendungan Logung dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Tbk. dalam kerja sama operasi (KSO) dengan PT Nindya Karya, sedangkan PT PP mengerjakan Bendugan Pidekso. Biaya konstruksi untuk kedua bendungan ini ditarget masing-masing Pidekso Rp469,6 miliar dan Logung Rp641 miliar.

Sementra itu, kapasitas tampung keduanya masing-masing Pidekso 27,15 juta m3 dan Logung 20,15 juta m3. Kedua bendungan ini masing-masing akan mendukung jaringan irigasi seluas 1,500 ha untuk Pidekso dan 2,821 untuk Logung. Pidekso akan mendukung penyediaan air baku 300 liter/detik, sedangkan Logung 200 liter/detik.

JAKARTA kontan. Kendati pencapaian kinerja tahun lalu tidak gemilang, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) optimistis bisnis mereka bisa kembali menggeliat tahun 2015. Hal itu dibuktikan WIKA dengan memasang target kontrak baru sebesar Rp 31,6 triliun. Sekitar Rp 21,5 triliun ditargetkan dari induk perusahaan dan Rp 10,1 dari anak perusahaan. Dengan kontrak carry overtahun lalu, maka tahun ini WIKA bisa mengantongi Rp 49,1 triliun.

Adji Firmantoro, Direktur Keuangan WIKA mengatakan kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk dialihkan ke pembangunan infrastruktur akan menjadi cahaya terang bagi perseroan untuk mencapai kinerja yang lebih gemilang. ‚ÄúDisitu pasti ada sektor-sektor yang bisa kita garap,‚ÄĚ kata Adji saat dihubungi KONTAN, Rabu (7/1).

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah mempelajari situasi bisnis sepanjang tahun 2014 sehingga bisa memperbaiki segala kekurangan yang terjadi. Adji bilang, WIKA juga melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi guna mencapai kinerja yang lebih baik tahun ini.

WIKA Menargetkan kontrak dari pihak swasta dan BUMN tumbuh lebih kencang mengingat kondisi ekonomi dan politik yang sudah mulai stabil.¬† Kontrak dari pemerintah di perkirakan tidak akan lebih dari 25%, sedangkan sisanya dari pihak swasta dan BUMN. ‚ÄúKami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa BUMN untuk beberapa proyek,‚ÄĚ ujarnya.

Sekitar 25% kontrak baru akan menyasar sektor minyak  dan gas.  Tahun lalu kontrak baru di departemen energi yang mengelola sektor ini mencapai Rp 3,3 triliun dan tahun ini ditargetkan mencapai Rp 4 triliun.

Sepanjang tahun 2014, WIKA hanya mampu mengumpulkan kontrak baru sebesar Rp 17,5 Triliun atau hanya 67,75% dari kontrak baru yang ditargetkan di awal tahun sebesar 25,83 triliun.

Adji mengatakan, target tidak tercapai lantaran  situasi tahun politik yang membuat banyak pihak swasta menahan berbagai proyek serta pemangkasan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2014 untuk kementerian Pekerjaan Umum sebesar   Rp 22 triliun.

Tekanan tahun politik ini membuat banyak sejumlah rencana kontrak mundur ke tahun 2015 seperti proyek pembangkit listrik mini hydro di Sumatera, proyek pengolahan air di Jatiluhur dan proyek-proyek pembangkit listrik tenaga surya. Itu sebabnya, memasuki bulang Januari WIKA sudah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 1,9 trliun. ‚ÄúSepanjang bulan Januari ini, kami estimasikan bisa mencapai Rp 2,5 triliun‚ÄďRp 3 triliun,‚ÄĚ ungkap Adji.

WIKA juga menargetkan pendapatan di luar joint venture Rp16,5 triliun atau meningkat meningkat 10% dari pencapaian pendapatan tahun 2014 sebesar Rp 12,7 triliun atau naik 17,1 % dari target tahun lalu. Laba bersih ditargetkan naik 27% dari pencapaian laba bersih 2014 menjadi Rp 764 miliar atau naik 12,6% dari target awal tahun lalu Rp 678,5 miliar.

Editor: Barratut Taqiyyah

JAKARTA kontan – Pemerintah memperkirakan hingga 2019 dibutuhkan investasi Rp400 triliun untuk pembenahan sumber daya air dan irigasi.

Donny Azdan, Direktur Pengairan dan Irigasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), menjelaskan dana ini dibutuhkan untuk membangun 30 waduk irigasi, 33 waduk yang khusus melayani Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) serta pembangunan 1 juta hektar lahan irigasi serta rehabilitasi 3,3 juta hektar jaringan irigasi.

“Jadi totalnya 63 waduk , yang didesain PLTA maka irigasinya adalah tambahan, demikian juga 30 waduk yang akan selesai pada 2019 yang didisain untuk irigasi maka pembangkit listriknya setelah kepentingan irigasinya terpenuhi,” jelas Donny kepada Bisnis.com di Jakarta, Senin (24/11/2014).

Donny menambahkan PLTA yang didesain merupakan pembangkit yang sudah tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang disusun oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Bappenas menargetkan rencana jangka panjang PLN ini seiring dengan bertambahnya kemampuan modal dapat ditarik sehingga dapat dibangun hingga 2019.
Namun lokasi 33 PLTA akan dimatangkan dengan pertemuan antara pihak Kementerian PU-Pera, Bappenas dan PLN.

http://industri.bisnis.com/read/20141125/45/275234/bappenas-rancang-33-waduk-khusus-plta
Sumber : BISNIS.COM

 

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan memulai pembangunan lima bendungan pada tahun depan sebagai upaya untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur irigasi selama lima tahun ke depan.

Direktur Bina Program, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Widiarto menyatakan pihaknya akan segera memulai proses pembangunan pada lima proyek bendungan dengan total nilai proyek mencapai Rp5,59 triliun.

“Kami tengah mengupayakan agar pembangunan pada kelima proyek bendungan ini bisa berjalan tepat waktu agar bisa mendukung program swasembada pangan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo,” kata Widiantoro, Minggu (23/11/2014).

Dia menyebutkan lima proyek bendungan yang rencananya akan segera dimulai pembangunannya tahun depan antara lain adalah Bendungan Keureto di Aceh Utara dengan nilai proyek Rp1,68 triliun, dan Bendungan Karian di Lebak, Banten senilai Rp1,68 T.

Kemudian, Bendungan Logung di Kudus, Jawa Tengah dengan kebutuhan anggaran Rp620 miliar. Selanjutnya, Bendungan Raknamo di Kupang, Nusa Tenggara Timur senilai Rp760 miliar dan terakhir adalah bendungan Lolak di Sulawesi Utara dengan nilai proyek Rp850 miliar.

Menurutnya, untuk mendukung visi misi di bidang kedaulatan pangan, Presiden Joko Widodo telah menugaskan Kementerian PU-Pera untuk membangun setidaknya 25 bendungan selama lima tahun kedepan.

Dalam mencapai target tersebut, sambungnya, Kementerian PU-Pera telah memiliki target pembangunan 50 bendungan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Waduk tahun 2014-2019. Berdasarkan data Ditjen SDA, hingga saat ini ada 16 proyek bendungan yang statusnya masih dalam proses pembangunan (on going). Kemudian 5 proyek dalam proses lelang di tahun ini, 5 proyek siap dibangun di tahun 2015.

Selanjutnya, 7 proyek akan dibangun pada 2016, 6 proyek bendungan pada 2017, 5 proyek bendungan pada 2018 dan enam proyek bendungan akan dibangun pada 2019.

“Kami optimistis bisa mencapai target ini, apalagi pemerintahan baru dibawah kepemimpinan Jokowi-JK juga sangat menaruh perhatian besar terhadap infrastruktur irigasi,” tuturnya.

 

Editor : Sepudin Zuhri

Jakarta detik  -Pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercepat sejumlah proyek pembangunan infrastruktur terutama yang berkenaan dengan peningkatan kualitas pertanian dan kelautan.

Salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan bendungan yang masuk dalam program Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (Pera-PU)

Kemenpera-PU merencanakan pembangunan 11 bendungan pada tahun 2015. Dari 11 bendungan tersebut, 5 di antaranya akan mulai pencanangan ataugroundbreaking pada awal 2015.

“Itu program 2014 sudah proses tender. Target kita tender Desember selesai. Kalau itu selesai, bisa Januari-Februari groundbreaking,” ujar dia di Ruangan Kerjanya, Selasa (4/11/2014).

Waktu pengerjaan bendungan sekitar 2 sampai 3 tahun dan akan menelan biaya Rp 5,6 triliun dan telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2014. Sementara 6 proyek sisanya yang masuk tahun anggaran 2015 akan menelan biaya Rp 2,6 triliun.

“Total untuk yang 5 saja karena besar-besar nilainya Rp 5,6 triliun untuk 5 bendungan. Ada uang muka. Kalau yang 6 di 2015 karena kecil-kecil cuma Rp 2,6 triliun, jadi total Rp 8,2 triliun,” pungkasnya.

Adapun lokasi pembangunan bendungan tersebut akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Untuk yang 5, lokasinya di Kerto-Aceh, Karian-Banten, Logung-Kudus, Laknamo-NTT, Lolak-Sulawesi Utara. Nanti saya cek lokasi-lokasi ini. Harus dilihat,” tutur dia.

Keberadaan bendungan memang sangat diperlukan oleh petani di seluruh Indonesia untuk menjamin keberlanjutan usaha pertanian dan kedaulatan pangan nasional.

Tanpa ada infrastruktur bendungan, para petani sangat rentan terhadap bencana kekeringan. Akibatnya, produksi petani akan terganggu dan harga komoditi pertanian juga akan meroket manakala terjadi bencana kekeringan.

Sejumlah produk pertanian mengalami lonjakan harga yang sangat signifikan. Kenaikan tertinggi dialami komoditas Labu yang melonjak hingga 500%.

“Labu ini naik gila-gilaan. Dari normalnya Rp 20-25 ribu. Sekarang tembus Rp 100 ribu per kantung,” ujar pedagang Pasar Blok A, Samsul kepada detikFinance, Selasa (4/11/2014).

Ia menuturkan, harga tersebut adalah harga yang berlaku di pasar Induk Kramat Jati. “Kalau di pasar yang kecil atau di tingkat pengecer lebih mahal lagi harganya,” sambung dia.

Selain Labu, kenaikan harga signifikan juga dialami cabai rawit merah dari yang semula Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg. Begitu juga rawit hijau dari yang semula Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 45 ribu per kg. Nasib yang sama dialami pula oleh cabai keriting yang naik dari semula Rp 27 ribu per kg menjadi Rp 44 ribu per kg.

Selain itu, komoditi lain yang tak luput dari kenaikan harga adalah timun dari yang semula Rp 3 ribu per kg menjadi Rp 7 ribu kg, buncis dari semula Rp 6 ribu per kg menjadi Rp 11 ribu per kg, kacan panjang dari semula Rp 6 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg, sawi dari semula Rp 2 ribu menjadi Rp 6 ribu.

Jakarta detik -Dirjen Penataan Ruang Kementerian PU Basuki Hadimuljono telah hadir di Istana Merdeka, siang ini jelang pengumuman nama-nama menteri. Nama Basuki Hadimuljono disebut-sebut bakal menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Saya diundang sekali, ditanya soal bendungan, irigasi, bagaimana programnya,” kata Basuki di Istana Merdeka, Minggu (26/10/2014)

Basuki mengaku tadi malam dihubungi untuk datang siang ini. Lalu diminta mengambil seragam kemeja putih di Istana pagi tadi. “Nggak ada undangan. Hanya pemberitahuan,” katanya.

Ia mengaku tak melalui proses seleksi dan tak melalui tes kesehatan soal posisi menteri. Menurutnya dirinya hanya sempat berdiskusi dengan Presiden Jokowi soal pembangunan bendungan.

“Nggak ada gebrakan. Nawa cita, saja yang kita terapkan, bendungan dan irigasi,” katanya.

Basuki lahir 5 November 1954 di Surakarta, Indonesia. Menjabat sebagai Komisaris Utama PT WIKA sejak 1 Mei 2012.

Ia meraih gelar Sarjana (S1) Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Meraih gelar Magister (S2) dan gelar Doktor (S3) Teknik Sipil dari Colorado State University, USA.

Basuki pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005 ‚Äď 2007, menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007 ‚Äď 2013, serta menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum periode 2013 sampai dengan sekarang.

(mpr/hen)

 

INILAHCOM, Jakarta ‚Äď Emiten WIKA miliki banyak aksi korporasi. Antara lain, penerbitan surat utang dan tender proyek tol Balikpapan-Samarinda. Berapa target harga sahamnya?

Pada perdagangan Senin (6/10/2014) saham PT Wijaya Karya (WIKA) ditutup stagnan di Rp2.490 per saham.

Pengamat pasar modal Sinarpo Suria mengatakan, emiten PT Wijaya Karya (WIKA) berencana menerbitkan surat utang jangka menengah (MTN) alias medium-term note (MTN) sebesar Rp1 triliun di akhir 2014. ‚ÄúHasil penerbitan akan dipergunakan untuk merestrukturisasi profil kas dan utang,‚ÄĚ katanya kepada INILAHCOM.

Selain itu, Wika Realty, anak usaha emiten WIKA mengembangkan proyek perkantoran di Jakarta Pusat. Investasinya diperkirakan mencapai Rp300 milliar. ‚ÄúPasar perkantoran Jakarta menunjukkan kinerja yang baik dan diharapkan akan tumbuh positif di masa mendatang,‚ÄĚ ujarnya.

WIKA juga tengah mengikuti tender proyek jalan tol Balikpapan-Samarianda. Diharapkan dapat memenangi salah satu paket dari lima paket yang tersedia dari tender tersebut. ‚ÄúWIKA memiliki sejumlah proyek tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri seperti kawasan Myanmar, Arab Saudi, Timor Leste, dan Malaysia,‚ÄĚ ungkap dia.

Proyek yang telah diperoleh adalah proyek Pray Tower & Residences Myanmar, proyek pipa Gresik-Semarang, proyek conveyor system PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA). ‚ÄúWIKA menargetkan, hingga akhir 2014 bisa menggarap kontrak Rp49,97 trilun,‚ÄĚ ucapnya.

WIKA memacu pembangunan proyek residensial di Myamar dengan menggandeng perusahaan properti asal Singapura.

Pasca akuisisi perusahaan beton pracetak PT Citra Lautan Teduh, PT Wijaya Karya Beton (WTON) akan menguasai 90% dan sang induk WIKA mengempit 10%. ‚ÄúWIKA tengah ancang-ancang untuk melepaskan anak usaha PT Wika Karya Realty untuk IPO di tahun 2015,‚ÄĚ tuturnya.

Laju saham WIKA pada 19 September 2014 mencapai level tinggi di Rp2.920. Sinarpo menargetkan harga saham WIKA di Rp3.200 dalam 12 bulan. ‚ÄúApalagi, WIKA juga menambah dana bisnis properti,‚ÄĚ imbuhnya.

Sementara itu, investor independen AM Saepul Islam menilai, posisi harga saham WIKA saat ini sudah kemahalan. ‚ÄúSebab, berdasarkan hitung-hitungan fundamental, harga wajar saham ini berada di Rp1.193 per saham,‚ÄĚ imbuhnya. [jin]

JAKARTA kontan . PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tak mau ketinggalan merasakan manisnya bisnis tol. Saat ini, perseroan tengah mengikuti tender proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda.

“Kami tengah mengikuti tender, diharapkan dapat memenangi salah satu paket dari lima paket yang tersedia,” tandas Destiawan Soewardjono, Direktur Operasional WIKA, (18/9).

Perlu diketahui, panjang keseluruhan tol ini sekitar 99 kilometer (km). Pembangunannya dibagi kedalam lima segmen, sehingga masing-masing pemenang tender mengerjakan jalan tol antara 10 km hingga 20 km.

Destiawan menambahkan, pada umumnya dalam pembangunan jalan tol membutuhkan investasi sekitar Rp 100 miliar per 1 km. Jadi, WIKA bakal menyiapkan investasi sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun jika nanti perseroan memenangkan salah satu segmen pengerjaan jalan tol tersebut.

Sebesar 20% pertama untuk investasi proyek tersebut diambil dari kas perseroan. Berikutnya, manajemen bakal memanfaatkan instrumen yang lain. Yang jelas, karena pengerjaannya dibagi ke dalam segmen-segmen tertentu, maka WIKA akan mengerjakan sendiri segmen yang dimenangkan nanti.

“Tendernya sedang berjalan, kami harapkan bisa segera selesai sehingga awal tahun depan proses konstruksinya bisa dikerjakan,” pungkas Destiawan.
Editor: Sanny Cicilia

Bisnis.com, JAKARTA–Empat emiten konstruksi pelat merah menggenjot perolehan kontrak baru dari proyek-proyek pemerintah pada akhir tahun 2014 seiring dengan pencairan anggaran.

Sekretaris Perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Haris Gunawan mengatakan sebagai perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), pihaknya menggenjot perolehan kontrak baru dari proyek-proyek pemerintah pada akhir tahun.

“Kontrak baru hingga akhir tahun segmentasi untuk proyek pemerintah akan mencapai 50%-60% dari total kontrak. Sisanya proyek BUMN dan swasta,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (16/9/2014).

Dia menyebutkan, hingga Agustus 2014, emiten berkode saham WSKT ini meraup kontrak baru sebesar Rp10,76 triliun atau sekitar 58%-59% dari total target sepanjang tahun Rp18,7 triliun.

Kontrak baru tersebut terdiri dari 50% proyek pemerintah, 20% proyek BUMN dan BUMD, dan 30% proyek swasta. Dia optimistis, target kontrak baru dapat diraih di sisa periode kuartal IV tahun ini.

Kontrak baru yang didapat hingga Agustus terdiri dari pekerjaan jalan tol Pejagan-Pemalang seksi 1 dan 2 sebesar Rp1,6 triliun. Lalu stadion Balikpapan sebesar Rp545 miliar dan perpustakaan nasional sebesar Rp400 miliar.

Perseroan mencatat perolehan kontrak baru tersebut meningkat dari nilai kontrak delapan bulan pertama tahun lalu mencapai Rp7,6 triliun. Kebutuhan modal kerja Waskita Karya hingga akhir tahun mencapai Rp500 miliar.

BUMN konstruksi lainnya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. juga optimistis dapat meraup target kontrak baru di akhir tahun. PTPP membukukan kontrak baru sebesar Rp10,78 triliun pada Januari-Agustus 2014 atau 45% dari total target hingga kahir tahun.

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, hingga akhir tahun ini, perseroan membidik target perolehan kontrak baru mencapai Rp24 triliun. “Sampai saat ini, perseroan masih optimistis dapat mencapai target kinerjanya di akhir 2014,” paparnya baru-baru ini.

Emiten berkode saham PTPP itu mencatat perolehan order book hingga akhir Agustus mencapai Rp32,71 triliun termasuk kontrak baru Rp10,78 triliun.

Dia menyebutkan, sepanjang tahun ini, target perolehan order book mencapai Rp45 triliun. Target tersebut meningkat 30% dibandingkan periode 2013 yang mencapai Rp35 triliun.

Perusahaan konstruksi pelat merah berikutunya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp11,5 triliun hingga Agustus 2014.

Bintang Perbowo, Direktur Utama Wijaya Karya, mengatakan perolehan kontrak baru perseroan mencapai 44,5% dari total target raihan sepanjang tahun sebesar Rp25,83 triliun. “Kontrak baru sampai Agustus sebesar Rp11,5 triliun,” katanya.

Dia memerkirakan pada paruh kedua tahun ini, kontrak baru yang akan dicapai oleh emiten berkode saham WIKA itu akan didominasi oleh proyek-proyek milik pemerintah.

Adapaun PT Adhi Karya (Persero) Tbk. membukukan perolehan kontrak baru senilai Rp3,5 triliun pada paruh pertama tahun ini. Kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek-proyek gedung sebesar 59,4%, jalan dan jembatan 19,8%, dan sisanya adalah proyek infrastruktur lainnya.

Editor : Nurbaiti

Undang-undang Pengadaan Lahan yang baru saja disahkan diyakini bisa mempercepat pertumbuhan industri manufaktur seiring dengan majunya pembangunan infrastruktur. Industri manufaktur di Indonesia merupakan salah satu sektor yang berpotensi menyerap tenaga kerja terbesar.

Ekonom Center for Information and Development Studies (CIDES) Umar Juoro mengatakan, industri manufaktur sepanjang 2011 cukup baik dengan kisaran enam persen. Namun hasil ini akan melambat pada tahun mendatang.

“Sektor manufaktur diperkirakan akan melemah karena dampak melemahnya perekonomian dunia,” ujarnya dalam diskusi di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa 27 Desember 2011.

Namun, lanjutnya, perbaikan infrastruktur akan menggairahkan kembali pertumbuhan sektor ini. Perpindahan industri manufaktur dari China menuju Indonesia akan terus berlangsung selama perbaikan infrastruktur.

“Sekali pun sektor manufaktur telah mulai menunjukkan pertumbuhan cukup tinggi, namun keberlanjutannya masih dipertanyakan,” tuturnya.

Umar mengakui, selama ini pertumbuhan sektor manufaktur masih kurang bersaji dibandingkan sektor non-traded seperti telekomunikasi, perdagangan dan perumahan. Selain infrastruktur, tambahnya, perbaikan pada industri Usaha Kecil Menengah juga akan memperluas kesempatan kerja Tanah Air.

http://bisnis.vivanews.com/news/read/275182-2012–industri-manufaktur-melemah

Sumber : VIVANEWS.COM

jsmR @10 tol (medan-kualanamu MULAI) 231115 (acceleration begins)_300917

TARIF TOL NAEK n ruas tol baru ITU ANDALAN LABA JSMR 2015

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0026

TEMPO.CO,¬†Jakarta‚ÄstPembangunan jalan tol¬†hingga tahun 2019 ditargetkan mencapai 1.800 kilometer. Penambahan jumlah tersebut sangat drastis jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya yang hanya 780 kilometer.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna menjelaskan alasan pembangunan jalan tol tersebut bisa terjadi dalam kurun waktu hanya 5 tahun dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

‚ÄúPertama itu ¬†karena pengadaan tanah yang baik dan cepat,‚ÄĚ ujar Herry saat jumpa wartawan di Gedung Kementerian Pembangunan Umum dan Pekerjaan Rakyat, Jakarta, Jumat, 29 September 2017.

Ia berpendapat dengan adanya Undang-Undang Nomor 2 dan aturan yang mengatur dan memberi kepastian waktu dan instansi yang menjadi penentu lokasi (Penlok). Dengan pembagian yang jelas, membuat pengadaan tanah menjadi efisien.

Hal yang mempercepat pembangunan kedua, yakni faktor pendanaan. Ia menjelaskan dengan adanya Lembaga Management Aset Negara (LMAN), membuat pihak kontraktor bisa berbelanja kebutuhan pembangunan terlebih dahulu meski uangnya belum ada. Seperti contohnya pada pengadaan tanah yang dibeli satu tahun lebih cepat sebelum harganya naik.

‚ÄúKalau dulu, ada uang baru belanja. Sekarang berbeda, ada badan usaha yang menalangi,‚ÄĚ ujarnya.

Faktor ketiga ialah adanya badan usaha yang memiliki kemampuan dan kemauan yang mumpuni dalam menuntaskan proyek pembangunan. Ia berpendapat, dulu kriteria tersebut sulit ditemukan.

Faktor yang terakhir ialah faktor pimpinan seperti Menteri dan Presiden yang mengawasi secara ketat proses¬†pembangunan jalan tol¬†dan memberi arahan yang detail kepada bawahan. ‚ÄúKalau dulu hanya bicara progress oleh atasan. Lalu apa? Kalau sekarang karena detail, jadi kita berorientasi pada solusi,‚ÄĚ ujarnya.

Read more at https://bisnis.tempo.co/read/1020907/pembangunan-jalan-tol-ditargetkan-1800-kilometer-hingga-2019?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_1#P63Ioitb7G3So1f2.99

new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, JAKARTA ‚ÄĒ Badan Pengatur Jalan Tol menargetkan pembangunan proyek jalan tol Kunciran‚ÄĒSerpong sepanjang 11,20 kilometer oleh PT Marga Trans Nusantara selesai pada 2018.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan bahwa proses pembebasan lahan dan juga pembangunan konstruksi tengah dilakukan.

Progres pembebasan lahan saat ini telah mencapai 60,16%, sedangkan untuk progres konstruksi baru sekitar 2,37%.

“Tergantung pembebasan lahannya. Kami berharap 2018 ini bisa selesai,” ujarnya kepada¬†Bisnis, Rabu (30/8/2017).

PT Marga Trans Nusantara (MTN) adalah perusahaan konsorsium yang didirikan oleh PT Astratel Nusantara (ASTRA Infra) dan PT Jasa Marga Tbk., dengan masing-masing kepemilikan saham 40% dan 60%.

Marga Trans Nusantara adalah pemegang konsesi dari 11,20 kilometer jalan tol Kunciran‚ÄĒSerpong yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road 2 yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Selain tengah mengebut pembebasan lahan ruas tol Kunciran‚ÄĒSerpong, pemerintah juga mengebut untuk lahan ruas tol Kunciran‚ÄĒBandara Soekarno Hatta (Cengkareng).

Ruas jalan tol Kunciran‚ÄĒCengkareng ini masuk dalam jaringan jalan lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dan terkoneksi dengan ruas tol Cinere‚ÄĒSerpong dan Serpong‚ÄĒKunciran yang dimiliki oleh PT Jasa Marga Tbk. melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya dan PT Marga Trans Nusantara.

Kepala Bidang Investasi Sekretariat BPJT Sudiro Roi Santoso menuturkan, pihaknya mengandalkan mekanisme dana talangan untuk melakukan pengadaan tanah. Anggaran yang dibutuhkan untuk membebaskan lahan di jalan tol tersebut mencapai Rp759 miliar.

‚ÄúCengkareng‚ÄĒKunciran sudah mulai konstruksi di seksi 1 sambil proses pengadaan lahan. Mudah-mudahan tanahnya bisa bebas semua pada tahun ini,‚ÄĚ katanya.

Nantinya, ruas tol ini akan menjadi akses alternatif selain tol yang ada yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta dengan jalan tol dalam Kota Jakarta. Dengan dimulainya proses konstruksi pada Juni lalu, diharapkan tol ini dapat beroperasi sesuai dengan target pada 2019.

“Sejauh ini progres lahan yang terbebaskan untuk tol sepanjang 14,18 kilometer tersebut telah mencapai rerata 25%,” ucap Roi.

ets-small

ID: Sementara itu, PT Jasa Marga Tbk akan mengoperasikan sekitar 235 kilometer (km) di enam ruas jalan tol baru pada 2017. Langkah ini sebagai bagian dari upaya perseroan mendukung percepatan pembangunan jalan tol baru sepanjang 1.000 km, sekaligus mempertahankan posisi market leader industri jalan tol di Indonesia.

‚ÄúSampai saat ini kami mengoperasikan 593 km. Itu berarti 61% dari total panjang jalan tol di Indonesia,‚ÄĚ ungkap AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk Dwimawan Heru.

Dia melanjutkan, keenam ruas tol yang akan dioperasikan tersebut adalah tol Semarang-Solo seksi Bawen-Salatiga sepanjang 17,50 km dan tol Surabaya-Mojokerto seksi Sepanjang-Krian (15,50 km).

‚ÄúSeksi ini melengkapi ruas yang terlebih dahulu telah beroperasi yaitu Waru-Sepanjang dan Krian-Mojokerto sehingga jalan tol Surabaya-Mojokerto beroperasi secara penuh,‚ÄĚ papar dia.

Jalan tol lain yang akan dioperasikan Jasa Marga pada 2017 adalah tol Gempol-Pasuruan sepanjang 20,5 km, tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi Perbarakan-Sei Rampah sepanjang 41,69 km, tol Solo-Ngawi sepanjang 90,25 km yang beroperasi secara penuh, serta tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49.51 km yang juga beroperasi secara penuh.

‚ÄúJasa Marga berkomitmen untuk dapat menyelesaikan seluruh proyek jalan tol yang saat ini sudah dimiliki hak konsesinya pada tahun 2019. Hal ini sejalan dengan kontribusi nyata Jasa Marga untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional dengan membangun konektivitas antarwilayah demi mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkualitas,‚ÄĚ tambah Heru. (bersambung)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/infrastructure/hutama-karya-operasikan-bertahap-tol-trans-sumatera/154817

 

JAKARTA kontan. Operator tol pelat merah Jasa Marga Tbk akan membongkar tiga gerbang tol, tahun depan.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan salah satu yang akan dibongkar merupakan gerbang tol (GT) Karang Tengah di jalan tol Jakarta-Tangerang. Pembongkatan dilakukan untuk pemberlakuan integrasi sistem transaksi di jalan tol Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak. Dengan pembongkaran tersebut, pengguna jalan tol hanya berhenti di satu gerbang transaksi.

“Integrasi ini merupakan cluster ketiga yang kami lakukan,” ujar Heru kepada Kontan, Jakarta.

Menurut Heru, pihaknya telah melakukan integrasi cluster satu pada jalan tol Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan. Selain itu untuk cluster dua dilakukan pada jalan tol Palimanan-Kanci, tol Kanci-Pejagan dan tol Pejagan-Pemalang.

Bukan hanya itu, perusahaan juga akan membongkar gerbang tol Cibubur Utama dan gerbang tol Cimanggis Utama pada pertengahan tahun depan. Pembongkaran juga dilakukan untuk mengatasi kemacetan.

GT Cibubur Utama dan GT Cimanggis Utama merupakan gerbang tol utama yang digunakan para pengguna jalan dan commuter di wilayah Jakarta untuk menuju ke arah selatan Jakarta atau sebaliknya. Karena peran strategisnya menjembatani lalu lintas dari dua kota besar yaitu Jakarta dan Bogor, pada saat jam sibuk, kepadatan di GT Cibubur Utama dan Cimanggis Utama cukup panjang dan dapat mencapai lebih dari 5 kilometer.

“Sehingga total terdapat tiga gerbang tol yang akan kami bongkar tahun depan,” ujar Heru

Sementara itu, Heru mengatakan, pihaknya berencana mengoperasikan 235 tol baru pada tahun depan. Beberapa jalan tol yang akan beroperasi antara lain jalan tol Semarang-Solo (Bawaen-Salatiga sepanjang 17,5 kilometer.

“Untuk jalan tol Semarang-Ungaran dan Ungaran-Bawaen sudah beroperasi, sekarang Bawean-Salatiga akan kita buka tahun depan,” ujar Heru.

Kemudian, jalan tol Surabaya-Mojokerto (Ssepanjang-Krian) sekitar 15,5 kilometer. Jalan tol tersebut melengkapi ruas yang telah beroperasi terlebih dahulu yakni Krian-Mojokerto dan Waru-Sepanjang. Dengan demikian, jalan tol Surabaya-Mojokerto akan beroperasi secara penuh pada tahun depan.

Jasa Marga juga akan mengoperasikan jalan tol Gempol-Pasuruan sepanjang 20,5 kilometer, tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (Perbarakan-Seri Rampah) sekitar 41,69 kilometer, jalan tol Solo-Ngawi sepanjang 90,25 kilometer dan Ngawi-Kertosono sekitar 49,51 kilometer.

 Emoticons0051

Jakarta detik- Konsorsium PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Ranggi Sugiron Perkasa ditetapkan sebagai pemenang lelang investasi jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated (melayang) atau Japek Layang.

Penetapan tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna.

Penetapan Jasa Marga dan mitra strategisnya dalam lelang ini, karena dianggap memenuhi seluruh kualifikasi yang ditetapkan oleh BPJT. Selain menggarap Jakarta-Cikampek layang, Jasa Marga juga akan berkontribusi membangun jalan tol Trans Sumatera sepanjang 12 km.

“Selain membangun Japek Elevated itu, konsorsium Jasa Marga juga bersedia melakukan pembangunan ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 12 km. Memang yang kita kompetisikan siapa yang bisa memberi kontribusi paling besar pada Trans Sumatera,” kata Herry, kepadadetikFinance, Kamis (20/10/2016).

Selain konsorsium Jasa Marga, sebenarnya ada peserta lelang lain yang juga memenuhi kualifikasi, persyaratan, kesiapan pembiayaan, dan kesanggupan memberi kontribusi pada tol Trans Sumatera.

Peserta lainnya adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Namun, panjang kontribusi yang ditawarkan Waskita hanya sepanjang 7,5 km. Lebih pendek dibanding Jasa Marga yang menawarkan kontribusi sepanjang 12 km.

Herry mengatakan, syarat pemberian kontribusi pada Tol Trans Sumatera oleh peserta lelang jalan tol di Jawa memang menjadi salah satu terobosan dari BPJT.

Terobosan ini dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan jalan tol di ruas-ruas yang secara investasi kurang menarik.

“Kalau menunggu investasinya masuk bisa jadi Trans Sumatera nggakdibangun-bangun. Kalau begini kan, selain bangun di Jawa, di Sumatera juga ikut dibangun,” pungkas dia. (dna/drk)

ets-small

JAKARTA- Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 84 kilometer yang kini telah memasuki proses pembebasan lahan, ditargetkan selesai pada 2018.

“Mudah-mudahan 2018 sudah selesai semua dan bisa dipakai. Tahun ini saya rasa sudah bisa untuk ground breaking,” kata Rano Karno saat ditemui di Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu.

Menurut Rano, proses pembangunan jalan tol yang ditujukan mempercepat pembangunan di Provinsi Banten itu, hanya tinggal menunggu instruksi pemerintah pusat, menyusul penandatanganan penetapan lokasi pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang pada 29 Juni lalu.

Dengan selesainya penetapan lokasi pembangunan jalan tol Serang-Panimbang, tahap selanjutnya yakni pelaksanaan pembebasan lahan oleh Kementrian PUPR dan Kanwil BPN Provinsi Banten.

“Sudah ada di (pemerintah) pusat, tinggal tunggu acceptance saja, langsung jalan (pembangunannya),” kata Rano.seperti dikutip Antara.

Selain untuk mendukung pariwisata di kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, pengoperasian jalan tol Serang-Panimbang juga diyakini mampu mengatasi disparitas wilayah utara dan selatan Banten.

Rencananya, pembangunan jalan tol tersebut investasi keseluruhannya mencapai Rp10,8 triliun dengan membutuhkan tanah seluas kurang lebih 785 hektar dan panjang 84 kilometer.

Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang dilakukan dalam tiga seksi, yaitu Seksi I (Serang-Rangkasbitung), Seksi II (Rangkasbitung-Bojong) dan Seksi III (Bojong-Panimbang).

Ada empat wilayah yang akan dilewati yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang dengan rincian 14 kecamatan, 48 desa dan kelurahan. (gor)

http://id.beritasatu.com/infrastructure/pembangunan-tol-serang-panimbang-ditargetkan-rampung-2018/146452
Sumber : INVESTOR DAILY

new-chin-year-dragon-02

 

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pengadaan lahan untuk tol SurabayaMojokerto (Sumo) dapat tuntas seluruhnya dalam tiga bulan mendatang guna mengejar target beroperasi penuh pada tahun depan. Hingga saat ini, baru sekitar 87% dari total 280,26 hektare lahan yang berhasil dibebaskan.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W. Husaini Hediyanto mengatakan pengadaan lahan itu akan mengandalkan dana talangan dari investor.

Tinggal 13%, bisa diselesaikan dalam tiga bulan. Kita akan pinjam uang Jasa Marga untuk pembebasan lahannya. Nominalnya sekitar Rp300 miliar, ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi, Minggu (20/03).

Meski demikian, dia mengaku bahwa mekanisme dana talangan dari investor untuk pembebasan lahan ini tidak semudah yang dia kira. Pasalnya, pemerintah masih harus membuat aturan turunan berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur mekanisme dana talangan ini sebagai aturan turunan dari Perpres 30/ 2015 tentang penyelenggaraan tanah bagi kepentingan umum yang mamfasilitasi dana talangan bagi badan usaha untuk pembebasan lahan proyek infrastruktur.

Mekanisme meminjam uang dari swasta ini tidak mudah, ada mekanisme pembuatan prosedur dan regulasi yang harus dibuat lagi, tapi saya sudah mendesak. Mudah-mudahan menteri keuangan ada solusi, ujarnya.

Dia menambahkan tol Sumo sepanjang 36,27 kilometer tersebut memerlukan dana senilai Rp556 miliar untuk pembebasan lahan. Pembebasan tanah tol Sumo dilakukan terhadap tiga Kabupaten yaitu Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto serta satu kota yaitu Surabaya.

Selain seksi IV yakni ruas Krian-Mojokerto sepanjang 18,47 Km baru beroperasi, bagian dari tol Sumo lainnya yang telah beroperasi adalah seksi IA ruas Waru Sepanjang (2,3 Km). Seksi ini telah lebih dulu dibuka s sejak Agustus 2011.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga, hingga saat ini pengadaan lahan untuk Seksi II WRR-Driyorejo (5,1 kilometer) sudah mencapai 67,75% dan Seksi III Driyorejo-Krian (6,1 kilometer) mencapai 76,72%. Adapun perkembangan tertingg iterdapat pada seksi IB SepanjangWRR (4,3 kilometer), dengan pengadaan lahan sebesar 94,91% dan konstruksi 62,85%.

Pemerintah memberikan konsesi selama 42 tahun kepada PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) selaku Badan Usaha Jalan (BUJT) Jalan Tol Sumo. Perusahaan itu dimiliki oleh PT Jasa Marga sebesar 55%, PT Moeladi 25% dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 20%.

Hediyanto menuturkan, tol Sumo seksi IV dibangun karena jalan nasional yang ada tidak sanggup menerima beban truk-truk industri yang melintas yang berakibat kemacetan, sehingga pengguna jalan menjadi tidak nyaman, khususnya yang mengarah ke Tanjung Perak dan arah Gresik.

Dengan adanya tol ini, apalagi jika tol Surabaya Mojokerto sudah beroperasi penuh, ekonomi dapat meningkat, karena akan mempermurah ongkos transportasi, sambungnya.

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman mengungkapkan perusahaan bersedia memberikan dana talangan untuk lahan. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian mekanisme pengembalian dana tersebut dari pemerintah.

“Kalau itu (dana talangan) merupakan sesuatu yang harus kita lakukan ya kita lakukan dong, kita gak boleh¬†idle¬†waktu. Kan asal ada kepastian dana talangan kita itu akan diganti,” ujarnya.

Dia menambahkan, pengoperasian tol Sumo seksi IV merupakan bagian dari rencana perseroan yang akan membuka tiga ruas baru tahun ini. Setelah Sumo, JSMR tengah mengupayakan beroperasinya jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,5 kilometer yang menjadi bagian dari tol Semarang-Solo dan SoloNgawi seksi Kertarsuro– Sragen sepanjang 35 kilometer.

“Mudah-mudahan ada tambahan ruas lain tapi kita lihat progresnya dulu karena masalahnya tanah,” tambahnya.

long jump icon

TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 47 jalan tol dan 5 jalan nasional atau strategis nasional non-tol masuk dalam daftar proyek strategis nasional. Proyek ini mendapat kepastian perizinan dan non-perizinan dari menteri atau kepala lembaga, gubernur, dan bupati/walikota.

Perizinan dan non-perizinan yang diperlukan untuk memulai pelaksanaan Proyek Strategis Nasional mulai dari penetapan lokasi, izin lingkungan. izin pinjam pakai kawasan hutan dan atau izin mendirikan bangunan.

Berikut daftar pembangunan jalan tol yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional:

1. Jalan Tol Serang – Panimbang (83,6km), Banten.
2. Jalan Tol Pandaan – Malang (37,62km), Jawa Timur.
3. Jalan Tol Manado – Bitung (39km), Sulawesi Utara.
4. Jalan Tol Balikpapan – Samarinda (99km), Kalimantan Timur.
5. Jalan Tol Medan – Binjai (16km) – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Utara.
6. Jalan Tol Palembang – Indralaya (22km) – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Selatan.
7. Jalan Tol Bakauheni – Tb. Besar (138km) – bagian dari Trans Sumatera, Lampung.
8. Jalan Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai (135km) – bagian dari Trans Sumatera, Riau.
9. Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Selatan.
10. Jalan Tol Pematang Panggang – Kayu Agung – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Selatan.
11. Jalan Tol Palembang ‚Äď Tanjung Api-Api – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Selatan.
12. Jalan Tol Kisaran – Tebing Tinggi – bagian dari Trans Sumatera, Sumatera Utara.
13. Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (112km), Sumatera Selatan.
14. Jalan Tol Medan – Kualanamu – Lubuk Pakam – Tebing Tinggi (62km),√Į¬Ņ¬ľ Sumatera Utara.
15. Jalan Tol Soreang – Pasirkoja (11km), Jawa Barat.
16. Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (59 km), Jawa Barat.
17. Jalan Tol Pejagan – Pemalang (58km√Į¬Ņ¬ľ), Jawa Tengah.
18. Jalan Tol Pemalang – Batang (39km), Jawa Tengah.
19. Jalan Tol Batang – Semarang (75km), Jawa Tengah.
20. Jalan Tol Semarang – Solo (73km), Jawa Tengah.
21. Jalan Tol Solo – Ngawi (90km), Jawa Tengah – Jawa Timur.
22. Jalan Tol Ngawi – Kertosono (87km), Jawa Timur.
23. Jalan Tol Kertosono – Mojokerto (41km), Jawa Timur.
24. Jalan Tol Mojokerto – Surabaya (36km), Jawa Timur.
25. Jalan Tol Gempol – Pandaan (14km), Jawa Timur.
26. Jalan Tol Ciawi – Sukabumi (54km), Jawa Barat.
27. Jalan Tol Gempol – Pasuruan (34,15km), Jawa Timur.
28. Jalan Tol Waru (Aloha) – Wonokromo – Tanjung Perak (18,2km), Jawa Timur.
29. Jalan Akses Tanjung Priok (17km), DKI Jakarta.
30. Jalan Tol Cengkareng – Batu – Ceper – Kunciran (14,19km), DKI Jakarta.
31. Jalan Tol Kunciran – Serpong (11,19km), Banten.
32. Jalan Tol Serpong – Cinere (10,14km), Banten – Jawa Barat.
33. Jalan Tol Cinere – Jagorawi (14,64km), Jawa Barat.
34. Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (25,39km), Jawa Barat.
35. Jalan Tol Cibitung – Cilincing (34km), Jawa Barat ‚Äď DKI Jakarta.
36. Jalan Tol Depok – Antasari (21,54km),√Į¬Ņ¬ľ Jawa Barat.
37. Jalan Tol Bekasi – Cawang – Kp. Melayu (21,04km), Jawa Barat ‚Äď DKI Jakarta.
38. Jalan Tol Sunter – Rawa Buaya – Batu Ceper (20km), DKI Jakarta.
39. Jalan Tol Bogor Ring Road (11km), Jawa Barat.
40. Jalan Tol Serpong – Balaraja (30km), Banten.
41. Jalan Tol Batu Ampar – Muka Kuning – Bandara Hang Nadim (25km), Riau.
42. Jalan Tol Semanan – Sunter (20,23 km), DKI Jakarta.
43. Jalan Tol Sunter – Pulo Gebang (9,44km) DKI Jakarta.
44. Jalan Tol Duri Pulo – Kampung Melayu (9,6km) DKI Jakarta.
45. Jalan Tol Kemayoran – Kampung Melayu (9,6km) DKI Jakarta.
46. Jalan Tol Ulujami – Tanah Abang (8,7km), DKI Jakarta.
47. Jalan Tol Pasar Minggu – Casablanca (9,16 km), DKI Jakarta.

Proyek pembangunan jalan nasional atau strategis nasional non-tol adalah:
1. Pembangunan Jalan Lingkar Trans Morotai, Maluku Utara.
2. Jalan Palu – Parigi, Sulawesi Tengah.
3. Pembangunan Fly Over dari dan Menuju Terminal Teluk Lamong, Jawa Timur.
4. Jalan Penghubung Gorontalo – Manado, Gorontalo – Sulawesi Utara.
5. Tujuh ruas jalan Trans Maluku, Maluku.

Untuk mempercepat pelaksanaan proyek, Presiden menugaskan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal melaporkan perkembangan pelaksanaan perizinan dan nonperizinan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian setiap 3 bulan sekali.

Selanjutnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan melaporkan kepada Presiden paling kurang 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan atau sewaktu-waktu diperlukan.

ALI HIDAYAT

long jump icon

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan agar Gerbang Tol Cikopo ditiadakan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Sugihardjo mengatakan, Kemenhub menginginkan adanya integrasi Jasa Marga sebagai pengelola tol Jakarta-Cikampek yakni Jasa Marga dan Lintas Marga Sedaya (LMS) selalu operator tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

“Kalau sistemnya terintegrasi kenapa di Cikopo harus ada transaksi. Itu entry masuk bukan keluar, dan hanya perpindahan operator antara LMS masuk Jasa Marga. Kalau sistem integrasi, Gerbang Cikipo dihapus (saja),” ujar Sugihardjo di Jakarta, Minggu (3/1/2015).

Saat musim liburan, kata dia, kondisi Gerbang Tol Cikopo baik ke arah Cirebon atau ke arah Jakarta selalu dijejali kendaraan yang mengantre membayar dan mengambil kartu tol.

Kemenhub menginginkan antrean tersebut tak perlu ada di Cikipo bila sistem kedua operator tersebut saling terintegrasi.

Jadi pengendara dari arah Jakarta ke arah Cirebon hanya mengambil kartu di Gerbang Tol Cikarang Utama dan membayar tol di pintu keluar tol tujuan masing-masing.

Sedangkan pengendara dari arah Cirebon ke Jakarta hanya mengambil kartu di gerbang tol masuk masing-masing, dan membayarnya di Gerbang Tol Cikarang Utama.

Selama ini, pengendara dari Jakarta atau pun Cirebon harus melalukan transaksi dua kali akibat adanya Gerbang Tol Cikopo.

Selain mengusulkan agar Gerbang Tol Cikopo dihapus, Kemenhub juga meminta agar digunakannya sistem tiket elektronik. Dengan adanya sistem tersebut, maka tak akan ada lagi pembayaran tunai disetiap gerbang tol.

Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

long jump icon

JAKARTA kontan. Pembebasan lahan jalan tol pada penghujung tahun 2015 ini melaju kencang.

Kondisi ini bisa diketahui dari realisasi penyerapan anggaran pembebasan lahan jalan tol pada tahun 2015 ini.

Subagyo, Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitas Jalan Daerah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, dari pagu anggaran pembebasan lahan tol sebesar Rp 4,562 triliun pada tahun 2015 ini, sampai saat ini sudah terserap 93,21%.

“Itu salah satunya digunakan untuk pembebasan lahan Tol Trans Sumatera, Trans Jawa,” katanya Senin (23/11).

Heri Marzuki, Kasubdit Pengadaan Tanah Direktorat Bina Teknik Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, dengan percepatan pembebasan lahan tersebut, realisasi pembebasan lahan untuk Tol Trans Jawa sudah mencapai 3.485 hektare dari total kebutuhan lahan sebanyak 5.025 hektare.

Sementara itu, untuk Tol Trans Sumatera realisasi pembebasan lahan sudah mencapai sudah mencapai 911 hektare dari total kebutuhan lahan yang mencapai 2.734 hektare.

long jump icon

Jakarta -Pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa terus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Contohnya adalah proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mondar-mandir memantau perkembangan proyek ini.

Kemarin, Presiden Jokowi meninjau pembangunan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di KM 77. Jokowi datang didampingi Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, beserta rombongan menyusuri pekerjaan fisik jalan yang sudah rampung sepanjang 1 kilometer (km).

Jokowi telah meninjau pekerjaan ruas tol tersebut sebanyak tiga kali. “Pertama kali meninjau saat ground breaking, kedua tengah melakukan pekerjaan fisik, kemarin kali ketiga sudah mulai dicor dan selesai satu kilometer,” kata Basuki, dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2015).

Jokowi memang pernah berikrar, dirinya akan terus memantau seluruh proyek pembangunan infrastruktur apalagi groundbreaking proyek infrastruktur tersebut dilakukan oleh dirinya sendiri. Kala itu. dengan tegas Jokowi mengatakan, tak boleh ada lagi proyek infrastruktur yang mangkrak, apalagi berhenti setelah dilakukan groundbreaking.

Basuki sendiri menerjemahkan ikrar Jokowi tersebut dengan melakukan sejumlah langkah percepatan. Pertama adalah membagi pekerjaan kepada setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dirunjuk menggarap proyek tol tersebut.

Ada 4 BUMN yaitu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Keempat BUMN membangun empat seksi berbeda.

Di ujung Bakauheni-Sidomulyo dikerjakan oleh PT PP, Sidomulyo-Lematang oleh Waskita, Kota Baru-Gunung Sugih oleh Adhi Karya, dan Gunung Sugih-Terbanggi Besar oleh Wijaya Karya.‚Äé “Pembagian kerja seperti itu dapat mempercepat proses pembangunan,” kata Basuki.

Langkah percepatan lainnya adalah dengan melakukan pekerjaan pada sebagian tanah yang sudah dibebaskan tanpa menunggu seluruh lahannya bebas.

Basuki mengatakan, Kementerian PUPR menargetkan sampai akhir tahun ini, sepanjang 40 km lahan untuk ruas tol ini selesai pembebasannya. “Tahun depan tambah lagi 80 km, sehingga Juni sudah 140 km,” sambung dia.

Dengan rampungnya pembebasan lahan maka konstruksi akan lebih cepat. Disadari pembebasan lahan tidak lepas dari peran pemerintah daerah setempat. Jika sudah bebas, Pemerintah pusat bertugas untuk menyediakan pendanaan.

Proyek pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Kabupaten Lampung Selatan melintasi 59 desa di 11 kecamatan, dengan panjang 104,4 km dan lebar 120 meter. Rinciannya, 30 meter ke kiri dari patok tengah dan 90 meter kearah kanan dari patok tengah.

Keberadaan jalan tol ini punya peranan penting karena dapat mempercepat waktu tempuh, memperlancar arus pergerakan masyarakat dan distribusi barang yang dapat mengembangkan pengembangan potensi daerah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung dan sekitarnya.

Sementara secara terpisah, Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana mengatakan, Jokowi mengecek pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Lampung kemarin.

Usai melihat progress dari pembangunan jalan tol ini, Ari mengatakan, Jokowi beserta istri berkunjung ke galangan kapal PT Daya Radar Utama di Kota Bandar Lampung.

(dna/dnl)

long jump icon

JAKARTA okezone РMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan jika kenaikan tarif tol untuk 13 ruas tol sudah ditandatangani. Dia mengatakan, hal tersebut tinggal menunggu publikasi untuk diedarkan saja.

Berdasarkan UU pasal 73.1 Perjanjian Pengusaha Jalan Tol (PPJT) No.429/PPJT/VII/Mn/2006 mengenai evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan dua tahun sekali sejak penetapan terakhir tarif tol berdasarkan laju inflasi dan penyesuasian tarif tol ditetetapkan oleh menteri PUPR.

“Insyaallah sudah ditandatangani tapi belum diedarkan saja. Harusnya kan tanggal 4 Oktober ini kalau menurut Undang-Undang, kita tunggu waktu yang baik saja,” tutur Basuki, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Menurut Basuki, berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) 13 tol sudah penuhi standar pelayanan minimum (SPM) yang sesuai.

“Tentunya kalau ada kenaikan tarif harus diimbangi kualitas dan layanan tol pastinya. Kalau BPJT laporkan 13 ruas SPM-nya tidak sesuai ya tidak saya tanda tangan, kalau sesuai dan oke saya tandatangani,” tuturnya.

Adapun ke 13 ruas Tol yang tarifnya akan disesuaikan antara lain, Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Jakarta-Tangerang, Tangerang-Merak, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), Serpong-Pondok Aren, dan Pondok Aren-Ulujami.

Selanjutnya, Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi, Palimanan-Kanci, Semarang ABC, Surabaya-Gempol, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, dan Tol Ujung Pandang Tahap I dan II.

(rzy)

long jump icon

Jakarta detik-Pagi ini Presiden Jokowi memimpin Rapat Kabinet Terbatas untuk membahas pembangunan Tol Trans Sumatera. Jokowi sempat menargetkan proyek tol sepanjang 1.300 Km ini sudah bisa dimulai April 2015.

“Tiga bulan lalu telah kita lihat di lapangan perlunya sebuah Trans Sumatera atau Tol Trans Sumatera, yang saya sudah perintahkan untuk segera dimulai dan saat itu saya sampaikan target maksimal dimulai April (2015),” ujar Presiden Jokowi saat membuka rapat di Kantor Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2015).

Hal yang dibahas pagi ini adalah mengenai pendanaan pembangunan tersebut. Apakah hanya dikerjakan oleh BUMN atau melibatkan para investor.

Hadir pada rapat kali ini adalah Wapres Jusuf Kalla, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Menkeu Bambang Brojonegoro. Presiden Jokowi kemudian langsung mempersilakan Basuki untuk menjelaskan progres proyek ini.

“Trans Sumatera membentang dari Bakauheni sampai Banda Aceh, dari Bengkulu ke Palembang, Padang sampai Pekanbaru, serta Bukittinggi ke Medan,” papar Basuki.

(bpn/hen)

long jump icon

INILAHCOM, Malang – Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Syaifullah Yusuf, mengemukakan pembangunan tol Malang-Pandaan yang digagas beberapa tahun lalu masih terhambat pembebasan lahan milik warga maupun aset milik pemerintah atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Pemprov Jatim terus berupaya menggenjot pembebasan lahan yang dilalui proyek pembangunan tol tersebut agar pembangunan segera selesai sesuai target waktu yang ditentukan. Kendala kami selama ini memang hanya pembebasan lahan di masyarakat dan masalah ini memang klasik, bahkan tidak hanya terjadi di Jatim saja, tapi juga terjadi di berbagai daerah,” tegas Wagub Syaifullah Yusuf usai melantik pengurus Kwartir Cabang Pramuka Kota Malang, Jumat (27/2/2015).

Selain pembebasan lahan milik warga yang menjadi kendala, kata Syaifullah Yusuf yang kerap dipanggil Gus Ipul itu, juga adanya spekulan tanah, tanah desa, tanah milik BUMD yang akan dibebaskan serta tanah aset pemerintah, juga menjadi kendala karena bersentuhan dengan peraturan. Kalau tanah yang akan dibebaskan milik pemerintah daerah, justru membutuhkan proses penghapusan aset dan cukup panjang..

Namun demikian, lanjutnya, Pemprov Jatim menargetkan jalan tol Malang-Pandaan, bisa terealisasi pada 2017, sehingga bisa beroperasi minimal pada awal 2018. “Persiapannya terus kami forsir agar proyek ini bisa cepat selesai,” tegasnya.

Sementara itu proses pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Malang-Pandaan di wilayah Kota Malang hampir tuntas 100 persen. Di Kota Malang hanya dua wilayah yang terkena proyek pembangunan tol tersebut, yakni Kelurahan Cemorokandang dan Madyopuro.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono, mengatakan di Madyopuro ada 152 bidang tanah yang dibebaskan dan untuk wilayah Cemorokandang ada 87 bidang tanah. Saat ini, pembebasan lahan di Cemorokandang sudah selesai 100 persen, sedangkan di wilayah Madyopuro, prosesnya sudah 90 persen atau tinggal dua bidang lahan saja.

“Kami perkirakan pertengahan tahun ini proses pembebasan lahan kami targetkan sudah beres semua dan proses pembayaran pembelian lahan ke masyarakat, dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sebenarnya proses pembayaran dijadwalkan tahun lalu, namun karena kendala teknis, Kementerian kehabisan dana, sehingga pembayaran akan dilakukan tahun ini,” tegasnya.

Pembangunan jalan tol Malang-Pandaan yang awalnya digagas pengusaha Setiawan Djodi beberapa tahun lalu itu membentang di ruas jalan sepanjang 38,488 kilometer atau membutuhkan lahan seluas 363,86 hektare. Jalan tol tersebut melintasi tujuh kecamatan, 33 desa/kelurahan, di tiga kota atau kabupaten, yakni Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

Ada lima interchange di jalan tol Pandaan-Malang tersebut, salah satunya di Kota Malang. [tar] – See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2182586/tol-malang-pandaan-masih-terkendala-lahan#sthash.heQrFOg0.dpuf

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0032

JAKARTA kontan. Rencana kenaikan tarif 11 ruas jalan tol tahun ini belum akan berdampak besar bagi kinerja PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Pasalnya, waktu kenaikan tarif baru dilakukan pada September. Seperti yang kita ketahui, dua tahun sekali perusahaan berkode JSMR di Bursa Efek Indonesia itu menaikkan tarif jalan tol setiap Bulan September.

Nah, tahun ini ada 11 ruas tol yang akan dikenakan tarif lebih mahal. Proyeksi kenaikan tarifnya adalah 9%-12%. Jasa Marga memprediksi baru bisa menikmati kenaikan tarif 11 ruas jalan tol itu sepenuhnya pada tahun 2016 mendatang. “Biasanya kalau di tahun ganjil seperti tahun ini kenaikannya kecil karena kami cuma menikmati tiga bulan saja,” kata David Wijayatno, Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga kepada KONTAN, Jumat (27/2).

Tak cuma tarif jalan tol, perusahaan pelat merah itu juga tak berharap banyak dari pengoperasian tiga ruas jalan tol yang akan beroperasi tahun ini. Alasan manajemen Jasa Marga, jarak dari ketiga tol itu termasuk pendek. Ketiga ruas jalan tol itu adalah Gempol‚ÄďPandaan yang akan beroperasi April 2015. Panjang tol ini 13,6 kilometer (km). Lalu ruas Surabaya‚ÄďMojokerto seksi IV yang diprediksi beroperasi Juli atau Agustus.

Panjang jalan tol yang menghubungkan Krian dan Mojokerto 18,5 km. Terakhir ruas jalan tol Gempol‚ÄďPasuruan seksi I yang direncanakan beroperasi di Oktober atau November 2015. Saat ini jalan tol sepanjang 13,39 km tersebut masih terkendala pembebasan lahan.

Sadar bisnis jalan tol tak mendapatkan banyak katalis positif, tahun ini Jasa Marga hanya menetapkan target pertumbuhan pendapatan tol 10%-11%. Tahun lalu pertumbuhan pendapatan jalan tol 14,55%. Pendapatan jalan tol pada 2013 sebesar Rp 5,80 triliun naik jadi Rp 6,65 triliun di 2014. Nah, barulah 2016 Jasa Marga menargetkan pertumbuhan sekitar 15%‚Äď16%.

Menurut David, dari realisasi pendapatan jalan tol 2014, berarti target pendapatan tol 2015 adalah Rp 7,32 triliun‚Äď Rp 7,38 triliun. Jika target 2015 terpenuhi, berarti target pendapatan jalan tol 2016 adalah Rp 8,42 triliun‚ÄďRp 8,56 triliun. Tahun ini, Jasa Marga mengincar pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar Rp 8 triliun. Sementara dana belanja modal tahun ini sekitar Rp 5 triliun.

Editor: Barratut Taqiyyah

valentineEVERYsmall

JAKARTA kontan. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menargetkan pendapatan di luar sektor konstruksi sekitar Rp 8 triliun. Target tersebut naik 10% dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 7,2 triliun. Para analis menilai, JSMR bisa menggapai target dengan mudah.

Analis Buana Capital Michael Ramba mengatakan, katalis positif berasal dari JSMR yang rajin menambah ruas jalan  tol dan dari kenaikan tarif. Ia mencatat, di tahun ini emiten plat merah itu berencana mengoperasikan tiga ruas,  yakni Gempol-Pasuruan, Surabaya-Mojokerto dan Gempol Pandaan.

Namun Michael bilang, ketiga ruas ini belum bisa berefek maksimal ke kinerja JSMR di tahun ini dan baru terasa di 2016. Ada ruas  yang beroperasi di akhir tahun. Seperti ruas Surabaya-Mojokerto bagian dua dan tiga yang diprediksi beroperasi pada kuartal IV-2015. Sementara bagian satu diprediksi beroperasi kuartal II-2015. Sedangkan  ruas Gempol-Pasuruan dan Gempol-Pandaan diperkirakan beroperasi kuartal I-2015.

Joko Sogie, Analis Danareksa Sekuritas, mengatakan, dalam riset 16 Februari 2015 memprediksikan, tambahan tiga ruas hanya berkontribusi 1,9% dari volume lalu lintas dan 1,5% dari pendapatan tol.  Dimana tahun ini rata-rata lalu lintas JSMR hanya akan meningkat 4,9% menjadi 3,76 juta kendaraan dalam sehari di 2015 dari 3,58 juta kendaraan per hari di tahun lalu.

Meski begitu, Joko memperkirakan, kenaikan pendapatan jalan tol JSMR akan terasa dari kenaikan tarif. Michael mencatat, di tahun ini JSMR akan menaikkan tarif hampir di semua ruas, selain ruas jalur lingkar luar, Semarang-Solo, Jakarta-Cikampek dan tol Prof. Dr. Sedyatmo.

Ini karena tahun lalu JSMR telah menaikan tarif keempat ruas tersebut. “Kami memproyeksikan, pendapatan tol bisa naik 13% di 2015 dan 12% di 2016,” ujar Michael. Sepanjang tahun lalu, dia mencatat, pendapatan tol menyumbang 72%. Sisanya dari pendapatan konstruksi dan usaha lain.

Beban bunga naik

Menurut Michael, sektor konstruksi JSMR memiliki margin rendah dibandingkan jalan tol dalam lima tahun terakhir. Sehingga pendapatan sektor tersebut menurun 103% year on year (yoy) di 2014 menjadi Rp 1,94 triliun. Namun, penurunan itu dibarengi kenaikan pendapatan jalan tol sehingga berdampak positif ke JSMR untuk meningkatkan margin.

Kinerja JSMR kian menciut akibat tertekan beban bunga yang meningkat 28% menjadi Rp 1,2 triliun. Ini karena JSMR menerbitkan obligasi dan utang bank dengan total nilai Rp 2 triliun.

Tapi menurut Analis Indo Premier Securities Chandra Pasaribu dan  Michael, utang JSMR terbilang wajar. Michael bahkan bilang, debt equity ratio (DER) masih di 1,07 kali dan masih ada ruang pendanaan ke depan.

Chandra dalam riset 6 Februari 2015 memproyeksikan, pendapatan JSMR menjadi Rp 8,58 triliun dengan laba bersih Rp 1,77 triliun di tahun ini.

Ketiga analis ini merekomendasikan buy. Michael menargetkan di Rp 7.900, Joko di Rp 8.200, dan Chandra Rp 7.000. Selasa (24/2) harga JSMR stagnan di Rp 7.050.

Editor: Yudho Winarto
Minggu, 15 Februari 2015 | 21:41 WIB

bird

Tol Gempol-Pasuruan Siap Operasi November 2015

Oleh : | Minggu, 15 Februari 2015 | 12:27 WIB

INILAHCOM, Jakarta – Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi I, Gempol-Rembang sepanjang 13,9 kilometer, diperkirakan siap dioperasikan pada Oktober-November 2015.

“Status hari ini (15/2/2015), konstruksi 80 persen dan 92 persen tanah sudah dibebaskan. Jadi, target dan harapan kami, Oktober-November siap operasi,” kata Dirut PT Transmarga Jatim Pasuruan Hengki Herwanto saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Menurut Hengki, meski lahan tersisa delapan persen, ini tidak mudah karena pemilik lahan mengirimkan keberatan harga tanahnya kepada Gubernur Jatim. “Opsinya dua, yakni reapraisal atau penilaian kembali dan kembali ke SK Bupati Pasuruan terakhir,” kata Hengki.

Dia mengharapkan, keputusan dari Gubernur Jatim bisa diperoleh bulan ini sehingga jika pun opsi pertama yang dipilih, prosesnya bisa dipercepat sehingga sekitar Maret sudah bisa proses negosiasi dan pembebasan. “Jadi, bolanya ada di gubernur. Jika nantinya, tetap tak dicapai kesepakatan dengan harga baru itu, ya akan dilakukan konsinyasi ke pengadilan agar proses konstruksi bisa dilanjutkan,” katanya.

Ia memperkirakan, sekitar Mei tahun ini, proses pembebasan tuntas sehingga ada waktu untuk menyelesaikan kontruksinya dan pada Oktober sudah selesai sehingga November sudah siap operasi.

Sementara itu, untuk Seksi II, Rembang-Pasuruan sepanjang 8,10 kilometer, kesepakatan harga tanah sudah mencapai 79 persen dengan proses pembayaran 58 persen. “Proses konstruksi akan dimulai jika sudah bebas 75 persen dari total lahan di Seksi II yang diperlukan sebanyak 75,11 hektare,” katanya.

Kemudian, untuk Seksi III, Pasuruan-Grati sepanjang 12,15 kilometer, belum ada pembebasan lahan sama sekali atau nol persen. “Untuk Seksi III ini akan digunakan UU Pembebasan Lahan yang baru,” katanya.

Proyek tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer ini diperkirakan menelan investasi Rp2,7 triliun dengan pemegang konsesi adalah PT Transmarga Jatim Pasuruan. Pemegang saham perseroan adalah PT Jasa Marga 80 persen dan PT Jatim Marga Utama 20 persen.

Jika proyek ini sudah selesai, perjalanan Gempol-Grati Pasuruan dapat ditempuh sekitar 30-40 menit atau lebih cepat dari kondisi perjalanan di jalan nasional sekitar satu jam. Tol ini diproyeksikan mampu menampung lalu lintas harian sesuai rencana bisnis di Perjanjian Pengusahaan Tol (PPJT) adalah sebesar 18 ribu kendaraan. [tar]

 reaction_1

 

Jakarta detik -PT Jasamarga Pandaan Tol, anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk optimistis mampu mengoperasikan jalan tol Gempol-Pandaan (13,61 km) Jawa Timur, Maret 2015. Rencana tarif yang dibebankan pada kendaraan sebesar Rp 607 per kilometer atau kurang lebih Rp 8.500.Badan pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat sudah melakukan uji kalayakan pada kunjungan pertamanya.”Fisik sudah selesai 100%. Pada 23 Januari sudah ada kunjungan pertama kelaikan dari BPJT. Karena itu, perkiraan kami Maret siap,” kata Direktur Teknik, PT Jasa Marga Pandaan Tol (JPT), Rahardjo, dalam keterangannya, Minggu (15/2/2015).Rahardjo mengatakan, ada kendala yang dihadapi di awal bulan Februari ini yakni longsor di dinding pinggir jalan tol pada Km 6+250 sampai 6+450 karena tingginya curah hujan di kawasan itu.

“Perbaikan sedang dilakukan oleh kontraktor bekerjasama dan koordinasi dengan pihak terkait sehingga dalam waktu dekat ini sudah selesai,” katanya.

Rahardjo menargetkan jalan tol dengan nilai investasi senilai Rp 1,2 triliun tersebut akan dilalui 22 ribu kendaraan setiap harinya. Rencana tarif yang dibebankan pada kendaraan sebesar Rp 607 per kilometer.

“Tarif sesuai rencana bisnis sebesar Rp 607 per kilometer untuk golongan satu. Soal ini, nanti tunggu keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” katanya.

Sementara itu, untuk proyek Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi I, Gempol-Rembang sepanjang 13,9 kilometer diperkirakan siap operasi pada Oktober-November tahun ini. Semua tol tersebut termasuk dalam jaringan tol trans Jawa.

“Status hari ini (15/2), konstruksi 80% dan 92% tanah sudah dibebaskan. Jadi, target dan harapan kami, Oktober-November siap operasi,” kata Dirut PT Transmarga Jatim Pasuruan, Hengki Herwanto.

Proyek tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer ini diperkirakan menelan investasi Rp 2,7 triliun dengan pemegang konsesi adalah PT Transmarga Jatim Pasuruan.

(zul/hen)

reaction_1

JAKARTA ID- PT Jasa Marga Tbk membidik ruas tol Cinere-Serpong sepanjang 10,14 kilometer (km) dengan kepemilikan saham hingga 60 persen.Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman di Jakarta, Selasa, mengungkapkan ruas senilai Rp2,2 triliun itu termasuk, salah satu dari tiga ruas tol yang dimiliki oleh PT Thiess Contractors Indonesia, yaitu tol Solo-Ngawi, tol Ngawi-Kertosono, dan tol Cinere-Serpong.“Kami incar semua tiga ruas tol itu yang dimiliki Thiess. Tetapi kami prioritas dulu di tol Trans-Jawa,” katanya.PT Thiess Contractors Indonesia memiliki saham sebesar 80 persen di PT Cinere Serpong Jaya, sedangkan sisanya dipegang oleh PT Waskita Karya Tbk sebanyak 20 persen.Adityawarman melanjutkan, tol Serpong-Cinere akan tersambung dengan dua ruas tol yang dimiliki perseroan, yaitu tol Cengkareng-Kunciran dan tol Kunciran-Serpong.Kedua ruas tol itu dimiliki oleh anak usaha Jasa Marga, yaitu PT Marga Kunciran Cengkareng untuk tol Cengkareng-Kunciran dan PT Marga Trans Nusantara untuk tol Kunciran-Serpong.

“Ada 11 ruas tol kami yang ’on going’ termasuk tol anak usaha. Nantinya tol-tol itu beroperasi penuh secara bertahap. Di Jakarta ada tol JORR 2, yang dua di antaranya milik kami yaitu tol Cengkareng-Kunciran dan Kunciran-Serpong yang masih dalam tahap pembebasan lahan,” ujarnya.

Menurut dia, progres pembebasan lahan untuk dua ruas tol lingkar luar Jakarta itu masih sedikit, yakni sekitar empat persen untuk tol Cengkareng-Kunciran dan sekitar 24 persen untuk tol Kunciran-Serpong.

Apabila pembebasan lahan ini dapat dirampungkan sepanjang tahun 2015, tegasnya, perseroan dapat segera memulai pekerjaan konstruksi dua ruas tol itu pada tahun depan dan diharapkan selesai pada 2018.

Hanya saja, orang nomor satu di Jasa Marga ini belum bersedia merinci anggaran yang disiapkan perseroan untuk langkah akuisisi tiga ruas tol milik Thiess tersebut. (ant/hrb)

http://id.beritasatu.com/infrastructure/pt-jasa-marga-bidik-tol-cinere-serpong/107756

Sumber : INVESTOR DAILY

bird
¬†JAKARTA-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Basuki Hadimuljono dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terlihat memasuki kompleks Istana Kepresidenan. Menurut Basuki, kedatangan mereka untuk menggelar rapat soal perkembangan pembangunan jalan tol Sumatera dan trans Jawa dengan Presiden Jokowi.”Trans Sumatera pengembangan koridor dan tol trans Jawa,” kata Basuki saat ditanya perihal kehadirannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/1).Dia mengatakan bakal menyampaikan perkembangan Trans Sumatera khususnyaa di wilayah Sumatera Selatan. Sebelumnya Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Luhut juga menemui presiden. Seperti disampaikan Andi pada Selasa malam (13/1), pagi ini akan ada rapat lanjutan soal calon kapolri yang menurutnya juga diikuti Wakil Presiden Jusuf Kalla.(B1)http://id.beritasatu.com/infrastructure/pembangunan-tol-sumatera-jawa-dibahas-rapat-kabinet/105052Sumber : INVESTOR DAILY

 

Bisnis.com, SEMARANG ‚Äď Investasi ruas Tol Semarang-Solo diproyeksi akan membengkak akibat molornya pengembangan tahap kedua yang terkendala pembebasan lahan.

Mulai dikerjakan sejak 2007, jalan tol dengan nilai investasi mencapai Rp6 triliun yang diusahakan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ), anak perusahaan PT Jasa Marga yang berpatungan dengan BUMD Jawa Tengah, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, dibagi dalam dua tahap pembangunan.

Tahap pertama jaringan jalan Tol Trans Jawa tersebut terdiri dari dua seksi, yakni seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 11,3 km (beroperasi pada akhir 2011) dan seksi II Ungaran-Bawen dengan panjang  11,95 km (beroperasi April 2014). Sedangkan, tahap kedua terbagi dalam tiga seksi, yakni seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,04 km, seksi IV (Salatiga-Boyolali) 22,85 km dan seksi V (Boyolali-Solo) 13,57 km.

Pengembangan tahap lanjut ini awalnya diperkirakan rampung pada akhir 2-14, namun akhirnya belum juga direalisasikan akibat terhambat pembebasan lahan.

Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ari Nugroho mengatakan nilai investasi ruas tol tersebut sudah jauh meningkat dengan alotnya proses pengadaan lahan.

Dia menyebutkan komponen biaya seperti bahan bangunan, upah tenaga kerja dan terutama bahan bakar minyak sudah tidak sesuai dengan asumsi pengembangan proyek sebelumnya.

‚ÄúOtomatis naik dengan mundur 2 tahun, sehingga tidak bisa lagi disebut sama Rp6 triliun. Kami saat ini masih menghitungnya,‚ÄĚ ungkapnya kepada Bisnis.com, Jumat (9/1/2015).

Oleh karena itu, Ari berharap lahan pengembangan tersebut dapat segera diserahkan agar pembangunan fisik bisa dimulai. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis pembangunan tahap kedua ruas Tol Semarang-Solo dapat segera dimulai menyusul progres pembebasan lahan yang sudah mencapai 95,5% pada akhir Desember 2014.

Bisnis.com, JAKARTA–Biaya investasi pembangunan proyek tol Bakauheni-Palembang sepanjang 434 Kilometer membengkak menjadi Rp53 triliun dari estimasi awal Rp45 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah akan bekerjasama dengan badan usaha milik negara (BUMN) dalam pembangunan jalan tol Bakauheni-Palembang tersebut.

“Rute Bakauheni-Terbangi besar akan dibangun tahun ini dan bisa diselesaikan dalam empat tahun dengan catatan pembebasan lahan bisa selesai 2 tahun,” ungkapnya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jumat (9/1/2015).

Dia mengatakan ruas tol Bakauheni-Terbangi Besar sepanjang 138 Km diperkirakan menelan investasi Rp16,9 triliun.

Diperkirakan tingkat pengembalian internal (IRR) ruas ini mencapai 10,41%.

Ditargetkan pemerintah akan berpartisipasi melalui alokasi dana dari APBN untuk ruas tol Bakauheni-Terbangi Besar mencapai Rp6,546 triliun.

Selain ruas ini, ruas tol Bakauheni-Palembang meliputi ruas Terbangi Besar-Kayu Agung sepanjang 186 Km dengan perkiraan investasi Rp22,135 triliun.

Kemudian, ruas Kayu Agung-Palembang-Betung dengan panjang 111 Km diperkirakan menelan investasi Rp14,552 triliun.

Catatan sebelumnya, proyek tol Bakauheni-Palembang terdiri dari enam ruas, yakni Bakauheni-Babatan (53,9 Km), Babatan-Tegineneng (5,1 Km), Tegineneng-Terbangi Besar (35,4 Km), Terbangi Besar-Pematang Panggang (100 Km), Pematang Panggang-Indralaya (111 Km), dan Palembang-Indralaya (22 Km).

Total panjang proyek ini mencapai 373,4 Km dengan estimasi biaya Rp45 triliun.

 

Bisnis.com, SURABAYA‚ÄĒMenteri BUMN Rini Soemarno berpesan agar pembangunan jalan tol yang menjadi akses ke Pelabuhan Teluk Lamong Gresik cepat terselesaikan, guna memenuhi potensi lonjakan aktivitas pelayaran pada akhir tahun ini.

‚ÄúTeluk Lamong ini termasuk pelabuhan terbaru yang kami bangun dan memang PT Pelindo III ini membangunnya juga dengan perencanaan yang sangat baik, sehingga terlihat ada modernisasi sehingga efisiensi dari pengangkutan ini menjadi lebih baik,‚ÄĚ katanya di sela-sela kunjungan, Sabtu (10/1/2015).

Di Teluk Lamong juga tengah dikembangkan areal untuk galangan kapal, sehingga nantinya dapat dijadikan limpahan dari galangan kapal yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak, yang memang kapasitasnya sudah tidak memadai.

‚ÄúSudah ada lokasi, nanti mau saling tukar dengan Pelindo III di Madura. Nanti perlu diperhitungkan besarannya berapa, kalau hanya 30 hektare saja, dalam jangka waktu 10 tahun akan terlalu kecil. Jadi saya mau bicarakan kemungkinan mengembangkannya ke mana lagi.‚ÄĚ

Dia juga menyinggung soal proyek jalan tol, yang menuai pro kontra antara Pelindo III dengan Pemda Jawa Timur. Rini berharap masalah tersebut dapat terselesaikan, sehingga proyek dapat tetap berjalan.

‚ÄúKita harus cari jalan tengah. Kalau tidak ada tol, nanti melewati jalan kecil yang banyak rumah-rumah penduduk, dan itu membahayakan warga. Ini harus dilihat semua pihak, jangan sampai pembangunan itu membahayakan warga. Saya mendorong direksi dengan Pemda agar bagaimana izin jalan tol ini bisa terlaksana.‚ÄĚ

Dia berharap tahun ini pembangunan jalan tol tersebut sudah mulai bisa dimulai, mengingat aktivitas pelabuhan yang baru diresmikan pada November 2014 tersebut diprediksi semakin pada akhir tahun ini, akibat limpahan dari sebagian aktivitas di Tanjung Perak.

  • JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), senilai Rp 5,2 triliun pada Senin (5/1). Perjanjian dilakukan bersama antara pemerintah dengan PT Jasamarga Kualanamu Tol sebagai pemenang lelang investasi jalan tol sepanjang 61,7 kilometer (km) itu.

Penandatanganan PPJT itu dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali dan Direktur PT Jasa Marga Kualanamu Tol Agus Suhar yanto. Penandatanganan itu disaksikan oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Djoko Murjanto dan Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Djoko Murjanto mengatakan, pengembangan proyek tol ini dibagi dalam dua seksi, yaitu seksi Medan-Perbarakan-Kualanamu dengan panjang 17,8 km dibangun oleh pemerintah. “Sedangkan seksi Perbarakan-Tebing Tinggi sepanjang 43,9 km akan digarap oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Jasamarga Kualanamu Tol,” kata dia di Jakarta, Senin (5/1).

Dia menjelaskan, seksi I dapat beroperasi mulai 2016 dan seksi II pada 2017. Untuk seksi pemerintah, pembangunannya menelan biaya Rp 1,1 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sedangkan seksi yang dibangun oleh BUJT bakal memakan dana konstruksi sebesar Rp 4,1 triliun. Pengadaan tanah sudah mencapai 83% dari keseluruhan bidang yang dibutuhkan.

http://id.beritasatu.com/home/kontrak-pembangunan-tol-kualanamu-rp-52-t-diteken/104316
Sumber : INVESTOR DAILY

 

Bisnis.com, JAKARTA–Perusahaan pengelola jalan tol pelat merah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengaku telah siap untuk mengikuti tender 3 ruas tol di tiga pulau di luar Jawa.

Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman mengatakan pihaknya akan mengikuti tender proyek tol ruas Manado-Bitung dan Balikpapan-Samarinda. Pihaknya mengaku telah bertemu dengan pemerintah daerah dan melakukan studi kelayakan di kedua daerah tersebut.

JSMR bekerjasama dengan perusahaan swasta asal Korea Selatan Posco Engineering and Construction untuk menggarap proyek ruas tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara. Diperkirakan investasi pembangunan ruas tol tersebut mencapai Rp24 triliun.

Selain di Kalimantan dan Sulawesi, dari target 1.000 Km tersebut, JSMR mengincar sejumlah ruas yang merupakan bagian dari ruas Tol Trans Sumatra.

“Jangan disebutkan lokasinya dulu, nanti tanahnya mahal,” katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (21/11/2014).

Ruas tol Trans Sumatra sepanjang 2.771 Km diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp355 triliun. Jasa Marga akan berkerjasama dengan BUMN lain secara konsorsium yang dipimpin oleh PT Hutama Karya (Persero).

 

Editor : Martin Sihombing

INILAHCOM, Jakarta – Konsorsium tiga perbankan BUMN yakni Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI siap membiayai pembangunan jalan tol ruas Kualanamu-Tebing Tinggi. Dana yang akan dibiayai perbankan pelat merah ini yakni lintas Sumatera Utara sepanjang 40km, dikerjakan PT Jasamarga Tbk mulai awal tahun 2015.

“Bank BUMN sudah memberi komitmen pembiayaan dan segera membentuk konsorsium. Jasamarga sudah menyampaikan kepada Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) soal pencarian pembiayaan dari perbankan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, di Jakarta, akhir pekan nin.

Ia mengatakan pada September 2014, Jasa Marga resmi menambah konsesi baru dengan ditunjuknya sebagai pemenang tender ruas Medan-Kualanamu-Tebingtinggi sepanjang 60km.

Namun Jasa Marga hanya akan membangun seksi II Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 40 kilometer, dengan perkiraan dana yang dianggarkan sekitar Rp5,6 triliun.

“Biayai pembangunan ruas Kualanamu-Tebing Tinggi tersebut sebesar 30 persen diperoleh dari internal perseroan, 70 persen dari perbankan,” jelas dia.

Tercatat BUMN Konstruksi ini sudah menganggarkan Rp2,3 triliun atau dari ekuitas perusahaan, selebihnya atau 70 persen diupayakan dari kredit perbankan.

Ia menjelaskan secara keseluruhan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi rata-rata sudah di atas 75 persen.

“Tingkat pembebasan sebesar 75 persen sudah memenuhi syarat untuk memulai pengerjaan. Jasa Marga siap membangun 40 km Kualanamu-Tebing Tiggi. Sementara seksi ruas Medan-Kualanamu sepanjang 20 km akan digarap Kementerian PU,” papar dia.

Hingga saat ini pembangunan seksi I yang telah dilaksanakan oleh pemerintah mencapai progres sebesar 13,5 persen yang diperkirakan rampung pada tahun 2016. Sedangkan pembangunan seksi II yang dibangun konsorsium Jasa Marga, Pembangunan Perumahan, Waskita Karya dan Hutama Karya diperkirakan selesai pada 2017. [aji]

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk perbaikan tol Jakarta-Cikampek. Perbaikan di ruas tersebut untuk meningkatkan pelayanan dan mutu kualitas jalan tol yang akan dipakai pengendara.

General Manager (GM) PT Jasa Marga Tbk, Tol Jakarta-Cikampek Yudhi Krisyunoro, menjelaskan anggaran tersebut perbaiki secara rutin untuk peningkatan layanan. Dalam hal ini Jasa Marga akan memperbaiki penggantian lampu konvensional dengan LED, pagar, pembangunan median jalan, penambalan lubang-lubang, pelapisan kembali jalan tol pada dua jalur.

“Perbaikan baik dari sisi A (arah Cikampek) dan B (arah Jakarta),” ujar Yudhi Krisyunoro, Jumat (3/10/2014).

Yudhi menjelaskan untuk perbaikan pagar menelan investasi sekitar Rp 8 miliar, sedangkan pelapisan kembali Rp 80 miliar serta lampu dan median jalan dengan beton menelan investasi Rp 8 miliar serta perbaikan pagar jalan Rp 8 miliar sehingga secara keseluruhan sekitar Rp 100 miliar.

Secara fisik, menurut Yudhi, untuk pelapisan kembali jalan tol arah Jakarta sudah selesai 90 persen sedangkan, untuk perbaikan arah Cikampek baru berjalan sekitar 80 persen. “Akhir tahun ini, mudah-mudahan tuntas keseluruhan. Sedangkan lampu-lampu, intinya untuk menghemat energi dan lebih ramah lingkungan,” katanya.

Kemudian, untuk median jalan dengan beton, lanjutnya, untuk arah Jakarta sudah 100 persen, sedangkan sebaliknya, arah Cikampek masih sekitar 95 persen karena pada KM 6 dan 2, masih dalam proses penyelesaian dan diharapkan akhir bulan ini sudah tuntas.

GM Tol Jakarta-Cikampek ini, menuturkan lalu lintas harian (LHR) rata-rata untuk tol Cikampek saat ini sekitar 400 ribu kendaraan per hari dengan perkiraan kontribusi pendapatan sekitar Rp 5 miliar per hari.

“Untuk transaksi di gerbang tol, kami utamakan maksimal transaksi untuk lalin yang tinggi ini, sekitar empat detik per transaksi, sudah sesuai dengan SPM (standar pelayanan minimum),” kata Yudhi.DELISERDANG – Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto meresmikan pencanangan pembangunan jalan tol medan , Kuala Namu dan Tebing Tinggi , Sumatra Utara.¬† Jalan tol Medan -Kuala Namu dan Tebing Tinggi ini ,merupakan bagian dari jalan tol Trans Sumatra.

Djoko Kirmator mengatakan, jalan tol ini mempunyai peran penting dalam melayani pergerakan manusia , barang dan jasa dari bandara Kuala Namu , sekaligus sebagai leverage  untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Pulau Sumatra,khusus nya di Provinsi Sumatra Utara.

Sekadar informasi, jalan tol medan Kuala Namu dan Tebung Tinggi memiliki panjang 61,80 km,¬† terbagi dalam dua seksi yaitu, seksi I Medan-Perbarakan- Kuala Namu , sepanjang 17,80 km¬† dan seksi II Perbarakan-Tebing Tinggi , sepanjang 44 km. Sedangkan konstruksi direncanakan 2×2 jalur pada tahap awal, dan 2×3 lajur pada tahap akhir dengan kecepatan rencana 100 km per jam.

Sementara itu pengusahaan jalan tol Medan Kuala Namu -Tebing Tinggi ini akan dilaksanakan oleh konsorium BUMN , yang terdiri dari PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR), PT Pembangunan Perumahan (persero) Tbk (PTPP), PT Waskita Karya (persero) Tbk (WSKT), dan PT Hutama Karya (persero), yang merupakan pemenang lelang yang di tetapkan  pada tanggal 4 September 2014 lalu.

http://economy.okezone.com/read/2014/09/23/320/1043276/djoko-kirmanto-resmikan-pembangunan-jalan-tol-trans-sumatera

Sumber : OKEZONE.COM
DELI SERDANG — Proyek pembangunan jalan tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi mulai dikerjakan.

Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Proyek tersebut dikerjakan konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya (Persero) Tbk.

Dalam sambutannya, Djoko mengatakan jalan tol tersebut merupakan bagian dari jalan tol Trans Sumatra yang akan melayani pergerakan manusia, barang dan jasa sekaligus sebagai pendorong pertumbuhan perekonomi di Sumatra Utara.

“Jalan tol ini sebagai salah satu infrastruktur yang mendukung program MP3EI melalui peningkatan kapasitas jalan yang menjadi bagian dari Koridor Ekonomi Sumatra,” ujar Djoko saat memberi sambutan, Selasa (23/9/2014).

Jalan tol ini direncanakan memiliki panjang 61,8 kilometer yang akan dibagi dalam dua seksi yakni Seksi I sepanjang 17,80 kilometer ‚Äéyang meliputi Medan – Perbarakan – Kualanamu dan Seksi II dengan panjang 44 kilometer yang akan menghubungkan Perbarakan – Bukit Tinggi.

Karena dinilai tidak layak se‚Äécara finansial, pemerintah memberikan dukungan dalam bentuk pengadaan tanah untuk seluruh ruas jalan tol dan pembangunan konstruksi pada Seksi I.

Adapun, pembangunan Seksi II dilakukan oleh konsorsium Jasa Marga.

Pembangunan Seksi I ditargetkan selesai pada 2016 sementara pada Seksi II diharapkan selesai pada 2017.

Selain melakukan peletakan batu pertama jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Djoko juga meresmikan sejumlah proyek infrastruktur strategis di Sumatra Utara dan Nangroe Aceh Darussalam yang sudah siap untuk dioperasikan seperti fly over Kualanamu sepanjang 1 kilometer, Jembatan Krueng Merbau, SPAM IKK Syiah Kuala, SPAM IKK Simeulue Timur dan pengembangan SPAM IKK Pantai Labu.

Kemudian, pembangunan TPA Sampah Regional Blang Bintang, TPA Cot Padang Lila, TPA Cot Buket, dan SPAM IKK Rantau Selatan.

http://industri.bisnis.com/read/20140923/98/259366/tol-trans-sumatra-4-perusahaan-mulai-garap-proyek-medan-kualanamu-tebing-tinggi

Sumber : BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA–Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi segera memasuki tahap pemancangan tiang pertama (groundbreaking) pekan depan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, Achmad Gani Ghazaly menyatakan proses groundbreaking rencananya akan dilaksanakan pada Selasa (23/9/2014).

“Akan segera groundbreaking karena lahannya sudah mencapai 80%, yang artinya pembangunan fisik sudah dapat dilakukan,” kata Gani, Sabtu (20/9/2014).

Menurutnya, proses groundbreaking dilaksanakan setelah Menteri PU, Djoko Kirmanto secara resmi telah menandatangani SK pemenang lelang proyek dan menetapkan konsorsium PT Jasa Marga Tbk., PT Waskita Karya Tbk., PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk. sebagai pemenang tender. “Suratnya sudah ditandatangai oleh Menteri PU pada 4 September,” ujarnya.

Dengan adanya penetapan dari Menteri, lanjutnya, maka Jasa Marga dan tiga perusahaan BUMN lainnya bisa segera mulai mendaftarkan diri ke Kemenkumham untuk merubah status dari konsorsium menjadi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Sementara itu, mengenai tahap awal konstruksi, Gani menyebutkan proses pengerjaan akan dilakukan pada Seksi II yaitu ruas Kualanamu-Tebing Tinggi yang merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Adapun, ruas yang akan dibangung itu panjangnya 43,9 kilometer.Seperti diketahui, tol Medan-Kuala Namu-Tebingtinggi separuhnya akan dikerjakan pemerintah dan sisanya ditenderkan kepada para investor.

Ruas yang dikerjakan pemerintah yakni Medan-Kualanamu, dengan menggunakan loan China 90% dan APBN 10% sepanjang 17,8 km. Sisanya, Kuala Namu-Tebing Tinggi sepanjang 43,9 km akan dibangun oleh pemenang tender.

Editor : Hery Lazuardi

Bisnis.com, JAKARTA- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan melakukan pemasangan tiang pancang atau groundbreaking proyek jalan tol Medan-Kuala Namu International Airopot-Tebing Tinggi di Sumatra Utara pekan depan.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Reynaldi Hermansyah mengatakan perseroan sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 55% konstruksi jalan tol sepanjang 61 Km tersebut. Jasa Marga membangun sekitar 43 Km dari total proyek.

“Total investasi sebesar Rp6 triliun, kami menyediakan dana Rp4 triliun dari kas internal dan eksternal berupa pinjaman perbankan 70%,” ujar Reynaldi.

Diperkirakan pengerjaan proyek tersebut akan berlangsung selama 2 tahun dengan empat ruas. Emiten berkode saham JSMR itu akan meraih konsesi selama 40 tahun. Diperkirakan potensi pengguna jalur bebas hambatan di ruas tersebut mencapai 18.000-20.000 kendaraan per hari.

Pekerjaan proyek tol itu digarap bersama dengan BUMN lain yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Hutama Karya (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Masing-masing BUMN Karya tersebut menggenggam saham 15%.

Ditemui terpisah, Direktur Keuangan PTPP Tumiyana mengatakan porsi kepemilikan 15% dari proyek tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi akan mengandalkan fasilitas pinjaman.

“Kami akan mengandalkan fasilitas pinjaman dari perbankan guna mencukupi kebutuhan dana dalam proyek tersebut,” paparnya Kamis (18/9/2014).

Proyek tol Medan-Kuala Namu diperkirakan akan mulai tahap konstruksi pada 2015 mendatang dan akan rampung pada 2018. Tol ini akan terbagi dua porsi yakni pemerintah dan investor.

Pemerintah sudah melakukan proses konstruksi dari Medan-Par Barakan-Kuala Namu. Sedangkan investor akan mengerjakan porsi Par-Barakan hingga Tebing Tinggi.

Editor : Linda Teti Silitonga
JAKARTA kontan. Mulai 19 September 2014 pukul 00.00 WIB, tarif ruas jalan tol Prof Dr Ir Soedijatmo yang menghubungkan jalan tol dalam kota Jakarta dengan bandara Soekarno-Hatta akan naik. Dengan kenaikan itu, PT Jasa Marga memperkirakan pendapatan perusahaan juga akan naik sekitar Rp 100 juta per hari .

VP Operation Management PT Jasa Marga Tbk Taruli M. Hutapea mengatakan, sampai Juli 2014 lalu lintas harian rata-rata (LHR) ruas tol sepanjang 14,3 kilometer (km) itu mencapai sebanyak 204.000 kendaraan per hari dengan pendapatan Rp 1,1 miliar per hari. “Jumlah LHR ini masih sedikit dibawah target yang ditetapkan perusahaan,” katanya, Jumat (12/9).

Ruas tol Soedijatmo ini menyumbang 6% dari seluruh ruas tol Jasa Marga. Sejauh ini pendapatan keseluruhan perusahaan pelat merah ini dalam bisnis jalan tol mencapai Rp 18 miliar per hari.

Seperti diketahui, tarif tol Soedijatmo naik 7,14%-18,75%. Persentase kenaikan tarif ini menggunakan perhitungan inflasi yang diperoleh Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 1 Juli 2012-30 Juni 2014..

Berikut besaran kenaikan tarif tol Soedijatmo mulai 19 September.

Golongan I
Tarif Lama : Rp 5.500
Tarif Baru : Rp 6.000
Kenaikan : 9.09%

Golongan II
Tarif Lama : Rp 7.000
Tarif Baru : Rp 7.500
Kenaikan : 7,14%

Golongan III
Tarif Lama : Rp 8.000
Tarif Baru : Rp 9.500
Kenaikan : 18,75%

Golongan IV
Tarif Lama : Rp 10.000
Tarif Baru : Rp 11.500
Kenaikan : 15%

Golongan V
Tarif Lama : Rp 12.500
Tarif Baru : Rp 14.000
Kenaikan : 12%
Editor: Uji Agung Santosa

Bisnis.com, JAKARTA – Pembangunan fisik jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Utara seksi Ciledug-Ulujami telah selesai 100%.

“Secara konstruksi sudah rampung 100%. Saat ini sedang pada tahapan pemasangan rambu, pembuatan marka jalan, dan pekerjaan finishing,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk. Adityawarman, Rabu (18/6/2014).

Dengan rampungnya proses konstruksi, sambung Adit, perusahaan dengan kontraktor telah melakukan PHO dan mengajukan uji coba kelaikan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk dapat dioperasikan.

Dia berharap uji kelaikan tersebut dapat berjalan lancar sehingga jalan tol dengan total panjang 7,6 km itu dapat dibuka sebelum Lebaran.

“Kami harapkan bisa cepat uji kelaikannya. Wamen PU pun sudah imbau BPJT agar tidak ribet-ribet tapi tak menyalahi kaidah yang ada,” jelasnya.

Pembangunan jalan tol senilai Rp2,2 triliun ini dibagi dalam 2 tahap yakni seksi I Kebon Jeruk-Ciledug sepanjang 5,6 km yang sudah beroperasi dan seksi 2 yakni Ciledung-Ulujami sepanjang 2 km yang akan segera dioperasikan

Editor : Hery Lazuardi
Jakarta – Selama kurang lebih 10 tahun terakhir, pemerintah telah meresmikan sejumlah proyek tol di Indonesia. Terhitung sejak 2005 sampai April 2014 kemarin, ada 17 ruas tol yang diresmikan pengoperasiannya.

Jumlah keseluruhannya mencapai 193,09 km. Dari jumlah 17 tol tersebut, ada beberapa seksi yang kini masih dalam tahap pengerjaan.

Berdasarkan data yang didapat detikFinance dari Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, Jumat (16/5/2014), berikut daftar tol yang diresmikan selama 10 tahun terakhir.
1. Cikampek-Purwakarta-Padalarang
Tol yang biasa disebut Cipularang ini diresmikan tepatnya 20 April 2005, itu berarti sudah sekitar 9 tahun tol milik PT Jasa Marga Tbk ini beroperasi. Tol ini menjadi penghubung utama kota Jakarta dan kota Bandung. Panjangnya sendiri mencapai 58,5 km.

2. JORR W2S
Jalan tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road W2 Selatan diresmikan pada 1 November 2006. Tol milik PT Jasa Marga ini memiliki panjang sampai 5,72 km.

3. JORR S1 Utara Seksi 3
Tol yang juga dioperasikan Jasa Marga ini diresmikan hampir setahun setelah diresmikannya JORR W2 Selatan, yaitu pada 1 September 2006. Ruas tol yang merupakan jaringan tol lingkar luar Jakarta ini memiliki panjang 4,35 km.

4. JORR E3
Tol lingkar luar sepanjang 3,75 km ini diresmikan pemerintah pada 24 Mei 2007. Tol ini dioperasikan Jasa Marga.

5. JORR S1 Utara Seksi 4
Tol ini secara resmi dibuka untuk umum pada 28 Agustus 2007. Tol yang dioperasikan Jasa Marga ini memiliki panjang 3,75 km.
6. SS Waru-Juanda
Tol yang menjadi salah satu akses ke Bandara Juanda ini diresmikan pemerintah pada 27 April 2008. Tol milik PT Citra Margatama Surabaya ini terbentang sepanjang 12,8 km.

7. Makassar Seksi IV
Jalan tol yang dioperasikan oleh PT Jalan Tol Seksi IV ini diresmikan pada 24 September 2008. Tol ini memiliki panjang 6,05 km.

8. Jembatan Surabaya-Madura
Jembatan penghubung kota Surabaya dan Madura ini bisa dikenal dengan nama jembatan Suramadu. Ini menjadi jembatan tol pertama di Indonesia yang dibangun di atas perairan. Suramadu diresmikan pada 10 Juni 2009. Tol milik pemerintah ini memiliki panjang 5,40 km.

9. Kanci-Pejagan
Tol sepanjang 35 km ini pernah dimiliki Bakrie dan beberapa waktu lalu diakuisisi dan kini dioperasikan oleh PT Semesta Marga Raya. Tol ini diresmikan pada 26 Januari 2010.
10. JORR W1
Tol lingkar luar Jakarta W1 diresmikan pada 22 Februari 2010 dengan panjang 9,85 km. Tol ini dioperasikan oleh PT Jakarta Lingkar Barat Satu

11. Surabaya-Mojokerto Seksi 1A
Tol yang juga biasa dikenal membentang dari Waru-Sepanjang ini diresmikan pada 26 Agustus 2011. Tol ini memiliki panjang 1,89 km dan dioperasikan oleh PT Marga Nujyasomo Agung.

12. Semarang-Ungaran
Tol yang merupakan rangkaian dari tol Trans Jawa untuk ruas Semarang-Solo diresmikan pada 10 November 2011. Tol sepanjang 11 km ini dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng.

13. Bogor Outer Ring Road Seksi 1
Tol BORR seksi 1 ini terbentang dari Sentul Selatan sampai Kedung Halang. Tol yang dioperasikan oleh PT Marga Sarana Jabar ini memiliki panjang 3,85 km. Tol ini diresmikan 29 November 2011.

14. Cinere-Jagorawi (SS Cimanggis-SS Raya Bogor)
Pemerintah meresmikan ruas tol ini pada 3 Februari 2012. Tol sepanjang 3,50 km ini dioperasikan oleh PT Translingkar Kita Jaya. Seksi selanjutnya dari tol ini sedang dalam tahap pembebasan lahan.

15. Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa
Tol yang diresmikan oleh Presiden Bambang Yudhoyono (SBY) pada 23 September 2012 ini memiliki panjang 10 km. Pada saat itu juga Presiden SBY memberi nama tol yang dioperasikan Jasamarga Bali Tol ini dengan nama Bali Mandara yang berarti aman, damai dan sejahtera. Tol ini melingkar-lingkar di atas perairan Bali dan diklaim tol terindah di Indonesia.

16. JORR W2 Utara Seksi Kebon Jeruk-Ciledug
Tol yang dioperasikan PT Marga Lingkar Jakarta ini sejatinya tersambung dari Kebon Jeruk-Ulujami. Tapi pada 27 Desember 2013 lalu, seksi dari Kebon Jeruk-Ciledug sepanjang 5,73 km sudah diresmikan pemerintah. Sedangkan ruas Ciledug-Ulujami ditargetkan beroperasi di kuartal 3 tahun 2014. Jika sudah beroperasi, maka jaringan tol lingkar luar Jakarta akan terkoneksi seluruhnya.

17. Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen)
Tol bagian dari Trans Jawa ini diresmikan pemerintah pada 4 April 2014. Ruas tol sepanjang 11,95 km dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng.

pgA$ v pemerintah v industr1 … 240917

 

dollar small

Merdeka.com –¬†Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero) atau PGN ditutup pada level 1.610 per lembar akhir pekan ini. Angka ini turun 15 basis poin (0,92 persen). Namun, jika dibandingkan dengan kuartal II-2015 yang menyentuh 4.300 per lembar, saham perusahaan BUMN tersebut turun 60 persen

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat turunnya saham PGN. Selain hasil kinerja laporan keuangan PGN yang kurang bagus, rencana dari pemerintah dalam rangka mengatur harga jual gas juga memengaruhi.

“Hal ini merupakan sentimen negatif yang menyebabkan harga saham PGN mengalami downtrend. Selain itu, adanya ketidakpastian mengenai pendirian holding migas juga menyebabkan kinerja harga saham PGAS mengalami penurunan,” katanya saat dihubungi merdeka.com di¬†Jakarta, akhir pekan ini.

Selain itu, kenaikan harga jual gas bumi dari ConocoPhillips atau COPI di Grissik, Sumatera Selatan ke PT PGN di Batam juga dinilai memberi sentimen negatif kepada investor.

“Faktor ConocoPhillips yang menaikkan harga jual gas ke PGN juga merupakan salah satu hal yang berdampak signifikan terhadap turunnya kinerja emiten PGAS,” katanya.

Berdasarkan Surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 5882/12/MEM.M/2017 tanggal 31 Juli 2017, terdapat perubahan harga jual gas bumi dari ConocoPhillips (Grissik) untuk penjualan kepada PT PGN di wilayah Batam, dari USD 2,6 per MMBTU menjadi USD 3,5 per MMBTU untuk volume 27,27-50 billion british thermal unit per day (BBTUD) hingga 2019.

Namun demikian, Nafan optimis kinjera PGN akan tetap positif ke depannya. Apalagi, jika pemerintah bisa membantu dan mengakomodasi iklim investasi. “Regulasi dari pemerintah yang bersifat akomodatif terhadap iklim usaha migas, sehingga akan memicu peningkatan kinerja emiten berbasis ini.”¬†[idr]

 

Merdeka.com –¬†Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio angkat bicara terkait polemik kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Akibat kebijakan ini, saham PGN di bursa saham turun drastis beberapa waktu belakangan ini.

Anjloknya saham BUMN gas dengan kode emiten PGAS diakui sebagian besar akibat aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah sendiri.

Menurutnya, turunnya saham PGAS ke level sekitar Rp 1.615 per lembar saham membuat kekayaan negara di PGN menguap tidak sedikit, mencapai triliunan.

“Memang, tajamnya penurunan saham PGN sendiri sebenarnya ya karena kebijakan-kebijakan pemerintah sendiri. Seperti penurunan harga gas di Medan, kenaikan harga gas hulu di Batam tapi PGN tidak boleh menaikan harga gas di hilir atau pelanggannya di Batam, dan banyak lagi. Dan tidak hanya itu saja,” ucap Agus diJakarta, Jumat (21/9).

Tercatat, besaran saham pemerintah di PGN sekitar 57 persen. Saat ini, harga saham PGN ada di angka sekitar Rp 1.615 per saham. Jika dibandingkan kuartal II-2015 di mana saham PGN sekitar Rp 4.350 per saham. Artinya saham PGN telah turun hampir 60 persen atau bisa terhitungan menguap hingga Rp 37 triliun.

“Ada kekayaan negara di PGN yang menguap banyak. Kurang lebih begitulah,” jelasnya.

Agus mengungkapkan, kekayaan negara di emiten berkode PGAS tersebut akibat kurang hati-hatinya pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan atau aturan. “Jadi (kerugian) ini urusannya ke Menteri BUMN secara korporasi. Jika kebijakan ya regulatornya di ESDM,” kata Agus menambahkan.

Selain itu, ada dampak yang negatif akibat keputusan Menteri ESDM Nomor 434 Tahun 2017. Dalam aturan ini pemerintah menetapkan biaya distribusi PGN di Medan turun dari semula USD 1,35 per MMBTU menjadi USD 0,9 per MMBTU. Akibat kebijakan ini PGN mengalami kerugian sekitar USD 3 juta per tahun atau sekitar Rp 40 miliar jika dihitung dari volume penyaluran gas PGAS di Medan sekitar 12 BBTUD.

“Tugas utamanya dan intinya sekarang adalah bisa menghilangkan makelar gas yang tidak punya pipa secara perlahan. Karena kalau langsung para makelar ini punya pengaruh politik yang sangat kuat. Nah menghilangkan makelar tugas Menteri ESDM,” terang Agus.

Riset Citi Group sendiri sebelumnya menilai pemangkasan harga gas sebesar USD 1 per MMBTU bisa memotong margin EBITDA PGAS sebesar 18 persen dan laba sebelum pajak sebesar 20 persen.

“Dampak dari pemangkasan tarif akan besar, menurut kami,” demikian tertulis dalam laporan riset Citi yang sudah dibagikan kepada nasabah.

Kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga gas yang dibeli PGAS dari Conocophillips di Batam, sementara PGAS dilarang oleh Menteri ESDM untuk menaikan harga ke pelanggannya. Akibat kebijakan tersebut, PGN juga mengalami kerugian hingga Rp 100 milar lebih per tahun.

Selain itu, rencana Kementerian ESDM menerbitkan aturan yang mengatur keuntungan badan usaha gas hilir yang tentunya juga berlaku bagi PGAS. Pemerintah akan membatasi margin pengelolaan pipa gas distribusi hilir sebesar 7 persen dan margin pipa gas transmisi 11 persen.

‚ÄúMasih banyak kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya yang berdampak buruknya kinerja saham PGN di bursa. Melihat kondisi ini, alangkah baiknya pemerintah tidak mudah mengeluarkan aturan. Apalagi banyak aturan yang dikeluarkan beberapa bulan kemudian di revisi, seperti aturan terkait Gross split di hulu migas,‚ÄĚ tutup Agus.

Sementara itu, dari kalangan analis pasar modal berpendapat salah satu faktor yang mengakibatkan harga saham jatuh adalah wacana Pertamina (Persero) mengakuisisi PGN melalui skema holding migas.

Holding migas BUMN ini akan berdampak buruk terhadap neraca keuangan PGN. Pertamina saat ini memiliki peringkat utang level terendah layak investasi (Baa3), sedangkan peringkat utang PGN ada di kategori stabil (AAA).

Dikhawatirkan, nantinya PGAS kesulitan ingin mengeluarkan surat utang (bond). Neraca keuangan PGAS berdampak besar terhadap finansial Pertamina sebagai induk dari holding energi nantinya.

Harga saham PGAS jatuh hingga ke titik terendah hampir dalam delapan tahun terakhir. Turunnya saham distributor dan transmisi gas milik negara tersebut disebabkan rencana pemerintah yang akan menurunkan harga gas untuk industri.

[sau]

ets-small

Jakarta РPT Perusahaan Gas Nasional (Persero) Tbk (PGAS) tengah dinaungi sentimen negatif. Terlihat dari pergerakan saham PGAS yang cenderung melemah.

Jika dihitung dari awal tahun saham PGAS sudah turun 42,37%. Adapun saham PGAS di awal tahun berada di posisi Rp 2.820, sementara harga saham PGAS kemarin ditutup pada posisi Rp 1.625 per saham atau telah turun Rp 1195,-

Posisi tertinggi saham PGN tercatat 5 tahun lalu yakni mencapai Rp 6.450. Sejak saat itu, saham perusahaan pipa gas pelat merah ini tak pernah naik lagi justru cenderung menurun.

Bila ditarik dalam rentang 1 tahun, posisi tertinggi saham PGN hanya tercatat di level 3.420 per saham. Sementara, dalam rentang satu bulan terakhir, posisi tertinggi saham PGN menipis ke Rp 2.190.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, saham PGAS dalam setahun ini memang tengah dinaungi berberapa sentimen negatif. Salah satunya karena kebijakan pemerintah yang menurunkan harga gas untuk industri menjadi US$ 6 per MMBTU.

“Selain hasil kinerja laporan keuangan PGAS yang kurang bagus, rencana pemerintah dalam rangka aturan harga jual gas. Sehingga hal ini merupakan sentimen negatif yang menyebabkan harga saham PGAS mengalami downtrend,” tuturnya Kamis (21/9/2017).

Tidak hanya itu, menurut Nafan adanya rencana pemerintah terkait pembentukan holding BUMN migas juga menyebabkan kinerja harga saham PGAS mengalami penurunan. Pelaku pasar sekarang pesimistis atas kinerja perseroan di masa depan.

Nafan memperkirakan saham PGAS hingga akhir tahun masih akan dalam tren negatif jika sentimen tersebut masih menaungi. Dia memprediksikan tren saham PGAS akan terkonsolidasi di area Rp 1.580 sampai dengan Rp 1.680 per saham. (dna/dna)

reaction_1

 

Bisnis.com, JAKARTA ‚ÄĒ Majelis hakim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta untuk menghadirkan saksi yang kredibel dalam sidang lanjutan dugaan monopoli yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. di Medan, Sumatra Utara.

Anggota Komisi VI DPR RI Refrizal mengatakan, dihadirkannya saksi yang kredibel dalam persidangan dimaksudkan agar dari keterangannya diperoleh informasi yang utuh, demi mengungkap penyebab tingginya harga jual gas di Medan.

‚ÄúKami tidak ingin reputasi KPPU cidera karena menghadirkan saksi-saksi yang tidak kredibel. Jadi jangan sampai mengada-ada dalam kasus dugaan monopoli, apalagi ini berkaitan dengan tugas dan wewenang pemerintah yang memang dipercayakan ke BUMN seperti PGN,‚ÄĚ ujar Refrizal di Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Refrizal menambahkan, lantaran merupakan perpanjangan pemerintah maka sudah sepantasnya PGN terhindar dari tuduhan praktik monopoli yang disangkakan KPPU. Sebab, katanya, mengacu pada sejumlah aturan yang ada, pemerintah berhak mengatur harga untuk beberapa komoditas yang dirasa penting demi kepentingan negara.

‚ÄúJadi jangan salahkan BUMN karena mereka itu perpanjangan tangan negara. Saya pikir BUMN juga tidak akan menaikkan harga dengan seenaknya karena mereka dikontrol oleh pemerintah dan DPR,‚ÄĚ imbuh legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Sebagaimana diketahui, dalam waktu dekat KPPU akan melanjutkan Persidangan Perkara Nomor 09/KPPU-L/2016 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 17 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Praktek Monopoli dalam Penentuan Harga Gas Industri di Area Medan, Sumatra Utara. Dalam sidang terakhir, didapatkan informasi bahwa manajemen PGN selalu menginformasikan lebih dulu ke konsumen sebelum menaikkan harga jual gas.

Salah satu sosialisasi di antaranya kenaikan harga jual gas yang dilakukan manajemen pada pertengahan 2015. Di mana kenaikan harga jual terjadi lantaran terdapat peningkatan harga beli gas oleh PGN yang diperoleh dari wilayah Sulawesi menjadi US$13 per mmbtu dan Pertamina senilai US$8 per mmbtu.

Yang menarik, bersamaan dengan naiknya harga jual gas PGN sejumlah konsumen pun mengaku pernah ditawarkan gas bumi oleh PT Pertagas Niaga yang diketahui merupakan salah satu perusahaan yang juga berbisnis gas di Medan. Namun, karena membutuhkan banyak lahan untuk proses evaporasi, saksi pun menolak menerima tawaran PT Pertagas Niaga.

“Kami tidak keberatan dengan kenaikan yang diterapkan pada 2015 karena bila dibandingkan dengan bahan bakar lain seperti solar, harga gas itu masih lebih efisien dan lebih bersih. Walaupun harga yang ditawarkan PGN lebih mahal karena pada waktu itu sekitar US$12 sedangkan Pertagas US$10‚ÄĒUS$11 per mmbtu, kami menolak tawaran Pertagas karena untuk proses evaporasi itu membutuhkan investasi lahan yang besar seluas 100 m x 200 m,” ujar saksi yang merupakan manajemen PT Surya Buana Mandiri.

Berangkat dari hal tersebut, pihaknya pun mengaku tak keberatan terkait dengan adanya penerapan batas minimal dan maksimal yang termaktub dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang diteken perusahaannya dengan PGN.

“Kami juga pernah mengalami tekanan yang disalurkan di bawah kontrak satu hingga tiga barang, namun tidak sampai mengganggu produksi di pelanggan. Di dalam kontrak juga dijelaskan dan diatur tentang keadaan kahar,” imbuhnya.

Hingga kini, majelis hakim KPPU belum berhasil mendapatkan bukti-bukti kuat terkait dengan adanya praktik monopoli yang dilakukan perusahaan gas bumi pelat merah tersebut.

ets-small

bisnis.com: Isu holding BUMN kembali mencuat. Pemerintah melalui Kementerian BUMN kembali berencana melakukan holding terhadap BUMN yang dimilikinya menjadi enam holding yaitu migas, pertambangan, jalan tol, perumahan, keuangan, dan pangan. Dalam dunia korporasi, holding merupakan sesuatu yang biasa.

Pemerintah sendiri pernah melakukannya terhadap beberapa perusahaan negara, yaitu BUMN pupuk dan semen. Bahkan sesungguhnya struktur holding sudah terbentuk dengan Kementerian BUMN sebagai superholding yang membawahi beberapa holding dan puluhan BUMN.

Bedanya hanya pada status Kementerian BUMN yang merupakan lembaga pemerintahan, bukan badan usaha sebagaimana terjadi pada umumnya di dunia korporasi.

Teorinya, holding dapat memberikan beberapa manfaat tertentu. Pertama, mendorong koordinasi antar korporasi sebagai upaya meningkatkan efisiensi. Kedua, membantu atau menyelesaikan persoalan keuangan, dan selanjutnya mendorong anggota holding untuk mengeksploitasi potensi untuk perkembangan korporasi (Singh, 1972).

Namun, rencana ini bukan tanpa masalah. Bila belum siap, pemerintah dihadapkan pada risikoloss kekayaan negara secara sistematis dan degradasi kepentingan pemerintah atas BUMN sebagai agen pembangunan.

BUMN merupakan kekayaan negara yang di pisahkan, direpresentasikan dengan kepemilikan saham. BUMN harus comply pada UU No. 19/2003 tentang BUMN dan UU No. 40/ 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT).

Status dimiliki negara dan PT menimbulkan kebiasan hubungan keuangan antara BUMN dengan negara. Tak jarang kerugian usaha BUMN diidentikan sebagai kerugian negara.

Hal ini dapat dimengerti mengingat kerugian pada BUMN secara otomatis dapat menurunkan nilai ekuitas saham pemerintah.

Namun, dapat dipahami pula bahwa kerugian BUMN bukan kerugian negara sepanjang kerugian tersebut benar-benar atau diyakini terjadi dalam rangka usaha bukan karena faktor lainnya.

Faktor lainnya yang sengaja dimaksudkan untuk memperkaya oknum atau kelompok tertentu dengan cara sistematis. BUMN dapat dibuat seolah-olah rugi karena usaha padahal dibuat rugi karena kesengajaan, dengan kata lain terdapat kepentingan yang menumpangi.

Pengawasan yang ketat oleh pemerintah dan BPK merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya praktik yang tidak diinginkan dan merugikan BUMN.

Persoalannya, holding BUMN memperlemah pengawasan pemerintah/BPK karena terjadi penurunan level atau kelonggaran penga wasan. Pemerintah tidak lagi mengawasi langsung, melainkan harus melalui BUMN holding.

BUMN sekarang akan menjadi anak perusahaan, dan anak usahanya akan jadi cucu perusahaan holding.

Corporate action dapat dilakukan dengan lebih mudah dan longgar, penjualan aset anak dan cucu perusahaan dapat dilakukan dengan cepat dan tanpa berpikir jangka panjang, orientasi profit di kedepankan.

Terbatasnya masa jabatan direksi BUMN dan anak perusahaan dapat semakin mendorong terjadinya corporate action yang short term.

Gambaran seperti ini dapat menimbulkan risiko loss kekayaan negara semakin meningkat. Di samping itu, pengalaman masa lalu, adanya beberapa kasus pidana yang melibatkan oknum BUMN dan oknum partai politik, menunjukan bahwa masih ada kelemahan pengelolaan dan pengawasan.

Kejadian di atas terjadi ketika pemerintah mengawasi langsung BUMN, bagaimana jika nantinya yang mengawasi adalah holding?

Tampaknya mata publik akan semakin tertutup atas praktik-praktik pada anak dan cucu perusahaan yang merugikan negara secara sistematis.

Pemolesan kerugian melalui skema pencatatan dan lainnya tidak tertutup kemungkinan ter jadi. Dengan mengatasnamakan kebijakan korporasi, aset anak dan cucu perusahaan BUMN holding nantinya secara pelan-pelan dapat dipeloroti tanpa diketahui.

Banyak cara dapat dilakukan, beberapa contoh di antaranya dengan menjual aset produktif yang seolaholah menguntungkan secara jangka pendek, tetapi sesungguhnya merugikan BUMN dalam jangka panjang.

DEGRADASI KEPENTINGAN

Telah ditanamkan suatu pondasi melalui UU No. 19/2003 bahwa pendirian BUMN ber beda dengan korporasi swasta. Terhadap BUMN, pemerintah mempunyai kepentingan tidak hanya untuk investasi, tetapi menempat kannya sebagai agen pembangunan.

Kalau hanya untuk mencari keuntungan semata, pemerintah tidak perlu memiliki BUMN, tidak per lu berbisnis, selanjutnya biar swasta yang me laku kan usaha. Dalam praktiknya sebagai agen pembangunan, BUMN dapat ditugaskan dan diarahkan un tuk berpartisipasi dalam pembangunan, seperti distribusi pembangunan, pendapatan atau kesejahteraan masyarakat, serta penyediaan barang dan jasa strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat banyak ataupublic service obligation (PSO).

Kepentingan pemerintah di atas dapat terde gradasi manakala kebijakan holding BUMN memberikan konsekuensi terjadinya pe nu runan tingkat pengendalian. Sebelumnya, pe merintah langsung mengendalikan BUMN, selanjut nya harus melalui holding terlebih dahulu.

Ketika berstatus anak usaha, orientasi komer sial dan memaksimalkan profit cenderung ditonjolkan dibandingkan kepentingan lainnya, dan bukan hal yang mudah lagi bagi pemerintah untuk mengendalikannya dengan dalih bukan BUMN lagi.

Monopoli dalam pengelolaan prasarana dan sarana publik yang strategis dapat terjadi, dan tidak menutup kemungkinan akses publik akan terjadi secara selektif dan hanya menekankan pada kepentingan profit semata.

Ketika terjadi holding, akomodir kepentingan atau penugasan pemerintah harus dilakukan melalui dua tahap, dan dapat bertambah menjadi tiga tahap bila rencana superholding jadi dilakukan. Keberadaan BUMN holding dalam intermediasi penugasan tidak menutup kemungkinan menimbulkan biaya tambahan dalam pelaksanaan PSO tersebut.

Selain itu, adanya BUMN holding dapat me ngu rangi dividen yang diterima oleh peme rintah. Sebelumnya, pemerintah dapat setoran dividen langsung, berubah menjadi harus dikurangi terlebih dahulu karena BUMN holding membutuhkan biaya operasi, seperti renumerasi direksi dan komisaris, biaya operasi serta biaya lainnya. Kembali, jika ada superholding berarti semakin berkurang setoran dividen bagi pemerintah.

Dari uraian di atas dapat ditarik benang merah bahwa gagasan holding adalah gagasan strategis. Namun, di tengah-tengah kondisi pemerintahan yang mengalami krisis kepercayaan dan masih adanya kelemahan pengawasan saat ini, gagasan holding perlu dilakukan dengan hati-hati.

BUMN yang telah memiliki akuntabilitas dan transparasi yang sangat baik, serta bukan lagi memegang peran kunci dalam kemaslahatan hidup masyarakat dapat dilakukan holding terlebih dahulu.

 

 

*) MOHAMAD NASIR, Peneliti Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan

ets-small

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah berencana menurunkan harga gas. Hal itu mengingat harga gas di Indonesia sangat tinggi ketimbang dengan negara ASEAN lainnya.

Pemerintah ingin harga gas di bawah US$ 6 per Mmbtu. Saat ini, harga gas di RI masih sekitar US$ 9,5-US$ 12 per Mmbtu‚Äé.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan ada penurunan harga gas tersebut, akan memberikan dampak signifikan terhadap 10 sektor industri dan satu kawasan industri.

Namun, rencana pemerintah menurunkan harga gas tersebut menjadi sentimen negatif untuk pergerakan harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk/PGN (PGAS).

Berdasarkan data RTI, pada perdagangan saham Rabu (5/10/2016), saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 5,86 persen menjadi Rp 2.730 per saham. Harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk sempat berada di level tertinggi Rp 2.860 per saham dan terendah Rp 2.730 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 8.534 kali dengan nilai transaksi harian saham Rp 425 miliar. Penurunan harga saham PGAS ini, Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya sangat mempengaruhi IHSG. Hal itu lantaran kapitalisasi pasar saham PGAS juga cukup besar di pasar modal Indonesia.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu pekan ini, IHSG merosot 51,66 poin atau 0,94 persen ke level 5.420,64.

William mengatakan, pelaku pasar merespons negatif rencana pemerintah menurunkan harga gas tersebut. Penurunan harga saham PGAS pun dinilai William masih wajar. “Ini wacana belum dilakukan. Direspons negatif. Padahal seharusnya tidak direspons negatif,” kata William saat dihubungi Liputan6.com.

William menilai, harga gas turun memang dapat pengaruhi kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Akan tetapi, penurunan harga gas, William menuturkan dapat meningkatkan permintaan oleh industri. Selain itu, industri semen dan keramik juga dapat imbas positif dari penurunan harga gas.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk mencatatkan penjualan menjadi US$ 1,43 miliar pada 30 Juni 2016. Sedangkan laba bersih sekitar US$ 154,83 juta. (Ahm/Ndw)

new-chin-year-dragon-02

 

 

JAKARTA kontan. Ada akal bulus dibalik rencana pemerintah untuk mengalihkan saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) ke PT Pertamina. Cuap-cuap soal holdingisasi merupakan kedok pemerintah dalam ‚Äėmembunuh‚Äô perusahaan gas terbesar yang dimiliki Indonesia.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio menuturkan, holdingisasi atau rencana pencaplokan PGN menjadi entitas di bawah Pertamina merupakan kesalahan besar pemerintah.

Menurutnya, kebijakan paling baik adalah bagaimana Pertamina mengelola hulu gas dan PGN mengelola hilir gas.

‚ÄúSemua anak perusahaan PT Pertamina yang mengelola hilir migas di merger ke PT PGN Tbk, begitu pula sebaliknya. Jangan dibalik seperti saat ini di mana PT PGN sebagai BUMN terbuka, diakuisisi oleh PT Pertagas, perusahan swasta anak perusahaan Pertamina melalui kemasan holdinghisasi,‚ÄĚ kata Agus melalui siaran tertulisnya, Rabu (22/6).

‚ÄúIni merupakan akal bulus Pemerintah yang berakibat hilangnya PT PGN sebagai BUMN. Kalau ini terjadi publik harus minta pertanggungjawaban negara,‚ÄĚ tegas Agus.

Sebagai BUMN migas, PT Pertamina 100% sahamnya dikuasai Negara, sedangkan PT PGN hanya 57% saham yang dikuasai Negara dan sisanya 43% merupakan saham publik.

Usulan Kementerian BUMN, terkait dengan holdingisasi migas, 57% saham Pemerintah dan 43% saham publik di PT PGN di inbrengkan kepada PT Pertamina melalui anak perusahaan Pertamina, yaitu PT Pertagas yang 100% swasta, bukan BUMN.

‚ÄúJadilah PGN menjadi 100% perusahaan swasta, bukan lagi BUMN yang berstatus terbuka (Tbk). Cerdas betul Kementerian BUMN membunuh anaknya, layaknya membunuh Indosat dahulu kala,‚ÄĚ kata Dia.

Lebih jauh, Agus menjelaskan, awalnya sebagai BUMN terbuka yang go public, PGN sulit diganggu para makelar karena sebagai BUMN jika akan melakukan aksi korporasi harus melibatkan DPR-RI.

Namun, ketika sudah menjadi swasta murni, posisi dan kondisi PGN tidak beda dengan perusahaan swasta nasional yang rawan diganggu politisi, makelar dan pihak-pihak lain.

‚ÄúPada akhirnya tidak ada gunanya holdingisasi migas karena semua tujuan diatas tidak akan tercapai dan publik lagi-lagi yang akan dirugikan,‚ÄĚ tuturnya.

Holdingisasi migas akan membuat para rent seekers berkuasa karena peraturan perundang undangan untuk membangun infrastruktur atau pipanisasi dan perdagangan gas bumi pasti akan dikerjakan mayoritas oleh para rent seekers bukan oleh holding.

‚ÄúAkibatnya gas sulit bisa dinikmati publik. Lupakan gas murah. Di balik semua langkah Kementerian BUMN, ternyata ada akal bulus di balik holdingisasi migas, yaitu menambah aset PT Pertamina supaya kemampuan berutangnya lebih besar. Apa tidak ada jalan lain untuk memperbesar aset selain membunuh BUMN?‚ÄĚ tandas Agus.

new-chin-year-dragon-02

Jakarta detik -Pemerintah tidak akan menyerahkan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kepada PT Pertamina (Persero) untuk pembentukan holding BUMN energi.

Pemerintah masih akan menyisakan 1% saham ‘merah putih’ di PGN. Saat ini, sebanyak 56,96% saham PGN dipegang pemerintah, sisanya sebanyak 43,04 dikuasai oleh publik.

“Kan masih ada saham yang dikuasai negara, nggak 100% dikasih ke Pertamina, ada 1% saham merah putih di kita. Jadi strategic planning, RJPP, direksi masih dikuasai kita secara langsung,” ungkap Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Pariwisata, dan Kawasan Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Dengan skema holding, PGN akan dijadikan penyertaan modal ke Pertamina oleh pemerintah.

“Jadi kita kan punya modal di PGN, modal kita di PGN kita alihkan jadi ke Pertamina,” tukas dia.

Pengalihan saham milik negara di PGN kepada Pertamina akan menggunakan skema inbreng. Ini telah disiapkan dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk holding BUMN energi.

“Ada beberapa macam holding. Kita pakai vehicle-nya Pertamina, saham PGN kita taruh di Pertamina, Pertamina nanti berfungsi sebagai strategic holding di sektor migas. Yang penting PP mengatur penambahan saham negara di Pertamina melalui inbreng saham PGN,” paparnya.

Menurut dia, meski menjadi anak usaha Pertamina, ruang gerak PGN untuk mendapatkan kredit tidak akan berkurang. Pihaknya yakin bahwa PGN tetap bisa memperoleh pinjaman modal dengan mudah selama keuangannya sehat, sehingga pembangunan infrastruktur gas tidak akan terhambat.

“Kalau mau dapat kredit atau tidak kan bukan tergantung anak usaha atau bukan. Selama bisnis PGN bagus, sehat, masih bisa,” ucap Edwin.

Soal apakah pembentukan holding BUMN energi ini perlu persetujuan DPR atau tidak, Edwin belum dapat memastikannya.

“Dari Setneg yang paham soal itu. Saya ikut ahli di sana saja, kalau dia bilang secara Undang-Undang dapat diputuskan pemerintah ya kita ikuti. Itu dibahas antar kementerian,” ujarnya.

RPP saat ini masih di Sekretariat Negara (Setneg). Ditargetkan bisa cepat selesai agar holding BUMN energi dapat segera terwujud seperti keinginan Menteri BUMN Rini Soemarno.

“Kita berharapnya cepat. Sekarang di Setneg,” tutupnya.

(feb/feb)

Emoticons0051

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pemerintah membentuk induk BUMN energi diklaim berdampak sangat baik bagi kedaulatan energi nasional. Selain bisa meningkatkan efisiensi, juga membuat kemampuan holding bisa lebih besar. ‚ÄúJadi, positifnya sangat banyak,‚ÄĚ kata Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro.

Menurut Komaidi, pembentukan holding memang efisiensi jauh meningkat. Betapa tidak, karena dengan holding akan ada penyatuan infrastruktur antara Pertamina dan PGN.

Selain itu, dari sisi penugasan pemerintah, dengan adanya lembaga baru nanti, tentu penugasan akan lebih sederhana dan ini pun membuat jauh lebih efisien. ‚ÄúSalah satunya adalah persoalan open access. Jika selama ini selalu bermasalah, maka dengan adanya holding, persoalan itu akan selesai,‚ÄĚ kata dia, dalam keterangan pers, Minggu (5/6/2016).

Dari sisi investasi, Komaidi juga menilai dengan holding maka kemampuan investasi jauh lebih besar. Karena penggabungan aset akan bisa dimonetisasi, artinya bisa menjadi agunan atau jaminan untuk penerbitan obligasi jika ingin melakukan pembiayaan.

Itu sebabnya Komaidi tidak heran, jika saham PGN mengalami rebound ketika pemerintah menggulirkan rencana pembentukan holding. Hal ini terjadi, karena para investor melihat bahwa pembentukan holding memang sangat positif.

Apalagi, perencanaan itu dilakukan langsung oleh Kementerian BUMN, sehingga investor semakin mendapat jaminan dari pemerintah. ‚ÄúTren saham tersebut juga terjadi di berbagai negara. Karena penyatuan¬† perusahaan akan menjadikan lebih efisien,‚ÄĚ lanjutnya.

Dalam konteks itulah Komaidi mengajak semua pihak untuk menyambut baik respons positif tadi. Tidak hanya pemerintah yang harus menyambut baik, namun juga Pertamina dan PGN.

Pakar energi UGM Fahmy Radhi juga mengatakan di tengah persaingan industri migas yang semakin ketat, pembentukan holding BUMN Energi di Indonesia memang menjadi urgen.

Berbicara pada talkshow bertajuk, ‚ÄúHolding Energi untuk Apa?‚ÄĚ di KAHMI Center Jakarta, Sabtu (4/6), Fahmy menegaskan pembentukan holding diyakini dapat mendorong bisnis holding BUMN energi menjadi lebih kompetitif, dapat memperkuat struktur aset dan modal, serta menjadi lebih efisien.

‚ÄúSaya setuju holding energi dibentuk. Karena dalam kondisi harga minyak yang selalu menurun, ini memang perlu ditata kembali. Saya setuju, karena bisa mendorong efisiensi akan mendorong akumulasi modal, danakan lebih kompetitif. Ini memang suatu kebutuhan,‚ÄĚ kata Fahmy.

Itu sebabnya Fahmy juga memberi apresiasi kepada Presiden Jokowi dalam rapat terbatas tentang pembentukan holding di semua BUMN. ‚ÄúJokowi bagus, harus diapreisasi, harus disambut dengan baik,‚ÄĚ kata dia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno merespons dengan cepat pernyataan Presiden terkait dengan rencana ini. ‚ÄúMenteri Rini yang dengan cepat merespons. Ini juga bagus, kita apresiasi juga,‚ÄĚ lanjtu Fahmy.

Menurut Fahmy, holding sangat tepat sebagai langkah untuk menata tata kelola. Dan, terkait tata kelola dimaksud, Fahmy menekankan bahwa tata kelola tersebut haruslah yang memagari agar jangan sampai ada mafia migas.

Di sisi lain, Fahmy juga setuju jika Pertamina menjadi  National Oil Company (NOC). Menurutnya, setiap negara memang seharusnya memiliki satu NOC. Keberadaan NOC ini penting sebagai representatif.

Misalnya untuk melakukan tender di luar negeri, maka yang berperan adalah NOC. Begitu pula ketika akan menjual minyak atau gas ke luar negeri, maka NOC bisa berperan. ‚ÄúJadi saya setuju. Saya sangat mendukung. Karena hal itu bisa dikordinasikan di dalam holding,‚ÄĚ kata Fahmy.

Sementara terkait usulan pembentukan National Gas Company (NGC), Fahmy juga setuju, tetapi tidak saat ini. Saat ini, ucapnya,  UU yang ada meliputi minyak dan gas sehingga sebaiknya fokus memang hanya pada NOC dahulu bukan NGC.

“Kami di UGM juga pernah membahas masalah NGC. Tapi kesimpulannya jangan sekarang. Sekarang benahi dulu. NGC perlu tapi tidak sekarang,‚ÄĚ kata dia.

ezgif.com-resize

Bisnis.com, JAKARTA-  Menteri BUMN menyatakan telah menetapkan holding perusahaan migas dengan PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan induk dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebagai anak usahanya.

Pertamina dipilih sebagai holding energy karena 100% sahamnya masih dimiliki pemerintah. Sementara kepemilikan saham pemerintah di PGAS per Maret 2016 mencapai 56,96%.

Pembentukan holding tersebut masih harus melalui persetujuan DPR serta melibatkan kajian dari Kementerian Keuangan.

Aset yang dimiliki Pertamina berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2015 mencapai USD46,38 miliar sedangkan asset PGAS per Desember 2015 mencapai USD6,50 miliar, laba bersih Pertamina kuartal III/2015 mencapai USD914,06 juta sedangkan laba bersih PGAS sebesar USD401,20 juta.

‚ÄúSesuai dengan tujuan pemerintah untuk melakukan efisiensi pengelolaan migas, pembentukan holding BUMN di sektor migas mestinya dapat menjamin tata kelola BUMN dan sektor migas yang lebih baik,‚ÄĚ tulis HP Analytics dalam risetnya yang diterima hari ini, Kamis (14/4/2016).

bird

Jakarta detik-Pemerintah lewat Kementerian BUMN akan membentuk holding atau induk usaha BUMN di bidang minyak dan gas (migas). PT Pertamina (Persero) akan menjadi holding, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan berada di bawahnya.

Direktur Utama PGN, Hendi Priyo Santoso, mengatakan siap mengikuti arahan dan ketentuan pemerintah terkait pembentukan holding tersebut. Rapat persiapan pembentukan holding ini sudah dilakukan.

“Kami ikuti arahan dan ketentuan pemerintah,” jelas Hendi, ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Hendi mengatakan, dirinya berharap, skema holding yang dibentuk akan memberikan hasil positif bagi PGN dan pemangku kepentingan lainnya.

Dia juga menyatakan, anak usaha Pertamina di sektor gas, yaitu Pertagas, akan masuk ke PGN dalam rangkaian pembentukan holding tersebut.

“Target secepatnya. Kami memang dipandu, dikawal dan dikoordinasikan Kementerian BUMN,” kata Hendi.

Kemungkinan, akan dilakukan roadshow kepada seluruh pemegang saham PGN, untuk menjelaskan soal rencana bisnis dan pembentukan holding migas tersebut. Saat ini, 57,3% saham PGN dimiliki oleh negara, sementara sisanya dimiliki oleh pemegang saham publik.

“Mohon bersabar karena tahapan mekanik detil proses masih belum rampung. Jadi nantilah pada waktunya pasti, apakah dari kementerian atau dari masing-masing perusahaan terkait akan menyampaikan keterbukaan informasi. Kalau sekarang belum settle,” papar Hendi.

Soal prospek bisnis PGN di tahun ini, Hendi mengatakan, sama seperti tahun lalu, tahun ini belum ada tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan. Untuk tahun lalu, dari 22 sektor industri yang menjadi pelanggan PGN, hanya sektor makanan yang mengalami pertumbuhan.

“Prediksi kami kayaknya flat, tidak ada pertumbuhan yang signifikan, pokoknya low single digit(pertumbuhan),” kata Hendi.

Bila nanti berada di bawah Pertamina, Hendi menyatakan, tak akan ada lagi duplikasi dan kompetisi antara PGN dengan Pertagas. Sehingga, pertumbuhan infrastruktur gas nasional akan makin cepat di masa depan.

Pada kesempatan itu, Hendi belum bisa berkomentar soal posisi anak usaha PGN, yaitu Saka Energy, bila pembentukan holding ini terjadi.

(wdl/feb)

gifi

Ini Alasan Harga Gas Naik
Rabu, 31 Juli 2013 17:56 wib
Dina Mirayanti Hutauruk – Okezone

JAKARTA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Minyak (ESDM) Susilo Siswo Utomo mengatakan, kenaikan harga gas yang dirasakan tepat atau tidak tergantung suply yang tersedia.

Susilo mengatakan, harga gas di sejumlah daerah berbeda-beda karena biaya pengembangan lapangan gas yang berbeda-beda juga.

“Ada harga gas murah dan ada yang lebih tinggi karena biaya pengembangan lapangan berbeda-beda. Jadi harga tergantung pada biaya pengembangan dari lapangannya.” Kata Susilo saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/7/13).

Dia mengakui bahwa sumber gas Indonesia cukup besar, namun menurutnya masih jauh dari negara Venezuela sebagai negara penghasil gas terbesar di dunia.

Dia mengatakan sumber gas Indonesia lebih banyak di kedalaman laut seperti halnya di Laut Arafuru dengan kedalaman 600-800 meter sehingga diperlukan biaya yang cukup besar untuk eksplorasi.

“Mahalnya biaya pengembangan tersebut mengakibatkan harga jualnya juga tinggi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Susilo mengatakan sumber gas di Indonesia sebagian besar berada di Indonesia bagian Timur, padahal konsumsi gas terbesar ada di pulau Jawa. Menurutnya, biaya transportasi dari sumber produksi ke daerah konsumsi menjadi salah satu yang menyebabkan harga gas lebih mahal.

“Rata-rata konsumsi yang paling besar di Jawa dan Sumatra padahal sumber gasnya kecil. Makannya untuk memenuhi itu didatangkan dari Timur, ongkos transportasinya yang besar membuat harganya lebih mahal,” Jelasnya. (wan) (wdi)

doraemon

Industri menolak rencana kenaikan harga gas hulu

Oleh Dikky Setiawan, Oginawa R Prayogo –¬†Senin, 15 Juli 2013 | 13:42 WIB

JAKARTA. Kalangan industri menolak rencana SKK Migas yang berencana menaikkan harga gas hulu sebesar 40% dari semula US$5,8 per juta Btu (British thermal unit) menjadi US$8 per juta Btu.

Achmad Wijaya, Ketua Koordinator Gas Industri Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia malah mempertanyakan atas dasar apa SKK berencana menaikkan harga gas hulu tersebut.

Dia bilang, saat ini industri membeli gas siap pakai di harga US$ 10 per Mmbtu. “Harga US$ 5,8 itu kan harga mentah, setelah biaya kirim dan siap pakai, kami membelinya sudah US$ 10 per MMBtu,” jelas Achmad ¬†ketika dihubungi KONTAN, Senin (15/7).

Dia yakin, jika harga gas hulu naik, harga jual gas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) ikut melonjak. “Kalau harga gas hulu naik 40%, berarti harga jual PGN juga ikut naik. Padahal, harga gas sudah mengalami kenaikan pada September 2012 dan April 2013,” ujar Achmad, yang juga menjabat Dewan Pembina Asosiasi Keramik.

Seharusnya, kata Achmad, pemerintah mengikuti patokan harga migas dunia. Hingga saat ini saja, harga migas dunia tidak mengalami kenaikan.

Achmad belum bisa membeberkan sejauh mana dampak yang akan dirasakan industri jika harga gas hulu itu dinaikkan. “Saya belum mau berbicara lebih lanjut (bagaimana efeknya). Saya ingin mempertanyakan dulu. Jangan-jangan Pak Rudi (Ketua SKK Migas) hanya ‚Äėbuang korek‚Äô dulu,” tuding Achmad.

Industri bisa mati suri

Pendapat senada diungkapkan Johan Brien, Ketua Asosiasi Perusahaan Pemakai Gas (Apigas) Sumatera Utara. Dia bilang, kenaikan harga gas hulu tersebut akan memicu harga gas di hilir melejit. Alhasil, biaya produksi industri akan membengkak.

Ujung-ujungnya, daya saing industri di akan semakin lemah. ‚ÄúIndustri bisa mati suri, PHK akan terjadi, dan laju perekomian turun drastis. Sumut akan termarjinalkan dengan kebijakan tersebut. Kami mengharapkan tidak ada kenaikan harga gas sampai pasokan dan tekanan gas telah terpenuhi,‚ÄĚ kata Johan.

Apalagi, lanjut dia, selama ini pasokan dan tekanan gas di Sumut tidak memenuhi kuota normal. Biasanya, industri di Sumut mendapatkan pasokan gas sebanyak 17 mmscfd.

Dari total pasokan tersebut, 10 mmscfd dipasok oleh PT Pertiwi Nusantara Resources (PNR). Tetapi, belakangan ini pasokannya terus menurun hingga menjadi 5 mmscfd.

Bahkan, pada April lalu pasokannya hanya tinggal 0,8 mmscfd dan pada 10 Juli lalu PNR telah menghentikan pasokan gasnya. Kini, industri di Sumut hanya mendapatkan pasokan gas dari Pertamina E&P sebesar 7 mmscfd. Tekanan gas di Sumut saat ini juga hanya 0,5 bar, dari sebelumnya 17 bar.

‚ÄúBelum naik saja, harga gas di Sumut sudah hampir dua kali lipat dari harga gas di Malaysia yang produknya hampir sama,‚ÄĚ imbuh Johan.

Nah, jika harga gas hulu dinaikkan, maka akan memukul sejumlah industri di Sumut. Antara lain, industri sarung tangan, oleochemical, keramik, dan gelas.

‚ÄúIndustri di Sumut sama dengan industri yang ada di Malaysia, di mana di negara itu harga gas lebih rendah setengah dari harga gas di Sumut,‚ÄĚ katanya.

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0032

jsmR gali lubang tutup LUBANG … 1203201empat_230917

 

dollar small

KONTAN.CO.ID –¬†Setelah sukses meraup dana segar dari penerbitan efek beragun aset (EBA) lewat sekuritisasi aset tol Jagorawi,¬†PT Jasa Marga Tbk¬†(JSMR) mencari sumber pendanaan lain. Operator jalan tol ini memerlukan dana besar untuk ekspansi. JSMR siap memasok instrumen investasi ke pasar.

Dalam pipeline JSMR, salah satu sumber pendanaan yang akan dicoba adalah obligasi berbasis proyek alias project bond. Direktur Utama JSMR Desi Arryani mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan rencana penerbitan surat utang berbasis proyek ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski demikian, Desi masih enggan mengungkapkan terkait dengan detail rencana penerbitan obligasi ini.

Sebelumnya, Direktur Keuangan JSMR Donny Arsal bilang, project bond disusun untuk mendapat pendanaan yang lebih panjang, kupon yang lebih pasti, serta tak memberikan banyak tekanan untuk arus kas perusahaan. Perkiraan dana yang dibidik dari project bond senilai Rp 1,5 triliun.

JSMR juga menyiapkan pendanaan internasional. Tapi, JSMR akan menawarkan¬†global bond¬†berdenominasi rupiah. “Kalau global bond IDR masih proses¬†rating,” kata Desi kepada KONTAN, Jumat (22/9).

JSMR memang punya ambisi besar di tahun 2019 dengan memiliki 2.000 kilometer (km) hak konsesi. Saat ini, JSMR baru mengantongi hak konsesi sepanjang 1.261 km.

Untuk melancarkan ekspansi, JSMR menganggarkan belanja modal total Rp 31,5 triliun tahun ini. Belanja modal ini melonjak ketimbang tahun lalu Rp 9,58 triliun.

Kevin Juido, Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas mengatakan, pendanaan yang akan dipakai untuk ekspansi bisa membikin¬†saham JSMR¬†menarik. Namun yang mesti dicermati, apa bentuk ekspansinya.¬†“Apalagi dengan kontrak beberapa jalan tol pendanaan obligasi ke depannya juga cukup oke, apalagi ditambah kebijakan jalan tol memakai kartu yang akan membuat JSMR semakin efisien,” kata Kevin kepada KONTAN, Jumat (22/9).

Kevin merekomendasikan hold JSMR. Hari ini, harga saham JSMR turun 1,71% ke level Rp 5.750 per saham.

dollar small

JAKARTA okezone– PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana menggunakan kas internal untuk melunasi obligasi jatuh tempo pada September 2016.

‚ÄĚDari kas internal. Namun, perkara kas itu dari pinjaman atau lainnya yang penting kas dulu,” kata Direktur Keuangan PT Jasa Marga Tbk, Anggiasari Hindratmo di Jakarta.

Seperti diketahui, Jasa Marga memiliki obligasi seri B yang jatuh tempo pada 27 September 2016 senilai Rp400 miliar. Diakuinya, mengakui perseroan akan fokus dalam penerbitan saham baru (rights issue) dengan HMETD pada tahun ini. Selanjutnya, direncanakan menerbitkan obligasi pada tahun depan untuk pendanaan refinancing.

‚ÄúTahun ini, kita tidak ada obligasi karena fokus rights issue dulu. Baru bukunya bagus, kita obligasi sekitar kuartal I 2017,” ungkapnya.

Sementara Direktur Utama Adityawarman menambahkan setiap obligasi yang akan jatuh tempo sudah dimasukkan dalam jadwal pembayaran perseroan.‚ÄĚOleh sebab itu, kami pasti bayar utang. Ketika ada obligasi yang sudah jatuh tempo, belum satupun kami tidak membayar sesuai dengan jadwalnya,” tegas Adityawarman.

Dalam waktu dekat ini, Jasa Marga akan menyelenggarakan penerbitan saham baru (rights issue) dengan HMETD dengan target perolehan Rp1,7 triliun. Rencana penggunaan dana seluruhnya untuk pembangunan infrastruktur.

(mrt)

 new-chin-year-dragon-02

JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) outlook negatif karena ekspansi yang agresif. Dalam jangka pendek dan menengah bisa berisiko ke bisnis jalan tol perusahaan.

Analis Pefindo, Gifar Indra Sakti menjelaskan, agresifnya perusahaan terlihat dari rencana belanja modal yang dibiayai utang dalam jumlah besar untuk jangka waktu pendek. Pinjaman itu digunakan untuk membiayai pembangunan jalan tol secara bersamaan.

‚ÄĚKami melihat ekspansi Jasa Marga butuh modal besar. Sehingga, jangka pendek ke menengah cenderung agresif dan risiko ke bisnis pembangunan jalan tol baru karena arus lalu lintas yang masuk tol baru pengaruhi perkembangan anak usaha Jasa Marga dari tol yang baru buka,” ujarnya di Jakarta.

Gifar menyampaikan, pinjaman besar tersebut dapat meningkatkan leverage keuangan dan melemahkan perlindungan arus kas. Sebab, EBITDA yang dihasilkan dari ruas tol baru masih relatif kecil atau ciri khas sektor infrastruktur dengan imbal hasil jangka panjang. Bahkan, lanjut dia, peringkat perusahaan akan diturunkan jika struktur permodalan lemah.

“Jika struktur permodalan perusahaan melemah dengan rasio utang terhadap EBITDA melebihi lima kali yang tergolong agresif untuk kategori peringkat,” katanya.

Sementara, outlook akan bisa berubah jadi stabil jika belanja modal perusahaan dilakukan lebih bertahap dari yang diperkirakan. Dengan rasio utang terhadap EBITDA relatif stabil pada level kurang dari lima kali secara berkelanjutan.

‚ÄĚKami melihat Jasa Marga masih posisi dominan di industri tol Indonesia meski persaingan meningkat dengan ada pemain baru. Jasa Marga berpotensi mencatat pertumbuhan lebih tinggi dengan kenaikan ruas tol pada 2015 dari 11 ruas tol yang dikelola.‚ÄĚ ujarnya.

(dni)

gifi

INILAHCOM, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp13 triliun untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2016.

“Obligasi menjadi salah satu pilihan korporasi untuk mendapatkan pendanaan dalam rangka membiayai belanja modal yang mencapai Rp13,8 triliun tahun ini (2016),” kata Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Menurut Adityawarman, pada tahun 2016 perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp13,89 triliun, meningkat dibanding tahun 2015 yang hanya sekitar Rp4,15 triliun.

Ia menjelaskan, belanja modal akan dialokasikan untuk pembangunan jalan tol baru senilai Rp11,34 triliun, dan untuk keperluan operasional perusahaan sekitar Rp1,3 triliun dan selebihnya untuk keperluan operasi lainnya.

Pada tahun 2016, Jasa Marga lebih ekspansi dalam akuisisi dan pembangunan tol baru, katanya menambahkan.

“Tahun 2015 kami berhasil menambah jalan tol sepanjang 187 kilometer dari hasil akuisisi dan bangun baru,” ujarnya.

Pada tahun 2016 akan terus ditingkatkan dengan target pembangunan dan akuisisi sepanjang 379 kilometer.

Meski begitu, Adityawarman belum merinci lebih lanjut detil waktu penerbitan obligasi yang dimaksud.

Ia hanya menjelaskan, obligasi akan diterbitkan dengan nilai Rp13 triliun itu, merupakan obligasi dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) yang sudah diterbitkan sebelumnya.

“Soal kapan waktunya, kita lihat situasi pasar. Tapi yang pasti tahun ini karena kita sudah harus belanja,” ujarnya.

Pada tahun 2016, perseroan menargetkan pendapatan khusus jalan tol (pendapatan di luar jasa konstruksi) sebesar Rp8,66 triliun, tumbuh 13,5 persen dibanding pendapatan tahun 2015 sebesar Rp7,63 triliun.

“Peningkatan pendapatan tol tahun 2016 didorong pertumbuhan volume lalu lintas kendaraan di tol Jasa Marga yang mencapai 1,41 miliar, meningkat dibanding tahun 2015 sekitar 1,37 miliar transaksi lalu lintas kendaraan,” katanya. [jin]

– See more at: http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2284667/jasa-marga-segera-terbitkan-obligasi-rp13-triliun#sthash.hsz2AgVz.dpuf

dollar small

JAKARTA kontan. Melandainya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) alias BI rate menjadi 7%, mendorong emiten menggali pendanaan baru. Pasar obligasi dan perbankan menjadi pilihan, baik untuk refinancing utang  yang jatuh tempo maupun untuk ekspansi.

PT Jasa Marga Tbk (JSMR), misalnya, akan merilis obligasi untuk membayar kembali utang senilai Rp 1,5 triliun. “Obligasi dipilih karena sifatnya jangka panjang cocok untuk investasi jalan tol,” ujar Sekretaris Perusahaan JSMR Mohammad Sofyan, kepada KONTAN, Selasa (23/2).

JSMR berharap, bisa meraih pendanaan lebih murah melalui obligasi. Salah satu obligasi yang akan jatuh tempo adalah Obligasi Jasa Marga XII Seri Q tahun 2006. Bunga obligasi itu mencapai 13,5% per tahun.

Kemudian PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) juga memilih skema refinancing melalui obligasi. Emiten ini masih memiliki sisa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi Rp 3,5 triliun. “Penurunan BI rate tetap membuat kami memilih obligasi,” ujar Andromeda Tristanto, Investor Relation ISAT.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) juga berencana menerbitkan PUB senilai Rp 5 triliun untuk ekspansi. Di PUB tahap pertama, WSKT akan mengeduk Rp 2 triliun pada kuartal II 2016.

Selain obligasi, beberapa emiten memilih utang bank untuk mendanai ekspansi. Misalnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) meraih pinjaman US$ 130 juta untuk mengembangkan proyek mineral emas dan perak di Tujuh Bukit, Banyuwangi.

PT Blue Bird Tbk (BIRD) baru saja mendapat utang Rp 1,6 triliun dari Bank Mandiri berbentuk kredit investasi. Dana ini untuk mendukung penambahan unit kendaraan dan membangun pool beserta sarana pendukung

Norico Gaman, Kepala Riset BNI Securities, menilai, melandainya BI rate akan menurunkan bunga deposito dan kupon obligasi. Jadi emiten bisa meraih dana lebih murah. “Beban utang akan turun, cost of fund korporasi ikut turun dan memperkuat perolehan laba bersih,” jelas dia.

David Sutyanto, analis First Asia Capital juga bilang, pinjaman bank menarik sebagai alternatif pendanaan. Namun, penyesuaian bunga kredit terhadap BI rate biasanya sekitar tiga bulan. Jadi, di jangka pendek, sulit mengubah skema pendanaan emiten.

Kata Norico, selisih bunga kredit bank dan obligasi masih tinggi. Sehingga, obligasi tetap lebih ramai. “Selisihnya bisa 3%-4%. Bunga kredit rata-rata dua digit 11%-14%. Adapun obligasi di rentang 8%-9,5%. Kian bagus rating semakin rendah kupon,” ujar dia.n

dollar small

JAKARTA. Sengketa antara PT Jasa Marga Tbk dengan salah satu mitranya, PT Tirtobumi Prakarsatama belum usai. Walaupun Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan kasasi Tirtobumi, tapi perusahaan pelat merah di bidang jasa jalan tol ini berniat mengambil langkah hukum lanjutan terhadap Tirtobumi dengan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Kepada KONTAN, Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman mengatakan, upaya PK dilakukan karena ada informasi yang dimiliki Jasa Marga yang tidak disampaikan di pengadilan. Sayang, ia enggan menjelaskan info tersebut.

Kasus ini bermula dari keterlambatan Jasa Marga menyampaikan permohonan perpanjangan konsesi yang diajukan Tirtobumi ke Menteri Pekerjaan Umum pada tahun 2011. “Untuk keterlambatan administrasi memang kami akui, tapi kami tetap diteruskan ke Menteri PU,” jelas Aditya, Selasa (16/2).

Sebelumnya, kedua perusahaan ini melakukan kerjasama bagi hasil di ruas jalan tol Kebon Jeruk-Tangerang Barat. Pada 2011, Tirtobumi meminta perpanjangan konsesi karena Tirtobumi memiliki satu jalur di ruas tersebut.

Kuasa hukum Tirtobumi, Ibrahim Senen menjelaskan, perpanjangan diminta lantaran, tarif tol di ruas ini tidak pernah naik selama 10 tahun. Permohonan perpanjangan selama 24 tahun pun dilakukan satu tahun sebelum masa konsesi berakhir pada 2012.

Sayangnya, perusahaan dengan kode emiten JSMR ini tak segera meneruskan permintaan perpanjangan itu ke Menteri PU. Alasannya, perlu dievaluasi lebih dahulu.

Alhasil, Tirtobumi membawa perkara ini ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Putusan BANI mengharuskan Jasa Marga segera menyampaikan permintaan perpanjangan konsesi ke Menteri PU selambatnya 30 hari setelah diputus.

Lagi-lagi JSMR tak melakukannya. Aditya beralasan, perusahaannya telat menerima kabar hasil putusan itu.

Akibatnya, Tirtobumi menyeret Jasa Marga ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Perkara ini pun terus berlanjut. Dan pada 5 Februari 2016 lalu, MA mengabulkan kasasi Tirtobumi seperti tercantum dalam  Pemberitahuan Putusan MA No 1946 K/PDT/2014.Jo.No64/Pdt.G/2012/PN.JKT.TIM. Jasamarga terancam membayar ganti rugi Rp 1,24 triliun.

Juru Bicara MA Suhadi belum bisa menjelaskan pertimbangan hakim MA yang memenangkan Tirtobumi.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), gugatan JSMR dalam perkara bagi hasil ruas tol Kebon Jeruk – Tangerang Barat, dinyatakan kandas. Ya, dalam kasasi tersebut, Mahkamah Agung (MA) memenangkan PT Tirtobumi Prakarsatama selaku penggugat. Corporate Secretary JSMR, Mohammad Sofyan, mengaku telah menerima pemberitahuan dari kuasa hukum perseroan terkait adanya amar putusan MA pada 10 Februari 2016. Dalam putusan dengan nomor 1946 K/Pdt/2014 tanggal 22 Desember 2014 itu pengadilan memenangkan Tirtobumi Prakarsatama sebagai pemohon kasasi melawan perseroan. Isi dari putusan tersebut ialah memberikan perpanjangan interim atas masa berlakunya perjanjian kerjasama bagi hasil hingga permohonan perpanjangan masa kerjasama bagi hasil mendapat keputusan definitive dari turut tergugat yaitu Menteri Pekerjaan Umum. Di pengadilan tingkat awal, JSMR dihukum membayar ganti rugi berupa kehilangan pendapatan ruas tol sebesar Rp1,24T. Angka itu setara dengan tambahan waktu kerjasama bagi hasil selama dua tahun dan dua bulan.

dollar small

Bisnis.com, JAKARTA–Perusahaan pengelola tol milik negara PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menghentikan rencana penerbitan obligasi dengan nilai paling besar Rp2,85 triliun pada tahun ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia pada Selasa (1/9/2015), manajemen emiten berkode saham JSMR itu menyatakan penghentian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I itu karena pertimbangan kondisi pasar yang dianggap belum sesuai dengan proyeksi perusahaan.

Seperti diketahui, berdasarkan PUB Obligasi Jasa Marga yang dirilis sejak 20 September 2013 tersebut, perusahaan dapat menerbitkan surat utang dengan nilai keseluruhan sebesar Rp5,95 triliun sampai September 2015.

Sejak September 2013 sampai saat ini, perusahaan telah menerbitkan obligasi dua kali pada tahap I dan tahap II senilai total Rp3,1 triliun. Dengan demikian, terdapat sisa nilai obligasi yang dapat diterbitkan senilai Rp2,85 triliun pada saat ini.

Penerbitan obligasi tersebut mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.36/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan atau Sukuk.

dollar small

JSMR akan Terbitkan Obligasi Rp1 T

Oleh: Seno Tri Sulistiyono
pasarmodal – Selasa, 11 Maret 2014 | 16:47 WIB

INILAHCOM, Jakarta – PT Jasa Marga Tbk (SMGR) akan melakukan penerbitan surat utang (obligasi) senilai Rp1 triliun pada semester kedua 2014.

Direktur Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah mengatakan, obligasi untuk melunasi utang yang jatuh tempo pada September 2014 sebesar Rp700 miliar, sehingga diperlukan melakukan penerbitan obligasi.

Menurut dia, perseroan memiliki obligasi berkelanjutan dengan nilai total sebesar Rp5,85 triliun. “Nilainya bisa mencapai Rp1 triliun. Kita terbitkan akhir kuartal tiga atau awal kuartal empat tahun ini,” kata Reynaldi di Jakarta, Selasa (11/3/2014).

Tercatat perseroan telah menerbitkan obligasi tahap I tahun 2013 seri S dengan nilai mencapai Rp2,1 triliun. Untuk obligasi seri A sebesar Rp700 miliar. Seri B senilai Rp400 miliar.

Sementara untuk obligasi seri C, perseroan menerbitkannya sebesar Rp1 triliun dengan jangka waktu lima tahun dan memiliki tingkat bunga tetap sebesar 8,90% per tahun. [hid]